Love You So Much

Love You So Much
Bagian 65 (Ajakan Kenzo)


__ADS_3

"Momen ini aku akan ingat, foto ini akan kusimpan, dan kamu akan selalu dihatiku"


\~\~LYSM\~\~


Setelah merapikan rambutnya sebentar di kaca yang ada di toilet Aldrina berjalan keluar dan mengerutkan dahinya saat melihat Kenzo yang berdiri sambil mengangkat sepatu yang dilepasnya tadi dengan kepala yang menunduk.


"Napa nih si kulkas? Kok kayak tukang tagih hutang ya? Oh iya mampus sepatuku dipegang dia aduh mati"batin Aldrina yang menjadi ragu keluar


"Apaan tadi kak? Oh iya sini dong sepatuku ntar kakiku jorok lagi"ucap Aldrina mencoba bersikap senetral mungkin


Kenzo meletakkan sepatu Aldrina dengan sangat baik di depan kaki gadis itu, tidak ada wajah merengut ataupun protes yang membuat Aldrina heran.


"Oke makasih banyak kulkas, yaudah kasih tau sekarang kakak mau bilang apa tadi sampe ngejar aku? Padahal tadi pagi galak"ucap Aldrina sambil memperhatikan wajah Kenzo


Lagi-lagi laki-laki itu tidak marah "Ehm itu..."


"Hah si kulkas tetap gak marah? Malah jadi terbata-bata gitu?"batin Aldrina merasa heran


"Itu apa kak? Eh btw kita couple gitu yah kak"ucap Aldrina sambil tersenyum kembali ingin membuat Kenzo marah


Sekuat tenaga Kenzo menahan amarahnya agar tidak keluar "Sabar Ken sabar lo yang sehat dia enggak"batin Kenzo menenangkan dirinya


"Saya butuh sesuatu"


"Iya apaan kak?"


"Saya butuh waktu anda"


"What?Waktu? Maksudanya apasih kak gak jelas"ucap Aldrina sambil melangkahkan kakinya


"Iya gue butuh waktu anda buat main ke rumah saya"


"Hah? Hahaha lo ajak gue jumpa ortu lo kak? Kita kan bukan pacaran"


"Gila aja! Saya juga najis pacaran sama anda"ucap Kenzo kembail menjadi galak


"Segitunya"ucap Aldrina pelan sambil mengerucutkan bibirnya


"Maksud saya adik saya Mulan ingin sekali anda datang"


"Oooh gitu toh! Emang gapapa? Kakak aja formal banget ke aku aeh kasar banget sih maksdnya! Opss"ucap Aldrina sambil menutup mulutnya saat melihat Kenzo kembali menatapnya


"Mau atau enggak?'tanya Kenzo datar


"Imbalannya?'ucap Aldrina sambil menaik turunkan alisnya


"Ya kalo gak mau saya gak bisa maks.."


"Eh i ia ia entar gue kasih tau kalo ada waktu kak! Gitu aja marah ih ngambekan"ucap Aldrina sambil menarik tangan Kenzo yang ingin pergi berlalu


"Aldrina"ucap Dandra dengan suara sedikit berteriak


"Pantas saja lama"batin Dandra setelah mengetahui alasan gadisnya itu tidak kunjung kembali ke aula


Aldrina melepas tangannya dari Kenzo "Eh kak Dandra! Sini kak"ucap Aldrina dengan senyum yang mengembang melihat kekasihnya itu

__ADS_1


Tidak tau mengapa Kenzo sedikit kesal melihat senyum Aldrina yang tidak semengembang itu pada dirinya. Begitu juga dengan Dandra tangannya terlihat mengepal saat melihat kedekatan pacarnya dengan Kenzo yang semakin menjadi-jadi menurutnya. Dandra merangkul pinggang Aldrina dengan posesif tapi Aldrina tetap tersenyum karna pikirannya tidak pernah sedikit pun beralih dari Dandra, dia hanya menganggap Kenzo orang yang membutuhkan teman.


"Yaudah saya pergi dulu jika kau punya waktu hubungi saya"ucap Kenzo yang tidak ingin berlama-lama di depan sepasang kesasih itu


Dandra memperhatikan langkah Kenzo yang menjauh dari mereka lalu menatap kekasihnya yang sedang memandangi wajahnya dengan senyuman.


"Kak aku ngerasa kita kayak lagi nikah ajah nih"ucap Aldrina sambil memamerkan senyumnya


Dandra yang masih setia merangkul Aldrina spontan melepaskan tangannya "Oh sorry"


"Ih gapapa kali kak aku mah seneng pake banget hehe"ucap Aldrina sambil meraih tangan Dandra kembali agar merangkul pinggangnya


"Ngapain tadi sama si Kenzo?"tanya Dandra dengan wajah datar


"Oh gak apa-apa kak, Adeknya pengen ketemu sama aku lagi, kamu ingatkan?'


Dandra mengangguk "Terus kamu mau?"


"Iya mau gak mau harus mau kak! Kenapa kakak mau ikut juga?"


"Maulah Aldrina kenapa kamu sangat polos? Tapi gak enak juga sama mereka nanti"batin Dandra yang merasa bimbang


"Hei? Hei sayang? Kak kok ngelamun sih aku tanya?ucap Aldrina sambil berjinjit tidak lupa melambaikan tangannya di depan wajah Dandra


"Hmm eng..enggak"


"Tapi kenapa aku merasa kakak gak ikhlas sih jawabnya"


"Udahlah, ayo kembali ke dalam"ucap Dandra berjalan terlebih dahulu sementara Aldrina masih berdiam diri


Namun tetap saja Aldrina tidak dihiraukan Dandra yang membuat gadis itu harus bersusah payah mengejar langkah Dandra, Keduanya memasuki aula yang sudah mulai riuh karna melihat penampilan dari gadis-gadis cantik yang sedang mempersembahkan Dance modern.


"Wohh muantap"


"Goyangnya mana"


"Asek banget"


Suit suit


Para lelaki langsung melotot sempurna melihat gadis-gadis yang memanjakan mata mereka. Melihat itu Aldrina merasa cemburu lalu dia memperhatikan Dandra yang sedari tadi diam saja disampingnya, namun mata lelaki itu menatap kearah panggung yang membuat Aldrina memasang wajah cemberut.


"Gue dicuekin tiba liat yang tebuka dikit ditatap mulu ih"batin Aldrina sambil terus memperhatikan Dandra yang tidak menatapnya


Dandra yang merasa sudah ditatap sedari tadi mengangkat tangan kirinya kemudian menggenggam tangan kanan Aldrina tanpa memalingnkan wajah membuat mata Aldrina membulat sempurna. Aldrina tersenyum dan mengikuti Dandra diam sambil memperhatikan dance yang memang terlihat menarik itu.


Acara pun selesai dan semuanya sudah terlihat mulai bubar dari aula dan terlihat asyik berfoto ria. Aldrina terlihtat menarik-narik tangan Gilbert agar mau memfotokannya dengan sahabat-sahabatnya.


"Ogah gue gak mau"


"Ih Bert cepet dong bantuin ih"


"Gak! Gue gak ikut di dalam gak mau"


"Iya iya ntar gantian deh suer"ucap Aldrina dengan sangat memohon

__ADS_1


"Serius nih?"


"Serius banget"


"Yaudah sana kalian pose"ucap Gilbert dengan wajah yang pasrah


Aldrina dan Shirene kemudian berlari menarik pasangannya agar ikut berfoto bersama, tidak lupa Aldrina juga menarik Felix.


"Wah parah sih parah gue dah jadi nyamuk! Jadi tukang foto pula"omel Gilbert melihat ketiga pasangan yang berada di depannya


"Hehehe ayo dong Bert! Ntar kita gantian"ucap Aldrina dengan cengiran


CEKREK CEKREK CEKREK


Gilbert mengambil foto dengan sangat sabar karna merasa irih dirinya tidak diajak ikut. Setelah beberapa foto, Aldrina berlari kearah Gilbert "Udah sana gantian"ucap Aldrina sambil menunjuk tempatnya tadi


Gilbert dengan wajah gembira langsung berlari ke tempat Aldrina tadi namun semuanya langsung bubar ketika dia sudah siap bergaya..


"Parah! Parah woi! Napa pada bubar gue masuk woi"omel Gilbert sambil berjongkok


"Pfut...Lah kalian kok pada bubar sih?"ucap Aldrina sambil menahan tawanya


"Lo gak ada malas"ucap Felix pergi lagi entah kemana


Aldrina yang malas membujuk semuanya lagi langsung menghampiri Luna yang pastinya tidak akan menolak keinginannya karna dia berhasil membujuk Felix untuk ikut berfoto.


"Yaudah deh Lun kalo kalian gak mau foto bareng Gilbert biar gue aja"ucap Aldrina sambil menyerahkan HPnya pada Luna


"Oh yaudah oke"


Aldrina menarik tangan Gilbert yang masih berjongkok segera Luna memfoto momen itu karna keduanya seperti ibu dan anak.


CEKREK


"Woi tunggu belum siap begaya juga"teriak Aldrina kesal


Dengan susah payah akhirnya Gilbert sudah berdiri tegak "Senyum dong oi"ucap Aldrina sambil melukis senyum Gilbert dengan kedua tangannya


Lagi lagi Luna mengambil foto keduanya yang sangat menggemaskan itu. Melihat gadisnya yang semakin dekat dengan Gilbert membuat Dandra tiba-tiba saja berdiri diantara keduanya. Gilbert tersenyum jahil lalu mengarahkan kepalanya ke belakang dan menoel Aldrina


"Ada yang cemburu tuh"ucapnya pelan namun bisa di dengar Dandra


Dandra hanya menatap Gilbert tajam lalu Aldrina terkekeh pelan. Setelah banyak drama akhirnya ketiganya berfoto dengan banyak pose yang berbeda-beda dari Gilbert dan Aldrina sementara Dandra hanya berdiri seperti patung diantara keduanya.


CEKREK CEKREK CEKREK


"Dahlah gue malas foto sama patung"ucap Gilbert dengan wajah cemberut melihat Dandra lalu meninggalkan pasangan kekasih itu


"Ih tau tuh! Kak senyum dong atau bergaya gitu!"omel Aldrina sambil merangkul Dandra


Dandra langsung menengadahkan wajahnya ke arah Aldrina dengan senyuman tampak lesung pipi yang indah di pipinya.


CEKREK


Luna memang benar-benar sigap lalu mengabadikan momen itu. Keduanya berfoto dengan sangat menggemaskan tentunya dengan seluruh paksaan dari Aldrina.

__ADS_1


\~\~\~


__ADS_2