
"Apa arti semua ini, mengapa semua hewan bisa berbicara?" Ujar Robi seraya dirinya ketakutan.
Indra dan teman-temannya terus diserang oleh para binatang itu, Dea menggunakan sebuah botol untuk menyerap roh yang ada didalam tubuh binatang itu, Yudi menggunakan jimatnya untuk menghancurkan rohnya, Lina bertahan sembari bersiap jika ada binatang yang mendekat dan akan dia hancurkan rohnya dengan jimatnya, Indra juga terus menghajar para binatang buas itu, Indra menggunakan senjata meliknya untuk menghancurkan roh-roh yang ada di dalam tubuh binatang itu, dan ketika Indra menggunakan senjatanya, senjata itu bercahaya, dan salah satu roh yang ada didalam tubuh binatang buas itu melihat dan menyadarinya, kemudian dia menyuruh teman-temannya untuk mundur.
"Semuanya kita mundur.! Mereka menggunakan senjata keremat yang dapat menghacurkan kita..!!"
Para binatang itu pun lari menjauh, disitu Dea telah mengalahkan lebih banyak roh daripada Indra dan Yudi.
"Yey, yey, kita menang..!!" Ujar Porong dan Kendit bersamaan.
"Apa..? Kucing dan kelinci itu juga bisa berbicara.?? Siapa kalian sebenarnya..??" ujar Robi bertanya sambil ketakutan
"Hei Dea, kau bisa mengalahkan banyak sekali roh, bagaimana kau melakukannya.?" tanya Lina
"Aku hanya menggunakan botol yang sudah kuberi mantra untuk menyerap mereka." ujar Dea sambil menunjukkan botolnya.
"Lalu mau kau apakan mereka?"
"Aku akan membakarnya nanti agar mereka semua hancur."
"Ribet sekali caramu, sini berikan padaku biar aku yang menghancurkannya." ujar Indra dan merebut botolnya.
Kemudian Indra meletakkan botol itu ditanah dan Indra mengambil senjatanya untuk menghancurkan roh-roh didalamnya, kemudian Indra menggunakan jurusnya.
"TEBASAN BULAN SABIT!!"
Seketika semua roh yang ada didalam botol itu hancur, tapi tidak dengan botolnya, Dea pun terkejut melihat Indra menghancurkan roh dalam botol tanpa menghancurkan botolnya.
"Waah,, hebat sekali, roh didalamnya hancur semua tapi botolnya masih utuh, bagaimana kau melakukannya??"
"Ha,! Itu hal yang mudah bagiku."
"Hmmm,,, kalau begitu nanti aku akan minta bantuanmu untuk menghancurkan roh-roh yang sudah aku kumpulkan yah!" ujar Dea sambil tersenyum manis mengatakannya.
"Baiklah ayo kita lanjutkan perjalanannya"
"Hei tunggu dulu, kalian belum menjawab pertanyaan ku.!"
"Memangnya kau tanya apa pada kami??" jawab Indra.
"Ss, si, siapa kalian sebenarnya.??" tanya Robi dengan gemetar ketakutan.
"Nanti akan ku beritahu, sekarang cepat tunjukan pada kami jalannya..!!"
__ADS_1
"B.b.b.b.b baiklah"
Kemudian dengan rasa takut dan gemetar, Robi menunjukkan jalan kepada mereka,
Kemudian mereka akhirnya sampai didepan mulut goa, dan lagi-lagi mereka dihadang oleh para binatang buas, lalu mereka membuat sebuah strategi agar dapat mengalahkan mereka dengan mudah, dengan cara Dea menyerap semua rohnya dan kemudian Indra yang menghacurkannya, kemudian mereka pun mulai masuk ke dalam goa.
Disaat hendak masuk, Robi merasa trauma dan ketakutan sehingga dia memilih untuk diluar saja, bahkan dia juga berniat untuk pulang, namun Lina memaksa Robi untuk ikut masuk, karena kalau tidak dia tidak akan diberi imbalannya, akhirnya Robi pun ikut masuk kedalam.
Didalam goa Lina tidak merasakan apapun, namun setelah semakin dalam Lina mulai merasakan sebuah energi positif dan begitu sejuk dirasakan, Lina pun semakin penasaran dan akhirnya mereka sampai di ujung goa, dan disana Lina melihat roh seorang gadis dan disampingnya terdapat senjata keramat yang dikatakan oleh si kakek lebah.
"Yudi, lihatlah itu senjata yang dikatakan oleh kakek lebah"
"Benar Lina, dan disana ada sosok seorang gadis yang menjaganya"
Kemudian Lina mencoba mendekatinya dan mencoba berinteraksi dengan sosok gadis itu.
"Permisi, bolehkah aku bertanya??"
"Aku sudah tahu maksud kalian datang kesini, kalian ingin mengambil senjata keramat ini bukan?"
"Ya, benar sekali, darimana kau tahu??"
"Namaku adalah Sarah, aku adalah seorang putri yang diutus oleh Dewa untuk menjaga dan menunggu orang yang membawa jimat kedua senjata ini, dan kalian lah orang yang aku tunggu."
"Ya, tapi kalian harus berhati-hati, karena disini ada seekor raja Kelelawar yang mengincar jimat kalian, dan mengambil senjata ini, jadi kalian harus cepat mengambilnya dan meletakkan jimat kalian pada senjata ini."
Kemudian Lina dan Yudi mencoba mengambil senjata itu dan meletakkan jimatnya, namun disaat mereka hendak menyentuh senjata itu tiba-tiba segerombolan kelelawar datang menyerang mereka, merekapun sontak kaget dan menjauh dari senjata itu.
"Hahaha,,, akhirnya kalian datang juga" ujar si Raja kelelawar.
"Hah, itu adalah kelelawar yang bisa bicara, kelelawar yang aku lihat waktu itu" ucap Robi seraya dirinya ketakutan dan hendak melarikan diri, namun disaat Robi hendak melarikan diri tiba-tiba dia dihadang oleh seekor harimau, diapun tidak bisa kemana-mana.
"Hah kelelawar kecil seperti itu, mana bisa mengalahkan ku, akan ku hancurkan dengan sekali serang" ujar Indra yang langsung menyerang kelelawar itu.
"Tunggu dulu.!" ucap Raja kelelawar
"Kenapa, apa kau takut denganku..??"
"Hah, aku tidak ada urusan denganmu, aku hanya berurusan dengan mereka berdua."
Kemudian kelelawar itu memanggil para binatang lainnya untuk memisahkan Lina dan Yudi dari lainnya,
"Kalian berdua lawanlah aku.!"
__ADS_1
Kelelawar itu pun menyerang Lina dan Yudi, dan binatang lainnya menyerang Indra dan Dea.
Yudi mencoba menangkap kelelawar itu namun karena tubuhnya yang kecil dan terbang, Yudi kesulitan menangkapnya.
Kemudian Indra dan Dea yang sedang melawan para binatang, merekapun dapat mengalahkannya, dan kemudian Dea mencoba menyerap roh yang ada dalam tubuh kelelawar itu, namun kelelawar itu menyadarinya dan roh didalamnya langsung keluar dan berpindah ke tubuh binatang yang lain.
Karena dia kesulitan didalam tubuh binatang, roh itu pun menyuruh para roh lainnya untuk membawakan tubuh manusia yang telah mereka bunuh.
Roh pengikutnya sangat banyak sehingga binatang yang sudah kalah dan dihancurkan rohnya bisa hidup kembali dengan dimasuki oleh roh yang lain.
Kemudian mereka membawa beberapa mayat manusia, kemudian roh si Raja kelelawar itu masuk kedalam tubuh mayat itu, dan mayat itupun hidup kembali, kemudian bertarung dengan Lina dan Yudi.
Lina dan Yudi sangat kualahan menghadapinya karena disaat Yudi menyerangnya, roh itu langsung berpindah ke tubuh yang lain.
# jadi tujuan roh itu mengumpulkan para mayat yaitu untuk dia berpindah dari satu mayat ke mayat yang lain.
Kemudian Indra dan Dea mencoba membantu Yudi, namun disaat Indra menyerang, roh itu langsung berpindah ke tubuh harimau yang ada di belakang Indra, kemudian Indra pun langsung di terkam dan dicabik oleh harimau itu, begitu juga dengan Dea yang mencoba menolong Indra, roh itu berpindah ke tubuh babi hutan dibelakangnya dan menyaut Dea hingga terpental, mereka berdua pun mengalami luka cukup parah. Kemudian roh itu menyerang Lina, Lina pun menghalau dengan jimatnya namun roh itu langsung keluar dan berpindah ke tubuh mayat yang lain.
Begitulah cara roh itu bertarung, dan terus menerus seperti itu, sampai mereka semua kualahan menghadapinya, disaat dia hendak dihancurkan dia langsung menghindar dan berpindah tubuh, hingga akhirnya Lina dan Yudi meresa lelah dan mereka lengah.
ketika mereka lengah roh jahat itu langsung menghajar Lina dan Yudi, hingga mereka tak mampu bangkit kembali, kemudian roh itu merebut jimatnya dan meletakkannya di kedua senjata itu dan kemudian menggunakannya.
Karena kedua jimat itu digunakan oleh satu orang maka kedua kekuatan jimat itu pun menyatu dan menghasilkan kekuatan yang sangat besar..
"Hihihahaha,,,, hahahaha..!! Luar biasa, kekuatan yang begitu besar telah kumiliki.! hahaha...!!"
Kemudian Indra pun bangkit dan menyerang roh itu, dan terjadilah duel maut antara Indra dan roh si raja Kelelawar.!
Duel yang sangat hebat, mereka saling beradu kekuatan, dan karena roh itu menggunakan senjata keremat yang full power serangan Indra pun tidak mampu menembusnya, namun Indra tidak menyerah dan terus melawan, walaupun Indra terkena serangannya berkali-kali, namun Indra terus melawan.
"Hahaha... Percuma saja kau melawanku, kekuatanmu tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan ku hahaha....!!"
"Sial... Sombong sekali kau roh jelek.! kau kira aku tidak mampu mengalahkan mu ha..?"
Indra pun terus menyerangnya, serangan bertubi-tubi yang Indra berikan tapi tak mampu menjatuhkannya, sehingga Indra diserang balik dan Indra pun terpental.
Kemudian roh itu mengeluarkan kekuatan yang sangat besar hingga meruntuhkan langit-langit goa dan menghancurkan semuanya
"Boom, boom, Duaarr."
Semua orang terkena serangannya hingga mereka tidak sadarkan diri, namun Indra masih mampu untuk bangkit kembali walaupun mengalami luka yang parah.
"Sial.. badanku terasa sakit sekali. kurang ajar kau, AKAN KU HANCURKAN KAU SIALAN..!!!" ujar Indra sangat marah karena melihat teman-temannya sudah tidak berdaya.
__ADS_1
...****************...