
Dua bulan sudah setelah kami menjalani hts ,kami selalu memberi perhatian kecil saru sama lain dan selalu meluangkan waktu untuk berbincang dan bersenda gurau. Kami menikmati masa masa ini ,meski terbilang aneh ,ya kami menjalani dengan kepercayaan yang kami kuatkan
Belakangan ini aku sudah tidak lagi mendengarkan gosip apa pun tentang kak Dika,itu lah yang membuatku nyaman.
Sore hari saat ku pulang dari hotel ,ku lihat Anik dan kak Andra tengah bercumbu mesra di gazebo tanpa sengaja aku melihatnya saling m***** bibir dan membuatku bergidik ngeri.
"Dasar ga tau tempat!" umpat ku dalam hati ,bukannya munafik ! memang wajar sepasang kekasih melakukan itu namun harus lihat dulu situasi dan tempatnya.
Aku melenggang memasuki tempat kos dan menuju kamar ku tanpa menyapa mereka yang tengah bercumbu menikmati dunia mereka. Aku tersadar ,untung saja kak Dika tidak dan belum melampaui batas. Kak Dika hanya mengecup keningku itupun setelah mendapat persetujuan dari ku .
"Hanya kecup kening ,tidak masalah!" gumam ku sendiri yang tidak mau melakukan ciuman bibir yang akan menghanyutkan hasrat pria .Dan aku tak ingin menghancurkan masa depanku sendiri hanya karena cinta monyet.
Aku ingin merebahkan tubuhku diranjang ,karena hari ini sangat melelahkan lantaran ada tiga tamu grup yang datang dan menginap di hotel sehingga menguras tenagaku . Saat akan mejamkan mata tiba - tiba hp ki berdering dan ada panggilan masuk dari kak Eka .
Ririn: halo kak ,tumben nelpon Ririn?
Eka: emang ga boleh nih?
Ririn: boleh dong haha bercanda kak
Eka: kamu sudah di kos?
Ririn; sudah kak baru aja pulang ,capek tamunya rame kak .
Eka: bagus dong! jadi kamu bisa belajar langsung dan berhadapan dengan tamu
Ririn: iya ,kak Ririn sudah lumayan bisa loo kapan2 aku coba sama kak Eka
Eka: ya deh,semangat ya ! jaga diri baik2 maaf kakak dan yang lain ga bisa kesana jangan cengeng disana haha
Ririn: ya gapapa pasti semua sibuk, Eirin baik2 saja jangan khawatir!
Eka: baiklah! bye gadis kecilku
Ririn: bye kak
Kami mengakhiri panggilan dan terlihat di layar hp ku bahwa kak Dika juga menghubungiku namun terbentur dengan panggilan kak Eka .Lalu ku lihat chat dari kak Dika yang tertulis "masih sibuk? siapa yang nelpon lama?" itu lah chat dari kak Dika dan aku segera menghubunginya ,tanpa menunggu lama kak Dika menjawab panggilanku.
__ADS_1
Dika: halo ,say ..Rin hp nya dari tadi sibuk terus nih
Ririn: iya,tadi kak Eka nelpon
Dika: kirain siapa hehe
Ririn:oh,ya ada apa kak nelpon aku?
Dika:mau nyuruh kamu istirahat setelah menghandle banyak tamu
Ririn: cie yang Semaki perhatian sama hts nya
Dika: bukan perhatian lagi,tapi makin sayang
Ririn: iyain aja deh ha ha
Dika: ga percaya? belah dadaku
Ririn: ih ,ga ah entar panuan haha
Dika:ga dong,ga ad masalah kulit haha
Dika:oke , istirahatlah sayangku
Ririn: sayang?
Dika: iya,boleh ya panggil sayang please
Ririn: ya tetapi saat berdua dan bukan di tempat umum!
Dika:terimakasih bye sayang kuh 😘
Ririn: bye
Panggilan kami akhiri dan aku mencoba memejamkan mataku,namun tidak bisa. Aku masih teringat akan panggilan sayang dari kak Dika, "cuman panggilan gapapa lah" ucapku sendiri ,lalu ku putuskan untuk membersihkan diri terlebih dahulu,siapa tau setelah mandi aku bisa beristirahat dan tidur nyaman .
Setelah selesai ,lalu aku melihat Anik tengah duduk di ranjang nya dan tersenyum sendiri,entah apa yang membuatnya senyum - senyum sendiri,lalu ku hampiri dia dan ku bikin dia kaget.
__ADS_1
"woe,senyum sendiri kesambet apaan ?" tanyaku sembari melempar bonekanya
"is,bikin kaget aja hampir saja jantungku copot ."sahut nya kesal
"cie yang sudah semakin dekat ,sudah maen nyosor2 aja tu mulut!" umpatku dan mampu membuat Anik membelalakkan matanya dan kini wajahnya merah karena malu
"Nyosor apaan sih?" ketusnya berpura - pura .
"ga usah ditutupi,aku liat kok tadi kalian bercumbu dan saling ,upppsss ga deh ha ha ha ja!" ucap ku terpotong dan menertawai Anik yang tengah menahan malu lalu dia menghampiri ku dan membekap mulutku dengan tangannya.
"Diam ! ga usah keras - keras entar di dengar yang lain! tolong jangan bilang siapa2 termasuk kak Andre! please Rin!" Anik memohon padaku dan aku pun mengangguk.
"oke ,tapi!" ucapku kembali terpotong sehingga membuat Anik kesal dan menghentakkan kakinya keras.
"Tapi apa? traktir? ya dah gampang!" sahut Anik tidak iklas
"Aku punya uang ha minta traktir!" ketus ku yang membuat Anik kembali memohon padaku,karena ia rasa sudah menyinggungku
"Maaf ! lalu apa Rin?"
"Tapi kalo mau bercumbu itu lihat tempat dan situasi dulu,untung aku yang lihat jadi masih bisa diam,gimana kalo linmas disini yang lihat hah? bisa dikawinin tuh kamu sama kak Andre."
"Baik,maaf! " hanya kata itu terucap dari mulut Anik .
"Udah ah,aku mau istirahat! bye"ucap ku berlalu meninggalkan Anik yang masih mematung ,entah ia memikirkan kesalahannya atau merutuki kebodohannya yang tidak melihat tempat dan situasi .
" huh segar,bisa tidur nih sekarang!" ucapku sendiri dan aku melempar tubuhku di ranjang lalu memejamkan mataku hingga terlelap .
Tidak terasa waktu begitu cepat kini sudah pukul 19:00 dimana teman - teman sudah menungguku di gazebo tempat kami berkumpul seperti hari - hari biasanya.
"Rin makan yuk!" ajak Ardi
"ga ah ga lapar!" sahut ku
"ya udah kita pergi bareng aja,terus kamu pesan cemilan favoritmu! kan jarang - jarang kita bisa makan bersama setelah 4bilan disini!" Kini Pandu dan Santi yang memberi usul
"Siap bos!" sahut kami bersamaan dan kami pun tertawa akan kekonyolan kami.
__ADS_1
Kami berjalan kaki dan menempuh waktu 10 menit ,disepanjang perjalanan kami masih haduh karena lelucon Ardi dan tak henti - hentinya kami tertawa bersama ,sampai akhirnya kami tiba di rumah makan yang kami tuju . Memesan makanan dan minuman sudah kami lakukan ,jadi sambil menunggu pesanan kami pun bermain jari di atas meja kami dan Pandu lah yang selalu menang karena kelihaiannya
Setelah dua puluh menit akhirnya pesanan kami datang ,dengan segera kami menyantapnya karena kami sudah lapar sedari tadi ,namun lelucon dan permainan tadi mampu menunda rasa lapar kami. Setelah selesai ,kami kembali ke tempat kos dan berpisah lalu masuk ke kamar masing- masing untuk mengistirahatkan tubuh kami yang masih lelah . Karena besok kami akan kembali menghandle tamu grup tadi .