KU PENDAM CINTAKU

KU PENDAM CINTAKU
19 Ulang tahun Dika (2)


__ADS_3

Kini kami sudah berada di tempat yang terlihat megah dan mewah karena hiasan dari beberapa lampu berwarna memperindah tempat itu. Rumah yang besar dengan taman yang sudah di sulap seindah ini banyak orang tengah menikmati suguhan makanan dan minuman. Sepertinya ini pesta mewah yang di buat khusus ,namun aku masih tak bergeming,aku tetap memandang kagum keindahan yang ada di depan mataku .


" ayo masuk Rin!" ajak kak Dika yang sudah menggandeng tanganku dan menuntunku masuk dan bergabung di pesta itu.


"kak ini pesta ulang tahun siapa?" tanyaku yang masih mengikuti langkah kaki kak Dika


"ini pestaku !" sahut kak Dika santai


"apa? yang bener kak?" tanyaku lagi untuk memastikan


"Rin ,maaf ! ini surprise ,ini adalah pesta ulang tahunku dan kamu adalah tamu yang istimewa malam ini untuk acara pesta ulang tahunku yang ke 25tahun" ucap kak Dika yang sekarang sudah merangkul bahu ku .


Jujur aku merasa bahagia karena akulah tamu istimewa di pesta ulang tahun kak Dika ,tetapi saat ku melangkahkan kaki tiba - tiba saja sosok wanita yang tak asing bagiku tengah menatapku dengan tatapan tajam dan sinisnya. Aki berusaha mengingat wanita itu, "dimana aku pernah bertemu dengannya?" gumamku ,sedikit lama dan aku pun tersadar . Ya ,dia adalah Hana pacar kak Dika yang ada di dalam mimpi ku tadi sore .


Kini wajahku terlihat sendu setelah melihat sosok Hana tadi. Namun aku berusaha menepisnya , aku fokus melihat MC yang tengah sibuk membuka acara pesta ulang tahun kak Dika. Kini lak Dika berdiri di panggung dan di apit oleh pria dan wanita paruh baya " mungkin itu orang tua kak Dika" gumamku ,dan aku masih memandang dan aku bisa merasakan kebahagiaan kak Dika malam ini .


MC memulai tugasnya dengan profesional ,dari penyambutan hingga acara pemotongan kue yang diiringi lagu Happy brithday versi dewasa. Kini kak Dika tengah menyuapi kue potongan pertama kepada kedua orang tuanya lalu dia turun dari panggung dan berjalan ingin menghampiri seseorang dengan potongan kue di tangannya.


Awalnya ku pikir dia akan menghampiri Hana yang entah sejak kapan dia berada tepat di sebelahku ,dengan percaya dirinya Hana menghampiri kak Dika. Namun kak Dika tidak berhenti di depan Hana dan kembali berjalan. Kini kak Dika berada tepat di hadapanku , dia mendekati ku dan semakin mendekat lalu dia menyodorkan kue ke depan mulutku dan aku pun membuka mulutku perlahan.


"Jadi wanita itulah tamu special di acara pesta ulang tahun Saudara Dika ! beri tepuk tangan yang meriah!" seru MC memberi arahan dan tentu saja para tamu undangan bertepuk tangan dan lampu sorot pun tak henti - hentinya menerangi keberadaan kami berdua .


Aku tersipu malu dan menundukkan kepalaku,namun Dika mengangkat daguku sehingga wajah kami berhadapan dengan jarak 2cm . Lalu Kak Dika mencium keningku dan berkata.


"Terimakasih ,karena sudah mau menghadiri acara ulang tahun ku!" ucap kak Dika dan kini kak Dika membelai lembut rambutku .

__ADS_1


"Happy brithday my dear!" ucapku tanpa rasa malu ,aku pun sontak memeluk kak Dika karena saking bahagianya dan kak Dika tak membuang kesempatan dia pun membalas pelukanku .


Saat riuh suara tepuk tangan terdengar jelas di telingaku,segera ku lepaskan pelukan itu lalu kembali menatap kak Dika dan wajahku kini terlihat semakin merah.


"Kenapa di lepas sayang?" tanya kal Dika yang kini sudah mulai menggoda ku karena dia tau saat ini aku begitu malu akan tingkahku tadi .


"Baik ,acara kita lanjutkan dan bagi para tamu undangan,silahkan duduk di tempat masing- masing ! anda sekalian bisa menikmati suguhan yang sudah kami sediakan! selamat menikmati pesta malam ini!" ucap MC yang masih sibuk dengan microphone di tangannya.


"ikut aku!" titah kak Dika ,dia menarik tanganku dan membawaku ke suatu tempat tepat . Aku sadar sedari tadi wanita yang bernama Hana di dalam mimpiku masih saja memperhatikan ku dan kak Dika dengan tatapan tak sukanya.


"Ayah ,Ibu kenalin dia Ririn wanita yang sudah membuatku jatuh cinta !" seru kak Dika memperkenalkan ku kepada kedua orang tuanya dengan nada manja bak anak kecil .


"Malam Om,Tante ! kenalin aku Ririn!" ucapku sopan dan masih dengan kepala sedikit tertunduk .


Kami pun berbincang dengan membicarakan anggota keluarga masing - masing dan sesekali kami tertawa lantaran sikap Kak Dika yang masih manja di hadapan kedua orang tuanya .


"Om ,Tante maaf sudah malam, akuau pamit !" ucapku sopan


"ga nginep disini aja sayang?" celetuk Kak Dika menggoda ku


"Dika!" ucap Ayah dan Ibu nya dengan sorot mata memarahi kak Dika


"Bercanda ! he je" sahut kak Dika dan dia menggaruk kepalanya uang tidak gatal karena sorot mata dari orang tuanya.


"Dika jadilah pria bertanggung jawab! sekarang kamu antar kan Ririn kerumahnya!" titah Ibu Dika

__ADS_1


"Baik bu! Ayah ,Ibu aku pamit antar Ririn pulang!" seru kak Dika meminta ijin


"Saya pamit om tante!" ucap ku lagi


"Baiklah, hati - hati di jalan!" kata Ayah dan Ibu Dika bersamaan.


Kami memasuki mobil yang tadi menjemputku .Di dalam mobil kak Dika terus saja menggenggam erat tanganku dan dia juga memainkan jemariku , aku hanya membiarkannya tanpa memberi penolakan. " hanya memegang tangan!" gumamku dalam hati.


Kak Dika menepikan mobilnya di taman ,ya sekarang kak Dika lah yang menyetir sendiri. Kak Dika menatapku dan berkata.


"Rin mau kah kamu menjadi kekasihku? aku ingin kita sudahi hts ini dan jadilah kekasihku supaya kita terlihat resmi pacaran!" ucap kak Dika dengan nada lembut dan tentu senyum manis itu selalu ia tunjukkan.


"kak, hts ini membuat Ririn nyaman dan bahagia tanpa ikatan yang serius! jika kita pacaran maka Ririn tidak bisa janji akan membebaskan waktu kakak, begitu juga sebaliknya! kita jalani saja hts ini dan saat Ririn sudah siapa,maka Ririn yang akan ajak kak Dika meresmikan hubungan kita! dan Ririn akan beri kepastian sebelum Ririn menyelesaikan training di hotel."


"Baiklah jika itu keputusanmu ! apakah kamu tidak takut jika ada wanita lain mendekatiku?" tanya kak Dika dengan nada menekankan pada kata wanita lain


"Kak,ingatlah tuhan sudah menyiapkan jodoh yang baik untuk kita! jika Ririn dan kak Dika berjodoh ,maka kita akan bersama kembali meski badai menerpa beberapa kali! kita harus berkomitmen untuk saling percaya dan menjaga kepercayaan kita!"


"Ternyata kamu lebih dewasa dari umurmu sayang ,makin cinta deh sama kamu!" ucap kak Dika kini dia sudah mengacak rambutku.


"is kak ,berantakan kan rambut Ririn!" titah ku kesal dan mencoba rapihkan rambutku .


"Kita pulang sekarang sudah malam! antar Ririn pulang sekarang ya mu dear Dika!" pintaku dengan memasang wajah berbinar karena ucapanku sendiri menyebut my dear.


"Baik tuan putri kesayangan Dika!" ucapnya lagi dengan senyum semanis madu yang sudah membuat hatiku meleleh

__ADS_1


__ADS_2