
"Hay..! Aku Dea, ini kucingku"
"Hay,, namaku Porong"
"Dan ini kelinci ku"
"Hai namaku Kendit"
"Masih ingat dengan kami kan??, Ya, kami bertiga pernah bertemu dengan Indra dan teman-temannya di chapter 15 kemarin, dan di chapter spesial ini kami akan menceritakan tentang Porong dan Kendit yang jatuh cinta pada seorang gadis..."
"Ya benar, dia sangat manis sekali, benarkan Kendit.?"
"Iya benar sekali Rong"
"Hei Porong, Kendit, bisakah kalian ceritakan bagaimana kalian bisa jatuh cinta dengan gadis itu??"
"Baik lah akan ku ceritakan,, dengerin yah..!"
Waktu itu aku sedang mencari Kendit...
***
"Kendit dimana ya.? Susah sekali mencarinya,, hmmm.."
Disitu Porong sedang mencari temanya si Kendit, namun Porong mencarinya kemana-mana belum juga menemukan si Kendit, kemudian Porong mencarinya ke taman..
"Apa mungkin Kendit ada di taman yah?? Coba ke sana ah, siapatau dia ada di sana."
Di sebuah taman yang indah dan dipenuhi rumput yang hijau dan segar,, ternyata Kendit ada disana dan dia sedang melamun.
Kemudian Porong pun mendekati Kendit yang sedang melamun dan mengagetkannya..
"Meeoowwww...!!!"
"Aaaaa...!!!! Porongg..!! Kamu mah ngagetin aku aja si..!!"
"Hehe,, lagian kamu melamun mulu, emang lagi ngelamunin apa si Ndit??"
"Ah kamu mau tau aja Rong..!"
"Yaudah kalau nggak mau ngasih tau juga gak apa-apa,, tapi aku ga mau berteman sama kamu lagi Ndit..! aku mau pergi saja lah..!"
"jangan pergi dong Rong, Bukannya aku gak mau ngasih tau,, makanya sini duduk..!!"
Kemudian Porong pun ikut duduk di sebelah Kendit, dan ternyata Kendit sedang melihat seorang gadis yang sangat manis sambil melamunkan-nya
"Coba deh kamu lihat gadis itu Rong..!"
"Gadis yang mana Ndit??"
"Itu,,, emang kamu gak liat Rong??"
"Yang mana si Ndit..??"
"Masa kamu gak liat si Rong..??"
"Yang mana si??"
"Itu loh,, yang lagi baca Novel kita.."
"Ohhh,, itu yang lagi baca Novel spesial kita Ndit..??"
"Iya,, kamu lihat kan?? Tuh senyumnya manis banget Rong.."
"Waahh,, iya bener Ndit, manis banget senyumnya..."
"Eh, eh, eh, lihat Rong, senyumnya makin lebar.."
"Waahh iya Ndit manis banget,, aku jadi jatuh cinta deh Ndit,,."
"Iya Rong aku juga,, dan,, lihat Rong, dia tersenyum lagi.."
"Waahh iya, pipinya sampai merah gitu Ndit.."
"Aduuhh manisnya dirimu mbak.. jadi pengin aku dipeluk sama dia..***
"Udah dong mbak jangan tersenyum terus, nanti aku jadi gak bisa tidur mbak,, gimana nih Ndit dia masih tersenyum terus dan makin lebar senyumnya.."
__ADS_1
"Biarin Rong,, biar ku pandangi terus tanpa henti."
Setelah Porong melihat gadis yang manis itu,, Porong pun ikut melamun bersama Kendit, dan membayangkan mereka sedang dipeluk oleh gadis manis itu..
***
"Jadi begitulah ceritanya kak Dea.."
"Waahh,,, auto baper dong dia,, kalian mah bisa aja deh.."
"Kak Dea juga manis kok, ditambah lagi dengan gigi kakak yang gingsul.."
"Yaahh kakak jadi baper nih,, kamu bisa aja Ndit."
"Kak Dea,, aku mau dipeluk."
"Ya, aku juga kak.. hii"
"Yaudah sini kakak peluk kalian berdua.."
Hari pun berganti, dan keesokan harinya, Porong dan Kendit bermain bersama-sama dengan gembira..
"Hei Kendit ayo kejar aku kalau bisa.."
"Baiklah akan ku kejar kamu, dengan kakiku yang panjang aku bisa melompat dan berlari dengan cepat,, aku pasti bisa menangkap mu.."
Di hari yang cerah itu, mereka berdua bermain kejar-kejaran, dengan hati yang sangat gembira tentunya..
"Porong..! Aku capek, aku haus dan lapar, aku mau makan dulu yah.."
"Ya sudah ndit aku juga mau nyanyi-nyanyian"
Mereka berdua pun berhenti bermain karena Kendit yang merasa lapar, dan Porong juga ingin bernyanyi..
Kemudian Kendit mendekati Dea dan minta wortel untuk dimakannya..
"Kak Dea..!!"
"Hei Kendit, ada apa..??"
"Kak dea, aku lapar,, apa wortelnya masih ada kak??"
"Baik kak.."
Kemudian Dea mengambilkan wortel untuk Kendit..
"Ini Ndit wortelnya.."
"Terimakasih kak dea..!"
"Oh iya, Porong dimana Ndit, kok gak bareng sama kamu..??"
"Tadi Porong katanya mau nyanyi kak."
"Yaudah kamu abisin dulu wortelnya yah, nanti kita lihat Porong bernyanyi."
"Ok kak."
Kemudian Kendit menghabiskan wortelnya dan mereka pun pergi melihat Porong yang sedang bernyanyi.
Disaat Dea dan Kendit datang ke tempat Porong, disitu Porong sedang bernyanyi.
🎶🎶
Balonku ada Lima,,,, lupa-lupa namanya,,, yang nulis mau tanya,,,, yang baca sedang apa...??
#tulis di kolom komentar yahh..! :v
"Yeeee,,,, suara kamu bagus sekali Rong.."
"Oh, hai kak Dea, hai Kendit, kalian dengerin aku nyanyi yah.. hihi.."
"Iya Rong, suara kamu bagus Rong."
"Kendit, kamu mau nyanyi juga??"
"Yah.! Aku mau nyanyi Rong.."
Yeeee,,,, Kendit, Kendit, Kendit...
__ADS_1
"Semuanya dengerin aku nyanyi yaa.."
🎶🎶
Satu-satu aku sayang kak Dea,,,, dua-dua aku sayang Porong,,, tiga-tiga aku sayang dia,,, satu dua tiga,,, sayang semuanya...
Yeeee.....
"Eh Ndit, dia siapa yang kamu sayang..?"
"Itu loh Rong gadis manis yang lagi baca novel ini.."
"Wah, wah, kalian suka sekali ya merayu para viewers"
"Hehe,, aku juga bisa loh merayu kakak.."
"Oh ya..?? Coba, kalo bisa.!"
"Coba kakak cium tangan kakak, baunya apa..?"
"Gak bau apa-apa Rong"
"Coba sini tangannya, aku sulap jadi bau wangi."
"Hah, emang kamu bisa??"
"Bisa dong.."
"Coba"
"Bimsalabim,, jurus mengubah bau wangi..!!! Cringgg..!! Coba kakak cium, wangi gak..??"
"Nggak bau apa-apa Rong, masih sama kayak tadi"
"Masa sih, coba sini aku yang cium"
"Yeee,,, bilang aja kamu mau cium tangan kakak.. huuu.."
"Heee.."
"Kakak,, aku juga bisa merayu kakak"
"Kamu juga mau cium tangan kakak Ndit.??"
"Enggak kak,, coba deh kakak lihat.! Di sebelah jempol kan jari telunjuk, terus di sebelahnya lagi jari apa kak..?"
"Jari tengah"
"Sebelahnya lagi.?"
"Jari manis"
"Emm,, tapi kok aku jilat gak manis.??"
"Terus??"
"Yang manis kakak.."
"Ah kamu bisa aja Ndit, kakak jadi baper deh.."
"Hehe.."
"Kak, udahan yuk, aku capek, mau istirahat"
"Baiklah kalau begitu."
*****
Ok teman-teman, cukup sekian dulu ya cerita dari kami, mudah-mudahan bisa menghibur kalian semua...!!
Dan nantikan juga chapter spesial kami selanjutnya yahh..
Jika kalian suka dengan cerita kami, silahkan tekan tombol love nya yah, dan kalau kalian ingin bertanya atau ada yang ingin di sampaikan, silahkan tulis di kolom komentar yahh..!
Berikan vote untuk membantu Author power up, dan Jangan lupa follow juga akun Author nya yah biar gak ketinggalan episode selanjutnya yahh.
Terimakasih...
Baca chapter selanjutnya lebih seru dan menegangkan yang membuat kalian semakin penasaran dengan ceritanya.
__ADS_1
...****************...