KU PENDAM CINTAKU

KU PENDAM CINTAKU
12 Gosip tentang kak Dika(2)


__ADS_3

Kami keluar dari tempat makan itu ,kak Dika terus menggandeng tanganku . "hm,ga tau apa hatiku sekarang lagi loncat loncat noh" gumamku . Kami menuju parkiran dan menaiki motor kal Dika ,di dalam perjalanan kak Dika menunjukkan beberapa tempat bagus disaat kami melintasi tempat itu. Sesaat kak Dika menarik tangan ku dan menyuruhku berpegangan di pinggangnya dengan kedua tanganku yang melingkar di sana .


Deg deg deg hati ku tidak karuan


"Pegangan! entar kamu jatuh"titah kak Dika mengelus lembut tanganku uang hendak ingin ku lepaskan .


"mmm,iya kak!" sahut ku dan kini wajahku berada di bahu kak Dika ,seperti sepasang kekasih yang tengah touring dengan sepeda motor nya ,"ha ha ha apa - apaan ini?" gumamku dan tak sadar aku senyum - senyum sendiri dan tanpa ku sadari kak Dika memperhatikan ku dari kaca spion motornya .


"hmm,ada yang bahagia nih!" lirih kak Dikay yang membuat ku malu dan gugup .


Akhirnya kami tiba di hotel dan aku lihat Ardi dengan raut wajah kesalnya menunggu ku di gerbang hotel .


"Hoe , yuk ke office!" ajak ku tanpa menghiraukan ekspresi wajah Ardi.


Ardi mengikuti langkah ku, kak Dika sudah naik duluan menuju ruang office. Aku dan Ardi masih menapaki jalan menuju office tiba - tiba Ardi berhenti dan memegang bahuku dengan kedua tangannya .


"Rin,ada hubungan apa antara kamu dan kak Dika?" tanya Ardi dengan nada sedikit tinggi mengintimidasi ku ,sehingga membuat ku kaget dan wajah ku sedikit sendu akan katanya yang meninggi .


"a,a,aku ga ada hubungan apa - apa sama kak Dika? emangnya kenapa Ar?" tanya ku balik dengan sorot mata tajam ku .


"Aku hanya tak ingin kamu di dekati oleh kak Dika! aku ga ingin kamu tersakiti di akhir waktu nanti,karena kak Dika!" Ucapan Ardi menggantung ,karena sosok kak Andra muncul tiba. - tiba dari belakang kami .

__ADS_1


"Hey,sedang apa kalian disini? ayo kembali ke tempat kalian! waktu istirahat sudah usai ,nanti kalian bisa ngobrol lagi setelah pulang training !" Ucap kak Dika menghentikan perdebatan kami .


"eh,kak Andra ,maaf ! kami hanya membicarakan tentang sekolah kami!" ucapku beralasan .


"kamu harus jelasin nanti semuanya!" hardik ku di telinga Ardi dan Ardi bergidik ngeri mendengar ucapan ku yang penuh penekanan .


Kami pun segera menuju office ,disana lak Dika dan kak Tika sudah menunggu kedatangan kami . Mereka akan mengajarkan kami cara memberi welcome drink saat tamu sudah berada di office dan cara mengalungkan kalung bunga kepada para tamu . Di saat kak Sika sibuk dengan Ardi ,tiba - tiba kak Tika mengajak ku menjauh dari mereka .


"Rin,tadi kami istirahat bareng Dika?" tanya kak Tika yang kini menatapku sendu


"Iya kak,adi kak Dika ajak aku ke tempat makan y!" jawab ku santai


"apa sih maksud pertanyaan kak Tika? " gumam ku dalam hati ,namun aku berusaha menepis pikiran negativ ku .


"Emang kenapa kak?" tanya ku seolah - olah aku adalah gadis polos yang tidak tau apa - apa .


Sejujurnya,aku masih kepikiran akan ucapan kak Dion dan Ardi ada gosip tentang kak Sika yang belum aku ketahui semuanya .Namun aku akan menanyakan kepada Ardi nanti saat di tempat kos .


"Kakak,saranin ! sebelum kamu menyesal ,lebih baik kamu atur jarak dengannya! bukannya kakak cemburu atau melarang kamu .Namun kak Dika terkenal playboy ia selalu mendekati anak training untuk di jadikan pacar sementara oleh nya. Setelah gadis itu selesai training ,maka Dika akan memutuskan hubungan dengan gadis itu tanpa rasa bersalah karena sudah merusak gadis itu. Kakak hanya mendengar dari pengakuan anak training sebelumnya ,mereka bercerita kepada kakak ! entah itu benar atau tidaknya .Namun kamu harus tetap berhati - hati jangan sampai kemakan rayuan dan perhatian dari Dika "


Kak Tika menjelaskan panjang nlebar kepadaku ,dia hanya tidak ingin aku menjadi korban selanjutnya .

__ADS_1


" Kakak lihat dari awal ,Dika ingin mendekati mu namun kakak tidak berani memastikan apakah Dika ingin benar - benar mendekati mu atau hanya sebagai cewek mainannya selama training disini .Dika sudah memiliki pacar,dia sudah menjalin hubungan selama 4tahun namun Dika tidak begitu mencintai wanita itu . Dika tetap saja akan mengejar - ngejar anak training ,dengan segala caranya ,apa lagi Dika memiliki wajah yang berkarisma dengan senyum manisnya yang mampu membuat para wanita menginginkannya ." lirih kak Tika dengan nada pelan,supaya tidak terdengar oleh kak Dika .


"Apakah termasuk kak Tika? ha ha ha" tanya ku menyelidiki


"iya itu benar! dulu kakak sempat terpesona akan wajah dan senyumnya ,sempat tertarik karena ia selalu memberi perhatian lembut .Namun semua itu sirna ketika kakak melihat dia membonceng wanita lain yang tak lain adalah pacar resminya."


"oh,jadi begitu Terimakasih sudah memperingati Ririn kak!" Dengan senyum yang ku paksakan ,akhirnya kami melanjutkan kegiatan kembali .


Jujur saja ,saat ini nyali ku menciut setelah mendengar gosip tentang kak Dika ,ya aku takut jika suatu saat nanti kak Dika mampu mendekati dan memiliki hati ku . Aku ha bisa ngebayangin jika mahkota ku di renggut oleh nya disaat belum menikah .Aku tak ingin itu terjadi .Aku harus atur jarak dan tidak memberi harapan apa pun .


Waktu terus berjalan begitu cepat ,tidak terasa saatnya kami pulang dan Ardi selalu menemani ku .Entah itu hanya sebatas teman atau dia suka sama aku,aku tak taun itu biarlah waktu yang akan menjawab semuanya . Yang aku ingin kan sekarang ,aku hanya ingin fokus training supaya mendapat nilai bagus dan nantinya akan memudahkan ku untuk mencari pekerjaan .


Tiba di tempat kos aku segera membersihkan tubuhku ke kamar mandi,setelah selesai aku sudah beres dengan pakaianku lalu aku keluar dari kamar mandi . Betapa terkejutnya aku ketika melihat sosok pria yang sudah mencuri hati ku kini duduk di gazebo depan dengan pakaian santainya dan kacamata hitam bertandang dihidung nya .


"Aku sudah tau gosip tentang mi kak Dika! tetapi kenapa aku masih saja tertarik akan dirimu ?" gumamku sendiri yang kini posisiku berada di balik pintu . Aku segera menghampirinya dan menyapa nya .


"hai,kak Dika ada perlu apa?" tanya ku tanpa jeda


"eh ,Rin maaf mengganggu! kakak mau ajak kamu ke pantai mau?" tanya nya penuh harap


"mmm,maaf kak ! Ririn mau istirahat dulu ,nanti kalo semua teman Ririn sudah kumpul kita ke pantai bareng biar rame!" usul ku memberi alasan ,aku juga takut jika sering jalan berdua takut ada orang ketiga ,yaitu setan yang akan memberi pengaruh buruk pada kami .Jujur aku masih takut akan gosip yang tadi aku dengar ,aku harus sering membuat alasan agar tidak sering jalan berdua demi kebaikan dan masa depanku juga .

__ADS_1


__ADS_2