
ceklek
suara pintu terbuka
esmeralda menghampiri papanya
"papa kenapa kita disini sebentar aku masih mau main sama indah ?".ucap esmeralda
morgan kini mengemasi pakaian pakaiannya dalam koper dan lansung menekuk lututnya ketika indah menghampirinya serta memegang tangan anaknya
"sayang kita disini kan setiap bulan 2 kali bulan depan kita kesini lagi papakan kesini juga karena pekerjaan sama om hector ".ucap morgan
"kenapa sih kita ke amerika bolak balik aku tuh mau disini banyak temen ada indah dan si kembar serta aland ".sewot esmeralda
morgan menghembuskan nafasnya untuk sabar menghadapi sifat anaknya yang keras kepala hanya istrinya miranda yang bisa mengatasi sifat keras kepala anaknya
"pah daripada bolak balik mending kerjaan papa disini aja di amerika temen aku ngomong bahasa inggris semua aku capek ngomong bahasa inggris panjang lebar jawabnya cuman oh i know dan ok ".ucap esmeralda
morgan berusaha untuk sabar
esmeralda meninggalkanya
tiba tiba mario menangis
morgan menggendongnya
"cup cup sayang jangan nangis ya susu ya sebentar ya ".ucap morgan
dia mengambil dot susu yang berisi susu dan mario meminum susu itu sambil di gendong morgan
rita yang melihat itu dari jauh di balik pintu merasa iba pada anaknya
monica menghampirinya
"ada apa ibu ?".tanya monica
"kau lihat kakakmu ia kesulitan mengurus anak anaknya aku tidak tahu bagaimana membantunya baby sitter mario sudah aku pecat karena ia sepertinya ingin menggoda morgan ".ucap rita
monica juga kebingungan
tiba tiba
Prangggg
DOR DOR DOR .....
suara jendela pecah dan petasan mercon
indah dan esme yang sedang bermain di kamar esme ke kamar morgan
"papa tolong ada yang lempar batu ke kamar kita dan petasan mercon !".ucap esmeralda
rita dan monica ke arah morgan
"ibu , monica aku titip mario dan anak anak aku akan kesana ".ucap morgan memberikan mario pada monica
morgan ke kamar esmeralda
disitu ada hector yang sudah memadamkan petasan itu
"apa yang terjadi ?".tanya morgan
"kakak seseorang melempar batu dengan sengaja ke rumah kita dengan petasan mercon ini ".ucap hector
edward datang
"aku sudah temukan cctv rumah ini ".ucap edward membawa laptop
mereka melihat seorang pria naik motor melempar batu dan menyalakan petasan lalu melemparnya
"sial siapa dia ?".ucap morgan
"oh ya aku temukan ini kakak dia juga melempar ini sepertinya ".ucap hector memberi kartu bertanda ular yang melilit di sebuah pedang
morgan membaliknya
YOU CAN RUN BUT YOU CANT HIDE
morgan seperti tahu ini dari siapa
__ADS_1
"ada apa kakak ?".tanya edward
"tidak.aku tidak apa ".ucap morgan
hector dan edward saling melirik
mereka tahu morgan sembunyikan sesuatu
mereka bertiga ke ibu mereka
"ada apa ?".tanya rita
"tidak ada apa apa ibu semua baik baik saja itu hanya orang iseng ".ucap hector menenangkan ibunya
"ibu aku sudah memutuskan aku akan disini saja ".ucap morgan
membuat keheningan
"hore ".ucap esmeralda kegirangan bersama indah
indah dan esmeralda tidur bersama di kamar indah
sementara morgan dan hector serta ed dan rita di ruang tengah
"katakan ada apa ?".tanya rita
"aku sudah putuskan untuk disini lebih lama sepertinya kita dalam masalah ".ucap morgan
"masalah ?".ucap hector
"aku baru saja menyangka ini perbuatan musuh musuh kita selama kita menjadi mafia ".ucap morgan
hector terkejut
"kau tahu kan kita sudah berjanji untuk berhenti menjalankan hal itu ".ucapnya
"tenang aku tahu aku baru menyangkanya saja makanya sebab itulah aku akan tetap disini melindungi kalian ".ucap morgan
rita menghembuskan nafasnya pelan dan mengusap pelipisnya
"ini semua karena ayah kalian andai saja hari itu aku tidak di perdayai oleh cintanya itu ".ucap rita
edward menenangkan ibunya
tanpa sadar monica mendengar hal itu dia memutuskan untuk diam dan masuk ke kamar
mendengarkan kata tentang ayahnya membuat ia muak dia berusaha untuk tenang
dia melihat cermin di depannya dia membuka niqabnya dan melepas jilbabnya dia mengganti pakaiannya dengan pakaian biasa terlihat dalam pantulan cermin tubuhnya masih terlihat penuh siksaan dan pecutan dari ayahnya ia meneteskan air mata mengingat kejadian dimana ayahnya menyiksanya dan melecehkan dirinya bila marah dia menangis tersedu sedu mengingat hal itu
salah satu penyebab ia memutuskan bercadar adalah masa lalunya dan juga luka luka siksaan di tubuhnya dia memutuskan untuk tidur
keesokan harinya
"sayang aku bawakan kau waffle ".ucap hassan
"makasih ya sayang ".ucap ayla menerima waffle
saat ini mereka sedang berada di butik monica dan ayla ( moyla boutique ) ayla tengah membereskan pekerjaanya
"ayla bukankah kau juga urus butik adam dan gabriel ? ".tanya hassan
"oh ya itu sudah aku urus om adam dan gabriel saat ini masih sibuk mengurus anak anak mereka dengan istri mereka aku di tugaskan mengatur pemasokan dan mengendalikan butik itu rencananya aku akan memberikan moyla ini pada tante monica saja aku tidak sanggup mengurus 2 butik sekaligus atau aku hanya akan mengirimkan desain desain untuk butik ini ".ucap ayla
"kau yakin ?".tanya hassan
"iya aku yakin ".ucap ayla
monica ingin ke butiknya
"berapa kali harus kami bilang kau pergi harus dengan penjagaan atau supir kenapa kau ingin sendiri !".ucap hector
"kak aku mau bebas aku ingin serba sendiri aku akan pergi kalau kita bersama tidak apa ".ucap monica
dia mengatakan itu karena takut dengan laki laki siapapun kecuali saudaranya
morgan dan hector tidak mengetahui hal ini dan mulai mengerti
"monica kau tidak apa kan ?".tanya hector
__ADS_1
"tidak .aku tidak apa aku akan pergi bersama supir kalau kalian mau seperti itu ".ucap monica
edward datang dan menawarkan monica untuk diantar ke butik monica menerimanya
deborah menghampiri suaminya
"mas aku rasa monica masih trauma dengan laki laki selain kakak kakaknya ".ucap deborah pada morgan dan hector saat monica pergi
mereka kini mulai mengerti
di sekolah
para kodok tokcer tengah bersama
"wah esme kau kembali ?".ucap si kembar
esme tertawa
"iya ini aku aku kembali ".ucap esme
mereka semua berpelukkan senang
mereka mungkin umur 5 tahun tapi mereka sudah kelas 2 sd karena kegeniusan mereka dan mendapatkan akselarasi dari pemerintah
pok pok pok
seseorang tepuk tangan
"wah wah ada yang kembali nih ?".ucap tatia musuh esme yang sebenarnya sekelas dengan mereka dan sebenarnya kakak kelas
tatia datang bersama genk nya yang ber anggotakan tatia, chloe ,kiara dan diki ,doni
esme mengepalkan tangan
"kenapa aku kembali ada masalah !".ucap esme
para siswa dam siswi disana tidak tahu pemilik yayasan ini adalah morgan dan hector ayah indah dan esmeralda morgan dan hector sengaja merahasiakan ini demi kenyamanan anak anak mereka toh kata anak anak mereka tidak masalah
mereka memiliki kesepakatan pada guru guru disana
"tidak. tidak ada aku heran saja kau bisa keluar masuk sekolah ini ? ".sindir tatia
"esme kau kembali bukankah kau pindah aku heran saja kau bisa keluar masuk kesekolah i ini ?".sindir diki teman tatia
"hei kalian jangan ganggu teman kami ya !".sewot si kembar dan aland
"kau tidak tahu mereka ...."
mulut aland disumpal oleh indah
"sudah kita menjauh saja kalau kita buat masalah mereka yang ada mereka mengadu pada orang tua mereka dan orang tua kita yang kenak masalah ".bisik indah
mereka semua pergi malas menghadapi tatia dan genk angkatanya yang iri terhadap mereka berlima karena sangat cerdas
indah tengah berjalan tatia ke arahnya melewatinya dan menempelkan kertas berisi kata aku sok tahu di punggungnya
ketika indah lewat semua orang menertawakannya si kembar dan aland serta esme sadar dan naik pitam dengan tatia serta geng nya
"sudahlah kawan kawan jangan di bahas !".ucap indah
si kembar , aland dan esme mendukung indah
seorang OB melihat kejadian itu dan merekamnya diam diam
kembali ke ayla dia bicara pada monica mengenai niatnya
"kau yakin ?".ucap monica
"aku yakin tante ".ucap ayla
monica tersenyum
"aku akan merindukanmu sayang ".ucap monica
"tidak apa tante kan kita juga kerja sama dan kolobrasi sebenarnya ".ucap ayla senyum
edward berbicara pada hassan dari jauh
"aku minta kau cari tahu soal organisasi ini mungkin papip atau ayahmu tahu kemarin seseorang mengirimkan serangan dan tanda kartu ini pada kami ".ucap edward
__ADS_1
dia memberikan kartu yang kemarin morgan lihat
"aku akan cari tahu aku rasa papip dan ayah tahu soal organisasi ini ".ucap hassan