KU PENDAM CINTAKU

KU PENDAM CINTAKU
27. Pertemuan dengan Ririn


__ADS_3

Tiga hari lagi adalah hari pernikahan Dika dan Hana ,sudah tidak ada lagi harapan untuk membuktikan kebenaran itu .Nasi sudah menjadi bubur dan takdir berkata lain,Ririn dan Dika diciptakan hanya untuk saling mencintai bukan untuk saling memiliki. Itulah kalimat yang tepat untuk sepasang kekasih yang saling mencintai ini dan akhirnya terpisah oleh kejadian yang belum tentu juga kebenarannya .


Di taman di kota tempat tinggal ku, kini mereka tengah menikmati indahnya taman dengan berbagai macam bunga tertanam disana. Sungguh taman yang indah namun tak seindah hati kami saat ini . ya ,meskipun sekarang kami tengah berdua namun kesedihan menyelimuti hati kami masing - masing.


"Rin, maaf! aku tidak bisa mengungkap kebenarannya ! maafkan aku ,karena kebodohan ku ,aku yakin ada yang menjebakku!" lirih Dika yang kini menggenggam tangan Ririn


" Selama ini kita saling mencintai ,menyayangi dan mempercayai satu sama lain! namun karena kejadian malam itu akhirnya kita harus terpisah! jujur ,aku sangat sakit dan kecewa melihat kenyataan ini! apa yang harus bisa kita lakukan? selain pasrah menerima semua ini!" ucap ku dan bulir air mata pun membasahi pipi ku.


"Beribu maaf yang ku ucapkan takkan mampu mengembalikan semuanya ! takdir berkata lain ,kita saling mencintai namun kita tidak dipersatukan! aku sangat menyesal ,andai waktu bisa ku putar kembali ,ingin rasanya aku menolak untuk tidak menghadiri pesta orang tuaku." kata Dika terbata karena dia pun sudah terisak oleh tangisnya mereka berdua menangis bersama di taman yang indah.


"Malam ini adalah malam terakhir kita bertemu ,aku harap kamu bisa bertanggung jawab ,karena sebentar lagi kamu akan menjadi suami sah Hana! berjanjilah padaku untuk menerima Hana sebagai istrimu dan belajarlah mencintainya ,karena aku tau Hana begitu mencintaimu." lirih ku yang tanpa aku sadari semakin membuat Dika terpukul.


"Aku tidak bisa Rin! aku hanya mencintaimu dan aku ingin menikah dan hidup bersamamu!" ucap Dika dan tentu masih menangis tersedu di pelukan Ririn


"Kamu harus bisa ! berusahalah dan berjanji lah padaku ,jadilah pria yang bertanggung jawab untuk istri dan anakmu kelak!" aku


"Rin, demi kamu semua demi kamu! tetapi ijinkan aku menemui mu setiap bulan seperti bulan - bulan yang lalu!" pinta Dika


"Maaf tidak bisa! aku tidak iingin di cap sebagai pelakor ! karena menerima suami orang menemui ku seperti saat kita masih menjalin hubungan! jangan pernah lakukan itu ,hargai perasaan istrimu ! aku wanita dan dia juga wanita ,aku pun akan merasa sedih dan kecewa jika melihat suamiku menemui wanita lain selebih wanita itu adalah mantannya!" ucap ku tegas namun masih terisak dalam tangisan masing - masing.


Aku hendak melepaskan pelukannya karena aku sadar ,dia bukanlah kekasihku lagi ,melainkan calon suami wanita lain. Saat ku berusaha mendorong tubuh Dika ,namun Dika semakin mempererat pelukannya dan dia semakin larut dalam kesedihannya .


"Biarkan malam ini aku memelukmu seperti ini! tolong jangan coba melepasnya! aku akan sangat merindukanmu sayang?" pinta Dika padaku dan aku turut diam tidak memberontak nya lagi .

__ADS_1


Lama kami berpelukan ,untuk malam yang terakhir .Karena sebentar lagi Dika akan menjadi suami Hana dan aku tidak ada hak untuk menemuinya apalagi memeluknya seperti sekarang ini. Kami semakin larut dalam kesedihan ,mempererat pelukan dan menyalurkan energi masing - masing.


Sungguh takdir yang tak memihak pada kami ,kebenaran tidak bisa di ungkapkan lantaran unsur kesengajaan yang diciptakan ,seolah - olah kejadian itu benar adanya . Saat ini aku benar - benar terpukul ,sedih,sakit ,kecewa itulah yang kurasakan sekarang .Namun apa yang bisa kami lakukan?


Sudahlah ,mungkin Dika bukan jodohku dan Tuhan sudah merencanakan sesuatu yang indah untuk ku di kemudian hari . Aku berusaha menepis kekecewaan ku dan menghapus kesedihanku ,namun tidak bisa ku lakukan saat ini .Perlahan aku yakin ,aku pasti bisa melupakan Dika dan bisa menjalani hidup seperti biasa sebelum aku mengenal Dika.



Sedangkan Dika ,dia masih memeluk ku erat .Seakan - akan dia tidak ingin melepaskan ku ,aku merasakan kepedihan Dika . Betapa berat beban yang Dika pikul saat ini , dia akan menikahi wanita yang tidak dia cintai . Namun aku yakin perlahan Dika pasti bisa membalas cinta Hana ,apalagi setelah mereka memiliki buah hati ,pasti mereka akan semakin menyatu karena ikatan kehadiran seorang anak di tengah - tengah kehidupan mereka.



Aku akan mengiklaskan semuanya ,meski sakit . Tetapi aku tidak mau egois ,karena Dika sudah jelas - jelas berada di atas satu ranjang di kamar yang sama .


" aku masih ingin bersamamu melewati malam ini ! kita jalan - jalan sebentar ! dan setelah itu aku akan kembali pulang!" ucap Dika merajuk


"Baiklah! " jawab ku singkat


Kami berjalan - jalan di taman ,sehingga kami lihat pedagang aksesoris disana dan Dika menghentikan langkahnya tepat di depan pedagang itu .


"Pak beri saya dua ya yang itu!" pinta Dika menunjuk barang yang dia ingin kan


"Terimakasih! " ucap Dika menyodorkan selembar uang .

__ADS_1


Lalu Dika menarik tanganku dan mengajak ku untuk duduk di kursi tadi .


dan dia memakaikan gelang di tanganku gelang yang terbuat dari tali sekilas seperti karet namun ada simbol setengah hati di gelang itu . Lalu dia menyodorkan satu gelang lagi dan menyuruhku untuk memakaikannya di tangannya.


"Simpan ini baik - baik! jika aku merindukanmu maka aku akan mencium gelang ini !" ucap Dika menjelaskan maksud gelang itu .


"Baiklah! tetapi aku akan melepasnya setelah aku menemukan pria yang akan menjadi suami ku kelak!" jawab ku santai


"Bagus! aku harap kami bisa menemukan pria yang mencintai dan menyayangimu melebihi aku dan aku harap kamu bisa bahagia bersama suamimu kelak dan satu yang harus kamu ketahui ! aku akan,,, Ku pendam cintaku untukmu selamanya meski ku tau kamu tak dapat ku miliki ,percayalah padaku !" Dika


"Terimakasih! aku berdoa supaya kamu dan Hana juga bisa bahagia !" ucap ku dengan santai namun di lubuk hatiku aku masih sangat mencintai pria yang ada di hadapanku saat ini .


"Ku pendam cintaku untukmu selamanya!" ucap ku menyambung ucapan tadi .


Kami kembali berpelukan untuk melepaskan hubungan kami dengan baik ,supaya tidak ada lagi masalah di kemudian hari .Dika memegang tanganku kemudian dia menempelkan tangannya bersebelahan dengan tanganku sehingga gelang yang kami pakai tersambung dan membentuk simbol hati yang retak .


Kami tertawa menertawakan kekonyolan kami malam ini ,setidaknya kami sudah mengakhiri hubungan ini dengan baik dan kami memutuskan untuk berteman dan Dika pun akan mengajak Hana menemui ku untuk berteman denganku nanti setelah mereka menyelesaikan acara pernikahan mereka .


Baik aki maupun Dika ,kini sudah iklas dan tidak ada lagi kebencian diantara kami berdua .Meski kami terpisah namun kami tetap akan memendam rasa cinta yang kami miliki untuk kebaikan kami juga nantinya .


hai reader's. tinggalin jejak dong! supaya aku makin semangat dan greget lagi up cerita selanjutnya.


Terimakasih karena sudah mampir dan membaca tulisanku !🙏❤️🙏❤️

__ADS_1


__ADS_2