KU PENDAM CINTAKU

KU PENDAM CINTAKU
33. Malam pertama yang tertunda


__ADS_3

Hana sibuk membersihkan dirinya dikamar mandi,ia menggunakan banyak sabun supaya tubuhnya harum ketika nanti tidur dan menikmati malam pertamanya. Setelah selesai, ia mengenakan lingerie berwarna marun yang di berikan oleh mamanya. Hana menginginkan pernikahan dan malam pertama yang membahagiakan sesuai ekspektasi nya.


Dengan semangat yang menggebu ,Hana menuju ranjang yang tadi penuh dengan kelopak bunga mawar dan handuk yang berbentuk 2 ekor angsa. Namun semangatnya sedikit meredup lantaran apa yang ia lihat tadi sangat jauh berbeda. Kini ranjang itu sudah ada batasan guling di tengah ranjang king size itu dan Dika sudah terlihat lelap dengan memunggungi guling tersebut.


"huh, sudah semangat malam pertama kok mahal di kacangin gini?" gumam Hana ,berdecak kesal mendekati ranjang sisi kiri untuk tempatnya tidur.


Hana berbaring di ranjang ,lalu ia .menyingkirkan guling yang sebagai penghalang antara dirinya dan suaminya. Hana mencoba mendekati Dika dan mencium pundak Dika ,lalu menghirup aroma tubuh pria yang baru saja menjadi suaminya itu.


"apa - apaan ini? kenapa Hana sedekat ini? mending pura - pura tidur saja!" ucap Dika dalam hati dengan segera memejamkan


Hana terus menciumi pundak Dika,lalu berpindah ke celuk leher dan kembali menghirup aroma tubuh Dika yang wangi maskulin. Hana meraba - raba dada dan perut six pack milik Dika dan mencoba menurunkan tangannya ke arah bawah,namun segera Dika ber pura - pura meregangkan ototnya.


"Apa yang kamu lakukan Hana?" tanya Dika dengan tatapan datar.


"Beb, emmmm kita kan sudah nikah! aku mau malam pertama kita yang romantis malam ini!" jawab Hana tanpa rasa malu dan nadanya sengaja dibuat manja dan mengedipkan matanya sebelah .


"nih cewek ga tau malu banget,agresif banget." gumam Dika yang tak terdengar oleh Hana.


"Lain kali saja! aku capek!" ketus Dika ,lalu kembali memunggungi istrinya yang tak ia cintai.


"Beb, masak kita lewati malam bahagia ini sih? kita nikmati malam pertama kita ya! please." mohon Hana sembari mengatupkan kedua tangannya di depan dadanya yang terekspos .


"Tunda aja ,sampe aku sudah siap Nerima kami sebagai istriku!" jawab Dika tegas


"What??? ini pernikahan kita! dimana dua insang disatukan menjadi suami istri dan wajib mereka melakukan malam pertamanya setelah pernikahan!" Hana mencoba menjelaskan panjang lebar,namun Dika sudah tertidur dan memunggunginya.


"Beb,,Dikaaaaa!" Hana marah,lalu ia membaringkan tubuhnya dan menyelimuti dirinya,.


"ok ,malam ini kamu bisa bebas. Kita tunda malam pertama ini!" ucap Hana penuh penekanan . Dika pun menyunggingkan sudut bibirnya membiarkan Hana mengoceh sendirian.


"Akhirnya tidur juga si Hana, huh malam ini bebas! ga tau deh besok. aku harus menghindar,karena aku tidak akan menyentuhnya sebelum aku bisa mencintainya,karena hanya Ririn lah yang ada di ruang hati ini." Dika bergumam sendiri dan bersiap tidur tanpa ada godaan lagi dari istrinya.


Meski tidur di atas satu ranjang ,namun pasangan suami istri yang baru resmi ini tidur saling memunggungi. Tidak seperti pasangan suami istri pada umumnya. Jika malam pertama pengantin seharusnya dinikmati oleh keduanya, namun berbeda dengan pasangan satu ini.

__ADS_1


Kini Hana sudah tertidur pulas,ya dia juga merasa lelah karena seharian menyapa para undangan di acara pernikahannya tadi. Wanita itu tidur dengan banyak gerak, sehingga kakinya menendang junior Dika. Dika terkejut , karena merasakan sakit pada juniornya. Dika berusaha memindahkan kaki Hana ,agar tidak membangunkan juniornya.


Meski Dika tidak mencintai Hana, Dia juga lelaki normal,yang jika di sentuh juniornya pastilah terbangun dan tertantang. Dika menggeser tubuhnya dan semakin menepi agar juniornya tak terkena kaki Hana lagi. Hana masih saja tidur dengan banyak gerak ,entah itu sengaja atau memang seperti itu. Dika tak mau ambil pusing ,lalu ia bangun dan berpindah tidur di sofa yang ada di kamarnya.


"Untung sofa ini belum Ku pindahkan! jadi bisa tidur disini tanpa seranjang dengan wanita itu. aku ga mau terjebak untuk yang ke 2 kalinya." gumam Dika yang kini mulai merebahkan tubuhnya di sofa.


Pagi telah tiba, percikan sinar mentari masuk melalui celah - celah gorden kamar bercat warna navy itu.


Jadi ingat gordennya kak jil 😁😁😁


Lanjut lagi ya 😊 readers jangan lupa like ,vote yah! supaya makin semangat nih author bikin lanjutan ceritanya..


Dika meregangkan ototnya ,menguap dan mengumpulkan ingatannya. Hampir saja ia berteriak karena mendapati seorang wanita terlentang di ranjangnya. Untung dia teringat akan acara pernikahan kemarin,lalu ia menggelengkan kepalanya dan bangun ,berjalan menuju kamar mandi.


Di dalam kamar mandi Dika membersihkan tubuhnya ,ia berencana akan ke kota x menemui Ririn ,wanita yang ia cintai. Sembari menggosok tubuhnya ia bernyanyi dengan nada kecil.


🎢🎡🎢🎡🎢🎡


Oh tuhan,,, kucinta dia


sayang dia


rindu dia


Mengulang lirik ini sambil berderai air mata, lalu ia merasa dirinya cengeng. Dika menghentikan tangisnya ,dia berusaha tegar


Lalu kembali melantun dengan nada sangat kecil.


🎢🎡🎢🎡🎢🎡


Oh tuhan


kucinta dia

__ADS_1


rindu dia


sayang dia


tapi kok dapatnya dia?? 😁 Dika frustasi lalu dia menertawakan nasib dirinya sendiri.


Setelah mandi dia bergegas menuju ruang makan untuk sarapan.


"Pagi Ini, Ayah! Pagi Tante ,om. Masih disini? ." Dika menyapa semua yang ada di meja makan,lalu menarik kursi untuk dia duduk.


"Pagi ! istrimu mana?" tanya sang Ibu


"Masih tidur bu.!" jawab Dika


"Biasa jeng,pengantin baru ! pasti kelelahan." sahut mama Hana sembari tertawa menggoda Dika


"unik,ijuk!" Dika tiba - tiba saja batuk saat mendengar kata malam pertama dari mulut mertuanya.


"Malam pertama uang tertunda tepatnya". gumam Dika .


Sarapan selesai tanpa ada mempelai wanita, mereka memaklumi Hana. Karena mereka pikir Hana kelelahan memberi jatah malam pertama pada suaminya. Hingga pukul 10:00 Hana belum juga terbangun. Entah dia kelelahan karena mimpi malam pertama atau memang dia malas ???


hanya author yang tau 😁😁😁


"Sayang,Hana, bangun nak ! sarapan dulu!" ucap Mama Hana yang kini tengah membangunkan putrinya ke kamar ,karena Dika yang menyuruhnya. Dika juga berpamitan ke pada keluarganya ,dia akan keluar sebentar ada urusan di tempat kerjanya. Dika beralasan supaya bisa keluar dari rumahnya.


Dika mengeluarkan mobilnya dari garasi ,lalu menginjak pedal gas dan mobil pun berjalan meninggalkan pekarangan rumah Dika,tepatnya rumah orang tua Dika.


Dia ingin bertemu dan memastikan keadaan Ririn,ia ingin meminta maaf langsung, karena tidak bisa memberi bukti kebenaran kejadian malam itu, sehingga ia harus menikahi Hana dan meninggalkan Ririn juga mengakhiri hubungannya.


Meski tak cinta,mau ga mau Dika harus menjaga jarak dari wanita lain ,karena dia sudah beristri. Maka dari itu ,ia akan memberikan diri datang ke rumah Ririn dan menceritakan semuanya agar kedepannya tidak ada kesalah pahaman antara keluarga Ririn dan juga keluarga Hana . Dika juga tak ingin nantinya Ririn disebut pelakor oleh Hana, karena Dika tau bagaimana sifat asli Hana.


happy reading 😊❀️❀️❀️

__ADS_1


"


__ADS_2