
anak anak akan pulang ke rumah mereka
"ayah Diki laper ".ucap Diki sambil digendong ayahnya
semua menepuk jidat mendengarnya
"ayo kita pulang ".ucap Handoko ayah Diki
Handoko pamit pada the black blood fathers
Handoko menjalin hubungan kerja sama dengan perusahaan mereka hingga mereka saling mengenal
anak anak pulang ke rumah mereka
Isabella memeluk anak anak kembarnya dirinya bersyukur
"kalian tidak apa apa sayang ?" panik Isabella
"enggak apa apa kok mah " .ucap si kembar bersamaan
di mansion keluarga Andrea
"oh cucuku kalian tidak apa apa ".ucap Rita memeluk cucunya
"enggak apa apa Oma ".ucap indah
"Oma jangan sedih kita gak apa apa kok kan kita pinter ".ucap esme cengegesan
Rita memeluk cucu cucunya
di mansion Archie
Sofia menyambut keponakkan keponakkan laki lakinya
"hmm sayang kalian buat aunty khawatir aja ".ucap Sofia
aland dan alano cengengesan
"anak anakku sangatlah pintar mereka pasti selamat ".ucap Archielleo
"uncle Steve uncle Steve tau enggak om yang culik kita mukanya kayak om Steve tahu ".ucap alano
aland mencubit lengan adiknya
alano meringis
semua saling melirik
Stefan tersenyum begitu pula yang lain
mereka makan bersama
•••
sementara itu
Brakkk
Tristan mengepal tangannya dan menggebuk meja
"sialan ".umpat Tristan
Tristan sangatlah kesal dan marah pada anak anak itu ia butuh bantuan asisten kesayangannya Luci yang sedang ia suruh mencari tahu tentang the black blood fathers
"Tristan ".ucap Amora ibu tristan
Tristan menoleh
"ibu ".lirih Tristan
Nora menghampiri putranya
Tristan menyalami ibunya
"bagaimana kau gagal ".ucap Amora
Tristan tak menjawab
Amora mengelus bahu Tristan
"kadang kegagalan itu adalah kunci kemenangan ".ucap Amora
Tristan mengernyit
"kenapa kau kesini ibu ?".tanya Tristan
dirinya merasa ibunya tak perlu ikut mengenai urusannya karena itu malah akan tambah bahaya nantinya apalagi ini bukan Romania
"kurang ajar !".
"tidak sopan kau !".
"apa ibumu tidak boleh kemari hah !".ucap Amora
Tristan menepisnya
"tidak ibu tidak apa apa ".ucap Tristan
semakin Amora dilarang semakin nekat itulah sifatnya Tristan mengerti betul sifat ibunya
Amora menaikkan kepalanya
"aku tahu kau pasti gelisah aku kesini tapi aku akan lebih gelisah kalau kau lebih lama disini posisiku dan dirimu akan terancam bila bertemu dia aku akan membuatmu tidak betah dan kembali ke rumania ".gumam Amora
"dimana Luci ?".tanya Amora
"dia sedang aku tugaskan ".ucap Tristan
Amora menyuruh anak anak buahnya membawa barang barangnya ke kamarnya
Luci datang
"kau sudah membawa apa yang aku minta ".ucap Tristan
Luci memberi flashdisk
Tristan menyolokkanya pada laptopnya
__ADS_1
"dari hasil penyelidikkan saya rupanya the black blood fathers sangatlah kuat mereka terdiri dari 10 orang dan berteman dengan Yakuza setiap anggotanya adalah mafia dari Indonesia malaisya Amerika dan Sisilia hanya 1 orang yang bukan berasal dari mafia dan merupakan seorang pengusaha ternama yang juga ikut bagian dari the black blood fathers kemungkinan ia menjalin hubungan keluarga dengan salah satu dari mereka ".ucap Luci
"apa ".ucap Tristan
Tristan mengira the black blood fathers adalah mafia kecil dan hanya memiliki 1 kepala saja
"anak anak yang kau culik itu adalah anak anak dari the black blood fathers terkecuali satu yang gendut dan berwajah ke asiaan ".ucap Luci
Tristan menggeram kesal
"aku akan buat rencana aku akan mendekati the black blood fathers perlahan ".ucap Tristan
•••
keesokan harinya
anak anak diliburkan selama 1 Minggu dan belajar di rumah
di mansion keluarga Andrea
seluruh orang sedang sarapan
"papa kita belajar sama siapa ?".tanya esme pada Morgan
"kalian nanti belajar sama papa Imran ya ".ucap Morgan
"emang dia bisa ajarin kita pah ".ucap indah pada Hector
"bisa.asal jangan repotin ya ".ucap Hector
Imran dan Archie datang bersamaan
"kau kenapa kemari ?".tanya Imran
"kau kenapa kesini juga dengan anakmu ? ".ucap Archielleo
mereka saling menatap
Hussein dan aland serta alano bermain
Morgan dan Hector menyambut mereka
Deborah dan Alyssa datang membawa perut buncit mereka
"Abang welcome ".ucap Deborah
"thanks ya , nah buat Korang ".ucap Imran memberi paper bag pada Deborah dan Alyssa
"thanks ya bang ".ucap Alyssa
mereka bertiga berpelukkan
Monica datang
"oh mas Imran mas Archie silakan masuk dan duduk aku akan siapkan sesuatu ".ucap Monica
Monica ke dapur mengambil teh dan camilan dan memberikannya ke meja tamu
Imran mengajar anak anak di ruang tamu Daniel dan Nicolas juga datang bersama Diki
Monica dan Archie saling bercanda dan berbincang di sofa lain
Imran melihatnya kesal dan memutar matanya malas
"kemarin kalian belajar apa ?".tanya Imran
"Diki maju ".ucap Nicolas
Diki maju
"Indonesia tanahnya subur banyak sekali perpohonan yang tumbuh misalnya pohon apel ,pohon pisang,pohon kelapa , pohon mangga , pohon toge, pohon kangkung ,pohon Pete juga ,pohon jengkol , pohon... apa lagi ya ".ucap Diki
"Diki tanya dulu deh Mbah Google ".ucap Diki pergi
semua menepuk kepalanya
Monica tertawa melihat kesabaran Imran mengajar anak anak itu
begitu pula Morgan , Hector ,Edward dan Deborah serta Alyssa yang tertawa lepas
"sekarang apa hobimu ?".ucap Imran menulis di papan tulis dengan kapur
"meretas pak ".ucap Daniel dan Nicolas
"membuat alat pak ".ucap Aland
"menggambar pak ".ucap Alano
"merawat hewan pip ".ucap Hussein
"makan tidur makan tidur pak ".ucap Diki
semua kembali menepuk jidat
"kamu cewek cewek ?".tanya Imran
"BTS pak ".ucap indah dan esme barengan
"apa itu BTS ?".tanya Imran
"itu yang Kpop Kpop ".ucap Esmeralda
"apa itu Kpop ?".tanya Imran
"ituloh yang korea Korea yang cowok ..cowok hamil ituloh ".ucap indah
"loh mana ada cowok hamil !".ucap Imran
"ih bencong pak ".ucap indah dan esme bersamaan
Imran menepuk jidat
yang lain menontonya tertawa lepas
belajar mengajar selesai
Monica menghampiri Imran
__ADS_1
"mas makasih ya sudah mengajari anak anak ".ucap Monica
"sama sama Mon ".ucap Imran tersenyum
Hussein mempunyai ide cemerlang melihat keduanya dirinya tersenyum smirk
•••
Ayla dan Hassan di rumah sakit
"berdasarkan hasil lab mohon maaf Bu anda memiliki miom di rahim ibu dan jika anda hamil resikonya anda juga bisa keguguran ".ucap dokter
DUARRRR
Ayla terkejut mendengar penuturan dokter
"apa dok ?".tanya Ayla
Ayla menangis Hassan menenangkanya mereka keluar dari rumah sakit
Ayla terdiam di mobil melamun melihat jalan dari jendela
Hassan menyetir melihat Ayla awalnya dirinya sama sama terkejut tapi dia berusaha menenangkan Ayla
Ayla meneteskan air mata
"apa yang harus kita bilang mas sama papa dan mama seta papip aku enggak bisa kasih kamu keturunan mungkin aku bisa hamil tapi aku akan keguguran ".lirih Ayla tanpa menoleh ke suaminya
Hassan berhenti
dia mendekati Ayla dan menangkap dagu Ayla dan menggerakkanya untuk melihat wajahnya
"lihat aku , aku menerimamu apa adanya , aku mencintaimu apa adanya , walaupun kamu tidak bisa memberikan aku keturunan sekalipun tidak apa , cintaku takkan pernah berubah dan apapun yang terjadi kamu takkan pernah tergantikan kita bisa adopsi seperti papip ".ucap Hassan
Ayla menangis dia memeluk istrinya membelai rambutnya
menenangkan istrinya Ayla wanita yang ia cintai
•••
di markas the black blood fathers
Malam Harinya
Dominico , Murat , Morgan ,Adam ,Gabriel ,Archie dan Stefan , Imran bersama Hector dan Edward berkumpul di markas the black blood fathers
Hassan sedang tidak ikut
" apakah sudah ada rencana untuk memberi pelajaran pada orang orang yang menculik anak anak kita ?".ucap Morgan
"aku sudah ada rencana ".ucap dominico
"apa rencanamu ?".tanya Murat
"kami sudah mencari tahu soal penculik anak anak ".ucap Adam
Gabriel membalikkan laptop
"ini kami sudah lacak dan sergap lokasi yang waktu itu anak anak kirimkan ternyata itu sebuah tempat khusus bukan sembarangan orang bisa membuat tempat seperti itu ".ucap Gabriel
"lantas siapa orang yang ingin anak anak kita celaka ?".tanya Morgan
"pasti dia adalah saingan kita ".ucap Murat
"dia bukan saingan kita kurasa ".ucap Archie
semua meliriknya
"tapi ia saingan anak anak ".ucap Stefan
"biar kutebak ini akibat dari ulah anak anak yang meretas dan mebobol perusahaan orang itu hingga bangkrut hari itu di sekolah maka sebab itulah ia menculik anak anak dari sekolah ".ucap Imran
"Tapi bagaimana ia tahu anak anak pelakunya ?".tanya Hector
"aku rasa dia bukan orang biasa kakak dia mafia seperti kita ".ucap Edward
semua menghembuskan nafas pelan
"apa rencanamu dom ?".tanya Stefan
"kalian akan tahu ".ucap dominico
•••
Ferhat berada di sebuah bar besar bersama ayahnya Atmajaya dan haya Lee yang sedang bertemu seseorang di ruangan premium atas
dia minum di mini bar bagian bawah
di sebelahnya ada wanita cantik ternyata Luci
"aku pesan tequilla satu ".ucap Luci pada bartender
dia dan Ferhat menatap dan saling menyapa ramah
di bar yang sama ada Tristan di ruangan premium atas menghirup nikotin
dirinya di temani oleh cewek cewek cantik yang menggodanya dirinya butuh pelampiasan dan menganggap wanita itu hanya mengandalkan tubuhnya saja
di seberang ruangan Tristan
haya Lee duduk bersama Atmajaya dan seseorang Atmajaya sengaja mengajak haya Lee karena tidak ingin anak perempuannya Miranda terlibat dan bahaya jadi dia meminjam haya Lee pada the black blood fathers
Tristan melihatnya
"itu kan wanita rabun itu dia bersama lelaki tua rupanya dia murahan ".gumam Tristan
Atmajaya berbincang dengan pria di depannya
pria yang berbincang dengan Atmajaya meminum minumanya
ia memegang tenggorokannya yang terasa sakit dan muntah darah
atmajaya dan haya Lee melirik dan pura pura menolong pria itu
semua meliriknya
Tristan mengerti Atmajaya dan Haya Lee berakting
__ADS_1
"siapa dia sebenarnya ?".gumam Tristan