
"Kebahagiaanku tidak akan lengkap tanpa kamu"
\~\~LYSM\~\~
Setelah selesai berfoto mereka memutuskan untuk pulang. Aldrina dan Dandra sudah berada di dalam mobil.
"Kak Dan aku senang banget tau hari ini kita bisa rayain natal di sekolah sama-sama terus bisa coupelan gini tapi.."ucap Aldrinaa dengan senyuman lalu senyumnya langsung berubah menjadi raut sedih
Aldrina menghela napas "Tapi ini tahun pertama dan terakhir"
Mendengar itu Dandra menepikan mobilnya dan berhenti sejenak.
"Hei hei kenapa ngomong gitu?"tanya Dandra dengan menangkup wajah Aldrina
"Hehehe ya kan bener kakak udah tamat SMA tahun depan"ucap Aldrina dengan cengiran agar Dandra tidak ikut merasa sedih
Dandra juga ikut tersenyum lalu menoel pipi Aldrina "Kukira kamu mau nangis! jahil"
"Mmm pengennya sih gitu tapi mengingat hari adalah hari yang indah gak mau nangis kak"
Dandra menaikkan sebelah alisnya "Ada ya gitu?"
"Ada dong kak, udah majuin lagi mobilnya aku udah gak betah pakek gaun"
"Iya iya sayang"ucap Dandra lalu kembali melajukan mobilnya
"Oh iya kak nanti kalo kakak udah kuliah disana boleh gak aku datang waktu liburan sekolah?"tanya Aldrina membuka pembicaraan lagi
"Tentu saja boleh, tapi kalau memang gak bisa gak usah dipaksa ya, aku janji bakal kembali ke indonesia setiap liburan semeter tapi..."
"Tapi apa kak? Kok gantung sih"
"Aku punya satu syarat"
"Ih apaan sih harus ada syarat gitu! Gak seru"ucap Aldrina memayunkan bibirnya
"Hahah harus ada tantangannya biar kamu jadi makin berusaha sayang"
"Yaudah deh iya terus apa tuh syaratnya?"
"Kamu harus belajar dengan giat, jangan malas atau bahkan bolos sekolah"
"Hmm iya aku pikir pikir dulu"
"Lah kok pikir pikir lagi sih sayang?"
"Yah kakak kan tau aku itu bego"
"Kalo kamu belajar pasti bisa sayang"
"Iya iya bawel deh"
"Gak ikhlas hahaha"ucap Dandra diakhiri tawa
Tidak terasa mereka sudah sampai di depan gerbang rumah Aldrina, Dandra memasukkan mobilnya ke pekarangan rumahnya karna Aldrina memaksa kekasihnya untuk mampir sebentar.
"Ayo kak turun"ucap Aldrina setelah berada di luar mobil
"Iya iya sebentar sayang"
Keduanya pun sama-sama masuk ke rumah Aldrina. Rumah yang besar namun hanya ada kesunyian di dalamnya karena sang empunya sibuk dengan dunianya masing-masing.
"Selamat datang kembali kak di rumah aku, maaf nih gak ada yang nyambut"
__ADS_1
"Iya iya it's okay Aldrina"
"Hmm kak aku ganti baju dulu yah, ribet makek gaun gini! Gapapa kan aku tinggal bentar atau kakak mau ikutan naik?"ucap gadis itu dengan senyuman nakalnya
Dandra pun tersenyum sambil geleng-geleng kepala "Terus saja menggodaku, sebenarnya laki laki disini siapa?"batin Dandra bertanya pada dirinya sendiri
Aldrina membuka pintu kamarnya dengan senyum yang masih merekah di wajahnya.
ceklek
"Pake baju apa ya? Bingung juga nih"tanya Aldrina pada dirinya sendiri
"Pengen pakek celana pendek tapi gue kan pengen ngekor sama kak Dandra nanti biar diajak jumpa mertua heheh"
"Ih apasih Aldrina bikin malu aja! Ingat kamu masih kecil main mertua-mertuan"
Gadis itu berdialog dengan dirinya sendiri. Dandra yang masih setia menunggu Aldrina dibawah kemudian mengambil ponselnya yang berada di saku celana lalu membuka galeri yang menampakkan foto-foto mereka tadi yang sudah dikirim Aldrina. Dandra melukiskan senyum yang begitu indah setiap melihat foto-foto yang menampilkan gadisnya yang sangat ceria itu.
"Aku bingung Drin apa aku bisa nantinya tanpa kamu?"tanya Dandra dengan suara yang lirih
"Bisa kak yakin deh! Kalo kangenkan bisa vidcall nanti"balas Aldrina yang entah sejak kapan sudah berada di hadapan lelaki itu
Dandra terkejut dengan mata yang membulat sempurna. Aldrina menutup mulutnya sambil menahan tawa melihat kekasihnya yang terlihat seperti tertangkap basah padahal dia hanya menimpali ucapan Dandra yang terlihat memasang wajah sedih.
"Aldrina! Kebiasaan ngagetin orang"
"Abisnya kakak ngomong sendiri"
"Hmm yaudah ngapai ngajak aku kesini tadi?"ucap Dandra mengalihkan topik
"Gak ngapai sih cuma biar nungguin aku buat ganti baju"
Dandra menggelengkan kepalanya "Kamu nakal sekali! Yaudah aku pulang kalo begitu"ucap Dandra lalu berdiri dari duduknya
"Aku ikut ke rumah kakak"
"Buat?"
"Buat jumpa mertu dong"
"Haha teserah kamu saja sayang"
Sebelum Aldrina keluar dari rumah tidak lupa gadis itu berpamitan pada bibi Inem agar Bimo nanti tidak pusing lagi mencari adiknya itu.
"Oh iya sayang sebenarnya bukan cuma mama aku yang lagi ada di rumah"
"Terus ada siapa lagi dong?"
"Papaku juga ada"
Ya, papa dari Dandra sudah kembali ke rumah lagi setelah menyelesaikan masalah bisnisnya yang ada di Amerika.
"What? Serius? Bagus dong aku bisa jumpa pamer hihi"
"Seharusnya kakak bilang dari tadi biar aku pakek baju yang lebih bagus lagi"lanjut Aldrina mengomel
"Hahah kamu gak takut gitu? Papaku seram"
"Iya gapapa, makin cepat kenal malah lebih bagus kak"
"Hmm yaudah kalo begitu"ucap Dandra sambil menggandeng tangan Aldrina yang tadinya menahan dirinya
Mobil Dandra sudah terparkir di depan rumah lalu sepasang kekasih itu turun dari mobil. Aldrina sedikit berlari meninggalkan Dandra di belakang.
__ADS_1
"Halo tante sayang"sapa Aldrina dengan girang menghampiri ibu Dandra yang berada di dapur
"Eh ada Aldrina! Halo sayang"balas ibu Dandra dengan hangat
Aldrina langsung mencium tangan ibu Dandra lalu memeluk sekilas.
"Tumben sayang main lagi kesini"
"Hehehe iya tan! Kak Dandra sih gak pernah ngajakin Aldrina main kesini malah ini yang minta Aldrina loh tan bukan Kak Dandra yang inisiatif ngajak"
"Benar Dan yang dibilang Aldrina?"tanya ibu Dandra setelah melihat anak laki-lakinya itu medekati mereka
Dandra menggaruk kepalanya "I..Iya ma, aku ganti baju dulu ya"ucap Dandra malu dan berlari ke kamarnya
"Maaf ya sayang, Dandra itu memang suka gak peka"
"Hahaha gapapa tan yang penting aku inisiatif"
Ibu Dandra tersenyum "Oh iya sayang, kamu udah makan? Gimana acara di sekolahnya tadi? Seru gak?"tanya Ibu Dandra sambil menuntun Aldrina duduk di ruang tamu
"Seru dong tante apalagi baju aku sama kak Dandra couplean gitu serasa gimana gitu terus kami foto bareng juga tan pokoknya aku senang banget tan"
"Hahaha kamu lucu sekali"
"Iya tan pokoknya aku senang banget hari ini"
"Hmm oh iya tan kata kak Dandra tadi om lagi disini ya?
"Oh iya benar tante lupa! Iya sayang sebentar ya tante panggil dulu soalnya om kamu lagi di ruang kerjanya"
"Okee siap tante"
Aldrina sekarang sendiri di ruang tamu untuk mengusir rasa bosan gadis itu membuka aplikasi instagram yang ada di hpnya lalu memposting sesuatu disana
(Send beberapa gambar)
Aldrina mengirimkan 6 foto dimana di slide terakhir ada foto selfie gadis itu saat ini di ruang tamu yang menampakkan dirinya dan foto keluarga Dandra. Aldrina memberi caption pada foto itu "The great day! Shutt.. Jangan irih yah slide terakhir lagi di rumah mertua mohon doanya ygy"
Gadis itu tersenyum sempurna tidak menunggu lama notifikasi HP Aldrina terus saja bermunculan yang berisikan komentar dari teman-temannya. Aldrina pun membaca satu persatu komentar itu.
Luna_gdgirl: Widih udah jumpa mertua aja nih
Shirene_imoets: iya bener bgt @Luna_gdgirl tinggal tunggu tanggal nih
Gilbert_Rzzt: Pamer! Pamer aja trus ntar berantam nangis huhuh
Shirene_imoets: Shirik bener oi @Gilbert_Rzzt makanya jangan jomblo trus
Endorse_MM: Mata minus akan turun secepatnya, 100 pesen alami ayo kunjungi profil kami untuk lebih jelasnya
Alicia003: uuuh suka bgt liat kalian kak Aldrina! Langgeng terus ya
*Gilbert_Rzzt: Parah lo @Shirene_imoets mentang-mentang kagak jomblo! Hiks..Hikss @TianSs tolong bro gue diejek *
Felix_Gans: (emotikon bendera putih)
TianSs: duain kak @Felix_Gans
Gilbert_Rzzt: Wah wah hot news nih serius nih @TianSs?
Shirene_imoets: wkwk cie dikacangin Tian! Kasian deh Gilbert
"Ehm"
__ADS_1
Suara deheman seseorang membuyarkan pandangan Aldrina yang tadinya ke ponsel dan sekarang menengadah ke sumber suara.