
sementara seluruh keluarga yang tengah bersantap mie disitu saling berbincang layla dan isabella saling mengobrol kecuali si kembar yang kesal menjadi obat nyamuk disana mereka saling bicara lewat bahasa isyarat
"kakak bagaimana kita buat rencana !".bahasa tangan nicolas
"apa itu ?".bahasa tangan daniel
"rencana kali ini adalh menyatukan tante mama dan papa murat siapa tahu kita bisa membantu kakak ayla !".bahasa tangan nicolas
daniel berkedip
isabella curiga pada anak anaknya yang menggunakan bahasa isyarat
"kalian mau buat apa lagi !".
"enggak kok mah cuman ini itu belajar buat lebih hafal lagi bahasa isyarat gitu !".ucap daniel
isabella curiga
"kami akan bayar dulu !".ucap murat yang segera pergi dengan dominico untuk membayar tagihan makanan mereka
"mama , tante mama cantik kita kesel nih !".ucap daniel dengan cemberut
"loh kenapa sayang !".ucap isabella
"abis dari tadi mama sama tante mama cantik ngobrol cowok cowok juga kita di diemin doank kan kita kesel !".ucap nicolas
isabella dan layla saling menatap dan tertawa
sementara adam dan gabriel hanya melirik satu sama lain dan heran dengan keakraban isabella dan layla
"haduh kalian kesel ya sini !".ucap layla dan melebarkan tanganya lalu si kembar segera tersenyum dan memeluk layla
"hey peluknya jangan keras keras kasihan tante mama !".
si kembar sangat senang memeluk tubuh layla
adam dan gabriel yang melihat si kembar sangat menggemaskan dan sangat senang melihat layla yang senang
mereka saling melirik seperti merencanakan sesuatu
"loh kok tante mama doank yang dipeluk om kembar ganteng enggak !".ucap adam dan segera melebarkan tangan
kemudian si kembar melepas pelukkan layla dan pergi ke arah adam dan gabriel dan memeluk mereka
dominico dan murat yang melihat itu terbawa suasana dan mereka segera menghampirinya
"kita harus pergi sekarang ke rumah sakit hassan sudah selesai operasi !".ucap murat
"dan layla sudah sadar dia mencari kakak !".ucap dominico
mereka segera pergi dari restoran itu
sementara itu di tempat hassan dia sudah selesai operasi dan selamat dia masih berada di brangkar rumah sakit terbaring lemas dan memakai alat bantu bernafas
si kembar daniel dan nicolas telah sampai di rumah sakit mereka lansung keruangan hassan isabella dan murat mengejar mereka
CEKLEK
suara pintu terbuka
terdapat seseorang pria yang masuk keruangan hassan melihat hassan terbaring lemah
"cih ternyata kau masih hidup punya nyawa berapa kau !".ucap pria itu
dia ingin mencampurkan suntikkan racun di infusan hassan
tiba tiba
GEDEBUK
si kembar segera mendobrak pintu dengan kuat dan melihat pria itu
"kurang ajar kau kau ingin menyakiti abang kami !".ucap daniel
__ADS_1
"cih kalian anak kecil tidak bisa menghalangiku !".
si kembar lansung berlari ke arah pria itu hingga pria itu jatuh tersungkur dan racun suntikkan itu jatuh
"kurang ajar kau !".ucap pria itu dan mengeluarkan pisau lipat di tanganya dan berdiri lalu berlari ke si kembar berniat menusuk mereka
tapi mata pisau itu justru lansung digenggam seseorang hingga berdarah dan ternyata itu dominico melindungi anak anaknya dengan wajah mengeras dan mata melotot
murat dan isabella baru sampai ke ruangan hassan si kembar segera ke isabella
"sayang kalian gak apa apa !
"mah pah kita gak apa apa pria itu mau kasih racun ke bang hassan papa murat tolong papa !"
dominico berusaha merampas pisau itu dari tangan pria itu
"berani sekali kau menyakiti anak anakku !".
murat segera membantunya dengan berlari dan mematahkan leher pria itu hingga tak sadarkan diri
"thanks for helping !"
"it's okay !".
isabella segera kearah mereka
sementara murat menelpon anak buahnya dan anak buahnya segera datang ke tempat mereka
"bawa dia jangan biarkan dia lolos ancam dia dengan masukan dia kedalam kandang harimau atau tangan kalian hilang !".bentak murat
para anak buah itu mengganguk dan membawa tubuh pria itu
isabella melihat tangan dominico yang berdarah
"mas tangan kamu berdarah !".ucap isabella
dominico sama sekali tidak merasakan perih karena lukanya tapi terkejut dengan reaksi isabella padanya
"mama ayo bawa papa ke dokter !".ucap si kembar
"kalian sini aja jagain bang hassan sama papa murat !".
si kembar mengganguk
isabella menarik tangan dominico yang terluka perlahan dan memanggil dokter sementara dominico hanya diam dan tersenyum sendiri karena tidak pernah melihat wajah panik isabella
tak lama dokter tiba dan isabella segera meminta tolong pada dokter itu kemudian dengan cepat dominico ditangani oleh dokter itu dan ditemani isabella isabella terlihat panik padahal dominico yang terluka
"bagaimana lukanya dok !"
"lukanya baik baik saja tidak terlalu dalam kita perlu menjahitnya untung bisa cepat ditangani kalau tidak nyaris saja !".
"alhamdulilah !".ucap isabella dengan syukur
dokter kemudian menjahit dan mengobati luka dominico dia juga memberi tahu isabella bagaiman mengoleskan krim pada luka dominico
mereka segera ke luar ruangan dokter tersebut
"kenapa kau tersenyum ?".ucap isabella
"tidak tapi hanya bahagia saja !".
isabella merasa heran dengan dominico
"apakah itu tidak sakit ?".
dominico terkekeh
"ini tidaklah sakit ada banyak rasa sakit yang tidak bisa dikatakan orang orang dunia ini ".ucap dominico
adam dan gabriel segera menghampiri dominico
"kakak kudengar kau berdarah ada apa !".ucap gabriel
__ADS_1
"tenanglah mas adam & gabriel dia tidak apa apa dia seperti ini karena melindungi si kembar anak anaknya !".
DEG
Dominico terkejut pada pernyataaan isabella
isabella memberikan resep obat dan krim yang harus ditebus pada adam dan gabriel lalu pergi meninggalkan mereka dan menemui si kembar
"isabella aku akan pergi tenang saja hassan dijaga ketat oleh anak buahku disini kau pulanglah ke mansionku atau kau ingin ke panti bersama mawar dan melati ?".
"aku akan ke panti saja kakak !".ucap isabella
mereka segera keluar dari ruangan hassan dan murat menitipkan hassan yang belum sadar pada anak buahnya untuk menjaganya dengan ketat
mereka berjalan ke arah keluar namun murat ingat sesuatu dia berbelok ke arah ruangan ayla sebelum pergi dia ingin melihat anaknya dia masuk ke ruangan ayla terlihat layla menangis meratapi anaknya yang diam saja
"Hiks Hiks......".
murat mengelus kepala ayla dan sedih
"kau tahu kenapa dia harus mengalami nasib sama sepertiku dia menjadi korban dari pria tua yang brengsek kenapa !".ucap layla
murat segera menghampiri layla memeluk dan menenangkanya
"hei tenanglah aku sudah selidiki ini dan adik adikmu juga akan membantuku bertahanlah setelah itu aku akan memberi siksaan tanpa ampun pada burhan yang sudah membuat anak kita menderita !".ucap murat
layla bersandar dan menangis di pundak murat dan murat mengelus kepalanya
dominico serta adam dan gabriel baru kembali dari resepsionis
si kembar segera menghampiri dominico dan dominico menyambutnya dengan hangat isabella terus memperhatikan kesedihan murat dan layla tapi entah kenapa dia tidak yakin bahwa hector dan saudara saudaranya tidak melakukan hal itu terlebih dia kenal hector dengan baik entah kenapa terasa ganjal di hatinya
dominico menghampiri isabella
" mas kau kenapa kau dekat dekat denganku !".
"loh barusan bukankah kau yang mendekatiku !".ucap balik dominico sambil menggendong si kembar
isabella terkejut menoleh dominico
"loh tanganmu masih sakit kenapa kau gendongg mereka ".ucap isabella mengambil daniel dari gendonggan dominico
"sayang papamu tanganya sakit kamu turun ya nicolas !".ucap isabella
nicolas segera turun dari gendonggan dominico
"tidak apa apa isabella biarkan aku menggendong mereka !".ucap dominico
tak lama murat dan layla keluar dari ruangan ayla
"aku akan pergi mengurus tentang keluarga andrea ayoo isabella kau akan ke panti bukan !".ucap murat
"baiklah nanti aku menyusul setelah ini aku akan menelpon anak buahku dulu untuk menjaga layla dan ayla disini !".ucap dominico
"ya sudah aku pergi dulu ya mas ,sayang salim sama papa,om kembar ganteng dan tante mama ya !".ucap isabella
si kembar segera bersalaman dengan mereka dan pergi meninggalkan mereka
sementara adam dan gabriel pergi bersama dengan murat dengan mobil terpisah mereka tidak ikut turun ke panti karena grogi bertemu mawar dan melati
sementara itu hector dan ed telah sampai di gudang dimana mereka menyekap ayah mereka
"hai ed anak yang selalu ku andalkan hingga saking menurutnya ia meninggalkan kekasihnya yang lain yang sudah dia nodai sendiri !".
edward marah dan memegang kerah burhan
"aku menyesal menuruti kemauanmu aku mencintai melati awalnya tapi kau merubah perasaanku menjadi liar dan tidak berperasaan kau juga memaksaku untuk dekat dan berpacaran dengan Ayla kau memang SETAN yang suka membisikkan dosa pada manusia !".ucap edward sambil mendorong tubuh burhan hingga jatuh
"AHHHH BRENGSEK KAU ANAK IBLIS !".ucap burhan sambil berusaha untuk bangkit
morgan dan hector saling terkekeh
"selamat ayah secara terang terangan kau mengakui dirimu iblis !".ucap hector
__ADS_1