KEKASIHKU SEORANG BANGSAWAN

KEKASIHKU SEORANG BANGSAWAN
EPISODE 39


__ADS_3

Satu minggu berlalu....


Setelah kejadian makan malam waktu itu naura tak lagi melihat kenzo di kampus. Hal itu membuat naura merasa galau, meski baru sebentar mengenal kenzo tapi rasanya ia sudah jatuh hati pada kenzo. Karena menurut naura kenzo laki-laki yang baik, dan juga perhatian.


"Lo kenapa ra? Gue lihat akhir-akhir ini lo sedih". Tanya gavril. Saat ini mereka sedang berada di kantin kampus.


"Gue tidak papa kok, mungkin kecapekan saja". Jawab naura sambil mengaduk-aduk minumannya.


"Lo mikirin kenzo ya?". Tanya rena yang langsung membuat gavril melihat ke arah naura. Gavril sudah tahu jika kenzo dan naura saling suka. Karena rena menceritakan itu semua ke gavril.


"Gue cuma merasa khawatir saja ren, semenjak makan malam waktu itu dia menghilang entah kemana. Gue sudah coba hubungi dia tapi tidak ada jawaban, gue juga sudah kirim pesan tetap tidak di balas". Jawab naura sedih.


"Dia pasti baik-baik saja ra, si chris juga tuh menghilang entah kemana". Kata gavril.


"Chris sedang ke luar negeri, gav". Kata rena.


"Untuk apa dia tiba-tiba ke luar negeri?". Tanya gavril.


"Perusahaan cabang om arya yang di malaysia mengalami sedikit masalah, dan itu mengharuskan putra om arya ke sana untuk beberapa waktu, karena chris adalah tangan kanannya jadi dia harus ikut ke sana". Kata rena panjang lebar.


"Tapi gue masih penasaran siapa putra tuan arya itu, padahal gue dengar dia juga kuliah di sini". Kata naura tiba-tiba.


"Bagaimana reaksi kalian jika tahu bahwa kenzo lah putra om arya". Batin rena.


"Lo kenapa melamun ren?". Tanya naura.


"Ah tidak, gue hanya sedang mikirin sesuatu". Jawab rena, dan naura hanya ber oh ria.


Setelah itu mereka makan dengan tenang, hingga tiba-tiba naura tersedak makanan.


Uhuk,,,uhuk,,,,uhuk...


"Kalau makan hati-hati dong ra". Kata gavril sambil memberikan minum ke naura.


"Kenapa dia ada disini? Bukannya dia sedang di luar negeri?". Batin naura sambil memandang ke depan.


"Gav, ren gue duluan ya". Pamit naura sambil buru-buru membereskan barangnya.


"Loh kenapa tiba-tiba lo buru-buru ra?". Tanya rena bingung.


"Gue baru ingat, gue ada janji dengan adik gue. Ya sudah gue duluan ya". Kata naura lalu buru-buru pergi.

__ADS_1


"Kenapa tuh anak? Aneh banget". Guman rena memandang kepergian naura, sedangkan gavril hanya mengangkat bahunya.


Setelah itu mereka melanjutkan makan dengan tenang. Di sisi lain tepatnya di malaysia, kenzo baru saja selesai rapat untuk membicarakan masalah yang sedang di alami. Saat ini ia sedang berada di ruangannya bersama dengan chris.


"Lo belum hubungi naura, ken?". Tanya chris tiba-tiba, dan membuat kenzo menghentikan aktivitasnya.


"Belum". Jawab kenzo singkat, lalu melanjutkan pekerjaannya.


"Lo disini lama ken, akan lebih baik jika lo ngabarin naura. Gue baru saja dapat kabar dari rena, jika naura sangat mengkhawatirkan lo". Kata chris. Kenzo hanya diam saja sambil melanjutkan pekerjaannya, sedangkan chris hanya menghembuskan nafas kasar. Setelah itu dia keluar dari ruangan kenzo.


Sebenarnya kenzo juga ingin mengabari naura, tapi dia bingung harus mengatakan apa pada naura. Jika nanti naura bertanya kenapa dia tiba-tiba menghilang. Kenzo juga tahu jika naura selalu mencemaskannya. Karena diam-diam dia menyuruh orang untuk mengawasi naura.


Tok...tok...tok...


"Masuk". Perintah kenzo. Lalu seseorang masuk dan ternyata sultan, orang kepercayaan kenzo di malaysia.


"Permisi tuan muda, saya ingin memberikan dokumen yang tadi tuan minta". Kata sultan.


"Letakkan saja di atas meja". Kata kenzo.


"Baik tuan". Kata sultan lalu meletakkan berkas ke atas meja.


"Jika begitu saya permisi tuan". Pamit sultan.


"Iya tuan, ada yang bisa saya bantu?". Tanya sultan.


"Saya mau pulang, kamu tolong handle perusahaan". Kata kenzo.


"Baik tuan". Kata sultan.


"Tuan muda mobil sudah siap". Kata seseorang yang tiba-tiba masuk. Siapa lagi jika bukan chris.


"Chris, bawa dokumen yang ada di atas meja itu ke dalam mobil, saya akan mngeceknya di masion saja". Perintah kenzo sambil membereskan pekerjaannya.


"Baik tuan muda". Jawab chris.


Setelah itu chris dan kenzo pun pergi meninggalkan kantor, sepanjang perjalanan kenzo hanya melihat ke luar jendela tanpa mengatakan sesuatu. Chris yang mengerti jika kenzo sedang memikirkan naura pun hanya diam saja tanpa berniat untuk bertanya.


"Kita ke masion aunty selina dulu". Kata kenzo tiba-tiba.


"Mau apa lo ke tempat tante selina?". Tanya chris.

__ADS_1


"Ada yang harus gue urus dengan aunty". Jawab kenzo lalu kembali melihat ke luar jendela.


Setelah beberapa jam di perjalanan akhirnya mereka sampai di masion milik selina. Pengawal membukakan pintu untuk kenzo. Lalu membungkuk hormat, sedangkan kenzo hanya menanggapinya dengan menganggukkan kepala.


"Tuan muda kenzo, tuan chris". Sapa kepala pelayan di rumah selina, yang memang sudah mengenal kenzo.


"Aunty di rumah bi?". Tanya kenzo.


"Iya tuan, nyonya sedang di taman bersama nona muda. Tuan silahkan masuk, saya akan panggilkan nyonya". Jawab bibi.


"Baik bi". Kata kenzo.


Setelah itu kenzo dan chris menunggu di ruang tamu, sedangkan bibi memanggil selina. Tak selang berapa lama selina datang sedangkan bibi pergi ke dapur untuk menyiapkan minuman.


"Bagaimana kabar kalian?". Tanya selina saat sudah duduk di hadapan mereka.


"Kami baik tan". Jawab chris mewakili.


"Mommy pasti sudah menghubungi aunty soal masalah perusahaan kan?". Tanya kenzo to the point.


"Iya ken, kemarin mommy mu menghubungi aunty. Lalu bagaimana apa kamu sudah mendapatkan titik terang mengenai masalah itu?". Tanya balik selina.


"Sampai saat ini masih ken selidiki aunty, tapi kemarin ken sudah membicarakannya dengan oma alis. Oma bilang jika aunty bisa mencari titik terang dari masalah ini". Kata kenzo.


"Kamu sudah mengecek semua dokumen keuangan perusahaan?". Tanya selina.


"Chris sudah mengeceknya aunty". Jawab kenzo.


"Lalu apa yang kamu dapat chris?". Tanya selina pada chris.


"Dari semua dokumen memang ada penyelewengan dana, tapi nomor rekeningnya sulit untuk di lacak, tan. Chris sudah berulang kali melacaknya tapi tidak ada hasil". Jawab chris.


"Kamu membawa salinan datanya?". Tanya selina.


"Ada tan, di ponsel saya". Jawab chris.


"Kamu bisa kirim ke email saya, biar saya yang cari tahu". Kata selina dan chris mengangguk.


Selina pun memanggil pelayan untuk mengambilkan laptopnya di ruang kerja. Sedangkan chris mengirim semua data yang sudah dia salin ke email selina. Tak selang berapa lama pelayan datang membawa laptop, setelah itu selina mulai mengotak atiknya. Chris dan kenzo hanya memperhatikan aktivitas selina tanpa mengeluarkan sepatah kata pun. Setelah beberapa menit akhirnya selina menemukan siapa pelaku dari masalah yang di alami perusahaan delia.


"Pantes kalian tidak menemukannya, pelakunya orang luar. Tapi yang membantu orang dalam". Kata selina membuat kenzo dan chris saling pandang.

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2