Kepentok Cinta Kembaran CEO

Kepentok Cinta Kembaran CEO
Sangat Mencintaimu


__ADS_3

Saat ini mereka sedang berbicara berdua, dan melakukan bicara empat mata di dalam kamar mereka. Rayn terpaksa harus mengatakan ini, karena ia tidak ingin membuat Cherry merasa menyesal dengan apa yang menjadi keputusan, yang sudah ia ambil.


Ia hanya ingin mengatakan semua hal yang harus Cherry lakukan, ketika mereka mungkin benar-benar berpisah.


Rayn memandang dalam ke arah Cherry, membuat Cherry hanya bisa menunduk karena ia tidak bisa membalas pandangan mata Rayn kepadanya. Ia sungguh tidak sanggup karena hal itu pasti akan membuatnya berubah pikiran.


Mata Rayn baginya adalah sesuatu yang sangat magic.


“Kau mau pergi ke mana?” tanya Rayn dengan sangat lembut, membuat Cherry hampir tidak bisa menahan perasaannya terhadap Rayn.


“Aku ingin kembali ke rumah orang tuaku. Aku tidak ingin di sini untuk sementara waktu. Aku ingin menenangkan diriku lebih dulu. Tolong hargai diriku, jangan sampai aku mengubah pikiranku karenamu,” ujar Cherry, meminta tolong kepada Rayn, tetapi rain tidak akan pernah mengabulkan permintaannya, karena ia memiliki misi untuk tidak mengizinkan Cherry pergi dari rumahnya, apalagi dari sisinya.


Rayn pun menggenggam erat tangan Cherry, dengan Cherry yang tidak bisa mengelak darinya.


“Tolong, lihatlah diriku sejenak saja!” ujar Rayn, yang merasa harus melakukan hal ini kepadanya.


Cherry tidak ingin mengatakan apa pun, dan tidak ingin melakukan apa pun untuknya. Ia hanya diam sembari menunduk, sembari sesekali membuang pandangannya dari Rayn.

__ADS_1


“Aku nggak bisa ada di sisi kamu. Aku nggak bisa ada di rumah ini, bahkan aku juga nggak bisa walau sejenak memandang kamu!” ujar Cherry, yang menolak permintaan Rayn.


Rayn pun merasa gemas, karena ia tidak bisa melakukan apa pun saat ini dengan Cherry. Namun ia harus bisa menahan Cherry sebisa mungkin, karena ia benar-benar ingin mempertahankan rumah tangga mereka dan ia tidak ingin semua hal yang sudah mereka jalani saat ini, tiba-tiba hancur begitu saja.


“Cherry, apa yang menjadi kendalamu? Aku ingin mempertahankan hubungan ini demi anak kita nanti. Jangan sampai anak kita kehilangan sosok orang tua, ayah dan ibu. Aku ingin memiliki keluarga yang utuh denganmu, dan juga anak kita nanti. Jadi tolong pikirkanlah baik-baik tentang masalah ini,” ujar Rayn memohon kepada Cherry, untuk tidak meninggalkannya.


Namun saat ini, Cherry masih tetap pada pendiriannya yang tidak ingin melakukan hal apa pun. Ia masih tetap ingin bercerai, karena ia sudah sakit hati dengan apa yang Rayn lakukan di belakangnya.


“Aku sudah memikirkannya baik-baik, dan sekarang aku ingin menenangkan diriku. Apa salahnya menenangkan diri di rumah keluarga sendiri?” tanya Cherry, membuat Rayn memandangnya dengan semakin dalam.


Cherry memandang ke arah Rayn, dan berusaha memandang dalam ke arahnya. Terlihat tatapan yang sangat dalam dari arah Rayn, membuat Cherry merasa sangat bingung harus mengatakan apa.


“Sebenarnya apa yang menjadi masalahmu? Coba katakan, biar aku menjelaskan semua rasa kesal yang mengganjal di hatiku!” ujar Rayn, berusaha untuk menanyakan permasalahan yang terjadi di antara mereka.


Cherry pun memandangnya dengan sinis, “Ini semua karena kamu! Kalau seandainya kamu tidak menemui Syerlin waktu itu aku tidak akan pernah ingin meminta bercerai padamu. Apalagi kamu ingin Kembali lagi bersama dengan Syerlin. Aku tidak bisa menerima semua itu! Lebih baik aku mengalah dan mengakhiri hubungan ini, daripada harus mendengar kau lebih dulu mengatakan hal itu. Lebih baik aku duluan yang mengatakan hal itu kepadamu!” ujar Cherry membuat Rayn merasa bingung dan tercengang dengan apa yang Cherry katakan tadi.


“Apa maksudmu? Aku memang bertemu dengan Syerlin kemarin, tapi aku sama sekali tidak berpikir untuk kembali lagi dengannya. Aku tidak punya niat apa pun, bahkan rasa suka pun padanya aku sudah tidak ada. Itu semua karena kamu aku sudah mengatakannya. Aku mencintaimu. Aku suka padamu,” ujar Rayn menjelaskan, membuat Cherry merasa bimbang saat ini mendengarnya.

__ADS_1


Matanya mendelik kaget, karena ia tidak percaya dengan apa yang Rayn katakan itu.


‘Apa maksudnya? Kenapa dia mengatakan hal yang berbeda dengan apa yang aku dengar dari Reynald? Yang mana yang harusnya aku percaya?’ batin Cherry yang merasa sangat bingung saat ini.


Padahal seharusnya sebelum mengonsumsi sebuah berita atau hal, kita harus memastikan lebih dulu ke keaslian berita tersebut. Kita harus mengkonfirmasinya agar tidak terjadi hoax dan kita tidak terkena hoax itu.


Apa yang dilakukan Cherry salah, ia lebih percaya dengan Reynald, yang sudah jelas adalah kompetitor dari Rayn untuk mendapatkan cintanya. Walaupun Reynald adalah kekasihnya dulu, tetapi saat ini yang menjadi suaminya adalah Rayn. Seharusnya ia tidak mempercayai perkataan siapa pun selain perkataan Rayn. Namun ternyata Cherry membuat kesalahan dengan melakukan hal yang salah jangan sampai melakukan hal yang bodoh karena hal ini.


“Cherry, aku sangat mencintai kamu. Kenapa kamu tega mengatakan seperti itu? Kenapa kamu tega mengakhiri hubungan ini dan memutuskan hubungan ini? Kenapa kamu juga menuduhku seperti itu? Padahal kenyataannya, aku sama sekali tidak pernah ingin kembali lagi dengan Syerlin,” ujar Rayn menjelaskan, membuat Cherry memandangnya sinis.


“Lantas, kenapa kamu menemuinya?” tanya Cherry, membuat Rayn memandangnya semakin dalam saja.


“Aku memang menemuinya waktu itu, tapi aku ingin mengatakan pada Syerlin untuk tidak menikahi Rayn. Karena hal itu adalah hal yang salah. Raun dan Syerlin berhak bahagia, tapi bukan dengan keadaan yang dipaksakan. Aku menemuinya bukan berarti aku masih mencintainya, tapi aku ingin meluruskan semua yang mereka katakan itu dan aku ingin mengatakan bahwa aku sudah tidak memiliki perasaan lagi dengannya. Aku ingin mengatakan kalau aku sudah mencintai kamu,” ujar Rayn panjang lebar, membuat Cherry merasa sangat bingung dengan apa yang harus ia katakan saat ini.


Mendengar ucapan Rayn, hal itu membuatnya merasa bingung. Entah mengapa hal itu terjadi begitu saja, karena Cherry yang termakan hoax dan berita yang bohong dari Rynald. Hal itu membuat Cherry merasa bingung, karena ia tidak bisa sepenuhnya menyalakan Reynald karena Reynald juga adalah seorang kompetitor untuk mendapatkan hatinya.


Dia tidak bisa menyalakan orang yang sedang berkompetisi. Pasti akan ada hal yang menjatuhkan seperti ini membuat Cherry merasa segala sesuatunya harus dipertimbangkan lebih dulu, sebelum ia mengambil hal yang membuatnya akan kehilangan segalanya.

__ADS_1


__ADS_2