KU PENDAM CINTAKU

KU PENDAM CINTAKU
44. Air mata bahagia


__ADS_3

""Andre Lo ngapain disini? mau ngelamar Intan atau mau numpang makan siang ? he he." tanya Eka dengan tawa renyahnya menggoda Intan .


."Kak Eka apaan sih?" Intan merajuk ,saat ini wajahnya bersemu merah. Ibu dan Ayahnya hanya tersenyum melihat sikap anak - anaknya.


" Ririn tuh ,yang mau dilamar sama kak Siska untuk Bryan!" ketus Intan yang mengalihkan candaan Eka kepada Ririn . Ririn yang di sebut namanya tiba - tiba saja batuk "uhuk uhuk ,kenapa Ririn yang kena?" tanya Ririn kepada Intan dan Eka. Fransisca,Andre Ayah dan Ibunya semakin terbahak melihat interaksi ke 3 anaknya yang kini sudah dewasa.


"ciiiieee yang lagi salting !" seru Andre yang kini ikut menggoda Ririn calon adik iparnya.


"Sudah ah, Ririn mau istirahat di kamar, semuanya berpasangan Ririn aja sendiri, bye!" Ririn berdiri lalu meninggalkan ke 3 pasangan tersebut di meja makan. Mereka hanya tertawa melihat Ririn yang tengah kesal ,menanggapi godaan para kalanya yang super jahil. Namun mereka tau dan paham akan sifat Ririn ,sebenarnya Ririn tidak marah tetapi memang benar dia ingin istirahat di kamarnya setelah perjalanan bolak balik ke Bandara.


"Ayah ,Ibu Eka dan Sisca mau istirahat di kamar ya! Dre gue cabut duluan, Lo berangkat jam berapa?" Eka berpamitan kepada orang tuanya hendak mengajak istrinya ke kamar, dan ia juga menanyakan keberangkatan Andre dan Intan.


"Entar sorean dikit biar ga panas!" sahut Andre, kini Andre duduk di sofa bersama Intan dan dia akan merebahkan tubuhnya di sofa sembari menunggu waktu keberangkatannya bersama Intan. Kebetulan Andre juga bekerja di Kota yang sama dengan Intan.


"Ibu dan Ayah ke kamar juga ya! mau istirahat, Intan temenin nak Andre disini, kasian dia sendirian di sofa nungguin kamu." titah Ibu Ayu ,yang mengerti akan situasi anaknya.


Setiba di kamar ,Ibu duduk di ranjang kalau menaikkan kakinya dan menyandarkan tubuh di kepala ranjang. Beliau duduk sembari membawa album foto kenangan lawas mereka. Ibu Ayu membuka lembar demi lembar album foto itu ,saat ia melihat ke tiga putra dan putrinya tengah memakai pakaian yang senada saat perjalanan tour mereka ke salah satu Destinasi Pariwisata ,tiba - tiba Bu Ayu meneteskan air matanya membasahi pipinya yang sudah sedikit lentur. pak Oka yang melihat istrinya menangis segera beliau mendekat ,lalu memeluk sang istri dan menenangkannya.


"Ibu kenapa menangis?" tanya suaminya yang masih memeluk erat tubuh sang istri, memberi kenyamanan dan kehangatan.


"Ini Air mata bahagia Ayah, Ibu bahagia melihat ke 3 anak kita sudah tumbuh dewasa Eka sudah memiliki pasangan , Intan mungkin akan segera menikah, Ririn akan berangkat ke Negara A ,Ibu dan Ayah disini akan kesepian. Rasanya baru kemarin kita berwisata ke tempat ini, sekarang anak - anak Asiah dewasa ! hiks hiks hiks ." Ibu mengutarakan isi hatinya kepada sang suami,sembari menunjuk foto yang ada di album yang di pegang oleh beliau,disana mereka berfoto bersama mengabadikan momen mereka saat berwisata .

__ADS_1


"Iya Bu, rasanya baru kemarin Ayah menggendong mereka,sekarang mereka sudah besar. Ayah bahagia ,karena Tuhan masih sayang sama kita dan memberikan kita kehidupan sampai saat ini dan kita bisa melihat anak kita yang sudah dewasa dan berharap Tuhan masih memberi kita umur panjang supaya kita bisa bermain dengan cucu - cucu kita nantinya." Ayah Oka pun mengutarakan keinginannya yang ingin bermain dengan cucu mereka kelak.


Namun baik Pak Oka dan Ibu Ayu ,beliau tak ingin menuntut dan menanyakan kehadiran cucu dari anak - anaknya ,karena mereka tak ingin membuat anak dan menantunya tertekan nantinya karena keinginan beliau. Beliau hanya bisa berdoa memohon agar di beri umur panjang sehingga bisa merasakan bermain bersama cucu mereka kelak.


Di ruang tamu Intan dan Andre tengah bercanda dan membicarakan pekerjaan mereka, meski mereka sudah dewasa dan sudah menjalin hubungan 3 tahun lamanya. Mereka tidak pernah melewati batas norma, mereka pun bekerja di kota yang sama namun mereka tidak tinggal bersama. Mereka memilih tinggal berbeda tempat ,supaya tidak terjerumus untuk melanggar norma.


" Sayang ,kita kan sudah lama menjalin hubungan, ga kepikiran ke jenjang yang lebih serius gitu? kayak Eka dan istrinya?" tanya Andre kepada kekasihnya, kini perbincangan mereka sedikit serius ,karena Andre menggenggam erat tangan Intan dan menatap lekat manik mata Intan untuk mencari keseriusan Kekasihnya.


" iya kamu benar sudah lama kita menjalin hubungan,kalau kamu beneran sayang dan cinta sama aku ,bisa kan kamu menunggu sampai Ririn pulang dari Negara A?" jawab Intan dan ia berbalik bertanya kepada kekasih yang ia cintai selama ini.


"1 tahun ? 2 tahun? mungkin Papa Mama ku akan menuntut aku untuk segera menikah sayang!" Andre merajuk ,kini ia menyandarkan kepalanya di bahu Intan.


"Lagian kasian Ibu dan Ayah ,baru aja kak Eka nikah,bulan depan Ririn berangkat ,masa sih aku tega ninggalin mereka nikah sama kamu sayang? tunggu Ririn datang dulu lah ,supaya orang tuaku tidak sedih banget!" ucap Intan yang kini mengelus kepala Andre sembari memberi ketegasan agar Andre tidak merajuk lagi nantinya.


" Emang kamu ga takut ,jika nanti orang tuaku menjodohkan ku dengan anak temannya, karena mereka menginginkan aku segera menikah dan memiliki cucu dariku?" tanya Andre ,kini Andre membernarkan tubuhnya dan duduk menatap Intan dengan serius.


Deg "Apa maksudnya?" gumam Intan


"Jika orang tuamu menginginkan kamu segera menikah ,maka kamu bisa menjawab dan memberi alasan! itu pun jika kamu masih ingin menungguku. Namun jika kamu tidak bisa menolak permintaan orang tuamu, maka aku serahkan keputusan ada ditangan mu. Jika kita berjodoh, berapa tahun pun lamanya ,maka kita akan dipersatukan." jawab Intan dengan jawaban yang tegas dan mampu membungkam mulut Andre.


"Aku akan setia menunggumu sayang! aku tak ingin menikah dengan wanita yang tidak aku cintai. Maaf jika kata - kataku tadi membuat mu ragu, aku hanya ingin melihat keseriusanku sayang, maafkan aku! aku akan menunggumu dan tidak membicarakan ini lagi sebelum kamu siap." pinta Andre memohon maaf ,karena ia merasa sudah menyakiti hati kekasihnya dengan menyinggung perjodohan.

__ADS_1


"Bodoh,bodoh kenapa harus bicara seperti itu?" gumam Andre dalam diamnya. Intan hanya tersenyum melihat Andre yang meminta maaf padanya. Intan menyukai Andre karena dia sangat sayang dan memperhatikan Intan ,juga tidak pernah memaksakan kehendaknya. Jika dia salah,maka dia langsung meminta maaf tanpa menundanya lagi.


Hati wanita mana yang tidak luluh jika lelakinya selalu meminta maaf atas kesalahannya. Dan wanita mana yang tidak akan tersentuh hatinya jika lelakinya mampu membuatnya nyaman dan merasa dihargai.


.


Wanita adalah makhluk ciptaan Tuhan yang sangat kuat ,lembut dan tegar. Maka para lelaki wajib membuat wanitanya tersenyum bahagia tanpa menorehkan luka di hati seorang wanita. Karena apa yang kau berikan kepada wanitaku ,maka wanitaku akan membalasnya dengan 100 x lipat.


Jika kau memberinya sp**Erma ,maka ia akan memberi mu anak.


Jika kamu memberinya uang,maka makanan lezat ,pakaian rapi,rumah yang bersih,anak yang sehat yang akan ia berikan kepadamu.


Namun jika kamu memberinya kotoran ,maka wanitaku akan menganggap mu jutaan sampah yang tak berharga sehingga ia akan membuang mu begitu saja.


Maka pesan ku!


Hargai wanita mu!


Cintai wanita mu !


Lindungi wanita mu !

__ADS_1


__ADS_2