Kekuatan Cinta Sejati Yang Tulus

Kekuatan Cinta Sejati Yang Tulus
Bab 1 Keluarga Bahagia


__ADS_3

Di pinggiran kota Surabaya, hiduplah sebuah keluarga kecil yang bahagia, mereka adalah Arya dan Linda.


Arya mempunyai tiga orang anak pertama yaitu Rosa Kinara yang sekarang duduk di kelas 6 SD, Dirga Dewantara yang sekarang duduk di kelas 4 SD dan yang bungsu Sinta Kinanti yang sekarang sekolah di Taman Kanak-kanak. Arya dan Linda sangat menyayangi dan mengasihi anak-anak mereka.


Arya sangatlah menyayangi anak-anak dan istrinya. Dia pun berusaha membagi waktu untuk keluarganya dan pekerjaannya.


Rosa, Dirga dan Sinta sangat bahagia mempunyai orang tua seperti Arya dan Linda. Walau mereka dilahirkan dalam keluarga yang tak bergelimang harta seperti kebanyakan teman-teman disekolahnya tapi mereka sangat bahagia mempunyai orang tua seperti Arya dan Linda, karna bagi mereka Arya dan Linda adalah sosok orang tua yang baik dan bersahabat.


Arya berusaha menciptakan keterbukaan dengan anak-anaknya disetiap ada permasalahan yang anak-anaknya hadapi agar anaknya lebih terbuka dengannya ataupun istrinya.


Rosa rajin mengajak Sinta dan Dirga bermain di taman komplek mereka.


🌻🌻🌻🌻🌻


Pada hari Minggu yang cerah, "Pa, bosen dirumah, kita keluar bareng yuk," kata Sinta mendekati Arya yang sedang membaca koran pagi.


"Keluar? Keluar kemana?" jawab Arya menutup koran paginya. "Kita nonton aja Pa, kan enak," balas Rosa ikut nimbrung Arya dan Sinta.


"Ide bagus tuch kak, Dirga setuju mengacungkan jempolnya," kata Dirga.


"Yach udah, siap2 sana, kasih tau sana biar kita nonton sekarang," kata Arya berangkat dari duduknya.


"Hore, kita nonton Pa? Sekarang?" teriak anak-anak Arya, Iya, ayo, siap-siap sana, kasih tau mama suruh siap-siap," kata Arya. Merekapun pergi menonton dibioskop setelah bersiap-siap.


πŸ’ŽπŸ’ŽπŸ’ŽπŸ’ŽπŸ’Ž


Dibioskop, "Pa, mau pesen film apa?" kata Rosa. "Yang itu Pa, bagus untuk keluarga." jawab Linda menunjuk sebuah film.


"Iya Pa, Rosa juga setuju," kata Rosa menganggukkan kepalanya. "Dirga yang beli camilan," ujar Dirga. "Sinta ikut Kak, kita beli camilan bareng yuk," kata Sinta mengiringi Dirga.


"Ayo, kita beli camilan," kata Dirga menarik pelan tangan Sinta. "Ok, ayo Kak," kata Sinta mengiringi langkah Kakaknya.

__ADS_1


🌺🌺🌺🌺🌺


Suatu hari, ketika Rosa sedang duduk di ruang keluarga. "Kak, sibuk yach?" Kata Sinta dan Dirga bersamaan. "Gak De', kenapa?" kata Rosa.


"Minta ajarin pr kak," kata Dirga mendekati Rosa. "Iya Kak, Sinta juga mau minta ajari pr," ucap Sinta.


Akhirnya Rosapun mengajari adik-adiknya pr dan mereka tenggelam dalam belajar mereka.


"Anak papa lagi ngapain?" kata Arya mendekati ketiga anaknya. "Lagi belajar pa, buat pr, Kak Rosa ngajarin," kata Dirga.


"Emang Kak Rosa gak ada pr nak?" ucap Arya menatap anak sulungnya.


"Ada pa, udah selesai kemaren, usah diperiksa kok sama Mama, kata Mama udah bener semua," kata Rosa.


"Anak papa yang satu ini emang the best lah," kata Arya merangkul Rosa. "Berarti kami gak the best Pa?" kata Sinta cemberut pura-pura ngambek.


"Gak lah, kalian semua the best, anak papa semuanya the best," kata Arya merangkul bahu anak-anaknya dan mengacak gemas rambut anak-anaknya.


"Iya, masa ngajarin adeknya gak bisa? Kan Kak Rosa juara umum?" kata Sinta. Semua akhirnya tertawa.


"Mama bawa cemilan nich, untuk nemenin kalian belajar," kata Linda. "Asyiik, enak nich, belajar ditemenin sama camilan," kata Dirga.


Semua tertawa. Akhirnya mereka belajar bersama sambil menikmati sore dengan keluarga.


🌸🌸🌸🌸🌸


Di hari minggu yang cerah, Arya mengajak keluarganya berlibur ke pantai karena dia sangat tau kalo anak-anaknya sangat menyukai pantai.


"Ayo cepet buruan, ntar keburu siang, panas lagi," kata Arya sambil membereskan apa-apa yang akn dibawa oleh mereka ke pantai.


"Iya,pa bentar lagi nich, mama lagi nyiapin camilan untuk kita makan di pantai nanti," kata Linda sembari berberes menyiapkan makan untuk mereka makan di tepian pantai nanti, setelah meyiapkan semua peralatan yang akan disiapkan merekapun pergi ke pantai.

__ADS_1


Sesampainya di pantai, Rosa, Sinta dan Gilang berlari dengan riang ketepian pantai. Mereka bercanda tawa ditepian pantai saling menyiramkan air ke wajah saudaranya masing-masing.


"Udah kak ach, Dirga capek," kata Dirga duduk ditepian pantai diikuti oleh Sinta. Tiga bersaudarapun duduk dipasir sambil menatap lautan.


Mereka membiarkan kaki mereka dijilati oleh ombak pantai. "Emang udara disini seger banget yach kak, Dirga bener-bener suka disini," kata Dirga.


"Iya yach de', coba kalo rumah kita deket pantai pasti bisa tiap hari ke pantai," Kata rosa. "Kak itu mama manggil, mungkin mau ngajak kita makan," Kata Sinta menunjuk lambaian tangan dari Linda.


"Iya yach de', ayo kita kesana, kasian mama sama papa nunggu lama," Kata Dirga. "Yuk kak, kita deketi mama sama papa," kata Dirga menggandeng tangan Sinta dan Rosa menuju tempat mama dan papa mereka.


"Ayo kita makan dulu, udah siang," kata Linda menyiapkan makan diatas tikar yang sudah disiapkan dari rumah tadi. "Enak nich Ma, ntar abis makan kita cari kerang di tepian lantai yach," kata Rosa.


"Iya, tap jangan sampe ketengah, ntar terbawa arus laut," kata Arya. "Ok bos," kata Dirga bergaya hormat. Arya tertawa mengacak gemas rambut anak lelakinya.


"Kak, masakan mama ini emang jempol, gak ada duanya," kata Sinta mengacungkan jempolnya. "Iya De',Kakak juga sependapat," kata Dirga ikut-ikutan mengacungkan jempolnya.


Semua akhirnya tertawa. Merekapun makan sambil bercanda tawa.


Ketika matahari mulai turun, Arya mengajak anak-anaknya mencari kerang. "Ayo kita cari kerang, siapa yang dapet banyak akan dapet hadiah dan yang sedikit dapet hukuman," kata Arya berlari menuju ketepian pantai.


"Boleh, siapa takut, pasti Dirga lagi yang menang seperti yang kemaren-kemaren," Kata Dirga menyusul Arya ke tepian pantai.


"Ayo Kak, kita ikutan, ntar keduluan sama Papa dan Kak Dirga," Kata Sinta menarik lembut tangan Rosa. "Boleh, siap takut," Kata Rosa.


"Ayo, nanti mama juga ikut, mama beres-beres dulu masukin barang ke mobil baru nanti mama juga ikut," Kata Linda.


"Bener yach ma, jangan kelamaan loh, ntar keduluan sama kami, mama ketinggalan jauh loh banyak dari kami kerangnya," kata Rosa.


Merekapun mencari kerang bersama dan menjelang sore merekapun pulang.


🌹🌹🌹🌹🌹

__ADS_1


Buat kakak-kakak dan bunda-bunda yang baik hati, maaf sebelumnya klo ceritanya membosankan dan typo betebaran dimana-mana, tolong krisannya, maklum baru pemula. Tolong dukungan atas tulisan recehku yach. Tolong mainin jempolnya mampir ke tombol like, β™₯️, ⭐, vote dan tekan bintang lima, jangan lupa follow akunku ya. Maaf cerita di akun saya yang bernama Andra Marantika Solihan pindah ke akun saya yang baru ini karna ada sesuatu dan lain hal. Makasih atas partisipasinya. Love all 😘😘😘.


__ADS_2