Lina Dan Manusia 1000 Abad

Lina Dan Manusia 1000 Abad
Chapter 6. Lina diculik.


__ADS_3

Setelah Indra sampai di tempat kejadian, Indra menyuruh Lina untuk sembunyi,


"Lina, sembunyi lah disini dan jangan keluar sebelum aku membereskan mereka!!"


"Hati-hati Indra mereka adalah pembunuh yang sama seperti kemarin.."


Kemudian Indra bergegas untuk menangani para pembunuh itu, Disaat indra melangkah pergi dan membalik badan tiba-tiba Indra membentur tiang listrik di depannya,,


"DENGGGG!!!"


"E.? hahahaha" Lina ketawa melihat Indra membentur tiang listrik itu..


"Aiyahhh,, sakit sekali.."


"Aku kan sudah bilang, berhati-hatilah,, hahaha"


Kemudian Indra bangkit dan menyerang para pembunuh itu, dan Indra mengeluarkan senjata legendarisnya untuk menghancurkan roh jahat yang ada di dalam tubu pembunuh itu,, senjata itu bersinar terang dan kemudian Indra menghantam salah satu pembunuh itu dan roh jahat yang merasukinya pun hancur, kemudian Indra membawa tubuh pembunuh itu untuk di selamatkan, namun salah satu ******* itu melihat indra..


"Hey lihat!! Itu adalah orang yang membawa senjata legendaris itu, ayo kita tangkap dia!"


Disitu Indra segera lari ke tempat persembunyian Lina dan membawa tubuh ******* itu..


"Kejar dia!!!"


Indra pun menghampiri Lina dan meletakkan tubuh pembunuh itu dihadapan Lina..


"Lina tolong dia"


"Hey kenapa kau membawanya kesini??!"


Lina pun sontak kaget melihat Indra membawa tubuh pembunuh itu, kemudian Lina melihat tubuh itu dan ternyata tubuh itu sudah mati,,.


"Hey kenapa kau malah membunuh orangnya??"


"Hah,, aku tidak membunuhnya, aku hanya menghancurkan roh di dalamnya,,"


"Tapi dia sudah meninggal!!"


Kemudian lina melihat sebuah bekas luka sayatan di tubuh pembunuh itu..


"Hah,, Indra, coba lihat ini.!"


"Hah! Itu Bekas luka sayatan??"


"Apakah dia dibunuh dan kemudian dirasuki oleh roh jahat itu..?" Ujar Lina

__ADS_1


"Hah!!!"


Indra kemudian menyadari sesuatu, Indra tidak merasakan jiwa yang ada didalam tubuh para pembunuh itu..


"Ada apa Indra??"


"Pantas saja aku tidak merasakan jiwa mereka, ternyata mereka hanyalah tubuh kosong yang dirasuki oleh para roh sialan itu."


Di tengah-tengah perbincangan mereka, salah satu dari pembunuh itu melihat Indra dan Lina..


"Hey itu dia orangnya". teriaknya


"Hah!! Celaka, mereka melihat kita.! Lina kamu tetaplah disini, aku akan melawan mereka!!"


Kemudian Indra pergi melawan para pembunuh itu, di saat Indra sedang berkelahi dengan para pembunuh itu, salah satu dari pembunuh melihat Lina dan kemudian menghampirinya, Lina pun kaget dan ketakutan, pembunuh itu menatap Lina dengan dalam..


"Hey siapa kau, kenapa kau bersama laki-laki itu, apakah kau temanya??"


Lina terus saja ketakutan, dan tidak bisa apa-apa karena Lina tidak membawa alat pengusir roh miliknya


"Jangan bunuh aku" ujar Lina seraya dirinya ketakutan..


"Ohh... Ternyata kau seorang gadis indigo ya, baiklah aku tidak akan membunuhmu, tapi aku akan menyandera mu.!"


Lina sangat ketakutan begitu mendengar dirinya akan di sandera, pembunuh itu pun membawa Lina untuk di jadikan sandera, dan menyuruh teman-temannya untuk mundur, Lina teriak minta tolong kepada Indra yang sedang berkelahi dengan para pembunuh itu..


"Hah!! Lina..??


Indra sontak kaget melihat Lina yang sedang ditawan..


"Hey! lepaskan dia! Beraninya kau menyakitinya, akan ku hajar kau!!"


Indra emosi melihat Lina yang sedang ditawan oleh pembunuh itu Indra pun langsung menyerang pembunuh itu dan berupaya untuk menyelamatkan Lina, namun pembunuh itu langsung kabur dan menculik Lina..


"Semuanya kita mundur!!" Teriak pembunuh yang menculik Lina..


Kemudian Indra bergegas mengejarnya namun Indra dihalangi oleh pembunuh yang lain berupaya untuk mengulur waktu, sedangkan beberapa teman pembunuh itu kabur dan membawa tubuh manusia yang telah mereka bunuh,.


"Hey minggir kalian!! Jangan menghalangi jalanku!! Ujar Indra yang sedang panik dan ingin mengejar pembunuh yang menculik Lina...


"Lawan kami dulu jika kau ingin menolong temanmu.."


"Kurang ajar!!!"


Kemudian Indra dengan terpaksa harus melawan mereka terlebih dahulu, karena terlalu lama, Indra berkelahi indra akhirnya kehilangan jejak penculik itu, dan Indra tidak merasakan jiwa Lina karena sudah sangat jauh.. Indra bertanya pada pembunuh yang sedang di tahan oleh Indra..

__ADS_1


"hei,! Kemana dia membawa temanku?? Cepat jawab!!


"temanmu dibawa ke hutan Rempag untuk di berikan pada pimpinan kami." jawabannya dengan rasa ketakutan


"Hah hutan Rempag??"


"Ya,, datanglah kesitu jika kau ingin menolong temanmu,, hihi" ujar pembunuh itu sambil ketawa jahat..


Indra tidak menyadari kalau itu adalah sebuah jebakan untuk menangkap Indra, kemudian Indra bergegas menuju hutan Rempag itu.


Hutan itu sangat jauh dari posisi Indra sekarang, Indra pun berlari secepat mungkin menuju ke hutan itu, Indra pun sambil merasakan jiwa Lina, namun Indra tidak dapat merasakannya, karena penculik itu telah sampai di hutan Rempag, dan di hutan itu terdapat sebuah penghalang ghaib sehingga jiwa yang ada di dalam hutan itu tidak bisa dirasakan dari luar..


Indra pun kebingungan, sementara Indra sudah lupa dimana hutan Rempag itu berada, karena semua telah berbeda dengan yang dulu, yang sekarang sudah menjadi kota yang sangat ramai..


"Siaaaall...!!!! Aku tidak dapat merasakan jiwanya, kemana aku harus mencarinya..!!!! Dan dimana hutan itu berada...!"


Tiba-tiba Indra melihat orang yang sedang berkelahi, melihat itu Indra kemudian menghampiri mereka, itu adalah pembunuh bertopeng yang sedang berkelahi dengan seseorang, dan Indra pun mencoba mendekatinya untuk menanyakan dimana hutan Rempag itu berada, namun sebelum Indra sempat menanyakannya pembunuh itu sudah dikalahkan semuanya oleh orang itu..


"Hey kenapa kau membunuh semuanya??, ujar Indra dengan kesal, karena itu adalah harapan Indra untuk menemukan Lina..


"Mereka adalah orang-orang jahat dan mereka pantas menerimanya" ujar lelaki itu.


Kemudian Indra merasa heran kenapa Indra tidak merasakan jiwa dari orang itu, Indra pun curiga dan kemudian menyekapnya..


"Hey siapa kau, apa kau juga teman dari mereka??"


"Bukan, aku bukan teman mereka"


"Jangan bohong!, aku tahu kau itu bukan manusia, kau hanya roh yang masuk kedalam tubuh manusia ini.."


"Hah, kenapa dia bisa tahu" ujar lelaki itu dalam hati


Kemudian Indra menodongkan senjatanya pada orang itu, namun senjata itu tidak bersinar seperti biasanya, Indra pun kebingungan, namun Indra tidak peduli dan tetap menodongkan senjatanya, Laki-laki itu melihat senjata yang digunakan oleh Indra dan dia pun menyadari dan tau tentang senjata itu


"Hah,, Itu kan senjata legendaris Lading Suci.. mungkinkah dia..."


Ketika Indra hendak menebas roh yang ada di dalam tubuh orang itu, tiba-tiba orang itu memanggil namanya.


"INDRA..!!!!"


Indra pun kaget seketika itu dan langsung berhenti menyerangnya, Indra pun bingung kenapa dia bisa tau namanya dan padahal dia baru bertemu


"Hah.. darimana kau tau namaku??"


"Ternyata benar kau adalah Indra...

__ADS_1


...****************...


__ADS_2