
Happy reading....
Seluruh tamu undangan sudah pergi, begitu pula dengan keluarga Cherry. Kini mereka tengah berkumpul di ruang keluaga sesuai janji Papa pada Reyn untuk membahas permasalahan ini.
"Papa sebenarnya sudah merasa lelah saat ini, tapi Papa sudah berjanji untuk membahas permasalahan ini." Papa membuka suara sambil menatap semua yang ada di sana.
terlihat wajah lelah dari pria itu membuat Reyn dan juga Ryan menatap satu sama lain.
"Mama juga, bagaimana jika kita membahasnya besok? Biar pikiran kalian juga dingin. Saat ini Mama yakin pikiran kalian sedang panas, ruwet, dan juga lelah, ya?" Pinta Mama sambil menatap anak anaknya.
"Tidak Ma, Pa. Reyn tidak mau menunda-nunda lagi. Saat ini juga mereka harus berpisah, Reyn tidak mau melihat dan membayangkan mereka berada dalam satu kamar." Reyn menolak dengan tatapan memohon kepada orang tuanya.
"Tenang saja Reyn, tidak akan terjadi apa-apa. Percaya pada Cherry, sebenarnya Cherry pun ingin mengatakan jika Cherry ingin bercerai dengan Rayn."
Akhirnya Cherry berbicara mengutarakan isi hatinya.
__ADS_1
Cherry menatap Reyn, rasa cintanya pada Reyn masih melekat meskipun kini dia sudah sah menjadi istri Rayn. Dia tidak akan bisa terus menerus menjaga rahasia jika suaminya bukanlah Reyn namun Rayn, saudara kembarnya.
"Pa, maafkan Cherry tapi Cherry tidak bisa terus menerus bersandiwara dan merahasiakan semuanya dari publik. Cherry ingin bahagia bersama Reyn." Cherry pun memohon.
"Iya Pa, Reyn juga ingin benar-benar menikah dengan Cherry. Tolong Pa, kabulkan permintaan kami." Kini Reyn yang memohon pada sang Papa.
Rayn dari tadi hanya berdiam diri tanpa bisa berkata apa pun. Dia bingung harus berkata apa, memang saat ini dia juga ingin pernikahan dengan Cherry berakhir karena dia pun telah memiliki wanita yang dicintainya.
Jika kekasih Rayn mengetahui permasalahan saat ini mungkin dia akan sangat marah dan sangat tidak bisa menerima semuanya. Untungnya masalah ini hanya mereka berempat yang mengetahuinya bahkan para pembantu yang ada di rumah pun tidak mengetahuinya.
"Iya Nak Cherry, orang-orang akan mempertanyakan maksudmu bercerai kemudian menikah lagi dengan Reyn yang mungkin mereka kira itu Rayn." Mama menambahkan. "Pasti ini akan membingungkan semua pihak dan juga keluargamu, bahkan namamu akan tercoreng juga karena bercerai dan menikah lagi dengan saudara iparmu.'' jelasnya kembali, membuat raut wajah Cherry seketika menjadi sendu.
Cherry hanya tertunduk, dia tidak bisa berbuat apa pun. Dia sadar, memang benar, apa yang akan dikatakan orang-orang padanya jika mereka mengetahui dirinya bercerai hanya untuk menikah lagi dengan saudara suaminya pasti hanya akan menjadi bahan gunjingan. Dan nama 2 keluarga yang di pertaruhkan.
Saat ini identitas mereka terbalik, Reyn adalah Rayn dan Rayn merupakan Reyn. Sangat membingungkan namun semua ini sudah terjadi dan semuanya karena ulah Reyn.
__ADS_1
"Ya sudah, mari kita bicarakan permasalahan ini esok hari. Papa yakin kalian juga sudah lelah, Papa mohon pada Cherry, bertahanlah sebentar. Kita pasti akan menemukan jalan keluarnya,'' ujar Papa.
Papa mengajak semuanya untuk istirahat dan membahas malah rumit ini. Dia juga akan mencari jalan untuk menyelesaikan semua permasalahan ini sebelum tidur nanti. Hal ini memang harus dipikirkan dengan benar karena menyangkut kebahagian mereka.
Tidak hanya untuk Reyn, Rayn, maupun Cherry, namun juga untuk kebahagiaan dirinya dan istrinya serta keluarga Cherry. Apa yang akan terjadi juga keluarga Cherry mengetahui jika yang dinikahi anaknya bukanlah kekasihnya.
"Baiklah, Cherry mengerti. Cherry pun akan memikirkan ini baik-baik. Cherry duluan ke kamar, Ma, Pa." Cherry pergi meninggalkan mereka dengan perasaan kecewa.
Reyn dan Rayn pun pergi, namun mereka akhirnya berbicarakan hal ini juga. Rayn yang dari tadi hanya diam, akhirnya membuka suara.
"Aku juga sebenarnya tidak ingin pernikahan ini terjadi, tapi Papa memaksa. Maafkan aku Reyn." Rayn menjelaskan pada kembarannya.
"Kenapa kamu tidak menolaknya? Mungkin semua ini tidak akan terjadi." Reyn membalas dengan sorot mata yang kesal.
BERSAMBUNG....
__ADS_1