
*Para pasukan Raja Imran mulai bergegas untuk menangkap Indra, dan mereka menyebar di seluruh daerah yang menuju ke arah istana Raja Imran, berupaya untuk mencegah Indra dan teman-temannya agar tidak bisa menggagalkan rencana jahat Raja Imran dan menangkapnya.
Sementara itu Indra dan teman-temannya yang sedang melakukan perjalanannya mereka telah sampai di sebuah desa yang penduduknya lumayan banyak.
Hari pun mulai gelap di situ sekitar pukul 16:00 Indra dan teman-temannya mulai merasa lelah dan mencari tempat untuk beristirahat.
"Hei Indra, aku merasa capek sekali, bisakah kita beristirahat dulu.? aku juga sudah merasa lapar." Ujar Lina
"Baiklah kita beristirahat dulu di sini." Ujar Indra
"Indra sepertinya kita beristirahat di bawah pohon itu saja, di situ sepertinya lebih nyaman dan enak.." ujar Yudi
Kemudian mereka bertiga beristirahat di taman yang ada di desa itu, dan di situ Lina menyuruh Indra untuk membelikannya sesuatu untuk dimakan.
"Indra.! kamu beli sesuatu sana.! aku sudah lapar sekali ini..!!"
"Baiklah kalau begitu akan aku carikan makanan buat kalian, kalian tunggu saja di sini oke..!"
"Tunggu..! Jangan kau bawa semua emasnya, bawa saja berapa,, kalau kau bawa semua nanti bisa hilang lagi.!"
Kemudian Indra pun pergi untuk membeli makanan yang ada di desa itu dengan membawa beberapa koin emas untuk membayarnya.
Disitu Indra melihat sebuah warung makan dan Indra pun masuk ke warung itu untuk membeli makanannya.
"Permisi bolehkah aku membeli makananmu..??"
"Silakan mas mau beli yang mana..??"
"Emmmmm.... Mana yahh..??"
Sementara itu Lina dan Yudi yang sedang menunggu Indra, Lina sudah merasa sangat kelaparan.
"Hey Yudi, kemana sih Indra perginya, kok sampai sekarang belum kembali juga, aku sudah sangat lapar ini..."
"Bersabarlah mungkin Indra sedang bingung mencari makanannya, karena dia kan juga baru melihat kondisi desa yang seperti ini."
"Hadehh,, dasar kakek-kakek jaman purba, merepotkan saja."
Tidak lama kemudian Indra pun kembali dengan membawa makanan yang banyak.
"Hei semua..!! lihat ini aku membawa makanan untuk kalian..!"
"Walah banyak sekali apa kau mencuri makanan ini semua…?!"
"Hah.! Mencuri...? Aku bukan tipe orang yang seperti itu, dan aku juga tidak suka mencuri asal kau tahu itu.!"
"Lalu bagaimana bisa kau mendapatkan makanan sebanyak ini..?!"
"Yah,, tadinya aku kebingungan karena begitu banyak makanan disana Dan aku pun bingung memilihnya,, jadi di aku memberikan dia 5 koin emas yang aku bawa."
Saat berada di warung makan.
"Ya sudahlah, aku tidak tahu mana yang akan aku beli, ini terserah kau saja ku beri kau 5 koin emas dan cepat siapkan makanannya."
"Walah dasar bloon..! Kenapa kau memberikannya sebanyak itu.! Pantas saja dia memberikan semua makanannya padamu.. Rrrrr..!!!"
"Aahhh sudahlah, yang penting aku sudah membawakan makanan untuk kalian, sekarang kalian makanlah semuanya."
"Weehhh memakan makanan sebanyak ini jangan ngaco kau.."
Di saat mereka berdua sedang berdebat, diam-diam ternyata Yudi sudah memakan setengah dari makanan yang dibawa oleh Indra..
"Walaaahh..!! Hei kau, Kenapa kau makan banyak sekali apakah kau sangat lapar..?" Tanya Lina pada Yudi.
"Ya begitulah, aku memang sangat lapar karena dari kemarin aku juga belum makan.." ujar Yudi sambil menggunyah makanannya
Kemudian disitu Indra juga sedang memakan makanannya, dan habis beberapa porsi hingga tersisa satu porsi saja untuk Lina.
"Walaaahh..!! Kau juga Indra.! Kenapa kalian makan sangat rakus sekali..?!"
"Hei Lina, jika kau tidak mau menghabiskan makanannya, biar kami saja yang menghabiskannya, kami juga sedang kelaparan, ini aku sisakan satu untukmu Lina makanlah..!!"
"Haahh..!! Kalian cepat sekali makannya, apa kalian tidak tersedak..??"
"Sudahlah Lina katanya kau juga lapar.? ayo makanlah..!"
Lina pun memakan makanan yang disisakan oleh Indra dan Yudi, namun makanan yang disisakan oleh mereka tinggal nasi dan tempe saja, sedangkan makanan yang enak-enak seperti daging dan sayur-sayuran sudah dimakan semua oleh Indra dan Yudi.
"Haaaaahhhh..!! Kalian hanya menyisakan satu bungkus nasi.! udah gitu lauknya cuman tempel lagi.. Rrrr..!!!"
__ADS_1
"Aaahhhh... Makanan ini sangat enak sekali Lina, aku jadi sangat kenyang sekarang."
"Ya aku juga sangat kenyang.."
"Rrrrrr....!!!! Dasar kalian orang-orang tidak tahu diri. Hm..!"
"Sudahlah tidak usah bermuram durja, kau makan saja lah itu.!"
Lina pun memakan makanannya, dan Hari pun mulai gelap, dan mereka memutuskan untuk bermalam di sana dengan beralaskan kain untuk Indra dan Yudi sedangkan Lina tidur di dalam tenda yang dia bawa.
"Sudah malam kita tidur di sini saja, ini kain untuk alas kalian tidur.!"
"Hah apa yang kau buat itu Lina apakah kau membuat rumah kecil dari kain itu..?" Ujar Indra.
"Bodoh.! ini namanya tenda camping, kalian orang zaman dulu tidak mengerti peralatan zaman sekarang..! Sudahlah aku mau tidur dulu ya good night..!!"
Setelah Lina masuk ke dalam tenda, Indra yang penasaran mencoba mengintip Lina.
"Waahh..! Sepertinya di dalam sini sangat nyaman sekali ya bolehkah aku tidur bersamamu Lina..???"
"Kyaaahhh... Hei kau dasar kakak tidak tahu diri pergi sana jangan ganggu tidurku...! Rrrr..!!"
Akhirnya merekapun tidur di tempat masing-masing yang sudah disediakan oleh Lina.
Dan di keesokan harinya merekapun mulai melakukan perjalanannya kembali, dan bergegas untuk pergi...
"Hoaaammm... Aahh sepertinya sudah siang ya.
Haah..!! di mana Yudi dan Lina Kenapa mereka tidak ada disini..?!!"
"Oii kau sudah bangun ya, cepatlah ayo bergegas kita lanjutkan perjalanan kita..!" Ujar Yudi
"Hei kalian curang Kenapa kalian bangun lebih dulu dari ku.?!"
"Kau yang bangunnya kesiangan bodoh.!" Ujar Lina
Kemudian mereka bertiga pun beranjak pergi dan mulai melanjutkan perjalanannya lagi, dan mereka melewati warung makan yang kemarin indra beli makanannya, dan si pemilik warung itu menghampiri Indra untuk berterimakasih.
"Permisi mas,, sebelumnya terimakasih banyak ya kemarin sudah membeli makanan saya, apa mas mau mekan lagi, nanti saya kasih gratis mas.."
"Tidak, terimakasih, kita sudah kenyang"
"Oh jadi ini orang yang sudah membayar dengan koin emas..?! Hey dapat darimana emas itu, apa kau mencuri.??" Ujar pedagang sebelah
"Ya sudah kami permisi dulu ya mbak, terimakasih atas tawarannya." Ujar Lina
Kemudian mereka melanjutkan perjalanannya lagi, dan didalam perjalanan, mereka melihat para warga yang sedang berlarian ke arah yang sama, Indra dan Yudi pun bingung apa yang sedang terjadi, kemudian mereka mencoba bertanya kepada salah satu warga yang sedang berlarian.
"Hei tunggu paman, apa yang sedang terjadi.? kenapa kalian semua berlarian menuju arah yang sama, ada apa di sana paman..?" Ujar Yudi mencoba bertanya kepada salah satu warga
"Hei apa kau tidak tahu kalau di sana sedang ada sayembara, dan hadiahnya juga lumayan besar."
"Hah sayembara..??!"
Kemudian mereka bertiga pun penasaran dan mencoba melihatnya, dan benar saja, ternyata di sana memang ada sebuah sayembara, dan mereka pun mencoba menyaksikan dari dekat.
"Baiklah tuan-tuan saya akan mengadakan sebuah sayembara, dan pemenangnya akan mendapatkan satu peti emas, untuk siapapun yang bisa mengalahkan teman saya dia lah yang menjadi pemenangnya..!!"
Para warga pun tertarik untuk mengikutinya dan ingin mendapatkan hadiah tersebut.
"Baiklah siapa saja yang mau mengikuti sayembara ini, silahkan langsung naik ke atas panggung dan melawan teman saya tanpa harus mendaftar.!"
Kemudian 1 warga mulai naik dan bertarung dengan orang yang ada di atas panggung itu.
Di situ Lina melihat dengan mata batinnya, dan ternyata orang yang mengadakan sayembara itu, dan teman-temannya mereka semua adalah roh-roh jahat para pasukan Raja Imran.
"Indra mereka adalah roh jahat pasukan Raja Imran..!
"Benar Indra, mereka adalah para pasukan Raja Imran, kita harus menghancurkannya.!"
"Baiklah kalau begitu apa boleh buat kita harus menghajarnya sekarang juga."
"Tunggu Indra, kita lihat dulu apa yang akan mereka lakukan..!" Ujar Yudi mencegah Indra untuk bertindak.
Kemudian setelah salah satu warga naik dan bertarung dengan roh jahat itu, dia dihajar sampai mati, namun hal itu tidak diketahui oleh para warga yang lainnya karena setelah dia dibunuh, dia dimasukkan ke dalam tenda sayembara untuk berpura-pura mengobatinya, dan kemudian orang yang sudah terbunuh itu keluar dari tenda dan dia masih hidup karena telah dimasuki oleh roh jahat saat di dalam tenda.
Lina dan Yudi yang melihatnya, mereka pun menyadarinya dan mulai khawatir dengan para warga lainnya yang ingin mengikuti sayembara itu.
"Celaka Lina ternyata mereka telah ditipu oleh para roh jahat itu.!"
__ADS_1
"Benar Yudi, lalu kita harus bagaimana apa yang harus kita lakukan dengan mereka..?!"
Di situ para warga yang lain terus bergantian dengan warga yang sudah kalah, tanpa mereka tahu bahwa warga yang sudah kalah sebenarnya mereka telah terbunuh.
"Baiklah siapa lagi selanjutnya..? apa tidak ada di antara kalian yang mampu mengalahkan teman saya..??" Ujar MC yang mengadakan sayembara itu.
"Gawat.!! mereka terus bergantian.! kalau seperti ini terus mereka semua akan terbunuh oleh para roh jahat itu, bagaimana ini Indra apa yang harus kita lakukan.?
"Baiklah kalau begitu, biar aku saja yang maju dan mengalahkan mereka semua..!!" Sontak Indra langsung naik ke atas panggung.
"Hah.! Indra berhati-hatilah..!!"
Para warga pun bersorak dan mengejek Indra karena badan Indra yang kecil melawan orang yang badannya kekar.
"Bagus sekali,, akhirnya kau masuk ke dalam perangkap ku Indra.! Hihihi.." ujar MC sayembara itu dalam hati.
"Oi Kasto.! Sepertinya aku merasa lelah setelah menghadapi begitu banyak orang, apakah aku boleh beristirahat sejenak untuk memulihkan tenaga ku..?!"
"Hei curang kau..! Kenapa kau mau melarikan diri..!!" Ujar Indra
"Ee. Baiklah semuanya karena teman saya sudah merasa lelah, maka sebagai gantinya adalah pria kecil yang baru saja naik ke atas panggung."
"Hah.! Orang seperti itu sangat mudah sekali kukalahkan biar aku saja yang melawannya.!" Ujar warga yang sudah terbunuh dan dimasuki oleh roh jahat.
Kemudian Indra pun bertarung melawan orang yang sudah terbunuh itu, dan Indra pun langsung mengeluarkan senjatanya dan menebas roh jahat yang ada di dalam tubuh orang itu.
Seketika orang itu pun langsung tergeletak dan roh jahat nya pun hancur. Para warga yang melihatnya pun kaget dengan penyerangan Indra yang terlihat sangat kejam.
"Hei tunggu dulu...! ada peraturan penting yang harus kau taati.! bertarunglah dengan tangan kosong jangan memakai senjata karena itu sangat berbahaya..!"
Kemudian salah satu dari roh jahat itu mengambil senjata Indra dan menyimpannya, Indra pun merasa begitu kesal karena senjatanya yang diambil secara paksa.
Kemudian orang-orang yang sudah terbunuh itu bergantian melawan Indra, namun mereka semua jatuh dan kalah oleh Indra, setelah mereka jatuh, roh yang ada di dalam tubuh orang itu pun langsung keluar seketika, sehingga orang itu pun tidak sadarkan diri dan dianggap mati oleh Indra.
"Hei Kasto.! mereka semua yang sudah dikalahkan oleh orang itu telah mati dibunuh nya..!" ujar salah satu roh yang menangani orang yang sudah kalah.
"Hah.! Jangan bercanda kau mereka semua memang sudah mati dari tadi dan orang yang berbadan besar tadi lah yang membunuhnya..!!"
Para warga pun sontak kaget mendengarnya, dan merekapun melihat kondisi orang-orang yang sudah mati itu, dan mereka melihat orang-orang itu memang sudah mati, mereka pun menuduh Indra sebagai pembunuhnya.
"Hei kau..! kau telah membunuh suamiku kurang ajar kau.."
"Kau juga membunuh pacarku."
"Ayahku juga sudah dibunuh olehmu."
Para warga pun berontak dan hendak menghakimi Indra.
"Hah apa yang terjadi.?! mengapa jadi seperti ini Yudi.??"
"Aku juga tidak tahu, sepertinya kita telah terjebak oleh para roh jahat itu."
Kemudian Lina dan Yudi pun mencoba mendekati Indra, namun mereka dihalangi oleh para penjaga sayembara, dan ternyata penjaga sayembara itu adalah roh jahat pasukan Raja Imran.
"Kalian mundur lah jangan dekati dia.! dia sangat berbahaya..!" Ujar si penjaga sayembara.
"Hah.! kau juga roh jahat teman mereka, apa maksud dari semua ini..?!" Ujar Lina mencoba bertanya pada penjaga itu.
"Polisi cepat tangkap orang itu.! dia adalah seorang pembunuh cepat tangkap dia..!!" Ujar MC sayembara
Kemudian para polisi yang menjaga sayembara itu segera menangkap Indra dan memborgolnya, Indra pun brontak dan mencoba melepaskan diri dari para polisi yang menahan nya.
"Hei apa-apaan ini..!! kenapa kalian menangkapku..?! aku bukanlah pembunuh, dialah yang membunuh orang-orang itu lepaskan aku..!"
Indra pun brontak dengan sekuat tenaga sehingga membuat para polisi kualahan menahannya, dan kemudian karena Indra begitu keras kepala dan mencoba berontak, salah satu polisi itu menembak Indra..
Duarrrr....!!!
"Hah.! Indra....!!!!!" Teriak Lina
"Lina apa yang harus kita lakukan sekarang.? jika kita ikut menolong Indra, maka kita juga akan tertangkap oleh mereka.! apa yang harus kita lakukan sekarang..?!!"
"Hah.! Yudi coba lihatlah polisi yang baru saja menembak Indra, dia adalah roh jahat yang sama seperti mereka..!"
"Bener juga.! bagaimana ini..?!"
Indra pun semakin memberontak, dan semakin kuat dia memberontak-nya, kemudian polisi yang telah dirasuki oleh roh jahat itu menembak Indra lagi, dan dia menembaknya berkali-kali sampai Indra pun tidak bisa memberontak lagi.
"Siaaaallll.....!!!"
__ADS_1
"INDRA...!!!"
...****************...