
"Selamat menikmati hidangan! semoga para hadirin masih setia menunggu acara selanjutnya". MC kembali membacakan tuntutan acara yang tersisa.
"30 menit lagi kita akan adakan dansa ,eiiits bukan sekedar berdansa saja. Namun di acara special ini ke dua mempelai ingin membuat acara dansa jadi semakin seru! Dimana nanti setelah 10menit ,pasangan dansa akan bertukar pasangan selama 3x lalu kembali kepada pasangan semula, penasaran kan???? maka dari itu silahkan kita nikmati dulu hidangan yang sudah di sediakan sebelah sana!" Ucap sang MC memberi arahan dan di sambut dengan riuh tepuk tangan dari para tamu yang hadir disana.
Bryan celingak celinguk mencari keberadaan Ririn, ia mengelilingi tempat acara dan nampak sekilas sosok Ririn di bangku taman. Segera Bryan mendekat ke arah Ririn ,lalu duduk di depan Ririn yang terbatas oleh meja bundar.
"Rin kamu tidak makan?" tasnya Bryan dengan Bahasanya yang kurang pasif
"Nanti dulu,belum lapar! kamu sudah makan Bry?" tanya Ririn kembali , Ririn dan Bryan sudah bertemu dari 3hari yang lalu, jadi mereka sudah saling mengenal dan tentunya sudah sering mengobrol saat pertemuan keluarga. Apalagi Bryan adalah pria yang supel,friendly jadi gampang baginya untuk beradaptasi dan berteman dengan siapapun.
"Nanti kamu sakit jika terlambat makan! kita makan bersama yuk!" ajak Bryan kini ia sudah bangun dari tempat duduknya lalu menyambar tangan Ririn agar bangun juga untuk mencari makan. Namun Ririn menarik pelan tangannya dari genggaman Bryan sehingga Bryan mengerutkan keningnya.
"Why?" tanya Bryan ,dia heran melihat Ririn yang sekarang tiba tiba menjadi pendiam,padahal sejak pertemuan pertama keluarganya Ririn lah yang paling bersemangat.
" Aku ga lapar!" sahut Ririn yang masih menampakkan wajah sendunya.
"Ok ,i know !". Bryan pun pergi meninggalkan Ririn disana, memberikan waktu. untuk sendiri, lalu Bryan pergi mengambil makanan dan minuman dengan porsi untuk 2 orang. Setelah mendapatkan makanan dan minuman yang ia sukai ,ia pun kembali menuju taman dan duduk di hadapan Ririn.
"Aaaakkk, open your mouth !" ucap Bryan lembut, tangannya sudah memegang sendok yang terisi makanan ,hendak menyuapi Ririn.
"Oh, no ! I can do by my self Bry!" ucap Ririn yang kini wajahnya memerah karena mendapat perlakuan seperti anak kecil dari Bryan ,orang yang baru 3 hari ia kenal.
__ADS_1
"No! buka mulutmu ,biar aku yang suapi!" kinisendok itu sudah berada tepat di depan mulut Ririn, sehingga Ririn tak kuasa menolak ,ia pun membuka mulutnya.
"Ha ha ha, gitu dong!" Bryan sangat senang bisa menyuapi Ririn, ia pun memasukkan makanan ke mulutnya secara bergantian sambil menyuapi Ririn ,tak terasa makanan itu sudah habis oleh mereka berdua.
"yaaa habis ! ha ha ha!" seru Ririn yang sekarang sudah bisa tertawa ,karena Bryan mampu membuat kesedihannya tadi meredup.
"Do you want more?" tanya Bryan kepada Ririn , tentunya dengan nada suara yang lemah lembut.
"No, thanks! that's enough Bry !" sahut Ririn tak lupa ia menampakkan seutas senyumnya.
"Gitu dong ,smile ! don't be sad, you are beautiful girls, you should happy!" ucap Bryan yang kini tengah mengusap lembut tangan Ririn.
"Bryan kenapa baik banget? apa memang dia seperti itu ke teman temannya? atau?" Ririn bergumam memikirkan kelakuan Brayan kepadanya.
"Aku ga bisa dansa Bry , I have no boy friend !" jawab Ririn.
"All right , so we can dance together !" kembali Bryan bertanya pada Ririn,sorot matanya menyiratkan harapan besar supaya Ririn menerima ajakannya.
" ok ! I will try , tapi jangan ketawain aku ya!" titah Ririn.
Banyak pasangan yang sudah berkumpul dan mencari tempat untuk mereka berdansa. Dimana disana sudah ada kedua mempelai
__ADS_1
Eka & Fransisca. Papa & Mama Fransiska,
Intan & Andre,Ibu &Ayah Ririn, Ririn &Bryan juga masih banyak pasangan lainnya.
Awalnya Dika menolak ajakan Hana untuk berdansa,namun setelah melihat Ririn dan pria lain (Bryan) lalu Dika menerima ajakan Hana dan berharap saat pertukaran pasangan nanti, Dika bisa bertemu dan berdansa dengan Ririn. Music sudah mulai di putar para pasangan sudah mengambil alih dan berdansa dengan meniru alunan music yang di putar.
Alunan Music mengiringi gerakan dansa , 9 menit sudah berlalu ,setiap pasangan bersiap akan bertukar pasangan. Kini Fransisca &Ayah mertua, Ririn &kak Eka, Intan& Bryan, Andre &Ibu Ririn, Hana & Dino dan masih banyak pasangan lainnya yang sudah bertukar pasangan.
Music kembali berlantun, semua pasangan kembali berdansa. Kemudian kembali bertukar pasangan setelah 10 menit. Ririn&Dika, Hana&Eka,Fransisca&Bryan, Intan&Doni dan yang lainnya pun sudah bertukar pasangan. Detak jantung Ririn berdetak begitu cepat ,karena sekarang ia tengah berdansa dengan pria yang dulu sempat menjadi kekasihnya. Meski sudah mengakhiri hubungan, tak bisa dipungkiri jika mereka masih memiliki rasa,rasa yang pernah ada.
Selama berdansa, Dika tak melepaskan pandangannya dari wajah Ririn. Dika menatap lekat manik mata Ririn,mereka memiliki rasa rindu yang sama ,meski rindu itu salah. Mereka juga saling menyalurkan rasa nyaman diantara tautan jari mereka. "Kamu merindukan ku?" tanya Dika disela dansa mereka ,yang membuat Ririn mengalihkan pandangannya ke arah lain.
"Tidak,aku tidak merindukanmu! jujur! rasa itu masih ada ,namun aku sudah merelakan mu bersamanya." sahut Ririn ,yang kini tengah berusaha melonggarkan tangan Dika yang melingkar di pinggulnya.
"Aku sangat merindukanmu, aku tau ini salah! namun rasa rinduku tak mampu membohongiku. Maaf!" lirih Dika, dengan suara seraknya,ia sempat meneteskan air matanya tatkala bertukar pasangan dan mendapatkan Ririn menjadi pasangan dansanya.
"Sudahlah,hubungan ini sudah berakhir ,jadi jangan pernah membahasnya lagi ,tolong! jadikan cerita kita hanya sebagai kenangan saja!" pinta Ririn ,yang tak mau membahasa apapun tentang perasaannya ,karena ia tak ingin membuat Hana salah paham nantinya.
Pertukaran terakhir ,setiap pasangan kembali menjemput pasangannya semula ,lalu melanjutkan sisa alunan music yang berputar. Setelah usai mereka kembali ke tempat duduk masing masing. Ririn dan Bryan duduk bersebelahan mereka terlihat serasi di mata orang lain , namun sebenarnya mereka tak ada hubungan apa apa.
Setelah acara selesai ,para tamu berpamitan dan hendak menuju rumah mereka masing masing. Dika pun berpamitan kepada Eka ,Ririn dan ke dua orang tua Ririn. Hana membiarkan Dika berpamitan dengan keluarga Eka,bagaimanapun Dika pernah dekat dengan keluarga itu. Hana tak ingin terlihat egois Dimata suaminya.
__ADS_1
Jangan lupa mampir juga di Novel ku yang berjudul "Pacarku bukan jodohku".
"