KU PENDAM CINTAKU

KU PENDAM CINTAKU
45. Keberangkatan Ririn


__ADS_3

Siang berganti sore,kini waktunya Intan dan Andre berangkat ke kota A tempatnya bekerja,


butuh waktu 2 jam untuk menempuh tempat mereka, sesampainya di tempat kos Intan, Andre menurunkan barang bawaan Intan dan membantunya membawa barang tersebut.


"Sayang ,aku mau langsung ke apartemen saja ya ! nanti sore aku jemput untuk makan malam di cafe ku!" ucap Andre berpamitan kepada kekasihnya setelah meletakkan barang bawaan Intan. Andre tinggal di apartemen milik Papanya ,disana ada 2 kamar tidur! 1 untuknya dan 1 lagi untuk Santi adiknya (teman Ririn).


"Ga masuk dulu sayang? minum gitu?" tanya Intan menawarkan minuman.


"Ga ,nanti aja sekalian ! ada urusan di cafe dan aku harus segera kesana!" jawab Andre sedikit terburu. Sebenarnya Andre bekerja di cafe nya sendiri ,karena sejak usai kuliah dia mendapatkan pinjaman modal dari Papanya untuk membuka cafe. Sebenarnya Papa Andre bisa saja membelikan Restoran untuk Andre,namun Andre menolak secara halus. ia ingin membuka usaha cafe sendiri tanpa campur tangan Papanya dan pinjaman modal itu sudah Andre lunasi .


"Ya hati - hati! sudah kayak kak Eka saja sayang?" seru Intan jengah,karena Andre dan kakak Eka sama saja, sama - sama sibuk di cafe. Eka sejak selesai kuliah ,ia bekerja di hotel,lalu ia membuka usaha awalnya cafe kecil yang modalnya dari hasil kerja kerasnya di hotel dan di bantu sedikit oleh Ayahnya. Kini Eka sudah memiliki apartemen ,cafe dan restoran yang ia beri nama Eka de Oka cafe dan Eka de Oka restauran.


"Kan jurusannya sama sayang 😊 cup!" Andre mendaratkan kecupan di kening Intan, ya hanya sebatas kecupan sudah biasa bagi pasangan kekasih itu.


Sebulan sudah berlalu, besok adalah hari keberangkatan Ririn ke Negara A. Eka dan Intan sudah dalam perjalanan menuju rumah, mereka akan mengantar Ririn ke Bandara besok pagi. Mereka sengaja berkumpul di rumah untuk memberi support kepada Ririn supaya disana dia bisa kuat dan tegar, tidak mudah bergaul dengan orang yang baru di kenalnya. Banyak wejangan dari Ayah,Ibu,kak Eka dan Kak Intan.


Mereka sangat menyayangi Ririn ,karena bagi mereka Ririn masih menjadi gadis kecil mereka yang manja. Maka dari itu mereka harus menguatkan Ririn , Intan sibuk membantu Ririn berkemas ,memasukkan barang - barang penting berupa dokumen,pasport ,ATM, bisa dll. Sedangkan Ibu ,beliau sudah menyiapkan sedikit bekal makanan khas Indonesia yang akan Ririn rindukan nantinya.


Serundeng,abon ayam ,abon ikan sudah di kemas. Kini tinggal pakaian saja, Ririn mengemas pakaiannya sendiri ,setelah semua serasa beres dan lengkap mereka berkumpul di ruang tamu ,karena sebelum berkemas mereka sudah menikmati makan malam. Saat mereka tengah berbincang , saat itu juga hp Eka berdering ,lalu ia melihatnya ! disana terlihat foto Fransisca ,wanita yang sudah menjadi istrinya yang sekarang sangat ia rindukan. Eka menggeser layar dan menjawab panggilan video tersebut.


"Hay honey, how are you? I miss you 😘!" Sapa Eka dari layar hapenya yang membuat Ririn gemes melihat ke bucinan sang kakak.


"Hey baby, I am ok! how about you and family? best regard from my family! 😘" ucap Fransisca di layar hp nya.


" all is well 🙏 , tomorrow Ririn Will fly to country A, so I should drop her to Bandara with Intan ,Ayah and Ibu.


"Really? let me know the address! 😊🙏


" Ok ,i Will ask to Ririn than i'll send to you !😉


"Ok ,thank you baby 😘 I Miss you 😘 take a good car for your self! don't forget you ia mine. 😊😘😘bye 🖐️

__ADS_1


Sambungan video berakhir ,karena Fransisca begitu sibuk mengurus perusahaan papanya disana, ia akan mengajari Bryan hingga bisa dan mampu ia lepas untuk memegang kendali perusahaan papanya. Bagaimanapun juga Fransisca sudah menjadi istri Eka ,ia ingin berada dekat dengan suaminya. Maka dari itu dia mengharuskan Bryan supaya mampu mengikuti apa yang ia ajarkan tentunya untuk masa depannya juga kelak. Karena anak lelaki lah yang mempunyai hak besar dalam melanjutkan usaha orang tuanya.


Ririn tidur di kamarnya Ibu dan Intan pun ikut tidur disana, sebelum Ririn berangkat mereka bertiga ingin tidur bersama seperti waktu kecil dulu. Ririn memeluk erat Ibunya ,hal serupa dilakukan oleh Intan ,karena posisi sang Ibu saat ini berada di tengah terhimpit diantara Ririn. dan Intan.


Ibu mengelus lembut kepala kedua putrinya yang sudah tumbuh dewasa dan mungkin sebentar lagi mereka akan meninggalkan Ayah dan Ibunya untuk menikah bersama pria yang mereka cintai nantinya. Malam semakin larut ,mereka sudah tertidur pulas. Samar - samar terdengar dering hp dari meja yang berada di kamar Ririn, lalu Ririn mengerjakan matanya dan mengalihkan pandangan mencari dering dari benda pilihnya. Lalu ia melihat siapa uang menghubunginya.


"Bryan?" gumam Ririn, lalu ia keluar dari kamarnya sebelum menjawab panggilan tersebut ,supaya tidak mengganggu tidur Ibu dan Kak Intannya.


Ririn : hallo Bru ?"


Bryan : hello Rin ,how are you? I Miss you!


Ririn: hemm, but me no ,ha ha


Bryan: are you sure?


Ririn: yes I am sure ha ha


Ririn: yes I Miss you too


Bryan: ooh ,thanks my girl ,your words make me happy to hear.


Ririn: ada apa ,malam malam nelpon aku ,bilang kangen lah ,bilang gadisku lah ,emang kapan kita jadian? hmmm


Bryan: i thing i was told you and say I love you at hotel , do you remember it?


Ririn: hmmm, no I am never hear you told like that.


Bryan : Ririn ,I love you ,I Miss you so much my girl cup. may you to be my girl friend.


Ririn: what ? I can't hear you ,what you talking about? hmmm

__ADS_1


Bryan : Ririn Tria Pratiwi I love yooouuuu I Miss youuuuuu ,may you be my girl friend.


Ririn: Sorry Bru i just joke ,i hear all what you told to me. but please give me a time, and i want you told me front of me not by phone. but for now we do this relationship like now.


Really I need a time please.


Bryan : ok ,i Will always wait you.


Ririn: thank for understanding of me


Bryan: Rin , besok kamu berangkat ke Negara A? jaga diri baik - baik ,tunggu aku disana


Ririn: ya ,aku berangkat besok . Aku akan menunggumu disana dan aku yakin kamu tidak akan menemukan ku disana hmm


Bryan: Ohhh I am Bryan Bradero I Will found you ha ha.


Ririn: ok I trust you! I Will wait you, sekarang aku mau tidur Bry, sudah ya telpon nya.


Bryan : uups sorry ,Aku lupa disana sekarang sudah malam sorry darling, good night cup


Ririn: bye ,don't be cup cup more haha


Bryan: Ririn cup cup cup cup cup


Panggilan mereka berakhir,Ririn sedikit berbinar setelah bercakap melalui ponselnya dengan Bryan. Mereka memang belum ada hubungan apapun,namun Bryan selalu menunjukkan keseriusannya namun Ririn tak pernah menanggapi ,karena ia tak ingin kecewa untuk yang ke 2 kalinya. Maka dari itu ia ingin melihat keseriusan Bryan sebelum menerimanya menjadi kekasih Ririn.


Tanpa Ririn sadari ,Eka masih duduk di ruang tamu ,memang tak terlihat oleh Ririn ,karena lampu sudah di matikan. Awalnya Eka hendak pergi ke kamarnya, saat ia bangkit dari duduknya,ia melihat sekelebat bayangan wanita ,awalnya ia pikir itu roh halus. Namun ia kembali memperhatikan bayangan itu, ternyata itu adalah Ririn yang berjalan mengendap - endap dengan rambutnya yang tergerai. Eka sengaja tidak mengeluarkan suaranya ,supaya ia tau apa yang akan dilakukan oleh adiknya.


Maaf tidak ada visualnya 😊 Karena syarat karya kontrak tidak boleh mempublikasikan visual di karyanya. Happy reading dan berimajinasi sesuai visual yang kalian inginkan.


Betapa terkejutnya Eka saat Ririn menyebut nama Bry ,lalu semakin fokus mendengarkan obrolan Ririn dan Ririn sempat menyebut nama Bryan, itu artinya kini Ririn tengah berbincang dengan Bryan yang tak lain adalah adik ipar Eka. Eka mendengar perbincangan itu hingga usai, sampai Ririn kembali ke kamarnya ,lalu Eka pun beranjak dari sofa menuju kamarnya.

__ADS_1


__ADS_2