
Mika tak membalas perkataan Aryan. Gadis itu hanya mengangkat sebelah sudut bibirnya sambil mengekor di belakangnya tubuh suaminya.
"Apaan, Tidak mau tidur dengan orang bau kecut sepertiku. Memangnya dia pikir aku mau tidur dengannya" gumam Mika serta terus mengejar langkah Aryan yang sangat cepat. Bahkan Mika sudah tertinggal jauh olehnya.
Setelah sampai di dalam kamar hotel, Mika duduk di sofa sembari menatap setiap sudut kamar itu. Sangat terlihat jelas jika hotel ini adalah hotel mahal dengan kamar VVIP.
Tanpa terasa Jam sudah menunjukkan pukul 19.00. Sejenak harian menatap pada Mika ini masih sibuk dengan ponselnya.
"Saya pergi dulu,Mika. ada urusan penting yang harus saya kerjakan.Tetaplah disini dan jangan kemana-mana" ditanya pada Mika dan langsung keluar dari kamar hotel itu tanpa mendengar balasan Mika terlebih dahulu.
__ADS_1
Entah ke mana kalian akan pergi saat ini tapi yang pasti beberapa menit yang lalu ada sebuah pesan masuk dari seseorang. Dan hal itu seketika membuat raut wajah Aryan terlihat sedikit tak menentu. entah apa yang sebenarnya ada dalam pesan tersebut
Karena memang sebenarnya Tujuan Aryan datang ke Jogja bukan hanya untuk membawa Mika ke tempat-tempat yang dulu biasa dia datangi, melainkan untuk bertemu dengan seseorang yang malam itu menjadi saksi orang tua Mika. Awalnya Aryan Ingin mengajak nikah untuk bertemu dengan orang itu, Namun, Aryan mengurungkan niatnya saat teringat jika Mika masih lupa ingatan.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Saat melihat ada pesan masuk dari seseorang yang sudah aku minta untuk mencari tahu mengenai kecelakaan kedua orang tua menikah 2 tahun yang lalu, Membuatku ingin segera menemuinya. Bagaimana tidak, pasalnya dia mengatakan jika pelaku tabrak lari yang dialami oleh kedua orang tua Mika bernama Liana. Bukankah nama itu Sama persis dengan nama mamaku.
Setelah itu kulajukan cepat mobil itu menuju alamat lokasi yang sudah dikirimkan oleh orang suruhanku. Karena terlalu penasaran, Akupun membawa mobil itu dengan kecepatan yang sangat tinggi. Bahkan aku hanya memerlukan waktu 45 menit untuk sampai di tempat lokasi. Sengaja aku pertemuan kami agak jauh dari hotel supaya Mika tidak bisa apa yang akan kami bicarakan.
__ADS_1
Setelah sudah sampai di restoran tempat janjian, Aku bisa langsung melihat keberadaan orang tersebut. Namun ternyata dia tidak sendiri melainkan bersama dengan seseorang di sampingnya. Entah siapa orang itu. dengan cepat aku keluar dari dalam mobilku dan berjalan setengah berlari masuk ke dalam restoran itu.
Saat sudah sampai di sana tidak lagi banyak basa-basi. aku pun langsung menanyakan para detail mengenai apa yang sudah dia ketahui.
"Bagaimana? Informasi apa saja yang sudah kamu dapatkan mengenai kecelakaan yang di alami oleh kedua istri saya?" tanya Aryan sembari menatap Wawan. Namun, Wawan tak langsung menjawab. Pria itu malah menoleh ke arah temannya.
Wawan langsung memberikannya isyarat agar seseorang yang ada di sampingnya langsung menceritakan kejadian yang dia tau dua tahun yang lalu.
Melihat isyarat dari Wawan. Pria itu mengeluarkan ponselnya lalu menunjukkan sebuah rekaman Video cctv yang dia ambil dari tempat kejadian. Karna memang kebetulan tempat dimana kedua orang tua Mika mengalami kecelakaan, Disana ada sebuah ruko terpasang cctv. Sehingga semua kejadian bisa terekam jelas.
__ADS_1
Berapa terkejutnya Aryan saat melihat Video yang sedang di putar di depannya. "Astaga. Jadi" Aryan menutup mulutnya seakan tak percaya saat menyaksikan rekaman cctv itu.