
Sementara Nino sedang bersama dengan Amanda. Dia ingin meminta jawaban perihal pemeriksaan Amanda kepada Kasih.
Selang beberapa jam menunggu, akhirnya Amanda datang menghampiri Nino yang sedang duduk di depan UGD. Malam ini Amanda di tugaskan di bagian UGD sebagai dokter jaga.
"Maaf, Sayang! Kamu sudah menungguku lama, ya?" tanya Amanda dengan suara merajuk.
"Iya, gak apa-apa. Aku senang menunggu pacarku yang sedang melakukan operasi," jawab Nino. "Iya sudah, kita makan dulu."
Nino langsung mengajak Amanda berjalan keluar area UGD. Mereka akan makan di depan rumah sakit. Karena kantin di rumah sakit sudah tutup semua. Perjalanannya cukup jauh, sekitar lima ratus meter dari ruang UGD.
Sesampainya di area tempat kuliner, Nino langsung memesan makanan untuk mereka. Amanda mencari tempat duduk yang masih kosong.
Setelah Nino memesan, kemudian dia berjalan menghampiri Amanda.
"Manda, ada yang ingin aku bicarakan." Nino menatap serius ke arah Amanda.
__ADS_1
Amanda bingung, karena tak biasanya Nino bersikap serius kepadanya. Selama ini Amanda hanya memanfaatkan Nino, agar bisa masuk kuliah kedokteran. Nino yang membiayai semua pendidikan Amanda. Karena Amanda mempunyai obsesi menjadi dokter.
Nino selalu mengajaknya untuk menikah, namun telah di tolak secara halus oleh Amanda. Dia beralasan ingin melanjutkan kuliah sebagai dokter spesialis.
Amanda bertekad ingin mempunyai klinik sendiri.
Nino adalah pria tampan yang sudah dewasa. Apalagi kariernya cukup cemerlang di dunia pendidikan. Namun hal itu tidak sejalan dengan Amanda.
Amanda ingin mempunyai suami seorang dokter juga. Dan menganggap remeh pekerjaan Nino yang hanya menjadi guru dan wakil kepala sekolah.
Amanda adalah teman semasa SMA, mereka berpisah saat Nino melanjutkan kuliah di luar kota. Sedangkan Amanda harus menempuh kuliah kedokteran.
Selama ini Amanda memang tak pernah menaruh hati pada Nino. Karena dia hanya memanfaatkan keuangan yang diberikan oleh Nino.
Gosip tentang Amanda yang hanya ingin uang dari Nino, memang sudah terdengar oleh Nino sendiri. Hanya saja Nino menganggap angin lalu, karena dia memang sudah menyukai Amanda sejak pertama kali masuk SMA. Cintanya kepada Amanda yang telah membutakan mata Nino. Selama Nino tidak mendengar nya dan menyaksikan sendiri dari Amanda, Nino tak perduli. Kenyataannya hubungan mereka masih terus berjalan hingga tiga tahun.
__ADS_1
Namun anehnya setelah lulus kuliah kedokteran, Amanda tak mau segera di nikahi Nino. Padahal Hendi telah mendesak Nino agar cepat menikah.
"Kamu mau bicara apa?" tanya Amanda sambil membalas tatapan Nino.
"Soal Kasih," jawab Nino dengan raut wajah serius.
"Ada apa dengan, Kasih?" tanya Amanda yang merasa takut jika Kasih telah berbicara dengan Nino tentang perbincangan mereka kemarin.
Amanda hanya ingin mengejek Kasih, karena dia melihat Kasih hanya seorang gadis miskin yang di tinggalkan oleh ayahnya.
Pasti Kasih mempunyai tujuan yang sama, apalagi Kasih sudah di nikahi oleh Satria karena kasus perkosaan. Namun kenyataannya Kasih masih perawan. Apakah niat Kasih hanya ingin menjebak Satria, agar bisa masuk ke keluarga Hendi?
Padahal saat itu Satria benar-benar tidak mengerti, tentang hubungan badan. Karena sebelumnya memang Satria tidak pernah sama sekali menonton adegan dewasa.
Karena setahu Amanda, Hendi adalah pengusaha sukses yang pernah bangkrut di masanya. Lalu kembali bangkit, dan kini memiliki banyak usaha dan juga yayasan di bidang pendidikan.
__ADS_1
Silakan berikan komentar