KU PENDAM CINTAKU

KU PENDAM CINTAKU
63. Permintaan Dika


__ADS_3

Mereka bertiga berbincang


Sebentar ,sementara papa dan mamanya sudah pergi mengambil mobil di parkiran hotel. Hana terus saja menggenggam tangan Dika ,ia ingin menunjukkan kepada Ririn bahwa mereka sudah bahagia bersama.


Baik Dika maupun Ririn ,mereka berbincang seperti biasa namun tak jarang manik mata mereka saling beradu menampakkan gurat kerinduan di antara keduanya. Namun mereka berdua sudah sepakat tidak ingin menyakiti salah satu diantara mereka.


. "Mereka sudah bahagia ,kini saatnya aku harus bener - bener ikhlas melepaskan Dika , dan menatap masa depanku! biarkan Dika menjadi kenangan dalam cerita hidupku ! karena dia cinta pertamaku ,sangat sulit bagiku untuk melupakannya dengan waktu yang singkat." berbicara sendiri dalam diam, ia hanya menampakkan senyumnya melihat pasangan suami istri yang tengah bahagia itu di depan matanya kini.


Setelah berbincang dan bertukar no ponsel, kini Hana dan Dika berpamitan. mereka sudah di tunggu oleh orang tua Hana di parkiran.


Dika yang hanya tersenyum dan menganggukkan kepala saat berpamitan kepada Ririn. Jujur ! Dika sebenarnya ingin berbicara dari hati ke hati namun ia menjaga perasaan wanita yang sudah menjadi istri sahnya itu. Seperti kata Ririn ,ia harus bertanggung jawab akan istrinya itu.


Sepeninggalan Dika dan Hana ,Ririn kembali melanjutkan tugasnya yang sempat tertunda tadi.


" Heningnya malam menghembuskan angin yang mampu mendinginkan tubuh. Cahaya rembulan mampu menerangi langit yang menggelap. Sinar bintang menghiasi awan yang menghitam "


Begitu juga dengan hati Ririn dan Dika. Pertemuan mereka tadi mampu mengobati rindu keduanya setelah 4bulan terakhir bertemu.


Sekalinya bertemu ,mereka terlihat canggung, meski rindu terobati namun ada goresan kecewa yang mereka rasakan di hati masing - masing. Dika yang melihat Ririn sudah move on darinya ,membuat Dika harus merelakan Ririn bahagia bersama pria lain.


Sedangkan Ririn melihat Dika sudah bahagia bersama istrinya.


Terkadang mencintai tidak harus memiliki!


mencintai terkadang membuat kita sakit.


mencintai dalam diam dan memendam cinta , menyembunyikan rasa dan juga menyelipkan ke khawatiran itulah yang dinamakan ikatan batin. Karena mereka mampu merasakan hal yang sama meski tak hidup bersama.


Kini Ririn meneteskan air matanya ,setelah melihat Dika sang mantan kekasih yang sudah bahagia. Perlahan ia menorehkan tinta. di buku hariannya, sembari mengingat setiap kenangan bersama Dika waktu itu.


Saat akan membaca novel, ponsel Ririn bergetar dari nada deringnya itu dia sudah tau ,bahwa ada yang menghubunginya melalui panggilan video. Segera ia lihat layar ponselnya ,lalu menggeser nya untuk menjawab panggilan video itu setelah ia tau siapa yang menghubunginya.

__ADS_1


Terlihat di layar ponsel seberang Ibu dan Ayahnya menampakkan wajah berbinar karena melihat wajah putri bungsunya.


Mereka mengobrol melalui panggilan video itu, ada rasa rindu yang menggebu diantara ke tiga orang itu ( Ibu,Ayah,Ririn) . Orang tua Ririn merasa lega karena Ririn baik - baik saja dan panggilan pun berakhir dengan saling melambaikan tangan mereka.


Saat hendak bersandar di kepala ranjang dan ingin melanjutkan membaca novel di aplikasi NOVELTOON, kembali ponselnya berdering pertanda ada chat masuk. ia pun membuka chat itu.


Bryan : hey mu girl what are you doing?


tanya Bryan dalam obrolan chat tersebut.


Ririn: not good , dia ada disini bersama istrinya . melihat mereka membuat bit hurt di hatiku.


jawab Ririn dalam chat nya yang membuat Bryan semakin penasaran dan mengalihkan chat menjadi panggilan telepon.


📲 what you talking about? then? who is them?". tanya Bryan dari panggilan telepon itu


📱my x boyfriend with him wife. jujur awalnya aku sangat merindukannya ,setelah melihat mereka begitu bahagia ,rasa sedih itu muncul . Namun aku tidak ingin egois! sekarang aku benar - benar sudah mengiklaskanya bersama wanita yang menjadi istrinya sekarang.


jawaban Ririn membuat Bryan tersenyum lalu ia memberi semangat kepada wanita yang ia cintai itu.


kini Bryan berbicara serius dengan Ririn ,ia akan menembak Ririn saat hari ulang tahunnya.


📱you always joke me Bryan, ha ha .


Ririn masih saja menganggap bahwa Bryan bercanda,namun sejujurnya hati Ririn sudah sedikit terbuka untuk Bryan. hanya ingin menunggu keseriusan Bryan saja.


📲 trust me Rin! .


Setelah lama berbincang di ponsel,kini panggilan mereka sudah berakhir dan Ririn kembali melanjutkan membaca Novel yang ia sukai di aplikasi itu.


Di apartemen tinggallah Hana dan Dika ,sedangkan orang tua Hana sudah keluar berkunjung ke kolega bisnisnya yang ada di Negara tersebut. Di dalam kamar Hana sibuk mempersiapkan gaun dan tas beserta aksesorisnya yang akan ia kenakan besok ,sedangkan Dika ,ia masih berpikir bagaimana caranya untuk mengutarakan keinginannya kepada istrinya itu.

__ADS_1


"Han, boleh aku minta sesuatu?" tanya Dika perlahan ,ia sedikit ragu akan permintaannya ini ,namun ia beranikan diri untuk mencoba ,jika tidak mencoba maka ia takkan tau jawabannya.


"Hmm, kenapa beb?" tanya Hana yang masih sibuk merapikan gaunnya untuk besok


"kita kan disini sambil liburan, bolehkah aku minta satu permintaan saja ?" tanya Dika yang tak ingin membuat istrinya kecewa.


"Hmmm apa beb? bilang aja!" jawab Hana yang kini sudah mendekat ke arah suaminya.


"hmmm anu .boleh kah aku membeli sesuatu sebagai hadiah di hari ulang tahun Ririn 3hari lagi? untuk yang terakhir kalinya!". ucap Dika pelan ,ia menarik tangan Hana untuk mendekat dan duduk tepat di sebelahnya.


"Ini memang terlihat egois! namun aku ingin memberikan hadiah terakhir untuknya dan juga ingin kita berteman baik dengannya. meski hubungan kami sudah berakhir ,tidak ada salahnya jika kita menjali. hubungan pertemanan dengannya. terlebih kamu dan Eka juga berteman." pinta Dika mengutarakan keinginannya,ia merangkul bahu istrinya untuk memberi kenyamanan dan membuat istrinya tenang.


"Jujur beb, hati ku tak nyaman saat kita bertemu dengannya di hotel! ada rasa khawatir di lubuk hatiku ,namun aku menepisnya karena Ririn adalah adik dari temanku dan juga rasanya tak mungkin Ririn akan merebut mu dari ku! karena ia wanita baik - baik tidak seperti Gita." lirih Hana ia pun mengutarakan perasaannya kepada suaminya ,agar suaminya mengerti akan perasaannya.


" aku paham akan ke khawatiran mu! maka dari itu aku ajukan permintaan kepadamu dan kita yang akan memberikannya bukan aku! aku ingin kamu dan dia berteman supaya kalian merasa nyaman saat bertemu tanpa ada rasa cemburu dan khawatir." dial menjelaskan permintaan dan keinginannya.


"Kita? maksud kamu beb?" tanya Hana menyelidiki dan kurang paham akan kata. kita yang terucap oleh suaminya.


"ia aku ingin memberikan hadiah terakhir untuk Ririn ,tapi kita yang berikan bukan aku saja!" jawab Dika sembari memberi kecupan sekilas di bibir istrinya.


"ini permintaanku yang terakhir untuk ulang tahun Ririn! kita sudah bahagia dan aku ingin dia juga bisa bahagia bersama lelaki pilihannya, jadi tidak perlu khawatir ! aku tidak akan mendekati Ririn untuk menjalin kasih bersamanya namun aku akan mendekatkan kamu bersama Ririn tuk menjadi teman." ucap Dika kembali memberi penjelasan kepada istrinya supaya tidak ada salah paham.


"hmm, baiklah kali ini aku turuti permintaanmu beb! setelah itu kamu harus menuruti permintaanku juga!" Hana akan melakukan apa yang diminta oleh suaminya dan dia pun memiliki satu permintaan untuk suaminya.


"Apa itu Han?" tanya Dika penasaran,ia memicingkan matanya mencari tau apa sebenarnya permintaan istrinya nanti.


"hmmm ada deh! nanti setelah balik dari Negara ini, aku akan kasi tau kamu beb!" sahut Hana dengan tawa kecilnya.


"Hmmm, sudah bikin penasaran aja!" keluh Dika ,kini Dika menggelitik perut Hana uang membuat Hana tertawa geli dan berasa ingin kencing di celana karena ulah suaminya.


"stop beb stop! geli ah, aku pingin pipis beb!" keluh Hana yang masih menahan rasa geli karena gelitikan suaminya itu.

__ADS_1


Sedikit lama mereka bercanda dan akhirnya mereka berhenti setelah merasa lelah, dan mereka makan malam di apartemen dengan menu makanan yang tadi sempat mereka pesan melalui online.


Nb: Rasa cinta itu akan tumbuh seiring berjalannya waktu ,perlahan akan berbunga dan akan menjadi indah jika keduanya saling menghargai dan memberi waktu.


__ADS_2