Lina Dan Manusia 1000 Abad

Lina Dan Manusia 1000 Abad
Chapter 48. Latihan meningkatkan kekuatan


__ADS_3

Indra dan lainnya sedang bersama dengan orang yang misterius, dan orang tersebut mempunyai kabar buruk untuk Indra dan teman-temannya.


"Apa?? k...kabar buruk apa maksudmu, cepat jelaskan pada kami..!!" tanya Lina


"Hei, kau jangan coba-coba menipu kami, cepat katakan siapa kau sebenarnya" Indra bertanya


"Kau mau mendengar kabar itu atau mau membuang-buang waktu dengan pertanyaan tidak penting mu itu.??" sahutnya


"Hah?? Tidak penting katamu??"


"Sudahlah Indra lebih baik kita dengarkan dulu apa yang akan dia katakan" ujar Yudi


Kemudian orang misterius itu menjelaskan kepada mereka tentang kabar buruk tersebut, orang itu mengatakan bahwa dia telah mendengar rencana jahat Raja Imran selanjutnya.


"Hei, kenapa kau bisa tau keberadaan dan rencana Raja Imran, sebenarnya siapa kau.?" ujar Yudi


"Yudi.! Kita dengarkan dulu sampai selesai" ujar Lina


"Saat itu aku memang berada di sana dan mendengar rencana Raja Imran"


##kata-kata Raja Imran##


"Sito.! Kau yang menjaga penjara roh penduduk Lembah Biru bukan.??" ujar Raja Imran


"Betul yang mulai" jawab Sito


"Aku ingin kau melepaskan beberapa roh Lembah Biru, dan bawa mereka ke hadapan ku, aku akan menggunakannya untuk menangkap tikus tikus menyebalkan itu."


"Tapi bukankah Yang Mulai sudah mempengaruhi beberapa dari mereka?"


"Hmphh,, mereka semua sampah tidak berguna, mereka hanya ku jadikan sebagai prajurit untuk menjaga istana saja, aku membutuhkan yang lebih berguna dari mereka, CEPAT BAWAKAN PADAKU YANG LEBIH BERGUNA..!!"


"B...baik Yang Mulai"


####


"Apa.?! Raja Imran ingin menggunakan penduduk Lembah Biru untuk menangkap kita??" ujar Yudi


"Benar, tapi aku tidak tau siapa saja yang akan dikirim oleh Raja Imran, bisa saja mereka adalah keluarga, teman, guru, atau orang yang kalian sayangi.


Indra dan Yudi pun terkejut mendengar perkataannya, dan berfikir siapa saja yang akan mereka hadapi apakah itu saudara, kerabat, atau mungkin orang-orang yang mereka sayangi.


"DASAR LICIK.!! beraninya dia menggunakan penduduk Lembah Biru untuk menangkap kami, aku tidak akan memaafkannya..!!" Seru Indra


"Kalo benar begitu kita akan kesulitan untuk menghadapinya, selain itu kita tidak bisa segan untuk membunuh teman kita sendiri karena seluruh penduduk Lembah Biru sudah ku anggap keluarga." ujar Yudi


"Hei kau!, jangan asal bicara kau, apa kau ingin kami membunuh keluarga dan teman-teman kami?! Daripada melakukan itu aku lebih baik membunuhmu.!"

__ADS_1


Indra pun merasa kesal dan hendak menyerang orang misterius itu dan menggunakan senjatanya, namun orang itu dengan sangat mudah langsung menghentikan Indra dengan mengeluarkan aura kekuatan yang begitu kuat sehingga membuat Indra, Yudi dan lainnya terbujur kaku merasakan aura kekuatan itu, kekuatan itu seperti kekuatan Dewa yang begitu besar, mereka pun tidak bisa apa-apa, kemudian dia menghilangkan auranya dan berkata.


"Baiklah jika kau tidak mau aku bantu, lebih baik kalian pergi dari sini dan pikirkan cara sendiri.!" bentak orang misterius itu


"TUNGGU.! Indra kau jangan gegabah.! Kita dengarkan saja dulu, mungkin dia ada di pihak kita dan dia dapat membantu kita." ujar Yudi


*Aura kekuatannya begitu kuat seperti seorang Dewa, tapi aku merasakan sedikit aura yang tidak asing dari dirinya, sebenarnya siapa dia.?!* ujar Yudi dalam hati


"Baiklah aku akan memberi tau caranya, selain itu aku akan meningkatkan kekuatan kalian terlebih dahulu, karena firasat ku mengatakan kalian akan menghadapi orang yang terkuat di Lembah Biru"


"Orang terkuat siapa yang kau maksud,? Aku adalah Yudi, pemimpin utama pasukan Yang Mulai Raja Abimana dari Lembah Biru.!"


"Aku juga tidak tau pasti, itu hanya firasat ku saja, sudahlah, hari ini kalian beristirahat saja di sini, besok kita akan mulai latihan.!"


Indra dan teman-temannya pun setuju untuk mengikuti pelatihan meningkatkan kekuatan, dan mereka beristirahat di kediaman orang misterius itu sambil berfikir siapa orang misterius itu dan apa tujuannya.


Keesokan harinya mereka berkumpul untuk melakukan pelatihan, dan satu-persatu mereka dilatih oleh orang misterius itu namun sehari saja belum cukup, mereka belum bisa mengontrol kekuatan mereka


Disitu Indra melatih kekuatan rembulan miliknya dan membuka mata batinnya, Yudi melatih jurus serigala rembulan dan kekuatan pedangnya, Lina melatih kekuatan tinju api dan cahaya Dewi rembulan, kemudian Dea juga melatih kecepatan menghisap dan menampung sebanyak mungkin.


waktu demi waktu mereka jalani dengan berlatih keras untuk meningkatkan kekuatan mereka dan seiring berjalannya waktu mereka semakin bisa mengontrol kekuatan mereka, namun sepertinya Indra masih tertinggal jauh dari teman-temannya.


Tiga hari kemudian akhirnya mereka bisa meningkatkan kekuatan dan mengontrolnya dengan baik terkecuali Indra yang sampai saat itu belum bisa meningkatkan kekuatannya.


"Indra.! Mata batin mu sudah terbuka, dan kau bisa melihat roh roh yang gentayangan, tapi kenapa kekuatan mu belum juga meningkat??" ujar orang misterius


Indra merasa kesal karena kekuatannya belum juga meningkat, orang misterius itu terus melatihnya walaupun sebenarnya dia sudah lelah, dan begitu juga dengan Indra.


*Kenapa kekuatannya belum juga meningkat, seharusnya setelah membuka mata batin dan melakukan pelatihan jiwa kekuatannya sudah meningkat sekarang" ujar orang misterius dalam hati


Disitu Indra terus berlatih walaupun sudah lelah dan hampir menyerah.


KEKUATAN REMBULAN.! TEBASAN BULAN SABIT.!


TEBASAN BULAN SABIT BERUNTUN..!!!


"Siaaall,,, kenapa masih belum meningkat, aku sudah lelah sekali" ujar Indra kesal


*Sebelumnya Indra pernah mengeluarkan sebuah kekuatan yang sangat dahsyat saat melawan Karto, tapi kenapa sekarang seperti ini??* ujar Yudi dalam hati


"Indra, apa kau ingat saat kau melawan Karto, dan kau mengeluarkan kekuatan yang sangat dahsyat, itu, bagaimana kau melakukannya coba kau ingat.?!" seru Yudi pada Indra


Kemudian Indra mencoba mengingat saat kejadian itu, dan disaat itu Indra sedang terkena racun si kakek lebah dan tubuhnya menjadi lumpuh, dan disaat itu Lina sedang di serang oleh Karto dan akan dibunuh, disitu Indra masih berada dalam alam bawah sadarnya dan membuka pintu yang bercahaya terang kemudian Indra bangkit dengan kekuatan yang sangat dahsyat, sekarang Indra sedang mencoba mengingat hal itu dan memasuki alam bawah sadarnya


Di alam bawah sadarnya Indra melihat pintu bercahaya itu lagi dan mencoba untuk membukanya lagi, setelah Indra membukanya, Indra merasa silau dengan cahaya itu, namun Indra memaksa untuk masuk kedalam, setelah Indra masuk, Indra melihat sebuah gumpalan cahaya yang sangat terang, kemudian Indra mendekatinya dan mencoba meraihnya pelan, setelah Indra meraih cahaya itu tubuh Indra mengeluarkan aura kekuatan yang meluap-luap begitu kuat dan sangat kuat, semua yang di sana sontak terkejut dan merasakan aura yang begitu kuat dari tubuh Indra dan


BOOOMMM..!!

__ADS_1


Indra menghempaskan kekuatannya dan membuat semua orang yang di sana ikut terhempas, namun sepertinya Indra belum bisa mengontrol kekuatan itu.


"K... kekuatan macam apa ini,? B...besar sekali, aku tidak bisa menahan kekuatan ini" ujar Yudi terbata


*Dia memiliki kekuatan sebesar ini seharusnya dia dapat dengan mudah mengalahkan musuh tapi sepertinya dia belum bisa mengendalikannya* ujar orang misterius dalam hati


Kemudian orang misterius itu mendekati Indra dengan berjalan perlahan, Yudi dan lainnya terkejut melihat orang itu bisa berjalan didalam tekanan kekuatan Indra yang dashyat, kemudian orang itu menyentuh Indra dan masuk ke dalam alam bawah sadar Indra, disitu dia melihat jiwa Indra yang sedang kewalahan mengendalikan gumpalan cahaya itu dan kemudian dia membantunya dengan menyalurkan jiwanya dan meyakinkan Indra.


"Indra.! Tenang,! untuk mengendalikan kekuatan ini kau harus tenang Indra.!"


"Aku... Tidak... Bisa menahannya."


"INDRA.!! kau harus fokus.!"


Wusss... Terpaan angin dari gumpalan cahaya itu membuka tudung jubah yang di pakai oleh orang itu dan wajahnya terlihat jelas dihadapan Indra, namun Indra tidak mengenali wajahnya.


"Si...siapa kau, aku... Seperti pernah melihatmu, tapi.. dimana.?"


"Sudahlah itu tidak penting, sekarang kau harus mengendalikan kekuatan ini kalau tidak kau akan termakan olehnya.!"


"B...baik.."


Haaaaaaaaaa........


Wusss...


Setelah Indra berhasil mengendalikan kekuatannya suasana pun menjadi hening semua hanya menatap Indra dengan tatapan kosong kemudian Indra pun tersadar dan membuka matanya.


"Indra, kau sudah bisa mengendalikan kekuatan jiwamu, dan lihatlah tanda bulan sabit di bahu mu sekarang berubah menjadi bulan separuh, itu tandanya kekuatanmu sudah meningkat, kau bisa mencobanya sekarang."


"Baiklah aku akan mencobanya" ujar Indra cool


Kemudian Indra mencoba kekuatannya dengan menebas roh roh yang ada di depannya, dan tiba-tiba Indra menghilang wussss.... kemudian Indra muncul dibelakang satu roh dan menebasnya, dan itu adalah kekuatan kecepatan yang dapat bergerak secepat kilat dan kemudian Indra mencoba mengeluarkan jurusnya untuk menghancurkan semua roh yang ada..


KEKUATAN REMBULAN.!!


.....TEBASAN BULAN SEPARUH.!!


Wusss... Boommm....


Seketika roh roh yang ada di sana hancur dalam sekali serangan dan semua orang terkejut dibuatnya.


"Kekuatan yang sangat hebat, Indra.! Kau berhasil" ujar Yudi


""Indra, kau berhasil.."" ujar Lina dan Dea bersamaan


Latihan pun selesai dan kekuatan mereka sekarang sudah meningkat, tapi pada saat itu juga pasukan roh dari Lembah Biru yang dikirim oleh Raja Imran sudah mulai bergerak dan mencari Indra..

__ADS_1


...****************...


__ADS_2