KU PENDAM CINTAKU

KU PENDAM CINTAKU
20 Perpisahan Junior dan Senior


__ADS_3

Selamat pagi semesta! selama pagi reder's. semoga kita selalu dalam keadaan sehat dan bahagia , selamat membaca ! 🤗💟💟💟



Pagi ini begitu cerah ,sang mentari tengah bersiap menyinari Bumi semesta ini, dimana semua anak training bersemangat untuk menjalani tugas yang terakhir kalinya . Terakhir? ya terakhir . Hari ini tepat enam bulan kami berada di tempat ini untuk melakukan pelatihan tentang perhotelan. Bisa di bilang hari ini adalah Perpisahan antara Junior dan Senior .



Hari ini kami tidak mendapat tugas apapun dari para Senior ,karena mereka hanya menyuruh kami untuk menikmati hari terakhir di hotel ini. Jadi kami kehotel hanya untuk berterimakasih kepada para Senior dan mengucapkan salam perpisahan .Di ruang meeting kami berkumpul (Staf ,training dan Personalia) .



Saat di dalam ruang meeting Personalia membuka perbincangan terlebih dahulu ,lalu setelah itu gantian Head supervisor setiap Departemen dan aku lah yang mewakili anak training . Dengan sopan dan ramah aku mewakili sekolahku .


"Terimakasih untuk waktu yang di berikan kepada saya!" ucapku sopan tak lupa dengan senyum lebar untuk menambah citra ku


"Kepada Personalia


Head supervisor


Senior - senior dan staf lainnya ! Saya mewakili teman - teman saya , saya mengucapkan banyak terimakasih atas waktu dan tempat yang sudah disediakan untuk kami . Kami berterimakasih atas bimbingan dan pelatihan selama enam bulan ini, sehingga sekarang kami sudah bisa memahami tugas dan kewajiban setiap Departemen.


Jika ada kesalahan dari kami yang di sengaja maupun tidak sengaja ,kami mohon maaf sebesar - besarnya dan berharap bisa di maafkan ! perpisahan bukan lah akhir dari segalanya , maka saya harap suatu saat nanti jika kita bertemu disuatu tempat ,alangkah baiknya jika kita masih saling bersapa ria seperti sekarang ini."


Meeting sudah selesai ,kini kami kembali ke tempat training masing - masing untuk mengucapkan perpisahan secara personal dan juga bisa mendapatkan laporan nilai beserta tanda tangan dari Senior yang sudah membimbing kami .


Kini aku sudah berada di office ,aku memulainya dari kak Tika ,kak Tino dan terakhir kak Dika . Nilai yang ku dapat sangat bagus sesuai dengan kemampuanku selama ini.


"Terimakasih kakak kakak Senior ,sudah membimbing dan melatihku dengan sabar! aku harap suatu saat nanti kita bisa bertemu lagi !" ucapku sopan dan ramah .


"hiks,hiks jadi sedih!" ucap kak Tika


"Seharusnya yang sedih itu Dika bukan kamu Tika!" ucap kak Tino dengan nada mengejek


"iya iya tau deh yang bentar lagi mau LDR ran,he he!" sahut kak Tika tertawa menatap ku dan kak Dika secara bergantian . Namun kal Dika hanya melempar senyum manisnya tanpa sepatah kata pun.

__ADS_1


Deg deg pandangan kami bertemu saat aku hendak meminta tanda tangan kak Dika , dia menatap ku begitu sendu terlihat ada kesedihan di matanya dan bulir air mata uang dia bendung hampir saja menerobos dari kelopak matanya.


"emm,kak tolong di beri tanda tangan!" pinta ku dan menyodorkan selembar kertas ,lalu kak Dika meraih kertas itu dan segera menandatangani .


"Nanti malam aku jemput ,siap - siap!" bisik kak Dika di telingaku dan kak Tika dan kak Tino sedari tadi melihat interaksi kami bersua namun mereka tidak bisa mendengar ucapan kak Dika . aku hanya mengangguk mengiyakan ucapan kak Dika .


"Terimakasih!" ucapku lirih dan segera aku meninggalkan office itu .


Setelah mendapat nilai dan tanda tangan dari Senior masing - masing ,kami kembali ke ruang Personalia untuk mengumpulkan hasil itu dan di terima baik oleh Personalia.


Setelah semua urusan selesai ,kami kembali ke tempat kos .


"Hari ini enaknya kemana ya?" ucap Ardi disela sela perkumpulan kami di gazebo.


"Aku mau keluar sama kak Andra!"sahut Anik bersemangat .


"Kita bakar - bakar ikan dan an jagung aja yuk!" sahut Pandu


"Terserah kalian saja lah!" kini Santi yang bersuara.


"Gimana Rin?" tanya Ardi padaku


"Kita nikmati saja dulu acara bakar ikan nya ,terus kalo kak Dika datang kan bisa ajak gabung aja ,ha usah keluar malam - malam!" ucap Ardi ketus


"Ya bener tuh ! bakar ikan asal jangan bakar rumah orang! ha ha aha!" kini Wijaya yang mengeluarkan suaranya yang sedari tadi sibuk memetik senar gitar .


" yuuuupzzz! kita bakar ikan dan jagung dulu ! nanti setelah selesai baru aku mandi biar ga bau asap ha ha ha." seru ku dan ada benarnya juga


Kami sibuk membuat api dan ada yang membersihkan ikan dan jagung. Setengah jam api sudah redup dan kini hanya tinggal bara api nya saja ,kami pun memulai memanggang ikan dan jagung . Setelah semua selesai kami menikmatinya ,namun hanya Anik lah yang tidak ikut serta lantaran sibuk dengan pacarnya yang akan terpisah besok .


Saat menikmati ikan dan jagung ,kak Dika pun datang dan menghampiri kami . Dengan penampilannya yang terlihat keren dan maco ,senyum manis yang selalu terukir di bibirnya tak lupa kaca mata rainbow nya tertandang di kepalanya.


"hey,apa yang kalian lakukan? kenapa tidak memberitahuku?" ucap kak Dika yang kini sudah duduk di sebelahku dan tentu saja tatapan tajam Ardi dengan sinisnya menjawab.


"Hanya bakar ikan! dan hanya untuk kami!" ucap Ardi ketus dan melingkarkan bola matanya .

__ADS_1


"Sini kak gabung! masih banyak kok, silahkan dicicipi!" ucap Pandu dan Santi mempersilahkan


"ga ,terimakasih! kakak sudah makan, silahkan lanjutkan ! maaf kakak mengganggu waktu kalian." sahut kak Dika yang sedari tadi merasa bahwa Ardi tidak menyukai kehadirannya .


"Tinggu sebentar! Ririn siap - siap dulu!" bisik Ririn di telinga Dika .


"Guys ,aku mandi dulu ya! lanjutkan makannya!" ucap ku dan berlalu meninggalkan mereka.


"Sepertinya benar kecurigaan ku ,Ardi diam - diam menyukai Ririn?" gumam kak Dika dengan mata yang terarah ke motornya ,karena dia tak ingin ber adu tatap dengan Ardi .


Setengah jam sudah kak Dika menunggu ,akhirnya aku selesai dan bersiap untuk pergi .


Tiba di tempat tujuan ,aku membelalakkan mataku karena ada meja dan sepasang kursi yang hanya disinari oleh cahaya lilin ,dan di bawah tengah tertata bunga mawar merah dan putih mengelilingi meja dan kursi itu .


"Waow ,indah!" ucapku kagum dengan mata berbinar dan hendak memetik satu tangkai mawar yang ada di hadapanku .


"Kamu suka? " tanya kak Dika dan kini kak Dika sudah memetik mawar itu dan di selipkan di telingaku .


Betapa romantisnya malam ini ,kami melakukan Candle light dinner dengan aroma bunga mawar asli di mengelilingi tempat kami.


Kak Dika memotong steak yang ada dihadapannya lalu menyuapi ku dan aku pun menerimanya . Sungguh malam yang Indah yang membuatku bahagia menjadi wanita terdekat kak Dika meski saat ini kami masih hts. Setelah selesai makan kak Dika mengajak ku berdiri dan dia meraih kedua tanganku lalu mengecupnya dan dia juga mengecup kening ku .Tanpa dia sadari ,dia sudah membuatku kaget namun jujur saja aku bahagia dan nyaman bersamanya .


"Rin ,aku harap sekarang kamu mau menerimaku menjadi kekasihmu! kita resmikan hubungan ini sebelum kita LDR ,agar aku punya alasan untuk menemui mu di rumahmu!" kak Dika begitu lembut mengucapkan perasaannya dan senyum di bibirnya selalu membuat hatiku berbunga .


"Iya ,Ririn mau! tapi berjanjilah ,disaat kita terhalang jarak dan waktu jagalah hati kak Dika untuk Ririn! karena kepercayaan hanya akan ada satu kali dan disaat kepercayaan itu di nodai ,maka tak ada lagi kepercayaan yang akan Ririn berikan ." ucapku tak kalah lembut namun mampu membuat kak Dika tercekat .


"Percayalah ,aku akan selalu bersamamu! cup!" kecupan di daratkan di bibir ku begitu lembut.


Deg deg perasaanku bergemuruh ,aku bahagia karena first kiss ku diambil oleh kak Dika ,pria yang pertama kali mencuri hati ku .


"haaaa first kiss ku ,kak Dika!" ucap ku pelan namun aku tersenyum ketika kak Dika menempelkan jarinya tepat di bibirku .


"Biarkan aku yang mendapatkan first kiss mu dan jaga hatimu saat kamu sudah tak lagi disini! mungkin minggu depan aku akan datang kerumahmu ." ucap kak Dika selalu dengan nada lembut dan kini dia memeluk tubuh ku dan aku pun membalas pelukan itu ya karena aku akan sangat merindukannya nanti .


"Ririn akan selalu merindukan kak Dika!" bisik ku di telinga kak Dika

__ADS_1


"Aku pun akan seperti itu ! jaga hatimu untukku dan dulu ku pendam perasaan ku untuk mu .Namun sekarang aku tak kuasa lagi untuk memendamnya .Ijinkan aku memelukmu seperti ini sebentar saja ,agar perpisahan kita tidak terlalu menyedihkan!" pinta kak Dika dan aku pun hanya mengangguk.


Kami sudah menyatakan perasaan masing- masing dan kini kami resmi menjadi sepasang kekasih . Kami. berharap agar hubungan kami berlangsung hingga ke jenjang pernikahan setelah kami sama - sama dewasa dan matang dalam berfikir . Aku pun juga ingin bekerja sebelum menikah supaya aku bisa menghasilkan uang sendiri .


__ADS_2