
Ketika indra hendak menebas roh yang ada di dalam tubuh orang itu, tiba-tiba orang itu memanggil nama Indra
"INDRA..!!!!"
Indra pun kaget seketika itu dan langsung berhenti..
"Hah.! darimana kau tau namaku??"
"Ternyata benar kau memamng Indra.!!"
"Hey, kau ini siapa sebenarnya dan kenapa kau bisa tau namaku??"
Orang itu pun mengajak Indra berbicara dan menceritakan tentang dirinya.
"Indra, aku sudah lama mencari mu kemana-mana, akhirnya aku menemukanmu,"
"Hey,, kau belum menjawab pertanyaan ku, siapa kau.!?"
Orang itu pun menceritakan semuanya, dan ternyata dia adalah orang dari Lembah biru yang kabur dari penjara Raja Imran.
"Haahh,, yang benar saja,?"
"Ya benar, aku adalah pengikut setia Raja Abimana, namaku adalah Yudi,"
"Yudi.? Itu adalah nama pemimpin pasukan Raja Abimana,"
"Ya, aku adalah pemimpin pasukan Raja Abimana."
"Hah, aku tidak percaya."
Indra pun masih belum percaya dengan orang itu karena tidak bisa bisa melihat tanda di lengannya, kemudian Indra kembali mencari Lina dan segera pergi meninggalkannya.
"Sudahlah, aku tidak ada waktu untuk mu"
"Tunggu Indra!! Kau mau kemana??
"Aku mau cari temanku, sudahlah aku pergi dulu"
"Tunggu aku ikut denganmu"
Kemudian orang yang bernama Yudi itu pergi mengikuti Indra, dan diperjalanan orang itu bertanya-tanya..
"Indra, temanmu ada dimana?, aku akan membantumu mencarinya"
"hah, memangnya kau siapa ingin membantuku.?!"
"nanti akan ku jelaskan, sekarang katakan saja dimana temanmu.?!"
"Temanku diculik oleh pasukan Raja Imran, dia dibawa ke hutan Rempag, Tapi aku tidak tahu dimana hutan itu berada sekarang.."
"Hutan Rempag??"
Indra yang begitu kesal dan tidak dapat menemukan Lina, Indra berhenti sejenak untuk berfikir.
"SIALL..!!! kemana aku harus mencarinya..!! Ujar Indra begitu kesal.
"Indra, tadi kau bilang temanmu dibawa ke hutan Rempag??"
"Iya, tapi aku tidak tau dimana hutan itu sekarang, dan aku juga tidak bisa merasakan jiwanya, apakah,, dia sudah mati?.."
Indra bersedih karena tidak bisa menemukan Lina, dan menduga kalau Lina sudah meninggal, namun ternyata Yudi mengetahui dimana hutan Rempag itu berada..
"Indra, jangan kuatir, aku tahu dimana letak hutan itu"
__ADS_1
"Hah, benarkah??"
Indra pun merasa sedikit lega mendengarnya, kemudian Indra meminta Yudi untuk menunjukkan jalan menuju hutan Rempag itu..
"Tunjukan padaku dimana hutan itu berada.!"
"Baiklah ayo ikuti aku!."
Kemudian mereka pergi bersama ke hutan Rempag dan menyelamatkan Lina, tidak lama kemudian mereka sampai di hutan itu, namu Indra masih belum merasakan jiwa Lina..
"Kenapa aku masih tidak merasakan jiwanya??"
"Indra, lihatlah, ada sebuah penghalang ghaib disini, mungkin jiwa temanmu tidak bisa kau rasakan karena adanya penghalang ini.."
"Hahh??? Dimana? Aku tidak melihat apa-apa disini.?",
"Hm, mungkin itu karena kau seorang manusia, dan penghalang ini hanya bisa dilihat oleh roh atau orang yang mempunyai indra ke enam, penghalang ini hanya untuk mengurung energi seseorang sehingga tidak dapat dirasakan oleh siapapun dari luar. Sudahlah ayo kita masuk saja!"
Kemudian mereka masuk kedalam hutan itu dan benar saja di dalam hutan itu Indra bisa merasakan jiwa Lina dan mulai mencarinya..
"Hah,,! Aku sudah bisa merasakan jiwanya, dia berada di dalam sana,"
Kemudian mereka masuk lebih dalam dan akhirnya mereka menemukan Lina yang sedang di ikat disebuah pohon..
"Lina..!!!"
"Hah!, Indra, tolong aku.!!
"Lina bertahanlah aku akan menolongmu"
Kemudian Indra bergegas menolong Lina, namun disitu ada banyak pasukan Sadam yang menghalangi Indra..
"Oi kalian semua,, menyingkir dari hadapanku"
Setelah mereka mengalahkan semuanya, Indra bergegas menyelamatkan Lina, namun tiba-tiba pimpinan mereka muncul, dan menghalangi Indra,
"Siapa kau, jangan menghalangiku, minggir!!!"
"Indra,!! Dia adalah Sadam pimpinan pasukan ke lima dari Lembah hitam,"
"Oh, jadi kau pimpinan mereka ya?, akan ku hajar kau..!!"
"Yaa,, aku adalah pimpinan mereka, dan kau, rupanya kau orang yang mempunyai senjata legendaris itu ya?, baguslah kau datang tepat waktu.." ujar sadam dengan santai..
Kemudian Indra bertarung dengan sadam, namun Indra tidak menyadari bahwa sadam mempunyai ilmu yang bisa menghipnotis manusia.
"Indra,! berhati-hati lah dia bisa menghipnotis manusia, jangan sampai kau menatap matanya..!!"
Kemudian tanpa sengaja indra menatap matanya dan langsung terhipnotis, indra menjadi bengong seperti orang linglung..
"Celaka, Indra terhipnotis olehnya,,! Indra..!! Sadarlah.!"
Kemudian Yudi bergerak mendekati Indra dan berupaya menyadarkan Indra, namun Yudi dihalangi oleh Sadam dan kemudian Sadam menghantam Yudi, Yudi pun melawan balik dan mereka bertarung sangat hebat, dan saling beradu pedang,. Namun disitu yudi terpental dan hampir kalah, Indra masih belum sadar, Yudi yang mencoba menyadarkan Indra, terus saja di halangi oleh sadam.. kemudian dengan kekuatannya, Yudi berhasil membuat sadam terpental, dan kemudian Yudi menepuk punggung Indra dan akhirnya Indra sadar..
"Hah,! apa yang terjadi??" ujar Indra kebingungan.
"Syukurlah kau sudah sadar, barusan kau terkena hipnotis oleh Sadam,"
"Apa..??"
Indra pun merasa kesal dan kemudian Indra mencoba melawan Sadam namun dihalangi oleh Yudi,,
"Indra, biar aku saja yang melawan Sadam, kau selamatkan saja temanmu itu"
__ADS_1
"Tapi kau..."
"Tenang saja aku tidak akan terhipnotis, karena hipnotis sadam hanya akan berpengaruh pada manusia."
"Bukan itu yang ku maksud.! yang ku maksud kau ini siapa??"
"Haaahh..!! Kau tidak mengenaliku, apa kau masih dalam pengaruh hipnotis Sadam!!??
"Oh iya aku baru ingat sekarang kau Yudi kan"
"Rrrrr,,, dasar payah baru terhipnotis sebentar saja kau sudah lupa dengan ku.!!" Sontak Yudi memukul kepala Indra..
"Hey kenapa kau memukulku!??"
"Kau payah.!"
"Apaa kau bilang!!, Apa kau mau bertanggung denganku?! Ayo kita buktikan siapa yang payah..!!!
"Hey, hey, hey,, kenapa kalian malah bertengkar?? Ujar Sadam
"Sudahlah, bicaranya nanti saja, kau selamatkan dulu temanmu itu!! Ujar yudi dan menyuruh Indra untuk menolong Lina.
Kemudian Indra bergegas menyelamatkan Lina, sementara Yudi bertarung melawan Sadam, setelah Lina berhasil di selamatkan Indra dan Yudi bergegas untuk kabur,,
"Hey kau, terimakasih sudah membantuku, aku akan membawanya keluar dari sini.." ujar Indra sambil menggendong Lina,,
"Baiklah ayo kita mundur dulu" ujar Yudi dan kemudian lari bersama Indra..
Namun disitu Sadam tenang tenang saja seakan dia sudah merencanakan sesuatu,,
"Lari lah, dan keluarlah dari hutan ini jika kalian bisa." Ujar Sadam dengan santai,
Kemudian di tengah perjalanan, Lina yang sedang di gendong oleh Indra tiba-tiba memukul leher Indra dari belakang dengan keras, dan kemudian Indra terjatuh dan merasa pusing, Indra hampir pingsan karena pukulannya.
"Indra kau kenapa, Indra!!??" cemas Yudi.
Kemudian mereka dikepung oleh pasukan Sadam, kemudian Lina berbalik dan mendekati Sadam, Indra sadar tapi masih merasa pusing, dan Indra melihat Lina jadi aneh, kenapa Lina mendekati sadam.
"Lina, apa yang kau lakukan, kenapa kau kesitu,, Lina.! Mereka adalah orang jahat.!!" Ujar Indra seraya dirinya merasa pusing,,
"Hah,,! Jangan-jangan dia sudah terkena hipnotis Sadam," ujar Yudi yang telah menyadarinya..
Kemudian Indra bangkit dan sadar dan melihat Lina yang sedang bersama Sadam, Indra merasa heran.
"Tuanku, aku sudah melakukan yang kau perintahkan," ujar Lina
"Ohh,,, bagus, bagus sekali, terimakasih yah Lina."
"Sama-sama tuanku"
"Lina..!! Apa yang terjadi denganmu.!?? Teriak Indra
"Hahaha.... percuma saja kau teriak, dia tidak akan mendengarkan mu hahaha..!!
"Kurang ajar kau.! Kembalikan temanku..!"
"Apa?? Kembalikan?? Hahaha,,, hey asal kau tahu dia itu sudah menjadi pengikut ku, dan sia-sia saja kau menyelamatkannya, dia tidak akan pernah mau ikut denganmu hahaha...!!!
"Indra.! Temanmu telah terhipnotis oleh sadam, dia sudah dipengaruhi pikirannya, kita harus mengalahkan sadam agar temanmu bisa kembali normal..!"
"Baiklah..!!! Akan ku kalahkan dia dan merebut kembali Lina dari tangannya..!!
...****************...
__ADS_1