
Kenzo yang merasa dirinya di panggil pun menoleh ke belakang, setelah melihat siapa yang memanggilnya ia pun kembali membenarkan posisi duduknya lalu kembali fokus pada ponselnya.
"Boleh aku duduk?". Tanya naura hati-hati saat sudah di depan kenzo.
"Hm". Kenzo hanya menjawabnya dengan deheman.
"Ini aku bawain sosis bakar dan daging bakar, tadinya sih aku bawain untuk kamu dan juga kak rey. Tapi malah kak rey bergabung dengan yang lain, jadi ini untuk kamu saja". Kata naura setelah duduk.
Kenzo hanya diam saja tanpa merespon perkataan naura, sedangkan naura hanya bisa menghembuskan nafas pelan karena di abaikan kenzo. Dai tahu kenzo pasti masih marah dengannya.
"Em, ken. Aku mau minta maaf soal kejadian waktu itu, sebenarnya aku tidak bermaksud untuk membohongi ataupun menghianati kepercayaan yang sudah kamu kasih ke aku. Aku hanya tidak ingin membuatmu khawatir dan menambah beban pikiran kamu. Karena saat itu aku tahu kamu lagi fokus dengan kuliah dan pekerjaan kamu. Aku kembali dengan zen karena saat itu mamah lagi butuh pertolongan. Dan saat itu tabungan ku tidak cukup, kemudian zen menawarkan untuk membiayai semua pengobatan mamah tapi dengan syarat aku harus mau kembali dengannya. Aku tidak meminta bantuan kamu karena selama ini kamu sudah banyak membantu aku, begitupun dengan rena dan gavril. Aku merasa sungkan merepotkan kalian terus". Kata naura menjelaskan. Kenzo masih diam saja, tapi saat ini dia tidak bermain ponsel melainkan menatap ke depan.
"Jika kamu marah tidak apa, dan seandainya kamu tidak memaafkan aku juga tidak apa. Aku tahu ini semua salahku karena tidak jujur terhadapmu. Aku tahu kamu sudah berpikir buruk tentang ku. Tapi aku merasa lega bisa menjelaskan ke kamu apa alasan aku menyembunyikan semua itu". Lanjut naura lalu ia bangkit dari duduknya dan ingin melangkah pergi.
"Kamu mau kemana?". Tanya kenzo menahan tangan naura. Naura pun berbalik menghadap kenzo.
"Duduklah kembali". Perintah kenzo dan naura hanya menurutinya.
"Aku sebenarnya sudah mengetahui semuanya. Jujur awalnya aku memang sangat kecewa dengan mu. Tapi setelah mengetahui semua itu, aku berpikir disini kamu tidak sepenuhnya salah". Kata kenzo.
"Kamu tahu dari mana? Apa dari om arya?". Tanya naura.
"Tidak, tadi aku bertemu dengan zen di restoran dan dia menjelaskan semuanya". Jawab kenzo. Naura hanya menganggukkan kepalanya tanda ia mengerti.
"Jadi kamu memaafkan aku?". Tanya naura menatap kenzo.
"Hm". Jawab kenzo lalu tersenyum ke arah naura.
"Terima kasih ken". Kata naura lalu memeluk kenzo dari samping. Kenzo hanya tersenyum sambil membalas pelukan naura.
Dari kejauhan para orang tua yang melihat kenzo dan naura berpelukan pun tersenyum. Mereka yakin kenzo dan naura pasti sudah baikan kembali.
"Syukurlah jika mereka bisa berbaikan kembali". Kata evelin.
"Kamu benar kak, semoga setelah ini kenzo bisa kembali seperti dulu lagi kak". Kata delia masih terus menatap ke arah kenzo dan naura.
"Oh iya del, kenapa tidak tunangkan saja mereka berdua?". Tanya lia.
__ADS_1
"Sebelum kenzo sendiri yang meminta, gue dan arya tidak bisa melakukan itu li". Jawab delia.
"Kenapa?". Tanya flora mengreyitkan dahinya.
"Karena kenzo masih belajar untuk bertanggung jawab". Jawab arya.
"Maksudnya gimana itu ar?". Tanya rico tidak mengerti.
"Kenzo itu belum sepenuhnya dewasa, meskipun jika di lihat dia memang sudah dewasa. Dia juga masih belajar tanggung jawab pada perusahaan. Jadi biarkan dia fokus pada salah satu tujuannya dulu". Kata arya menjelaskan.
"Berarti jika kenzo minta untuk bertunangan dengan naura, lo bakal larang gitu ar?". Tanya melvin.
"Tidak lah. Gue pasti restui, tapi untuk saat ini gue tahu apa tujuan dari putra gue itu". Jawab arya. Melvin hanya ber oh ria mendengar jawaban arya.
"Sudah malam ni, lebih baik kita istirahat sekarang". Ajak flora.
"Benar kata flora, gue juga sudah mengantuk". Kata lia menimpali.
"Ya sudah kalian duluan saja, aku akan menghampiri anak-anak dulu". Kata delia yang di anggukin kepala mereka semua.
Setelah yang lain pergi ke dalam masion, delia menghampiri para anak-anak yang sedang asik bermain game.
"Ya mom". Jawab qila dan quena serempak sambil melihat ke arah delia. Yang lain juga ikut melihat ke arah delia.
"Sudah larut malam, mainnya di lanjut lain waktu lagi saja. Besok kalian juga harus kuliah kan". Kata delia.
"Tapi mom, ini nanggung sebentar lagi kita akan menang". Kata quena.
"Benar tante". Kata kayla menimpali.
"Tapi kalian harus istirahat sayang, kalian tadi juga belum minum obat kan". Kata delia mengelus kepala kedua putrinya.
"Qila dan quena istirahat dulu saja. Kan kalian juga masih dalam masa pemulihan harus banyak istirahat". Kata rena.
"Tapi kak, ini nanggung lagi seru". Kata qila.
"Bilang saja lo belum puas buat gue kalah qil". Kata dezon.
__ADS_1
"Memang iya". Kata qila sambil menjulurkan lidahnya.
Memang dari tadi tim cowok selalu kalah dengan tim cewek. Dan tim cowok menjadikan dezon sebagai tempat hukuman.
"Ada apa mom?". Tanya kenzo tiba-tiba yang membuat semua orang disana kaget.
Ya tadi kenzo melihat mommynya sedang membujuk kedua adiknya pun merasa ada yang terjadi di sana, dan ia mengajak naura untuk menghampiri mommynya.
"Mampus lo qil, kenzo turun tangan". Batin rey cekikikan, dari tadi rey tidak berbicara apapun karena dia ingin melihat kedua adik sepupunya itu nurut atau tidak jika di beritahu mommynya. Karena dari tadi rey juga sudah menyuruh mereka untuk istirahat.
"Auto bubar ni permainan jika kenzo sudah datang". Batin rena.
"Ini bang, kedua adik mu sulit banget di suruh istirahat. Padahal ini kan sudah malam, mereka juga belum minum obat". Kata delia.
Kenzo melihat jam tangannya, dan benar saja ini sudah jam 10 malam. Setelah itu kenzo menatap ke dua adiknya, padahal tatapan kenzo biasa saja. Tapi itu membuat qila dan quena seketika bangkit dari duduknya lalu bergegas masuk.
"Oke-oke bang kita istirahat". Teriak qila dan quena bersamaan sambil berlari ke dalam masion. Kenzo hanya menggelengkan kepalanya melihat kelakuan kedua adiknya itu.
"Gila baru di tatap saja langsung lari terbirit-birit mereka". Guman carlo.
"Mereka memang takut jika sudah berhadapan dengan kenzo". Kata dezon yang mendengar gumanan carlo.
"Ya sudah kalian juga jangan larut tidurnya, tante masuk dulu". Kata delia.
"Iya tante". Jawab mereke serempak.
Setelah kepergian delia, vania dan kayla juga ikut beristirahat. Jadi disana hanya ada rena, gavril, dan naura saja yang perempuan.
"Kamu mau ikut main atau mau istirahat?". Tanya kenzo pada naura.
"Aku mau istirahat saja". Jawab naura. Dan kenzo pun mengangguk.
"Chris temui gue di ruang kerja, ada yang mau gue bicarain dengan lo". Kata kenzo sebelum pergi. Lalu ia menarik tangan naura untuk masuk kedalam masion.
"Oke, otw". Kata chris lalu bangkit dari duduknya.
"Lebih baik kalian juga ikut istirahat". Kata rey yang di anggukin yang lain.
__ADS_1
Mereka semua pun masuk ke dalam masion, kenzo meminta kepala pelayan untuk membuatkan susu untuk naura dan mengantarkannya ke kamarnya. Ia juga meminta agar tamu yang lain juga di buatkan.
Bersambung.