
Di hari minggu yang cerah, Rizal mengantar Rosa pulang dari latihan balet kerumah, "Loh, pulang dengan nak Rizal toh?" kata Arya. "Iya Pa," jawab Rizal mencium punggung tangan Arya.
"Masuk dulu yuk, kita ngobrol-ngobrol," ujar Arya merangkul bahu Rizal. Rizal pun mengiringi Arya yang ke dalam rumah.
"Ara ganti baju dulu Mas," ujar Rosa ke kamar. Rizal hanya menganggukkan kepalanya.
" Udah lama kenal sama Rosa?" tanya Arya. "Sekitar satu bulan lebihlah Pa, itu pun bisa deket karna Rian dan Mimi," jawab Rizal.
"Loh deket juga dengan Rian dan Mimi toh," ucap Arya. "Iya, justru Rizal lebih dulu deket dengan mereka daripada Rosa, kenal Rosa juga gak sengaja, karna Rosa deket juga dengan Mimi dan Rian, Rosa juga deket dengan mereka, yach jadi cepet deketnya," jawab Rizal.
"Baru deket dan kenal kalian bisa mutusin untuk pacaran? Hebat, orang bertahun-tahun deket aja belum tentu jadian," ucap Arya.
"Itu juga karna campur tangan Rian dan yang lainnya Pa, kata Rian, banyak yang suka Rosa dan mereka hanya ingin memanfaatkan kepolosan Rosa aja, bukan karna sayang tulus dengan Rosa, dan Rian tak suka itu," jawab Rizal.
"Iya, Rosa akhir ini sering ngigau ketakutan, Papa gak tau apa yang terjadi dengannya, tiap ditanya slalu diam, Papa juga denger dari Rian, Rosa pernah mendapatkan perlakuan tak menyenangkan dari temennya, bener itu? Gimana ceritanya?" tanya Arya.
"Iya Pa, udah tiga kali, Rosa hampir dilecehkan dan dia sangat ketakutan, pertama kali oleh teman satu kelasnya dan Rian yang nolong dia, trus temen kursusnya, Rian juga yang nolong, terus yang terakhir dua hari yang lalu, oleh Kakak kelas, kebetulan satu kelas dengan Rizal dan Rizal yang nolong, makanya setelah itu kami jadi lebih deket," tutur Rizal.
"Oooh, gitu? Klo gitu harus dilaporkan ke sekolahnya ini, biar pihak sekolah tau kalo ada siswanya yang pernah punya niat kurang aja," kata Arya.
"Jangan Pa, kasian kata Rosa, apalagi temen Rizal, udah kelas tiga, ntar klo dia diberhentikan dari sekolah, kemaren mau dilaporkan Rian dengan kepala sekolah," Kata Rizal.
Arya mendesah, "Begitulah Rosa, walau dia tersakiti, masih memikirkan orang yang menyakitinya," ucapnya.
__ADS_1
"Karna itu Rizal sayang dia pa, Rosa itu orang yang tulus, dia deket dengan orang dari hatinya, bukan karna siapa dan apa orang tersebut, bagi dia ketika orang itu bersikap baik dengannya, dia akan deket dengan orang tersebut tanpa perduli status dan siapa orang tersebut," tutur Rizal.
"Klo gitu, papa titip Rosa yach, tolong jaga'in dia di sekolah, karna Papa yakin, mereka yang pernah melakukan tindakan itu suatu saat akan melakukannya lagi terhadap Rosa, karna masih satu sekolah, Papa jadi bener-bener khawatir," Ucap Arya.
"Iya Pa, Papa gak perlu khawatir, pasti Rizal akan berusaha jaga Rosa, lagian juga, Rian kan satu kelas dengan Rosa, Rizal yakin, Rian gak akan membiarkan Rosa terluka sedikitpun karna Rian itu sayang banget dengan Rosa Pa, dia bener-bener menjaga Rosa seperti menjaga dirinya sendiri, karna bagi dia, dia dan Rosa satu kesatuan dan feeling Rian slalu bener tentang Rosa," ujar Rizal.
"Maksudnya?" tanya Arya.
"Ya, bagi Rian, Rosa itu adalah bagian dari dirinya, feeling Rian tentang Rosa slalu tepat, dia slalu merasa gak enak klo Rosa sedang ada masalah ataupun sakit," kata Rizal.
"Iya, Rian dan Rosa emang punya ikatan batin yang kuat, karna mereka saudara sesusuan, jadi wajarlah klo dia bisa merasakan sakitnya Rosa dan sepertinya Rosa juga nyaman dengan Rian, Papa juga gak percaya dengan orang lain selain Rian ketika mereka pergi sama-sama, makanya setiap Rosa pergi bareng dengan teman-temannya Rian pasti ikut," kata Arya.
"Iya Pa, sampe-sampe Rian itu dijuluki bodyguard Rosa sama temen-temen di sekolah," ucap Rizal.
"Oh gitu? Berarti nak Rizal udah deket dihati Rosa dunk klo bisa menenangkan dia dalam mengontrol emosi," ucap Arya. "Gitu yach Pa," jawab Rizal menggaruk kepalanya yang gak tak gatal.
Arya terkekeh, "Papa titip Rosa yach, sepertinya nak Rizal anak yang baik, Papa percaya kok Rizal bisa jaga Rosa," tuturnya menepuk bahu Rizal.
"Iya Pa, Rizal janji," kata Rizal.
"Betul loh, Papa pegang janjinya, jangan khianati kepercayaan Papa, masalahnya Rosa itu segalanya bagi Papa, dia itu lain daripada anak-anak Papa yang lain, Rosa itu orangnya lebih perasa lain dengan adik-adiknya, ketika dia terluka, dia akan sulit menyembuhkannya." ucap Arya.
"Ya, seperti contohnya, kejadian yang menimpanya yang kata kalian akan melecehkannya, dia sulit untuk melupakannya sampe terbawa mimpi," sambungnya.
__ADS_1
"Iya Pa, Rizal janji, akan jaga Rosa, Rian juga cerita begitu, Rosa orangnya susah melupakan ketika sudah terlalu sering terluka," ucap Rizal.
"Ngobrol apa sich?" Kata Rosa mendekati Rizal dan Arya. "Mau tau aja, ini rahasia sesama lelaki, yach Zal?" ucap Arya tersenyum melirik Rizal. "Iya kok Ay, gak ada yang penting, ngobrol biasa aja, sambil makan camilan," kata Rizal. "Pasti ngomongin Ara Kan?" ucap Rosa.
"Mau tau aja." goda Rizal tersenyum nakal. "Mas Angga, nyebelin ich," rengek Rosa cemberut.
"Walah, anak Papa ini gak malu apa kaya' anak kecil gitu ama Rizal? Jadi panggilan kesayangan nich Mas Angga?" ledek Arya.
"Papa, suka gitu dech," rengek Rosa cemberut.
Arya tertawa mengacak gemas rambut Rosa, "Papa kedalem dulu," katanya beranjak dari duduk dan berlalu kedalem.
"Nak Rizal, nanti pulangnya yach, kita makan siang dulu," tawar Linda. "Walah Ma, repot-repot segala," kata Rizal.
"Gak kok, gak repot, terkadang Rian dan yang lainnya juga sering makan disini," kata Linda sambil menyiapkan makan di meja makan.
Setelah menyiapkan makan di meja makan merekapun makan bersama sambil bercanda tawa. 'Rosa bener-bener beruntung mempunyai keluarga yang harmonis seperti ini, gak seperti gue yang hanya slalu ada Mama di rumah, gak pernah merasakan kebersamaan keluarga seperti ini,' gumam Rizal dalam hati ketika melihat kebersamaan Rosa dan keluarganya di meja makan yang gak pernah dia rasakan.
Setelah makan, Rizal ngobrol sebentar, kemudian diapun pulang.
🌻🌻🌻🌻🌻
Buat kakak-kakak dan bunda-bunda yang baik hati, maaf sebelumnya klo ceritanya membosankan dan typo betebaran dimana-mana, tolong krisannya, maklum baru pemula. Tolong dukungan atas tulisan recehku yach. Tolong mainin jempolnya mampir ke tombol like, ♥️, ⭐, vote dan tekan bintang lima, jangan lupa follow akunku ya. Makasih atas partisipasinya. Love all 😘😘😘.
__ADS_1