Kisah Kasih Untuk Satria

Kisah Kasih Untuk Satria
Kasih di permalukan


__ADS_3

"Ada apa?" tanya Satria dengan raut wajah dingin tanpa ekspresi.


"Kemarin aku ngeliat kamu, lagi boncengan sama cewek. Apa dia pacarmu?" tanya Cempaka seraya melirik ke arah Kasih.


"Dia istriku," jawab Satria dan membuat Kasih membulatkan kedua bola matanya.


Kasih tak percaya, jika Satria akan mengakui dirinya sebagai istri kepada Cempaka.


"Kamu sudah menikah? Sama siapa?" tanya Cempaka. "Aku gak percaya," ucap Cempaka yang menganggap jawaban Satria hanya sebuah lelucon.


Kasih langsung duduk di kursinya, lalu memastikan ucapan Satria


"Satria, apa kamu akan mengumumkan pernikahan kita?" tanya Kasih dengan nada berbisik.


"Jangan ke ge-eran, mereka gak ada yang percaya kalau kamu itu istriku," jawab Satria dengan nada ketus.


Kasih pun terlihat murung dengan jawaban Satria.


Bel berbunyi, tandanya pelajaran akan di mulai. Nino pun masuk, untuk mengisi mata pelajaran di jam pertama.


Dia masih penasaran dengan ucapan Satria soal pacarnya. Nino harus bertanya langsung pada Kasih, agar dirinya bisa membuktikan soal gosip tentang Amanda.

__ADS_1


Semua siswa terlihat tenang, karena Nino memberikan soal ulangan dadakan.


Nino adalah guru paling tampan dan juga terkiller di sekolah. Dia bisa menjadi manis, lalu seketika bisa menjadi galak.


"Bel istirahat berbunyi, langsung di kumpulkan oleh Kasih." Nino membuat pengumuman. "Kasih, bawa kertas jawaban ke ruangan saya!" Nino memerintahkan Kasih.


"Baik, Pak!" jawab Kasih.


Nino ingin bertanya langsung pada Kasih secara pribadi. Karena saat di rumah, pasti ada Satria yang akan mengganggu pembicaraan nya pada Kasih.


Bel berbunyi, Nino langsung keluar dari ruang kelas. Kemudian Kasih mulai mengumpulkan lembar jawaban.


"Eits, nanti dulu. Aku belum selesai," ucap Cempaka yang menghalangi tangan Kasih yang ingin mengambil kertas jawaban.


"Nanti dulu, mana sini lembar jawaban mu. Aku mau lihat," ucap Cempaka yang langsung mengambil lembar jawaban di tangan Kasih.


"Heh, Cempaka! Kenapa kamu berbuat curang?" tegur Andika yang melihat Cempaka merebut lembar jawaban dari Kasih


"Aku hanya ingin melihat jawaban Kasih, pasti dia tahu semua jawabannya." Cempaka terlihat ketakutan saat Andika menegur nya.


Kemudian Andika langsung berjalan menghampiri Cempaka.

__ADS_1


"Kembalikan!" hardik Andika yang langsung merampas lembar jawaban dari tangan Cempaka.


"Heh, Andika. Kenapa kamu sangat membela Kasih! Ada hubungan apa kamu sama Kasih?' tanya Cempaka dengan nada penuh penekanan.


"Aku adalah pacarnya Kasih, apa kamu belum jelas? Hah!" ucap Andika yang membuat terkejut semua siswa di dalam ruang kelas.


"Apa aku gak salah dengar? Kasih tuh bekas Satria, apa kamu gak jijik bekas orang?" Cibir Cempaka


Kasih terlihat malu, saat Cempaka mempermalukannya di depan teman-temannya.


Kemudian dia langsung mengambil lembar jawaban teman-teman yang lain, lalu berjalan meninggalkan kelas.


"Heh, Kasih! Aku belum selesai..." teriak Cempaka.


Lalu Andika mencengkeram lengan Cempaka. "Sudah aku peringatkan, jangan pernah membahas soal itu di depan Kasih." Andika terlihat menatap tajam ke arah Cempaka.


Cempaka terlihat ketakutan, saat Andika menatapnya tajam. Kemudian Andika menghempaskan tangan Cempaka, hingga membuat tubuh Cempaka jatuh ke bangku.


"Auw..." teriak Cempaka yang merasa kesakitan di bagian lengan dan bokongnya.


Satria hanya terdiam melihat sang istri kecilnya, di permalukan di depan teman-temannya.

__ADS_1


Kemudian dia langsung keluar, dan bermaksud ingin mencari keberadaan Kasih.


Silakan like dan berikan komentar mu guys!


__ADS_2