KEKASIHKU SEORANG BANGSAWAN

KEKASIHKU SEORANG BANGSAWAN
EPISODE 57


__ADS_3

Siang hari di sebuah universitas para mahasiswa mahasisiwi berlalu lalang ke sana ke mari melakukan aktivitas masing-masing. Di sebuah kantin terdapat 4 orang gadis cantik dan 3 orang pria tampan yang sedang duduk sambil menikmati beberapa camilan dan juga minuman. Ya mereka adalah qila, quena, kayla, vania, dezon, carlo, dan alex.


Carlo Antonius Reynaldo dia adalah sahabat baru dezon, carlo bukanlah kalangan bangsawan seperti dezon dan yang lain. Dia hanya murid beasiswa di kampus tersebut, awalnya ia merasa minder saat dezon mengajaknya berkenalan dan berteman. Karena ia tahu dezon anak orang kaya, tapi dezon tidak mempermasalahkan tentang kehidupan carlo yang pas-pasan. Karena mamahnya pernah bilang kita tidak boleh membeda-bedakan orang dari setatus sosial atau materinya. Asal mereka baik dan tulus, kita bisa menerima mereka di dekat kita. Dari situlah mengapa dezon mau berteman dengan carlo.m


Alexander Matthew dia adalah teman baru dezon juga. Sebenarnya alex adalah teman carlo karena mereka sama-sama murid beasiswa, tidak ada yang mau berteman dengan mereka. Dan mereka sangat bersyukur orang kaya seperti dezon masih mau berteman dengan mereka. Mereka berjanji akan selalu bersikap baik pada dezon dan tidak akan mengecewakannya. Qila dan yang lain pun tidak mempermasalahkan itu.


"Oh iya, bentar lagi kak qila sama kak quena ulang tahun kan? Renacana mau di rayain di mana kak?". Tanya kayla.


"Kok gue bisa lupa ya?". Kata dezon.


"Lo mah semua di lupain, dez. Yang lo ingat itu cuma kayla saja". Kata vania.


"Lo van, kalau ngomong suka benar". Kata carlo sambil tertawa.


"Kalian tuh apaan sih, gue tuh lagi bahas kak twins. Kenapa kalian malah bahas gue". Kata kayla pura-pura kesal.


"Nggak usah sok kesal gitu deh kay, padahal dalam hati mah berbunga-bunga". Kata alex ikut menggoda kayla. Sedangkan qila dan quena hanya tersenyum melihat adik sepupunya di goda yang lain.


Yah seperti itulah mereka jika sedang berkumpul, saling mengejek satu sama lain. Carlo dan alex juga sudah terbiasa dengan mereka, tidak seperti saat pertama kali kenal. Mereka berdua merasa canggung, karena merasa tidak pantas berada di antara mereka. Tapi setelah qila mengatakan untuk biasa aja mereka berdua mulai biasa pada qila dan yang lain.


"Kita belum tahu, kay". Jawab qila.


"Lah kok belum tahu, kak? Bukannya bentar lagi ya?". Tanya kayla.


"Lo tahu sendiri kan, kita berdua kembali dari inggris karena apa? Kita ingin merayakan ulang tahun bareng abang, karena di tahun-tahun sebelumnya abang pasti hanya mengirim kado saja ke kita tanpa mau hadir dengan alasan takut di lihat media. Tapi sekarang saat media sudah tahu siapa abang, malah dia pergi dan sulit di hubungi". Kata quena panjang lebar.


"Kenapa kalian tidak rayain saja di malaysia?". Tanya vania.


"Sudah berencana seperti itu, tapi saat bilang sama abang malah dia jawab jika saat hari itu ada kerjaan di jerman". Jawab quena.

__ADS_1


"Jadi mau tidak mau kita ngikut saja dengan keputusan mommy dan daddy. Mau di rayain terserah tidak juga terserah". Kata quena.


"Kalian tidak usah sedih, kan tuan kenzo kerja juga untuk kalian". Kata carlo.


"Iya sih". Kata quena.


Saat mereka sedang asik mengobrol tiba-tiba ada kerusuhan, mahasiswa-mahasiswi di kantin pada heboh akan kedatangan sebuah mobil sport pengeluaran terbaru di area kampus.


"Ada apa sih?". Tanya dezon.


"Entahlah, mungkin ada artis datang". Jawab vania bercanda.


"Ada apa kok pada heboh?". Tanya alex pada salah satu mahasiswi yang akan keluar.


"Itu katanya ada mobil mewah pengeluaran terbaru datang, kita penasaran siapa yang datang". Jawab mahasiswi tersebut lalu pergi.


"Kita ikut lihat atau tidak?". Tanya carlo pada teman-temannya.


Lalu mereka pergi menuju parkiran, sedangkan di aula dekat parkiran anak-anak lain sudah bergerombol banyak. Mereka sangat penasaran siapa yang datang, rena dkk juga sudah ada di sana. Mereka tadi baru selesai kelas dan ingin menuju kantin, tapi langkah mereka terhenti saat ada anak yang bilang ada mobil mewah datang. Karena penasaran rena berhenti, siapa tahu ia mengenalnya. Tapi saat melihat mobil yang di kendarai ia berpikir tidak mengenalnya. Karena mobil itu baru keluar bulan lalu, dan hanya ada 1. Saat keluarga javas ingin membelinya ternyata sudah di beli orang yang tidak di ketahui identitasnya.


"Menurut lo siapa ya ren?". Tanya gavril.


"Mana gue tahu". Jawab rena.


"Santai kali ren, gitu aja ngegas". Kata gavril.


"Kalian itu slalu berdebat terus". Kata naura, mereka hanya mengangkat bahunya acuh. Sedangkan naura hanya menggelengkan kepalanya. Tak lama qila dkk tiba di dekat rena dkk. Di dalam mobil seseorang tersenyum tipis saat melihat mahasiswa di sana bergerombol karena kepo.


"Kebiasaan lama tidak berubah juga, mereka masih saja kepo jika ada hal baru datang". Guman orang tersebut.

__ADS_1


Kemudian sang supir, lebih tepatnya tangan kanannya turun dari mobil terlebih dahulu untuk membukakan pintu untuk tuannya. Saat dia turun tidak ada yang bisa melihat wajahnya karena dia berdiri membelakangi mereka semua. Setelah pintu terbuka dan turunlah seorang laki-laki tinggi, putih, memiliki paras yang tampan dan juga terlihat datar mereka semua terkejut bercampur kagum.


"Abang/ kak kenzo". Kaget qila dan yang lain


"Kenzo". Kaget rena dkk.


"Tuan muda javas". Kaget para mahasisa.


Ya, laki-laki itu adalah kenzo dan chris. Kenzo berencana menjemput ke dua adiknya sekalian memberi kejutan ke mereka. Tadi ia juga sudah menghubungi reyhan agar tidak perlu menjemput ke dua adiknya. Tidak banyak yang tahu akan kepulangannya, karena setelah sampai di indonesia ia langsung ke apartemen. Dan pagi ini ia langsung ke kantor menghadiri rapat, baru setelah itu pergi ke kampus menjemput ke dua adiknya. Arya dan delia sudah tahu jika kenzo sudah kembali, itu pun dari lia semalam.


Qila dan quena langsung berlari ke arah kenzo, mereka benar-benar sudah kangen banget dengan kakak laki-lakinya itu. Kenzo tersenyum melihat kedua adiknya berlari ke arahnya di ikuti para saudaranya yang lain.


"Kenzo makin ganteng saja semenjak di luar negeri". Kata salah satu mahasiswi.


"Chris juga tidak kalah ganteng". Kata mahasiswi yang lain.


Dan masih banyak pujian lagi dari mahasiswi yang lain.


"Kita kangen abang". Kata qila dan quena serempak saat sudah di dalam pelukan kenzo.


"Abang juga merindukan kalian". Kata kenzo sambil mencium pucuk kepala ke dua adiknya. Yang lain merasa terharu melihat kejadian tersebut.


"Abang kenapa tidak bilang jika pulang?". Tanya qila lalu melepas pelukannya.


"Kan biar jadi kejutan". Jawab kenzo singkat ia berubah dingin saat rena dan lain datang. Qila dan quena pun memaklumi itu, karena dia tahu abangnya masih kecewa dengan naura.


"Daddy dan mommy sudah tahu?". Tanya quena.


"Sudah, semalam aunty lia memberitahunya". Jawan kenzo.

__ADS_1


"Hay ken, chris". Sapa rena.


Bersambung.


__ADS_2