Mafia Tampan Itu Suamiku

Mafia Tampan Itu Suamiku
Teringat Masa Lalu


__ADS_3

di mansion murat isabella memasak pertama kalinya untuk kakaknya itu dia memasak dengan bantuan pelayan mawar dan melati dia sedang menumis bahan bahan untuk membuat lumpia dia ingin membuat iga bakar madu dan sambal mentah dan lumpia


"hmm ini sudah sedap ".ucap isabella sambil mencium aroma masakanya


"hmm kakak ini pasti sangat lezat".ucap mawar


"astaga ini membuatku lapar".ucap melati


isabella tersenyum pada keduanya lalu dengan cepat masakan itu siap dan mawar dan melati menyajikanya di meja


murat yang datang dan barusan kembali dari kantornya mencium aroma masakan lezat di hidungnya


"astaga baunya sedap sangat".ucap murat


dia kemudian segera menuju ke meja makan dan melihat makanan yang di letakkan yang ada di meja sangatlah menggiurkan


"astaga isabella ini kau yang masak ".ucap murat kemudian segera menarik kursinya dan duduk


"iya kakak ".ucap isabella dan menunduk


"duduklah ".ucap murat pada isabella mawar dan melati dan anak anak panti


mereka semua segera duduk


"kami akan makan kalau kau duluan memakanya ".ucap isabella


"kau ini mirip seperti ibu ya".ucap murat dengan sedikit meneteskan air mata


isabella yang mendengar itu juga sedih


"sudahlah kita makan ".ucap murat yang mengambil piring di meja dan mengambil nasi kemudian mengambil ayam bakar serta sambal buatan isabella dia juga mengambil lalapan berupa pete dan jengkol goreng


isabella yang melihat itu heran dan kesal dalam hatinya karena ia merebus pete dan menggoreng jengkol padahal dia menyumbunyikan kekesalanya itu sambil mengambil nasi dan lauk untuk dirinya sendiri


"eh kakak kau suka pete dan jengkol seperti aku padahal tadi itu hanya untukku".ucap isabella


"eh sorry aku tak tahu kau suka petai dan jengkol juga ".ucap murat yang kemudian membagi pete dan jengkolnya untuk isabella


"kakak apa ini ?".ucap isabella


"kau nak kan ambilah kita kongsi ".ucap murat


isabella tersenyum dan tersentuh karena kakaknya sangat perhatian padanya murat mencobai masakan isabella dan ia terkejut masakanya rasanya sama seperti masakan layla

__ADS_1


"kenapa kakak gak enak ya ".ucap isabella


murat segera makan dengan lahap


"ini enak banget ".ucap murat sambil makan dengan lahap dengan mawar dan melati dan anak anak panti


tiba tiba hassan datang


"wah wah kalian makan enggak undang ya ?".ucap hassan


"hassan makan !".ucap murat


hassan segera mengambil piring nasi dan lauk pauk dan makan di meja makan


"astaga masakan isabella enak sekali ?".ucap batin hassan


disisi lain layla yang berada di mansion dominico juga telah memasak dia memasak sup ikan patin dan ayam bakar yang biasa dia masakan untuk adik adiknya itu


"mama ,mama masak apa ?".ucap ayla


"mama masak sup ikan patin sama ayam bakar sayang .dulu om om kamu suka masakkin ini ".ucap layla pada ayla


kemudian adam dan gabriel dan dominico duduk di meja makan dominico yang melihat sup ikan patin kembali teringat isabella


adam dan gabriel saling melirik mereka tahu dominico kenapa layla dan ayla segera duduk


"tidak apa apa kak hanya lelah urusan di kantor ".ucap dominico


"oh ".ucap layla


"lelah atau urusan perempuan ! ".ucap ayla


DEG


dominico lansung menjawab


"tidak aku hanya lelah aku akan makan sekarang ".ucap dominico yang segera mengambil mangkuk dan makan masakan saudara kembarnya itu


"hmm lezat kakak".ucap adam


"tentu siapa dulu yang masak ".ucap layla dengan tersenyum


mereka lansung makan bersama

__ADS_1


namun dalam hatinya layla merasa ada yang kurang yaitu murat suaminya seperti apa dia sekarang,apa dia sudah menikah lagi,apa dia masih ingat dirinya ,apa dia tahu ayla anaknya .


disisi lain ada keluarga yang sedang makan dengan santai itu keluarga hector tanpa adanya candaan dan kalimat hanya ada dentingan sendok dan garpu


"andai dia disini maka acara makan kita tidak terasa hampa ".ucap ibu hector yang ternyata sudah bisa bicara


morgan ,edward dan hector terkejut mendengar hal itu


"ibu kau bisa bicara bu ?".ucap morgan si sulung yang segera meneteskan air mata dan menuju ibunya begitu pula hector dan edward


"sayang tolong panggilkan monica".ucap ibu hector pada hector dan morgan


mendengar itu hector dan morgan sedih terlebih edward karena ibunya belum bisa melupakan kakaknya yang belum lama pergi


kilas balik


dulu morgan dan hector baik berteman dengan dominico dominico sering bermain ke rumah mereka begitu pula sebaliknya mereka punya adik perempuan bernama monica yang ternyata menyukai dominico namun dominico yang seorang cassanova hanya bisa memainkan perasaan gadis saat monica ingin menyatakan perasaan cintanya dengan pergi ke mansion dominico ia melihat dominico bercumbu mesra dan membawa mathilda ke kamar perih dan sakit itulah yang dirasakan monica ia segera ingin pergi dari mansion itu dan berlari dari mansion itu pada saat ingin keluar dia dihadang oleh anak buah dominico dominico yang tertidur karena diberi obat tidur dari mathilda kemudian mathilda turun dan menemui anak buahnya yang sedang menahan monica


"kau gadis kecil yang tidak tahu diri kau tidak pantas untuk dominico".ucap mathilda yang menjambak rambut monica


"ahhh kau tahu kau lah yang tidak pantas untuk kak nico." teriak monica


geram dan marah mathilda mejatuhkan kepala monica ke batu hingga tewas dan berdarah banyak ia segera panik dan menyuruh anak buahnya meninggalkanya begitu saja dia menyuruh anak buahnya meretas cctv di mansion itu tapi ada anak buah mathilda yang menyimpan hasil rekaman itu entah kenapa


sementara itu morgan dan hector panik karena monica belum kembali dari mansion dominico mereka hanya mengetahui bahwa monica pergi ke mansion dominico untuk menyatakan cintanya sebelum pindah keluar negeri ibu dan ayah mereka juga panik


mereka menyuruh anak buah mereka mencari monica di mansion dominico


1 jam kemudian


datanglah anak buah mereka


"dimana dia ?".ucap hector


"hei katakan kita butuh jawaban !".ucapan morgan dengan teriak


anak buah mereka hanya diam saja dan tiba tiba ada anak buah mereka yang membawa tubuh monica yang berdarah darah


"tuan maafkan kami kami terlambat kami menemukan dia halaman belakang mansion tuan dominico disitu kosong tidak ada penjagaan dan sepertinya tuan dominico sedang bersama wanita ".ucap anak buah itu


hector dan morgan kemudian meneteskan air mata


ibu mereka yang melihat itu menangis histeris

__ADS_1


"dia meninggal tuan ".ucap anak buah itu


morgan dan hector segera menyentuh mayat adik mereka dan mereka menangis histeris mengetahui adik mereka mati mengenaskan mereka marah dan bersumpah membalas dendam pada dominico mulai hari itu mereka memutuskan hubungan persahabatan mereka dan ibu mereka tak bicara tak bergerak dan dokter mengatakan dia lumpuh otak itu semakin membuat morgan dan hector marah dan segera keluar negeri bersama ayah mereka untuk pengobatan ibu mereka dan membangun bisnis saham dan ayah mereka kembali membangun bisnis kotor disana


__ADS_2