Ketika Hatimu Tak Lagi Untukku

Ketika Hatimu Tak Lagi Untukku
Kedatangan Aryan


__ADS_3

"Hah! Apa? Menikah?" tanya Mika dengan wajah terkejutnya. bagaimana bisa Adrian mengajaknya untuk menikah. "Iya, menikah. kamu mau kan menikah denganku?" Adrian menatap intens pada Mika. namun, wanita itu menoleh ke lain arah. tak habis pikir dengan apa yang baru saja Adrian katakan padanya.


"Kenapa kamu diam saja, Mika. kamu mau kan nikah sama aku demi Kenzo?" Adrian kembali mengulang pertanyaannya. "Maaf aku gak bisa jawab ini sekarang, Dri" balasnya dan langsung membalikkan tubuhnya.


Mika memutuskan untuk pergi dari sana karna tidak bisa menjawab pertanyaan dari Adrian yang mengajaknya untuk menikah. namun langkahnya terhenti saat mendengar suara Adrian kembali menerpa indra pendengarannya.


"Tanpa kamu menjawab aku sudah tau apa jawabanmu, Mika. kamu masih mencintai Aryan kan?" pertanyaan itu membuat Mika terdiam. tapi Mika tak menjawab, dia hanya diam sejenak lalu kembali melangkahkan kakinya.


Adrian yang melihat Mika seperti itu mengangkat kedua sudut bibirnya. sebenarnya dia mengajak Mika menikah hanyalah pura-pura, karna Adrian hanya ingin memastikan jika jauh di lubuk hati Mika yang paling dalam sebenarnya dia masih ada rasa akan Aryan. sosok yang hingga saat ini masih menjadi suaminya. karna memang hingga detik ini Aryan tidak pernah menjatuhkan kata talak pada Mika, bahkan setiap bulan Aryan selalu memberikan nafkah pada Mika lewat Adrian.


Ya, selama ini Adrian menjaga Mika dan Kenzo hanya untuk Aryan. biarpun terkadang hubungan mereka terjalin sering tidak baik, namun Adrian tetap ingin yang terbaik buat saudara sepupunya. apalagi setelah melihat perjuangan Aryan selama ini membuat Adrian semakin yakin jika memang sejak dulu Aryan mencintai Mika, hanya saja kesalahan Aryan yang sudah membuat mereka harus seperti saat ini.


Bahkan selama ini Adrian selalu berusaha mendapatkan masakan Aryan disaat Mika hamil dan hanya mau makan masakan pria itu. Dan beruntung karna Aryan selalu mau masak untuk Mika saat mendengar jika wanita itu sedang sakit. Walaupun sebenarnya saat itu Mika sedang ngidam karna mengandung anaknya. Bahkan masakan Aryan sempat membuat Mika candu, Mika yang awalnya memiliki alergi seafood malah jadi pencinta seafood semenjak hamil Kenzo.


"Aku tau kalau sebenarnya kalian berdua masih saling cinta. semoga saja suatu hari nanti kalian bisa bersama." batin Adrian sambil tersenyum "Suatu hari nanti akan aku katakan jika Aryan yang paling berjuang saat kamu sedang mengandung Kenzo, Mika" batin Adrian lagi.


Ingatan Adrian kembali pada saat Mika dinyatakan hamil oleh dokter.


FLASHBACK


Saat itu, tepatnya di restoran Dirgantara, Mika sempat jatuh pingsan karna terlaku kelelahan. Dan tepat saat Adrian mau membawanya ke rumah sakit, Aryan datang dan langsung menggendong serta membawa tubuh Mika kedalam mobilnya. Aryan segera membawa Mika ke rumah sakit karna terlalu menghawatirkan keadaan Mika yang wajahnya terlihat sangat pucat.


Adrian yang melihat Aryan membawa Mika ke rumah sakit membuatnya kembali pada pekerjaannya. Namun setengah jam kemudian Aryan justru malah menghubunginya karna ada pekerjaan mendadak yang tidak bisa dia tinggalkan. Oleh karena itu Aryan lebih memilih menghubungi Adrian yang sudah jelas saudara sepupunya dari pada Marvin, Saingan terberatnya.

__ADS_1


Dan tepat saat Mika sudah tersadar, orang pertama yang Mika lihat adalah Adrian, Bukan Aryan. Padahal sebelumnya Mika sempat merasakan kehadiran Aryan disana. "Selamat, sebentar lagi kalian akan menjadi orang tua. Nona Mika positif hamil" ucap dokter sambil tersenyum.


Mendengar itu membuat Mika terkejut. Ternyata dugaannya tentang malam itu benar, Aryan sudah menyentuhnya dan meninggalkan benih di dalam rahimnya. Mika menundukkan wajahnya sedih"Seandainya mas Aryan yang ada disini" batin Mika sambil menoleh pada Adrian yang sudah tersenyum.


Tanpa Mika ketahui ternyata Aryan yang sudah mengantarnya ke tempat ini.


FLASHBACK OFF


Aryan yang melihat Adrian keluar dari ruangan tadi membuat pria itu menarik tangan Adrian. sungguh apa yang Adrian katakan tadi masih menjadi sebuah pertanyaan besar buat Aryan. jika memang Adrian dan Mika sudah menikah sejak lima tahun yang lalu, kenapa selama ini Adrian selalu menerima saat Aryan meminta bantuannya.


"Adrian, kita harus bicara!" Aryan menarik tangan saudara sepupunya. "Bicara saja disini, memangnya apa yang mau kamu bicarakan?" balas Adrian sambil menatap pada Aryan yang sudah menatapnya dengan penuh menyelidik.


"Tidak usah menatapku seperti itu. matamu mau copot" gumam Adrian santai membuat Aryan merasa semakin kesal dibuatnya.


Adrian mengambil nafas dalam lalu membuangnya kasar"Yang kamu dengar tadi apa? Bicaranya lain waktu ya, aku masih banyak urusan. Ditunggu sama mama dan papa" Adrian memutuskan untuk tidak menjawab pertanyaan Aryan. Tapi sungguh Adrian ingin tertawa saat melihat ekspresi Aryan seperti ini. Adrian memang sengaja ingin menguji kesabaran saudara sepupunya yang dulu sudah melakukan kebodohan terbesar.


"Hei, Jangan pergi, Adrian jawab pertanyaan ku dulu" kesal Aryan karna Adrian main pergi tanpa menjawab pertanyaannya. "Lain waktu, aku sibuk dan tidak ada waktu untuk menjawab pertanyaan itu sekarang. Simpan saja rasa penasaranmu itu" balas Adrian dan benar-benar pergi dari sana. Meninggalkan Adrian yang sudah terlihat sangat kesal karna Adrian.


"Ck! Kenapa dia selalu menyebalkan" gumamnya sembari menatap pada Adrian yang sudah menjauh. Hal itu yang sering membuat mereka berdua memiliki hubungan yang tidak baik.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Mika membuka sebuah kotak kecil yang berisi kalung dengan liontin rubi. Sudah hampir sepuluh tahun Mika masih menyimpan kalung itu dengan baik.

__ADS_1


"Maafkan aku, mas. Bukan maksudku ingin menyembunyikan fakta jika Kenzo itu adalah anakmu, darah dagingmu. Hanya saja aku masih belum siap akan hal itu, aku terlalu takut kehilangan Kenzo. Aku takut jika kamu mengetahui soal ini, kamu akan merebut Kenzo dari pelukanku" gumam Mika sambil terus menatap kalung yang dia pegang.


Ya, kalung itu adalah kalung pemberian Tama untuk Eyla saat masih jaman smp. Kalung yang Aryan tinggalkan dengan membawa kesalahpahaman yang berakhir berkepanjangan hingga membuatnya harus melakukan hal bodoh pada Mika.


Tiba-tiba saja perkataan Adrian tadi siang terngiang begitu saja."Kamu benar, dri. Memang aku akui dari lubuk hati yang paling dalam, masih ada sisa rasa untuk mas Aryan. Ternyata di tengah kesibukan ku selama ini aku masih belum bisa sepenuhnya membuang perasaanku." batin Mika lirih.


Tok....Tok....Tok ..


Suara ketukan pintu membuat mengalihkan perhatiannya. Mika berjalan menuju pintu dan membuka pintu kamarnya.


"Ada apa?"


"Maaf, Nona. Ada tamu yang ingin bertemu dengan anda"


"Siapa?"


"Saya tidak tau, Nona. Orang itu tidak menyebutkan namanya. sekarang dia sedang main dengan den Kenzo di ruang tengah. Tapi saya sempat dengar den Kenzo memanggilnya dengan sebutan Daddy, Tapi dia bukan tuan Adrian"


Mendengar itu membuat Mika langsung menuju pada Aryan. wanita itu segera keluar dari sana dengan langkah lebarnya. Dan benar saja saat Mika sudah sampai di atas tangga, dia bisa melihat Kenzo yang sedang bermain penuh tawa bersama dengan Aryan.


"Bagaimana bisa dia tau alamat tempat tinggal ku? Dan apa maksudnya datang ke sini" melihat kedatangan Aryan sungguh rasa takut itu seketika terbesit.. Membuat Mika semakin mempercepat langkahnya.


"Mas, Aryan. Ngapain kamu kesini?" tanya Mika serta menarik Kenzo agar tidak terlalu dekat dengan Aryan"Ada apa denganmu? Aku tidak akan menyakitinya" ujar Aryan saat melihat Mika menarik Kenzo

__ADS_1


__ADS_2