
"AKAN KU BUNUH KAU BRATA..!!" Teriak Indra sambil maju menyerang Brata dan diikuti oleh Yudi dan lainnya
"Baiklah aku juga akan ikut maju" seru Yudi
"Coba saja kalau kalian bisa!!" Ujar Brata melawan dan mengeluarkan jurus ilusinya
JURUS ILUSI DEWA KEGELAPAN KELUARLAH PARA MAHLUK KEGELAPAN!!
Brata mengeluarkan jurusnya yang lebih kuat dengan mengeluarkan para mahluk kegelapan, Indra dan lainnya pun sontak terkejut melihat makhluk-makhluk itu yg berbadan besar mahluk itu terdiri dari beberapa binatang buas bermata merah dan ada juga yang menyerupai manusia dan bertanduk
"Darimana mereka datang, mereka banyak sekali.!" ujar Indra terkejut dan mencoba menebas mereka dengan Lading Sucinya
KEKUATAN REMBULAN, TEBASAN BULAN SABIT, TEBASAN BULAN SABIT BERUNTUN..!!
Indra menebasnya berkali-kali, setelah melihat Indra mengeluarkan jurusnya dan menebas makhluk-makhluk itu, Yudi dan lainnya terkejut karena para mahluk itu tidak terluka ataupun hancur dengan kekuatan senjata Lading Suci milik Indra
"Kenapa mereka tidak hancur, bahkan tidak terluka sama sekali" ujar Yudi terkejut
"Yudi, Indra, para mahluk itu adalah ilusi yang dibuat oleh Brata, jadi kemungkinan mereka tidak bisa melukai kita begitu juga sebaliknya"
"Hmphh, dasar wanita bodoh memangnya tau apa kau" gumam Brata dalam hati dan kemudian menyuruh para mahluk itu untuk menyerang mereka.
"Hajar mereka semua.!!"
Kemudian para mahluk itu langsung menuruti perintahnya dan mulai menyerang Indra dan Yudi yang berada di depan
"Mereka menyerang!!" Ujar Yudi gugup
"Indra, Yudi, tenanglah!" ujar Lina pada Indra dan Yudi
Indra dan Yudi menoleh ke arah Lina dengan tanda tanya di kepala namun, secara tiba-tiba mahluk itu menghantam Indra dan Yudi mereka pun terkena hantamannya sehingga mereka berdua mengalami luka pada tubuhnya.
"APA???" ujar Lina terkejut dan menjadi tanda tanya besar mengapa mahluk ilusi itu dapat menyentuh bahkan melukai Indra dan Yudi
"SIAAL... hei Lina, kau bilang mereka hanya ilusi dan tidak bisa menyentuh tubuh, tapi kenapa mereka dapat menghantam ku?? ujar Indra
"Maaf, aku juga tidak tau kenapa bisa begitu, seharusnya ini tidak terjadi"
Di sela perbincangan Lina dan Indra, terlihat Yudi sedang menahan serangan mahluk yang menyerupai harimau yang hendak mencengkeramnya
"Siaall... Mereka kuat sekali!" ujar Yudi kewalahan
Kemudian Indra pun mencoba menghantam mahluk itu dan berupaya menjauhkannya dari Yudi namu Indra tidak dapat menyentuhnya, mereka semua merasakan keanehan dengan ilusi itu, ilusi yang dapat menyentuh tapi tidak dapat disentuh
Kemudian Lina mengeluarkan cahaya terang dari jimatnya, dan ketika cahaya itu menerangi seluruh ruangan para mahluk itu pun segera menjauh dan mencari tempat yang gelap, Ya!, karena mereka adalah mahluk kegelapan yang takut terhadap cahaya yang terang, namun masih ada sesuatu yang janggal dalam pikiran mereka, yaitu kenapa mereka dapat menyentuh tapi tidak dapat disentuh.
"Aku berhasil! Sepertinya mereka sangat takut terhadap cahaya"
__ADS_1
"Terimakasih Lina kau telah menolong ku, dan kau benar, para mahluk itu takut terhadap cahaya yang terang tapi masih ada satu hal yang belum terpecahkan,,, kenapa mereka dapat menyentuh tapi tidak dapat disentuh, sebenarnya mahluk apa mereka itu.? HAAHH.! apakah mungkin..??" ujar Yudi dan kemudian menyadari sesuatu
"Ha-ha-ha... Sudah terlambat untuk menyadarinya, mahluk itu adalah gabungan dari roh tentara Jepang yang ada disini dan digabungkan dengan jurus ilusi ku, dengan itu mereka akan dapat menyentuh kalian tapi kalian tidak akan bisa menyentuh mereka karena disaat kalian hendak menyentuhnya roh yang berada dalam ilusi ku aku hilangkan dan aku masukan kembali untuk menghantam kalian hahahaha...."
"Tepat seperti dugaan ku,
Oh jadi seperti itu cara kerjanya selain kau bisa menghilangkannya kau juga menutupinya dengan bayangan hitam yang kau buat dengan ilusi mu itu agar kami tidak bisa melihatnya?!"
"Yeah tepat sekali, kau memang cerdas Yudi"
"Tapi sayangnya mereka takut dengan cahaya"
"Yaahhh sayang sekali yah, tapi bukan cuma itu yg bisa ku buat dengan ilusi ku, sekarang bagaimana dengan ini?!"
JURUS ILUSI DEWA KEGELAPAN KELUARLAH MAHLUK CAHAYA KEGELAPAN..!!!
Booommm!!
"Apa? Mahluk cahaya kegelapan??" ujar Yudi terkejut
"Apa lagi ini??" ujar Lina dengan penuh tanda tanya
Brata mengeluarkan jurusnya lagi, dan sekarang adalah jurus cahaya kegelapan yaitu sesosok mahluk yang tidak takut terhadap cahaya dan bermata merah, mereka sama dengan mahluk kegelapan hanya saja yang membedakan adalah warnanya, mahluk kegelapan takut dengan cahaya, sebaliknya mahluk cahaya takut terhadap kegelapan, Indra dan lainnya pun semakin terpojok dan tidak tau lagi harus berbuat apa, mereka pun berusaha berfikir keras mencari cara untuk mematahkan ilusinya namun para mahluk itu terus menyerang mereka, tersungkur ketempat yang gelap dan di hempaskan lagi ke tempat yang terang, Lina pun sangat kebingungan saat itu antara mematikan cahayanya atau terus menerangi tempat itu dan tidak ada pilihan yang dapat Lina lakukan.
"Apa yang harus aku lakukan, jika aku mematikan cahayanya maka mahluk kegelapan akan menyerang tapi jika terus ku nyalakan maka mahluk cahaya juga akan terus menyerang, aku harus bagaimana.?" ujar Lina yang hampir putus asa
"AKAN KU HISAP KALIAN SEMUA KEDALAM TABUNG PENJARA INI..!!!" ujar Dea sembari mengeluarkan botol penghisap roh yang besar dan mengarahkannya kepada para mahluk-mahluk itu berupaya menghisap roh yang bersembunyi di dalam mahluk itu, ketika mahluk itu hendak menghantam Yudi, namun seketika itu juga Brata langsung menghilangkan rohnya karena takut terhisap ke dalam botol penjara roh dan mahluk itu pun tidak dapat menyentuh Yudi karena mahluk itu tinggallah sebuah ilusi..
"Apa yang terjadi barusan mahluk itu menembus ku?!" ujar Yudi terkejut
"Hmphh.. percuma saja yang kau lakukan itu tidak akan berpengaruh terhadap mereka..! Ha-ha-ha"
Kemudian Yudi menyadari sesuatu yang mungkin dapat menghalau jurus Brata, kemudian Yudi meminta Indra untuk menghajar Brata.
"Indra! Kau fokus saja dengan Brata dekati dia dan patahkan ilusinya.!"
"BERISIK..!! dari tadi aku juga sedang melakukan itu tapi para mahluk sialan itu terus saja menghalangi ku dan melempar ku!"
"Jangan hiraukan mereka trus saja maju dan cepat patahkan ilusinya.!!"
"Apaaa..?? kau bercanda hah? Lihat mereka! para mahluk itu terus melindunginya, andai saja aku dapat menebas mereka itu pasti akan mudah."
"Sudahlah lakukan saja apa yang ku perintahkan, aku mempunyai rencana yang bagus"
"Baiklah kau yang bertanggung jawab!"
"Serahkan saja padaku"
__ADS_1
"Hei, hei ada apa ini kenapa kalian malah bertengkar, apa kalian sudah menyerah dan ingin saling membunuh? Ha-ha-ha..."
"Diam kau tua bangka aku akan menghajar mu!"
"Coba saja kalau kau bisa, mahluk cahaya! Hajar orang yang keras kepala itu!"
Indra pun maju dan menyerang Brata namun disitu para mahluk cahaya terus menghadangnya, Indra pun sontak ketakutan dan langsung membuat pertahanan kuda-kuda untuk menahan serangannya.
"Dea! Hisap mahluk yang menyerang Indra!"
"Hokay, akan ku lakukan tanpa kau perintah"
WAHAI ROH YANG BERSEMBUNYI DIDALAM MAHLUK CAHAYA, MASUKLAH KEDALAM PENJARA..!!
Seketika itu Dea langsung menghisap rohnya namun hal itu juga disadari oleh Brata dan Brata pun menghilangkan rohnya dan alhasil mahluk itu pun menembus tubuh Indra, Indra pun sempat bingung sesaat dn kemudian mulai menyadarinya.
"Hah.! kenapa mahluk itu menembusku? Apakah..?? Dea..!!? jadi begitu aku mengerti sekarang!! BAIKLAH AKU AKAN TERUS MAJU TANPA RAGU..!! Dea tolong.!"
"Hokay tanpa kau perintahkan"
Indra pun tanpa ragu untuk terus maju menghampiri Brata tanpa menghiraukan para mahluk yang menghadangnya
"Bagus Indra, itulah yang ku harapkan, teruslah maju tanpa ragu!!"
Indra pun semakin dekat dengan Brata, Dea pun terus membantunya dengan berpura-pura menghisap rohnya.
HISAP.. HISAPP... HISAPPP...
Brata pun merasa kesal karena terus-terusan menghilangkan dan mengembalikan roh yang ada di dalam mahluk ilusinya, Brata merasa seperti di permainkan
"Siaaall...!! Gadis itu, beraninya dia mempermainkan ku, hmphh.. kau akan terima akibatnya gadis sialan.!" Gumam Brata dan terus mengerahkan mahluk ilusinya untuk menyerang mereka, Indra pun selangkah lagi dapat memukul Brata, namun disaat itu ada satu mahluk didepannya yang siap menghantam Indra, dan disaat bersamaan dari belakang Dea juga ada mahluk yg akan menghajarnya, namun Dea tidak menyadarinya karena terlalu fokus kepada Indra, Yudi pun melihat mahluk itu dan segera menghentikannya agar tidak menyerang Dea
"Dea! Awas dibelakang mu!!"
"Hmphh... matilah kau gadis sialan!!"
!DIHANTAM!
Dea pun terkena serangan dari mahluk itu dan terluka parah sehingga Dea melepaskan botolnya dan terjatuh, diwaktu yang sama, Indra yang hendak memukul Brata langsung dihantam oleh mahluk yang ada di depannya dan Indra pun jatuh tersungkur hingga terluka,
"Dea!, Indra!" teriak Yudi
"HA-HA-HA... Kalian memang cerdas dengan membuat rencana seperti itu tapi... Pasukan ku lebih banyak dan kuat ha-ha-ha, nikmatilah akhir dari kalian, karena kalian semua sudah TAMAT.! HA-HA-HA....
Indra pun tergeletak tak berdaya ditanah namun Indra masih bisa untuk berkata dan sambil menahan rasa sakit Indra mencoba bangkit dan berkata
"Hmphh. kau bilang kami sudah tamat? jangan membuatku tertawa, lihatlah sekeliling mu dan tebak siapa sebenarnya yang sudah tamat.!"
__ADS_1
...****************...