Mafia Tampan Itu Suamiku

Mafia Tampan Itu Suamiku
S 2 : Perang


__ADS_3

Albert berdiri dan mundur dari langkahnya dia tersenyum smirk


Tembak Dia !".titah Albert


Anak buah Albert menodongkan senjata padanya akan menembaknya Morgan


"apa kata terakhirmu ?".tanya Albert


"aku tak pernah kalah !".ucapnya


Brakkkk


anak buah Morgan datang dari berbagai arah dan persembunyian mereka bahkan ada yang datang dari atas mereka semua menembaki semua anak buah Albert


DUARRRRR


DUARRRRR


DUARRRRR


"F**K !".ucap Albert


Morgan mengeluarkan pistolnya dari belakang punggungnya


begitu pula Albert mereka saling bertarung


sementara itu di keluarga Andrea


"apa maksudmu ?.kau ingin menantangku balik ".ucapnya santai


"aku sudah tebak dari awal kalian pasti ingin menjebak dia ".ucapnya kembali


Andrew melihat Simon


"tembak mereka !".titahnya


Simon mengarahkan senjata pada mereka namun ia kemudian mengembalikan ke arah Andrew


"maaf ".itu ucapnya


DUARRRR

__ADS_1


dia menembak dada atas Andrew hingga berdarah


"tembak mereka semua !".teriaknya


semua keluarga Andrea mengeluarkan senjata pistol dan pisau lipat dari punggung mereka dan menyerang anak buah Albert dan Andrew begitupula Simon dia membantu mereka


di tempat Morgan


ia dan Albert saling menyerang dan bersembunyi di dinding


"kau tahu Morgan aku sudah bisa menebaknya dari awal !".ucapnya bersembunyi di tembok


Morgan mengisi peluru


"apa kau tidak ingat dengan kejadian beberapa tahun yang lalu saat kita di Berlin !".ucapnya kembali


Morgan terdiam


Dia mengingat serpihan kejadian itu kejadian berupa ledakan


DUARRRRR


"semua orang menggagap itu salahku tapi itu sesungguhnya salah dirimu dan adikmu serta ayahmu bukankah kau juga sama seperti ayahmu !".ucapnya


DUARRRR


DUARRRR


DUARRRRR


Albert terjatuh terkapar


dia berjalan dan menodongkan pistol pada Albert


Morgan menekuk lututnya dia memperlihatkan ponselnya dari kantungnya yang berisi rekaman dari anak buahnya yang begitu sadis sedang menyiksa anak buah Albert


"kau lihat anak buahmu semua sudah tewas dan sedang aku siksa aku menyuruh anak seluruh anak buahku untuk menyiksa dan memutilasi mereka ".ucap Morgan


Albert melihatnya ketakutan ia ingin bergerak namun tubuhnya tiba tiba sulit bergerak


dia ingin bicara namun tak bisa tiba tiba

__ADS_1


"kenapa kau takut atau kau bisu mendadak ?".tanyanya


Morgan tersenyum smirk


rupanya Morgan menaruh racun pada minuman Albert lewat anak buah Albert yang sebenarnya anak buahnya yang membuatnya bisu dan tak dapat gerak perlahan


"asal kau tahu aku tidak akan pernah takut apapun sebab aku bukanlah lelaki pengecut yang berani mempertaruhkan keluarganya hanya demi sebuah ancaman dan keinginan dari lelaki bajingan seperti dirimu ".ucapnya


"kau memang pantas untuk mati !".ucapnya


"dan oh iya aku terima kasih karena kau sudah memberikan seluruh hartamu padaku !".ucapnya memperlihatkan surat


tadi yang berisi tanda tangan Albert yang justru membuatnya memberikan semua kekayaanya balik pada keluarga Andrea


"kau terkejut ?".tanyanya


Morgan membuat surat palsu dengan pena tinta ajaib buatan anak anak kodok tokcer yang dimana tinta itu bisa hilang dan akan kembali dengan kata atau kalimat yang di tulis sebelumnya dan dicampur dengan pena biasa


Morgan berdiri dan tersenyum


"see u in hell !".ucapnya


DUARRRR


dia menembak kepala Albert dan pergi


Di keluarga Andrea


tembakkan Anak buah Simon kemudian menembaki anak buah Andrew begitu pula sebaiknya para keluarga Andrea juga saling menembaki anak buah Albert dan Andrew Morgan datang bersama anak buahnya dan juga melakukan tembakkan massal


Esme dan Indah berlari bersembunyi dari perang itu bersama anak anak buah mereka dan para suster yang membawa bayi bayi mereka di cegat anak buah Andrew mereka berdua mengeluarkan senjata dari sepatu mereka berupa pisau Cakra buatan mereka dan mereka melempar ke arah anak anak buah Albert yang ingin menembak mereka tepat di kepala hingga tewas serta mereka melakukan bela diri ketika anak buah Albert mendekati mereka


Andrew mendekati mereka dan mengeluarkan pisau lipat


"kalian juga harus mati kutu kutu kecil !".ucapnya


Esme dan Indah meliriknya tajam dan mereka bertiga saling berlari mendekat dari arah berlawanan Esme dan Indah menghindar dari serangan Andrew anak buah Andrew datang dan akan menyerang pada suster dan bayi keluarga Andrea datang melihat itu mereka habis selesai berperang bersama Simon


DUARRRRR


DUARRRRR

__ADS_1


tembakkan datang dari berbagai arah ke arah Andrew Andrew dan anak anak buah Andrew yang akan menembak para bayi dan suster Andrew berserta anak buahnya tewas di tempat karena beberapa tembakkan dari wanita bermotor dan memakai helm yang datang menyelamatkan Indah Dan Esme ternyata itu Miranda dia membuka kaca helmnya dan tersenyum pada Esme


__ADS_2