KEKASIHKU SEORANG BANGSAWAN

KEKASIHKU SEORANG BANGSAWAN
EPISODE 26


__ADS_3

Sore harinya semua panitia sedang bersiap di ruang ganti masing-masing karena beberapa jam lagi acara akan di mulai. Kenzo dan chris sendiri belum bersiap, mereka masih mengecek persiapan yang sekiranya masih kurang. Kenzo melihat jam tangannya sudah menunjukkan pukul 16.30 tapi para pengawal yang ia pesan untuk mengamankan jalannya acara belum juga datang. Lalu ia menghampiri chris untuk menanyakan hal itu.


"Kenapa pengawal yang akan mengamankan jalannya acara belum juga datang? ". Tanya kenzo saat sampai di dekat chris. Chris pun melihat jam tangannya untuk melihat jam berapa saat ini.


"Mungkin sebentar lagi, Lo bersiap dulu sana biar gue yang pantau di sini selama Lo ganti pakaian". Kata chris setelah melihat jam tangannya.


"Lebih baik Lo aja dulu yang ganti, nanti baru gue". Kata kenzo.


"Lo yakin?". Tanya chris memastikan, Dan kenzo mengangguk.


Setelah itu chris pergi ke ruang ganti panitia cowok. Saat sampai disana terlihat banyak panitia yang sedang bersiap. Sedangkan di ruang ganti wanita eka sedang di make up oleh MUA yang sangat professional. Kenzo tahu jika para wanita butuh riasan juga itu sebabnya ia juga mendatangkan MUA Yang sangat terkenal dan professional.


Teman-teman naura yang melihatnya menggunakan pakaian mewah pun bertanya-tanya. Sedangkan rena merasa takjub dengan gaun yang di pilihkan kenzo untuk naura. Terlihat pas di badan naura dan elegan, sedangkan jesi yang melihat naura menggunakan pakaian mahal pun membullynya.


"Wah wah wah, dari mana lo dapat pakaian Yang mewah Dan mahal ini, hasil manfaatin para sahabat Lo Yang kaya itu ya". Kata jesi sinis.


"Lo bisa tidak jes, tidak merusak suasana". Kata gavril membela naura.


"Gue kan cuma mengatakan faktanya, orang miskin seperti dia mana mungkin mampu membeli barang mewah seperti itu jika bukan dari morotin orang kaya". Kata jesi tersenyum miring.


"Jika memang itu yang membelikan kami apa masalahnya dengan lo jes, kita beli memakai uang kita bukan uang lo ngapain lo sewot". Kata rena.


"Gue heran dengan kalian, yang kita ajak bicara itu naura kenapa kalian yang sewot sedangkan naura hanya diam saja". Kata thania.


"Karena naura malah mengurusi masalah tidak penting seperti yang kalian lakukan". Kata rena.


"Benar, buat apa dia membuang tenaganya jika dia masih punya sahabat seperti kita". Kata gavril.


"Sudah-sudah ren, gav. Kita harus segera bersiap kasihan kenzo dan chris di luar mengurus semua dan belum mengganti pakaian mereka". Kata naura mengakhiri pertikaian tersebut.


Jesi menatap naura dengan tatapan yang sulit di artikan, ia merasa kesal di abaikan oleh naura. Niat hati mau buat naura malu malah dia sendiri yang malu karena naura tidak meresponnya. Jesi pun mengambil jus di meja riasnya Dan menyiramkannya ke pakaian naura.


Byuuuurrrr.


Naura merasa terkejut, begitupun dengan semua orang di ruangan tersebut. Tanpa mereka sadari di pintu ada sepasang mata yang melihat kejadian tersebut. Ya dia adalah kenzo, kenzo tadi akan ke ruang gantinya tapi tidak sengaja mendengar keributan dari ruangan para wanita.


"Lo apa-apaan sih jes, lihat gaun naura jadi kotor kan". Kata rena mulai emosi.


"Itu akibatnya berani mengabaikan perkataan dari seorang jesi". Kata jesi tersenyum kemenangan.


Rena dan gavril merasa emosi, saat gavril akan membalaskan perbuatan jesi, naura memegang tangannya dan menggelengkan kepalanya.

__ADS_1


"Please ra, jangan halangi gue". Kata gavril.


"Tidak gav, itu tidak akan menyelesaikan masalah kita malah menambah masalah kita". Kata naura.


"Sungguh gadis yang baik". Batin kenzo tersenyum.


Saat rena akan berbicara suara kenzo mengalihkan perhatian mereka.


"Ada apa ini?". Tanya kenzo dari arah pintu mereka pun melihat ke arah pintu.


"Kenzo". Guman mereka.


"Apa yang kalian ributkan, gue dan chris di luar mengatur semuanya belum sempat bersiap. Dan kalian bukannya segera menyiapkan diri malah meributkan hal Yang tidak penting". Kata kenzo dingin.


"Kenapa gue merasa sikapnya berubah iya". Batin naura menatap kenzo.


"Apa kenzo marah gaun pemberiannya di rusak jesi". Batin rena.


"Kenapa sikap kenzo dingin banget". Batin jesi.


"Maaf ken, tapi dia yang mulai duluan". Kata rena.


Kenzo pun melihat ke arah naura lalu ke arah jesi tajam. Jesi yang di tatap tajam oleh kenzo merasa nyalinya menciut. Begitupun dengan naura ia langsung menundukkan kepalanya. Tanpa mengatakan sesuatu ia mengeluarkan ponselnya dan mengirim pesan pada seseorang.


^^^@Kenzo_Javas.^^^


^^^Dek, bilang pada mommy abang minta satu gaun yang seukuran badan naura.^^^


@Aqila_Javas.


Bukannya kemarin abang sudah memberikan gaun ke kak naura?


^^^@Kenzo_Javas.^^^


^^^Sampaikan saja pada mommy, nanti juga kamu tahu sendiri. Abang mau bersiap dulu.^^^


@Aqila_Javas.


Okey bang.


"Kalian bersiaplah, saya kasih waktu 30 menit, dalam waktu 30 menit itu jika kalian masih belum selesai kalian akan tahu akibatnya. Dan untuk naura kamu bisa ganti baju kamu dulu". Kata kenzo sambil memasukkan ponselnya ke dalam saku celana.

__ADS_1


"Tapi ken, naura tidak punya gaun lagi selain itu". Kata rena.


"Saya udah pesankan gaun ganti untuknya, ya sudah kalian bersiaplah. Saya juga ingin bersiap". Kata kenzo lalu pergi dari ruangan tersebut.


Yang lain kembali bersiap setelah kepergian kenzo. Di masion Delia merasa heran dengan apa yang di katakan qila jika kenzo meminta gaun untuk seorang wanita.


"Kamu yakin kak, abang meminta gaun untuk wanita bernama naura itu?". Tanya Delia memastikan.


"Mommy lihat saja nih pesan dari abang". Kata qila menyerahkan ponselnya. Delia pun membaca pesan di ponsel qila.


"Emang masih bisa pesan mom, ini sudah sore loh". Kata arya.


"Kalau pesan dari butik sudah tidak bisa dad, soalnya kan sudah tutup. Apa kamu punya foto naura kak?". Tanya Delia.


"Qila tidak punya mom, tapi quena sepertinya punya". Kata qila.


"Loh quena belum selesai bersiap?". Tanya misha.


"Ada apa sebut-sebut nama quena kak? ". Tanya seseorang dari arah tangga.


"Dek punya foto kak naura tidak kamu?". Tanya qila.


"Foto kak naura, ada sepertinya". Kata quena lalu mencari foto naura di galeri.


Setelah mencari beberapa menit akhirnya ketemu juga, quena tersenyum melihat foto tersebut. Sedangkan Yang lain mengreyitkan dahi melihat quena tersenyum.


"Nih mom". Kata quena menunjukkan foto di ponselnya.


Delia mengambil ponsel quena dan melihatnya begitupun dengan Yang lain karena penasaran mereka ikut melihat.


"Oh ini Yang namanya naura, cantik juga". Kata Misha.


"Sepertinya mommy punya gaun Yang pas untuk gadis ini". Kata delia.


"Mommy mau memberikan kak naura gaun bekas? ". Tanya quena.


"Ya tidak lah sayang, itu gaun Yang belikan daddy mu dulu dan mommy belum sempat memakainya". Kata delia.


"Kirain mommy mau memberi barang bekas pada kekasih abang". Kata quena.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2