
Pagi telah tiba ,pagi telah tiba , hore hore hore, Itulah lagu yang ku lantunkan saat mandi agar tidak terasa dingin. Pagi yang cerah secerah hatiku saat ini , tentu saja aku harus semangat ,karena hari ini adalah Hari pertama training di hotel ini. Aku harus mempersiapkan penampilan dan juga bisa menjaga sikap ku nanti saat di hotel .
Karena, tidak suka dandan yang ribet ,maka aku lah yang pertama selesai .Sedangkan es Anik dan Santi masih sibuk memoles make - up di wajahnya ( cream,bedak,lipstik) .Aku memang tidak suka meng apli itu semua di wajahku,mungkin belum saatnya aku berdandan karena aku hanyalah siswa SMK . Setelah lama menunggu ,akhirnya mereka selesai juga .
"huh,kalian lama banget mau training atau mau ngedate? " tanya ku kesal
"ya dua duanya dong ,ha ha ha!" sahut mereka kompak
"Maksud kalian?" tanya ku penasaran akan tingkah mereka berdua .
" Training juga ngedate sama kak Dika,kan hari ini dia yang akan handle kita pertama!" seru mereka memberi penjelasan dan aku yak tau jika kak Dika lah yang akan menghandle kami di awal training .
Kami berenam berjalan menuju hotel,karena jarak hotel dan tempat kos hanya 10 menit dengan berjalan kaki ,kami selalu bersenda gurau dan akan berhenti saat kami tiba di pos satpam . Setelah kami tiba ,kami di sambut oleh satpam yang berjaga pagi dan menyuruh kami menunggu senior yang akan mengantar kami berkeliling hotel . Tak lama kemudian kak Andra lah yang datang bukan kak Dika .
kak Andra ga kalah tampan dari kak Dika,namun kak Andra terlihat sedikit galak karena memang paras wajahnya seperti itu bawaan dari lahir kali ha ha ha.
Kak Andra menyapa kami dan mengarahkan kami untuk mengikuti nya ,karena hari ini kami akan d ajak berkeliling hotel dan mengenali staf staf di setiap Departemen dan kak Andra juga menunjukkan setiap ruangan dan memberi tau kami nama dan kegunaan ruangan yang di tunjukkan itu .
"maaf kak Andra,kok kakak yang handle kami? bukannya kak Dika?" tanya Santi tanpa rasa malu nya dan tetap menampilkan senyum alay nya .
"oh ,itu karena hari ini kak Dika masih sibuk handle tamu grup yang datang hari ini,maka dari itu dia menyuruh Kakak menghandle kalian!" jawab kak Andra tanpa rasa curiga sedikit pun
__ADS_1
"oh ya tolong sebutin nama kalian satu persatu !" titah kak Andre yang kini sudah siap akan mengingat nama kami .
"Aku Ririn"
"Aku Santi"
"Aku Anik"
"Aku Ardi,Pandu ,Wijaya" Kami menyebut nama kami dan sangat mudah diingat oleh kak Andra .
Kak Andra diam diam mencuri pandang ke arah Anik,aku tau itu saat aku melihat langsung tatapan mata kak Andra yang tanpa berkedip menatap ke arah Anik temanku . Kami melanjutkan perjalanan kami menuju ruangan meeting ,ruang, laundry,ruang General Manager,ruangan khusus staf front office, ruangan House keeping, ruangan staf kichen,staf restaurant,ruangan HRD dan lain lain . Sehingga membuat kaki ku terasa pegal , bukan kaki ku saja sih tetapi kaki ke lima teman ku juga tentunya.
Setelah berkeliling ,kami pun di perbolehkan istirahat tepat pukul 11:00 . Kami keluar dari hotel melalui pos satpam dan tentunya kami disana bertemu dengan staf hotel disana yang belum kami kenal. Karena rencana kak Andra ,dia akan mengenalkan kita setelah istirahat nanti .
Kami melangkahkan kaki keluar dari hotel ,sebelum tiba di gerbang suara klakson motor menghentikan kami .
tiiit tiii tiiit ( anggap bunyi klakson motor)
Kami pun menoleh dan melihat ke arah sumber suara, betapa bahagianya hatiku ketika melihat orang yang sudah menghentikan langkah kaki kami .
__ADS_1
"kak Dika?" seru kami bersamaan
"waaah,kalian kompak!" kak Dika mengacungkan jempolnya ke arah kami dengan menyunggingkan senyum nya .
Kak Dika berjalan menghampiri kami dan mengajak kami untuk istirahat di warung depan , karena dia tau jika kami belum hafal akan tempat tempat di daerah ini . Dengan gagahnya ia menuntun kami dan menunjuk warung di depan hotel,lalu kami hanya mengikutinya . Aku hanya terdiam tanpa komentar dan mengikuti langkah kak Dika . Berbeda dengan Santi dan Anik ,mereka selalu mengajukan pertanyaan yang tak masuk akal hanya karena ingin berbincang dengan kak Dika .
Aku hanya menggelengkan kepala ku melihat tingkah alay mereka ,wanita mana pun akan mencari perhatian dari kak Dika . Secara kak Dika Tampan,keren ,senyumnya manis,tatapannya mempesona dan suaranya yang lembut sehingga membuat para wanita ingin mendekatinya . Jujur ,aku pun ingin mendekatinya namun aku tak siap bersaing dengan kedua temanku yang lebih dewasa dan lebih pintar berdandan dari ku . Aku putuskan untuk Memendam perasaanku sementara waktu .
Kami tiba di warung,lalu kami memesan makanan. Mereka ke lima temanku sudah memesan makanan dan minuman karena mereka sudah lapar .Namun aku belum memesan apa pun ,aku hanya melihat kesibukan mereka .
"Kamu ga makan Rin?" tanya kak Dika dan dia duduk di sebelah ku .
deg deg deg ,jantung ku kembali berdetak disaat kak Dika duduk disebelah ku dan membuat wajahku memerah .
"mmm,a a aku mau pesan mi instan saja kak dan coklat dingin!" jawab ku gugup
"mi instan?" kak Dika mengernyitkan alisnya menatap me arah ku .
"Iya kak Dika ,kebiasaan Ririn setiap hari hanya makan mi instan dan jarang dia makan nasi !" sahut Ardi menjawab kak Dika yang tengah bingung melihatku .
Kami segera menikmati apa yang sudah kami pesan ,Kak Dika selalu mencuri pandang menatap ku dengan lembut tanpa henti .Aku yang menyadari itu ,lalu aku pindah duduk dengan alasan ingin mencari angin di luar .Lalu aku pun duduk di kursi yang ada di luar . kak Dika tak tinggal diam,ia pun mengikuti ku duduk disana dengan alasan yang sama .Kelima temanku memandang ke arah kami dengan banyak pertanyaan dipikiran mereka .
__ADS_1
Aku segera menghabiskan mi instan dan coklat dinginku lalu aku membayarnya ,karena masih ada waktu 29 menit ,aku pamit ke teman - temanku untuk pergi ke tempat kos dengan alasan ingin beristirahat sebentar ,mereka mengangguk meng iyakan . Segera aku melangkahkan kaki menuju rumah kos ,dan aku juga sudah pamit ke kak Dika. Saat ini kak Dika tidak punya alasan lagi untuk mengikutiku ,maka dari itu aku beralasan ke rumah kos.
Sebenarnya aku hanya ingin menenangkan hatiku yang tengah bimbang. Di satu sisi aku sudah terpesona bahkan aku sudah menyukai kak Dika disisi lain kedua temanku juga ingin mendekati kak Dika. Aku tidak mau pertemanan kami berantakan hanya karena satu pria.