KEKASIHKU SEORANG BANGSAWAN

KEKASIHKU SEORANG BANGSAWAN
EPISODE 36


__ADS_3

Hari-hari terus berlalu, kini sudah 1 minggu kenzo mengambil cuti di kampus. Dan hari ini adalah hari kenzo mulai masuk kampus lagi. Semalam dia sudah kembali ke apartemennya. Setelah selesai bersiap, kenzo pun keluar dari kamarnya dan menuju meja makan. Di sana bibi sudah menyiapkan sarapan untuknya. Setelah selesai sarapan kenzo langsung pergi ke kampus.


Setelah beberapa menit di perjalanan akhirnya ia sampai di parkiran kampus. Kenzo pun langsung menuju ruangan pak regan untuk memberikan laporan acara minggu lalu.


Tok...tok...tok...


"Masuk". Perintah suara dari dalam.


"Pagi pak". Kata kenzo memberi salam.


"Eh kamu ken, pagi juga. Bagaimana keadaan kamu? Chris bilang kamu ambil cuti karena habis kecelakaan". Tanya pak regan.


"Saya sudah baikan pak, hanya kecelakaan kecil kok pak. Tapi bapak tahu sendiri bagaimana sikap mommy saya". Kata kenzo.


"Wajar jika nyonya delia bersikap seperti itu padamu, kamu kan putranya satu-satunya. Oh iya, ada apa kamu pagi-pagi menemui saya?". Tanya pak regan.


"Saya sampai lupa pak, ini saya mau menyampaikan laporan acara minggu lalu". Kata kenzo sambil memberikan sebuah map. Pak regan menerima map tersebut lalu mengeceknya.


"Kamu memang selalu bisa saya andalkan ken, laporannya terperinci dengan bagus". Kata pak regan setelah mengecek laporan kenzo.


"Itu semua juga berkat bantuan panitia inti yang lain pak". Kata kenzo.


"Bapak sangat berterima kasih atas kerja kalian semua ken". Kata pak regan.


"Sama-sama pak, kalau begitu saya permisi dulu pak. Soalnya sebentar lagi ada kelas". Pamit kenzo yang di anggukin pak regan.


Setelah itu kenzo pergi menuju kelasnya, tak butuh waktu lama akhirnya ia sampai di kelasnya. Di sana sudah ada chris yang sedang duduk manis sambil membaca bukunya.


"Tumben lo sudah di kelas?". Tanya kenzo.


"Gue udah datang dari tadi kali ken". Jawab chris lalu menutup bukunya dan meletakkannya di atas meja.


"Tapi gue tidak melihat mobil lo?". Tanya kenzo.


"Mobil gue di pakai ayah, jadi tadi gue di anterin ayah. Nanti pulangnya gue nebeng lo ya". Kata chris.


"Kenapa tidak nebeng si rena saja?". Tanya kenzo lagi.


"Dia tidak ada kelas hari ini, makannya tidak masuk". Jawab chris.


Saat kenzo akan bertanya lagi dosen sudah datang, jadi kenzo mengurungkan niatnya untuk bertanya. Setelah berjam-jam akhirnya mata kuliahnya selesai juga. Kenzo dan chris pun menuju kantin.


"Gue ingin lo siapkan kejutan di pantai yang ada di jalan xx besok malam". Kata kenzo saat ini mereka sudah berada di kantin.


"Kejutan? Untuk siapa?". Tanya chris.


"Gue berencana ingin mengungkapkan perasaan gue pada naura besok di tempat itu". Kata kenzo.


"Lo yakin dengan perasaan lo?". Tanya chris.

__ADS_1


"Hm, gue yakin. Naura adalah gadis yang selama ini gue cari". Kata kenzo.


"Gue ikut senang mendengarnya ken, gue akan minta bantuan rena juga". Kata chris antusias.


"Terserah lo, iya udah gue pulang duluan. Jangan lupa bayar ni makanan gue". Kata kenzo.


"Lah gue kan mau nebeng lo". Kata chris.


"Lo naik taksi saja, gue masih ada urusan. Ya udah gue pergi dulu". Kata kenzo lalu pergi.


"Dasar, untung bos lo". Guman chris kesal.


Di negara lain 2 orang pria sedang bersantai di ruang keluarga sambil menonton tv. Ya, dia adalah reyhan dan dezon putra melvin dan evelin.


"Kak". Panggil dezon.


"Hm". Jawab reyhan berdehem.


"Bulan depan kak rey wisuda kan?". Tanya dezon.


"Hm, lalu?". Kata reyhan mengreyitkan dahinya.


"Apa kakak akan kembali ke tanah air setelah itu?". Tanya dezon.


"Bukan kakak saja yang kembali, kamu juga ikut kembali. Kakak akan pindahkan kuliah kamu ke kampus uncel arya". Kata reyhan.


"Benarkah kak? Pasti seru bisa satu kampus dengan kenzo". Kata dezon bersemangat.


"Iya kak". Kata dezon.


"Pergilah ke kamarmu, kakak akan hubungi papi dan mami dulu untuk memberi tahu soal ini". Kata reyhan dan di anggukin oleh dezon.


Di tanah air, kenzo yang baru sampai di apartemennya langsung menuju kamarnya. Setelah itu ia mandi dan bersiap entah mau kemana lagi dia. Setelah selesai ia keluar dan berpapasan dengan pelayan di apartemen tersebut.


"Tuan muda mau keluar lagi?". Tanya bibi.


"Iya bi, kenzo ada urusan. Mungkin nanti pulangnya agak larut, jadi bibi tidak usah masak untuk kenzo". Kata kenzo.


"Baik tuan muda". Kata bibi.


Setelah itu kenzo menuju parkiran, ia menaiki mobilnya. Setelah itu ia melesat meninggalkan area apartemen. Setelah beberapa menit di perjalanan akhirnya ia memasuki gerbang sebuah masion besar.


"Selamat siang tuan muda". Sapa pengawal.


Yah, kenzo pulang ke masionnya karena hari ini ada janji dengan kedua adiknya untuk pergi jalan-jalan. Sekalian kenzo ingin membeli sesuatu untuk di berikan pada naura besok.


"Apa daddy sedang ada tamu?". Tanya kenzo saat turun dari mobil, dia tadi tidak sengaja melihat mobil orang lain.


"Iya tuan muda, sepertinya teman bisnis tuan arya tuan". Jawab pengawal.

__ADS_1


"Baiklah, biarkan mobil saya disini, saya hanya sebentar di dalam". Kata kenzo lalu mengambil maskernya.


"Baik tuan muda". Kata pengawal.


Setelah itu kenzo masuk ke dalam masion, saat hampir dekat dengan ruang tamu ia melihat seorang pria seumuran daddynya dengan seorang wanita seumurannya. Dan dia kenal betul siapa wanita itu, kenzo hanya tersenyum miring melihat kedua orang tersebut. Ia juga tahu apa alasan mereka menemui daddynya.


"Mom, dad". Panggil kenzo.


"Loh sayang kamu pulang? Tumben tidak mengabari dulu". Kata delia.


"Abang hanya sebentar kok mom". Kata kenzo sambil mencium punggung tangan delia dan arya.


"Dia pasti putra tuan arya yang selama ini menyembunyikan diri". Batin wanita itu.


"Kamu mau jemput twins bang?". Tanya arya.


"Iya dad". Jawab kenzo.


"Kenapa suaranya gue tidak asing ya". Batin wanita itu lagi.


"Memang kalian mau kemana?". Tanya delia.


"Abang sudah janji sama twins mom hari ini akan mengajak mereka jalan". Kata kenzo.


"Oh gitu, iya udah kamu ke atas saja. Mereka sedang bersiap pastinya". Kata delia dan kenzo mengangguk.


Belum juga kenzo melangkah kedua adiknya sudah menghampirinya.


"Abang". Panggil qila dan quena serempak, lalu menghambur ke pelukan kenzo.


"Baru juga abang mau ke kamar kalian, apa kalian sudah siap berangkat?". Tanya kenzo.


"Sudah bang". Jawab mereka sambil melepas pelukannya.


"Ya sudah kita langsung berangkat saja". Kata kenzo di anggukin mereka.


"Oh iya bang, mobil kesayangan twins sudah waktunya di bawa ke bengkel. Daddy tadi mau hubungi kamu lupa". Kata arya.


"Nanti abang bilang dengan chris dad, untuk menghubungi pihak bengkel". Kata kenzo. Dan arya hanya mengangguk.


Setelah itu kenzo dan kedua adiknya berpamitan dengan kedua orang tuanya. Setelah kepergian kenzo tamu arya dan delia pun ikut pamit.


"Jika begitu kami juga pamit tuan, nyonya". Kata orang tersebut.


"Baiklah tuan, sesuai perkataan saya tadi jika tuan ingin mengurus masalah perusahaan langsung saja temui putra saya. Karena perusahaan sudah sepenuhnya di pegang putra say, jadi saya tidak bisa ikut campur tangan lagi". Kata arya.


"Baik tuan". Kata pria tersebut.


Setelah itu mereka pergi meninggalkan masion delia.

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2