KU PENDAM CINTAKU

KU PENDAM CINTAKU
22. Kejujuran


__ADS_3

Sudah dua puluh menit kami berada dalam mobil ,namun belum sampai juga dirumah ku. Itu karena Dika uang muter - muter mengelilingi patung icon di kota ini .Entah apa uang ada di pikiran Dika saat ini dia terlihat frustasi .


"Sayang, maaf aku muter - muter ga jelas! temani aku malam ini sedikit lebih lama!" pinta Dika memelas padaku


deg deg ,ada apa ini? aku bertanya pada diriku sendiri yang sudah pasti tidak mendapatkan jawaban apapun .


Dika menepikan mobilnya dan memutar lagu yang ada di usb mobilnya .Dika memandang ke arah ku dan meniru alunan lagu itu


🎡🎢🎡🎢🎡🎢🎡🎢🎡🎢🎡🎢


I ain't seen my mama in a little bit over a year


And even when I see her, I know she knows that it isn't me here


'Cause I'm always in the clouds, somewhere up in space


I just hope that I could hug her before it gets way too late, late


My friends just looking for a call, they want to say hi


They wonder if the person they knew's still inside


Seems so simple, it's really so hard


Ooh, I don't think I'm okay


Ooh, I don't think I'm okay, 'kay, hmm


It feels so good to say


I, I don't think I'm okay


And that's okay


Time is moving faster, it isn't slowing down


I miss being a kid, I miss the way the thunder sounds, sounds


Ooh, maybe it's my dream that killed my self-esteem

__ADS_1


Got so good at being someone else


Maybe I lost myself


In the search of your acceptance


But when…


"Kok nyanyi lagu ini?" tanya ku


"Bukan karena mama ,tetapi memang aku sedang tidak baik - baik saja!" jawab Dika yang kini sudah membelai pipiku .


"Sayang ,aku mau bicara jujur dan aku tau kamu akan kecewa, marah dan membenci ku! namun aku tetap harus memberi tahu mu tentang masalah besar uang menimpa ku. Tetapi percayalah aku hanya mencintai seorang wanita ,yaitu kamu! ya kami Ririn Tria Pratiwi! satu satunya wanita yang aku cintai .". Dika hendak menyatakan suatu kebenaran ,entah itu apa namun perkataannya sudah membuat kaki ku gemetar ,dadaku sesak dan mulutku lengket tanpa bisa aku gerakkan.


... "Apa itu? jujurlah padaku ,meski kejujuran mu membuat ku sakit ,tetapi aku akan jauh lebih bahagia jika kamu berani jujur padaku!" jawabku mencobatenang se tenang tenangnya ...


"Sayangku Ririn!"


flash back Dika


Malam hari tepatnya pas anniversary Ayah dan Ibu ku yang ke 45 tahun ,orang tua ku mengadakan pesta kecil di sebuah vila. Beliau mengundang teman dekatnya dan keluarga kecil kami ( aku,kak Arta dan Istrinya juga keponakannku) .Keluarga Hana juga diundang karena mereka adalah rekan Bisnis Ayahku ,yang sama sama mendirikan supermarket besar yang sampai saat ini masih mereka kelola berdua. Karena Ayah dan Papa Hana lah yang mengeluarka modal untuk pembangunan dan operasionalnya .


"Dika ,besok Ayah dan Ibu akan adakan pesta kecil di vila x ,kami mengundang bla bla bla , ku juga harus hadir!" ucap Ibu padaku dan mengisyaratkan bahwa aku harus hadir


"Kamu jemput Hana ! karena kedua orang tuanya akan hadir namun mereka langsung berangkat dari kota x. " pinta Ibu menyuruhku dan harus dilaksanakan


"Bu ,Hana kan bisa bawa mobil sendiri!" jawabku mencoba menolak


"Tadi dia telepon dan minta kamu yang jemput!" sahut Ibu


"oke oke aku jemput!" jawabku ketus dan berlalu begitu saja tanpa permisi ,aku tau ini hanyalah ide licik dari Hana ,karena dia belum terima aku putuskan hubungan dengannya .


~```~


Hari ini adalah anniversary Ayah dan Ibuku ,aku sudah tiba di rumah Hana untuk menjemputnya . Aku membunyikan klakson mobilku untuk memanggilnya dan aku pun enggan turun dari mobil ,karena sudah pasti Hana akan bersikap manja dan memaksaku balikan lagi dengan caranya .


"Hai ,Dika kamu ga turun dulu?" tanya Hana dengan memasang senyumnya dan memperlihatkan bentuk dadanya .


"cih dasar wanita m******n!" gumamku

__ADS_1


"ga ada waktu ,cepat naik keburu sore!" pinta ku dengan nada sedikit tinggi


"Beb ,bantuin dong!" Hana masih memanggil ku beb ,karena saat pacaran dulu memang dia yang usul agar memanggilku dengan sebutan beb.


"hm!" jawabku singkat tanpa menoleh Hana yang sengaja berpakaian seksi di depanku .


Setelah memasukkan barang aku segera kembali ke kursi kemudi ku,lalu aku memasang sabuk pengaman untukku sendiri .Hendak menginjak pedal gas ,tiba - tiba Hana menyentuh tanganku dan aku pun segera menepisnya .


"Oke ,aku akan dapatkan kami kembali!" gumam Hana dengan senyum sinisnya ,namun Dika menangkap arti senyum itu .


"Beb pasang sabuk pengaman ku dulu dong !" Pinta Hana masih dengan gaya manjanya .


"Pasang sendiri ,kedua tangan mu masih sehat dan berfungsi normal!" jawabku sedikit membentak.


Perjalanan yang menempuh waktu tiga jam ,terasa sepuluh jam bagiku . Karena sedari tadi aku sudah muak dengan tingkah Hana yang sok manja dan masih ingin mendapat perhatian dariku ,namun aku tak menghiraukannya dan aku hanya fokus menyetir agar segera sampai .


Tiba di vila ,aku langsung masuk tanpa menghiraukan Hana yang memanggilku.


"Hana mana Dika?" tanya Ibu ku dan Mamanya Hana.


"Masih di luar Bu ,tante ! maaf aku kebelet makanya masuk duluan!" aku beralasan dan memasang wajah pucat agar mereka percaya ,aku sadar bahwa mereka berdua ingin mendekatkan ku dengan Hana kembali .


Di luar vila


Hana mengomel panjang lebar sembari mengeluarkan barang barang yang dia bawa. Tanpa ada jeda sedikit pun ,akhirnya ia selesai dengan barang bawaannya sendiri .


"Hai Hana apa kabar mu sayang?" tanya Ibu ku


"Sangat buruk tante!" jawab Hana kesal


"Looo kenapa?" tanya Ibu Dika


"Dika nyebelin ,ga bantu aku eh malah masuk duluan ." Masih kesal dan memasang wajah kusutnya


"Dika lebih suka wanita yang mandiri!" sahut Ibu Dika memperingati lalu dia memeluk Hana .


"Baik! aku akan coba dan aku harus kembali dengannya karena aku masih sangat mencintainya tante!" ucap Hana


"iya tante percaya kamu sayang!" sahut Ibu Dika dan menepuk pelan bahu Hana.

__ADS_1


"Jadi camer aja nih yang di peluk ? mamanya ga?" kata Mama Hana yang sedari tadi melihat interaksi putrinya dengan sahabat baiknya itu .


"eh Mama, sudah sampe duluan!" Hana pun memeluk sang Mama uang selalu memanjakannya dan selalu menuruti keinginan putri tercintanya termasuk hari ini saat Hana ingin Dika lah yang menjemputnya dengan alasan supaya semakin dekat . Namun di luar rencananya ,Dika malah selalu bersikap dingin padanya.


__ADS_2