
Indra yang melihat batu-batu besar berjatuhan ke dalam air langsung panik dan segera menyelamatkan Lina, namun ketika Indra baru melangkah, tiba-tiba roh jahat berjubah itu keluar dari dalam air dengan d.iikuti oleh Yudi yang sedang menggenggam tangan Lina dan membawanya ke tepi sungai.
"Indra.! Cepat hajar dia..! ujar Yudi sambil loncat ke tepi sungai
Indra pun langsung mengeluarkan jurusnya dan menghantam roh jahat itu.
"KEKUATAN REMBULAN, TEBASAN BULAN SABIT BERUNTUN..!!"
BOOMMM!!!
Serangan Indra tepat mengenai roh jahat itu hingga roh itu terpental dan terjatuh karena serangan Indra yang secara tiba-tiba, roh itu sempat menangkisnya namun karena tiba-tiba, roh itu tidak dapat menahannya hingga terjatuh.
"Kurang ajar, beraninya kau melukaiku.!"
"Hah.! Itu memang pantas kau dapatkan..!"
"Indra, kita harus bekerjasama untuk mengalahkannya.!"
"Hah.! Aku tidak perlu bekerjasama dengan kalian, akan ku kalahkan dia dengan tanganku sendiri..!"
Indra pun seketika langsung menyerang roh jahat itu, dan berupaya untuk melenyapkannya.
"Indra.! Jangan gegabah, kau tidak bisa mengalahkannya sendirian..!"
"Dasar bodoh, kau kira bisa mengalahkan ku..??"
Indra pun langsung menghajarnya, namun roh itu menghilang dari hadapan Indra, Indra pun kebingungan dibuatnya, tiba-tiba roh itu berada di belakang Indra dan langsung memukulnya dengan keras kemudian menjatuhkannya ke dalam air,
"Indra..!!" teriak Lina khawatir dengan Indra.
"Dini dan Zilfa yang melihat kejadian itu mereka tidak menyia-nyiakan kesempatan itu untuk merekam kejadian lanka itu dan di unggah di channel YouTube nya.
"Dini, cepat rekam mereka, ini kesempatan yang bagus untuk membuat konten YouTube kita"
"Iya aku tau..!!"
Indra yang sedang berada di dalam air melihat di sekelilingnya sudah tidak ada lagi istana yang megah itu, dan disana hanya ada bebatuan-bebatuan yang telah hancur akibat guncangan yang dibuat oleh Yudi dan Lina.
Para warga pun terus menyaksikan pertarungan itu
"Lina, kamu baik-baik saja kan, Lina ayo kita pergi dari sini."
"Ibu, ibu tidak usah menghawatirkan Lina bu, lebih baik ibu dan warga lainnya berlindung saja, disini sangat berbahaya bu!"
"Tapi Lina...
"Ibu, ibu tentang saja Lina akan baik-baik saja, saya akan melindungi Lina dan para warga juga, dan ijinkan Lina ikut bersama kami, karena kami tidak mampu mengalahkan orang jahat itu sendirian.! ujar Yudi yang mencoba menenangkan ibunya Lina.
Kemudian Indra pun keluar dari dalam air dan kemudian mencoba mencari cara untuk mengalahkannya.
"Siall...!!!"
"Hey Indra, cepat kesini..!"
"Indra, kita harus membuat rencana untuk mengalahkannya.." ujar Yudi menyuruh Indra untuk menepi dan membuat rencana
"Dasar bodoh { PLAK..!!! } aku kan sudah bilang kita harus bekerjasama..!!"
__ADS_1
"Hey..!! Kenapa kau selalu memukulku..? Rrrrrrr"
Kemudian mereka pun membuat sebuah strategi dan kemudian mulai menyerang Wasan si roh jahat itu.
"Indra, kau maju duluan..!"
"Baiklah.."
Kemudian Indra pun menyerang Wasan, namun Wasan terus menghindar dan tiba-tiba menghilang dan muncul di belakang Indra, Yudi yang melihatnya langsung menghajarnya, namun Wasan langsung menyadarinya dan ketika Yudi hendak menghantamnya Wasan langsung menghilang dan muncul lagi dibelakang Yudi, kemudian Lina juga melihatnya dan langsung menghajarnya, Wasan juga menyadarinya dan kemudian menghilang, dan lagi-lagi Wasan muncul di belakang Lina, selanjutnya Indra yang melihatnya, dan terus menerus seperti itu, hingga Wasan merasa lelah dan lengah, kemudian Indra pun dapat menghantamnya, Wasan pun mencoba menangkisnya, namun karena Wasan sudah lelah dan tidak dapat menahan serangannya, Wasan pun terjatuh, dan akhirnya mereka sudah menemukan cara untuk mengalahkannya.
"Kita berhasil..!"
"Hah rasakan itu roh jelek..!"
"Kurang ajar, beraninya kalian mempermainkan ku, akan ku balas kalian..!!"
Wasan pun merasa sangat marah, kemudian Wasan mengeluarkan kekuatannya, kekuatan itu sangat besar dan membuat mereka bertiga panik..
"Kalian telah membuatku murka, kalian akan merasakan akibatnya, rasakan ini...!!!
{ KEKUATAN NAGA API, AMARAH ROH NAGA API TERBANG.!! }
Wasan mengeluarkan jurusnya dan membuat kobaran api yang menyerupai seekor naga api terbang dan kemudian menghantam mereka bertiga..
"Celaka, naga api itu besar sekali, kalau begini kita tidak akan bisa menghindar.."
"Rasakan ini..!!!!"
BOOMMM...!!!
Seluruh hutan di tepi sungai pun terbakar, para warga yang melihatnya pun begitu ketakutan, kobaran api itu berada di seberang sungai di tempat Indra dan Lina bertarung.
"Lina....!!" teriak ibunya Lina sambil meneteskan air mata karena dia mengira Lina sudah mati
Namun ternyata Lina baik-baik saja dan Indra berhasil melindunginya, Indra dan Yudi terluka sangat parah karena terkena serangan dari Wasan,
"Lina, apa kau baik-baik saja.?"
"Indra... Kau melindungiku lagi.?"
"Aku sudah berjanji padamu bukan, kalau aku akan melindungimu sampai kapanpun."
Karena Indra terluka sangat parah, Indra tidak dapat bangkit kembali, dan akhirnya Indra tidak sadarkan diri.
"Indra,, Indra,, bangunlah..!"
"Lina"
"Hah, Yudi, kau juga terluka parah, bagaimana ini apa yang harus aku lakukan..?"
"Kakakakak... Rasakan itu dasar orang-orang bodoh..! Kakakakak..."
kemudian Yudi memerintahkan Lina untuk mengambil senjatanya.
"Lina, ambillah senjataku dan satukan kekuatannya dengan senjatamu seperti yang roh kelelawar itu lakukan, hanya kaulah yang mampu melakukannya aku sudah tidak dapat bergerak lagi, kaulah satu-satunya harapan kami Lina"
"Yudi, Indra.." ujar Lina seraya meneteskan air matanya.
__ADS_1
Kemudian Lina pun merasa sangat marah melihat Yudi dan Indra terluka parah dibuatnya, Lina pun mengambil senjatanya Yudi dan menyatukan kekuatannya, kekuatan dari kedua senjata itu begitu besar dan meluap-luap di tubuh Lina, orang-orang yang melihatnya tidak menyangka bahwa Lina mempunyai kekuatan yang begitu besar, terlebih lagi dengan Rendy sang mantan pacarnya Lina, Rendy tidak menyangka bahwa Lina adalah wanita yang kuat dan Rendy pun merasa menyesal telah menduakannya.
Kemudian Lina mengeluarkan kekuatan yang begitu besar dan menghantam roh jahat itu.
"Beraninya kau melukai teman-temanku, Aku tidak akan pernah memaafkanmu, dengan ini akan ku hancurkan kau, dan lenyaplah dari muka bumi ini..!!!"
Haaaaaaaaa.......!!!!!
"Inikah kekuatan dari kedua senjata keramat itu, kekuatannya besar sekali, celaka, bagaimana ini, apa yang harus aku lakukan..?"
Kemudian Lina pun melancarkan serangannya dan menghantam Wasan, Wasan pun mencoba menangkisnya dengan kekuatannya, namun kekuatan itu begitu besar sehingga Wasan pun tidak dapat menahannya.
"Sial.! kuat sekali tekanan dari kekuatan ini, aku harus menahannya, aku tidak akan kalah hanya dengan kekuatan seperti ini..!!"
Mereka berdua pun saling beradu kekuatan, orang-orang yang melihatnya pun begitu kagum dengan Lina dan tidak menyangka bahwa Lina adalah seorang gadis yang kuat, dan kemudian terjadilah momen di mana Lina menyelamatkan para warganya dan membuat mereka terkesan
BOOOMMM...!!!
Wasan pun terjatuh karena tidak dapat menahan serangan yang diberikan oleh Lina, namun Wasan belum kalah dan masih bisa bangkit kembali
Lina yang belum dapat menghancurkan Wasan, Lina pun mencoba menyerangnya sekali lagi, namun di saat Lina hendak mengeluarkan kekuatannya lagi, Wasan pun menghilang dan kemudian muncul di belakang adiknya Lina dan menyandranya, Lina yang melihatnya sontak menghentikan serangannya.
"Kenapa.? Kenapa kau berhenti, ayo serang aku..! Kakakakak..."
"Kakak tolong aku." ujar Adit yang ketakutan disekap oleh Wasan
"Hei lepaskan adikku.! beraninya kau menggunakan cara yang licik dasar pengecut."
"Kakakakak... Ayo serang saja aku, Aku tidak akan menghindar,, kakakakak...."
Akhirnya Indra pun tersadar dan mulai bangkit lagi, namun luka Indra belum pulih sepenuhnya dan masih butuh beberapa waktu untuk memulihkannya, namun Indra tetap bangkit dan berusaha untuk mengalahkan Wasan.
"Hei roh jelek, kau kira dengan cara seperti itu bisa menghentikan aku ha..? Lina biar aku saja yang menghajarnya.."
"Tapi dia menyandera adikku, Indra.! tunggu dulu apa kau juga akan membunuh adikku..??"
"Aku tidak peduli siapapun yang ada di hadapanku, karena yang aku tuju hanyalah roh jelek yang selalu menghalangiku.."
"Kakakakak... Jadi kau berniat untuk menghancurkanku dan membunuh anak ini, silakan saja jika kau ingin dibenci oleh teman-temanmu karena telah membunuh adik dari temanmu kakakakak..."
Lina pun mencoba menghentikan Indra karena takut adiknya ikut terbunuh oleh Indra,,
"Indra,,, jangan lakukan itu, apa kau ingin membunuh adikku, Indra...!!!!"
"Rasakan ini roh sialan..!!"
KEKUATAN REMBULAN, TEBASAN BULAN SABIT..!!!
"Kakak tolong aku...!!!!"
"Indra....!!!!" teriak Lina yang ketakutan adiknya akan terbunuh.
BOOOMMM...!!!
Wasan pun terkena serangan dari Indra dan rohnya pun hancur perlahan, namun tidak dengan Adit adiknya Lina, Adit masih tetap hidup dan tidak terjadi apa-apa dengannya, ya, itu karena senjata milik Indra hanyalah untuk membasmi Orang-orang jahat dan tidak berpengaruh kepada orang yang baik,
"Hah, kenapa anak ini tidak mati, kenapa..? Hah..!! Senjata itu.. senjata itu hanya berpengaruh kepada orang-orang yang jahat, sial... kenapa aku baru menyadarinya...!!!"
__ADS_1
Pertarungan pun berakhir, dan para warga pun bersorak gembira dengan kemenangan Indra dan teman-temannya, namun api yang di sebabkan oleh serangan Wasan masih belum padam dan menjalar ke seluruh hutan dan menuju Desa.
...****************...