
Albert berdiri dan mundur dari langkahnya dia tersenyum smirk
Tembak Dia !".titah Albert
Anak buah Albert menodongkan senjata padanya akan menembaknya Morgan
"apa kata terakhirmu ?".tanya Albert
"aku tak pernah kalah !".ucapnya
Brakkkk
anak buah Morgan datang dari berbagai arah dan persembunyian mereka bahkan ada yang datang dari atas mereka semua menembaki semua anak buah Albert
DUARRRRR
DUARRRRR
DUARRRRR
"F**K !".ucap Albert
Morgan mengeluarkan pistolnya dari belakang punggungnya
begitu pula Albert mereka saling bertarung
sementara itu di keluarga Andrea
"apa maksudmu ?.kau ingin menantangku balik ".ucapnya santai
"aku sudah tebak dari awal kalian pasti ingin menjebak dia ".ucapnya kembali
Andrew melihat Simon
"tembak mereka !".titahnya
Simon mengarahkan senjata pada mereka namun ia kemudian mengembalikan ke arah Andrew
"maaf ".itu ucapnya
DUARRRR
__ADS_1
dia menembak dada atas Andrew hingga berdarah
"tembak mereka semua !".teriaknya
semua keluarga Andrea mengeluarkan senjata pistol dan pisau lipat dari punggung mereka dan menyerang anak buah Albert dan Andrew begitupula Simon dia membantu mereka
di tempat Morgan
ia dan Albert saling menyerang dan bersembunyi di dinding
"kau tahu Morgan aku sudah bisa menebaknya dari awal !".ucapnya bersembunyi di tembok
Morgan mengisi peluru
"apa kau tidak ingat dengan kejadian beberapa tahun yang lalu saat kita di Berlin !".ucapnya kembali
Morgan terdiam
Dia mengingat serpihan kejadian itu kejadian berupa ledakan
DUARRRRR
"semua orang menggagap itu salahku tapi itu sesungguhnya salah dirimu dan adikmu serta ayahmu bukankah kau juga sama seperti ayahmu !".ucapnya
DUARRRR
DUARRRR
DUARRRRR
Albert terjatuh terkapar
dia berjalan dan menodongkan pistol pada Albert
Morgan menekuk lututnya dia memperlihatkan ponselnya dari kantungnya yang berisi rekaman dari anak buahnya yang begitu sadis sedang menyiksa anak buah Albert
"kau lihat anak buahmu semua sudah tewas dan sedang aku siksa aku menyuruh anak seluruh anak buahku untuk menyiksa dan memutilasi mereka ".ucap Morgan
Albert melihatnya ketakutan ia ingin bergerak namun tubuhnya tiba tiba sulit bergerak
dia ingin bicara namun tak bisa tiba tiba
__ADS_1
"kenapa kau takut atau kau bisu mendadak ?".tanyanya
Morgan tersenyum smirk
rupanya Morgan menaruh racun pada minuman Albert lewat anak buah Albert yang sebenarnya anak buahnya yang membuatnya bisu dan tak dapat gerak perlahan
"asal kau tahu aku tidak akan pernah takut apapun sebab aku bukanlah lelaki pengecut yang berani mempertaruhkan keluarganya hanya demi sebuah ancaman dan keinginan dari lelaki bajingan seperti dirimu ".ucapnya
"kau memang pantas untuk mati !".ucapnya
"dan oh iya aku terima kasih karena kau sudah memberikan seluruh hartamu padaku !".ucapnya memperlihatkan surat
tadi yang berisi tanda tangan Albert yang justru membuatnya memberikan semua kekayaanya balik pada keluarga Andrea
"kau terkejut ?".tanyanya
Morgan membuat surat palsu dengan pena tinta ajaib buatan anak anak kodok tokcer yang dimana tinta itu bisa hilang dan akan kembali dengan kata atau kalimat yang di tulis sebelumnya dan dicampur dengan pena biasa
Morgan berdiri dan tersenyum
"see u in hell !".ucapnya
DUARRRR
dia menembak kepala Albert dan pergi
Di keluarga Andrea
tembakkan Anak buah Simon kemudian menembaki anak buah Andrew begitu pula sebaiknya para keluarga Andrea juga saling menembaki anak buah Albert dan Andrew Morgan datang bersama anak buahnya dan juga melakukan tembakkan massal
Esme dan Indah berlari bersembunyi dari perang itu bersama anak anak buah mereka dan para suster yang membawa bayi bayi mereka di cegat anak buah Andrew mereka berdua mengeluarkan senjata dari sepatu mereka berupa pisau Cakra buatan mereka dan mereka melempar ke arah anak anak buah Albert yang ingin menembak mereka tepat di kepala hingga tewas serta mereka melakukan bela diri ketika anak buah Albert mendekati mereka
Andrew mendekati mereka dan mengeluarkan pisau lipat
"kalian juga harus mati kutu kutu kecil !".ucapnya
Esme dan Indah meliriknya tajam dan mereka bertiga saling berlari mendekat dari arah berlawanan Esme dan Indah menghindar dari serangan Andrew anak buah Andrew datang dan akan menyerang pada suster dan bayi keluarga Andrea datang melihat itu mereka habis selesai berperang bersama Simon
DUARRRRR
DUARRRRR
__ADS_1
tembakkan datang dari berbagai arah ke arah Andrew Andrew dan anak anak buah Andrew yang akan menembak para bayi dan suster Andrew berserta anak buahnya tewas di tempat karena beberapa tembakkan dari wanita bermotor dan memakai helm yang datang menyelamatkan Indah Dan Esme ternyata itu Miranda dia membuka kaca helmnya dan tersenyum pada Esme