
tiba saatnya dimana isabella dan murat akan pergi naik jet pribadi mereka ,mereka kemudian segera berpelukkan dan pamit meninggalkan mansion murat itu
disisi lain keluarga alessio telah kembali ke mansion mereka mereka bicara tanpa adanya sepatah kata pun
dan saling ke kamar masing masing
dominic merebahkan dirinya di kasur dan bingung harus bagaimana menghadapi masalah hidupnya
"astaga bagaimana ini keluargaku terpecah seperti ini karena ulahku apa ini karma untukku !".ucap batin dominic
dia tertidur pulas kemudian
pagi harinya dia bangun membersihkan tubuhnya dan memakai pakaian dan turun kebawah dia melihat layla dan ayla tengah mempersiapkan makanan
"makanlah kau butuh tenaga ".ucap layla
"makanlah om ".ucap ayla pada domico
dominico lansung duduk dengan adam dan gabriel
"paman maafkan aku seharusnya aku jauh lebih dewasa mama bilang bahwa paman benar benar berusaha dan aku justru membenci kalian aku minta maaf ya ".ucap ayla dengan memohon
dominico adam dan gabriel yang mendengar itu tersentuh
"kau tahu kami lah yang bersalah memisahkanmu dari ayahmu kami akan mencari dia kemana pun untuk dirimu ".ucap adam
"terimakasih paman ".ucap ayla
mereka segera kumpul bersama dan makan bersama sementara layla hanya diam karena sebetulnya dia masih sangat kesal dengan tingkah laku dominic
dominic segera selesai dari makanya
"kakak kami pergi dulu ya ada urusan yang harus kami selesaikan".ucap gabriel
"ya sudah hati hati ya ".ucap layla
tak lama ayla pamitan pada layla
"mama aku pergi dulu mau beli sesuatu ".ucap ayla
"mau beli apa ?".ucap layla
"ada deh pokoknya khusus ".ucap ayla dengan tersenyum dan meninggalkan mamanya
__ADS_1
"dom aku takut kalau dia kenapa kenapa !".ucap layla
"kau tenang saja kakak aku sudah mendidiknya dengan berani dan cerdas dia tidak akan kenapa napa dan lagi pula aku sudah menyuruh seseorang untuk mematainya ".ucap dominico
walaupun layla kesal dengan dominico mau bagaimana pun dia itu saudara kembarnya adiknya dia takut ini akan mencontoh ayla agar berani pada yang lebih tua maupun muda nantinya
di markas
diruangan adam dan gabriel mereka merencanakan rencana mereka
"gabriel kau mencari tahu perempuan itu perempuan yang ingin menjebak kakak kita!".ucap adam menyuruh gabriel
"aku akan cari tahu soal itu tapi aku ingin kau mencari tahu soal isabella dan murat !".ucap gabriel
"akan aku kerjakan yang itu ".ucap adam
tiba tiba dominico masuk keruangan markas mereka dan keruanganya dan duduk di kursinya adam dan gabriel segera masuk
"kalian sudah kerjakan tugas kalian ".ucap dom
"sudah kakak ,kakak mengenai M.H corp dia...".ucap adam
belum bicara dominico mengankat tangan
"sebenarnya apa sih masalah mereka dengan kita ? ".ucap gabriel
"entahlah aku tidak tahu selama ini aku cari tahu tapi seluruh anak buah mata mataku selalu kembali tidak selamat ! ."ucap dominico dengan terus berfikir dan geram
"dulu keluarga andrea sering bermain dan berteman juga dengan kita entah apa masalahnya sehingga mereka menjadi musuh kita dan memutuskan pertemanan kita !".ucap adam
"itulah yang selalu aku ingin cari tahu dulu saat kita menjual senjata kita ada beberapa seperti yang dicuri untuk dijadikan sample yang sama tapi untungnya pekerjaan kita selalu aman sebab aku dan adam menanganinya dengan cepat dan tangkap ".ucap gabriel
"aku akan kembali menjalankan bisnis gelap ini dengan kalian berdua aku sudah bosan dengan penyamaranku sebagai presidir saja ".ucap dominico
"baiklah kalau itu adalah keputusanmu kami menunggumu ".ucap adam
kemudian dia dan gabriel meninggalkan ruangan dominico
dominico terduduk di kursinya dan terus mengelus keningnya dia terus memikirkan isabella selesai dari pekerjaanya dia ke mansion dan sesampainya di mansion dia di kagetkan dengan kehadiran mathilda yang menangis di sofa
"dominico lihat anak anak buahmu dan pelayanmu ini merek tidak tahu sopan santun mereka mengaku saudaramu dandananya saja seperti perempuan rendahan dan anak anak buah saja belagu !".
"mereka memarahiku tadi dan ingin menyiksaku aku takut terjadi apa apa pada anak kita ! ".ucap mathilda sambil menangis dan menunjuk layla adam dan gabriel yang sedang menyilangkan tangan
__ADS_1
dominico geram dan mengepalkan tanganya dia menamapar mathilda dan menjambak rambut mathilda adam gabriel dan layla yang melihat itu tersenyum dan diam sambil menyilangkan tangan mereka
PlAKKKK.
FLASHBACK :
saat dominico berada di kantor adam dan gabriel menjalankan rencana sesuai rencana mereka mereka mendatangi klub yang biasa kakak mereka datangi dan menemui pemilik klub yang ternyata partner adam dan gabriel yang terkadang membantu misi mereka dalam membunuh orang dan juga pemilik prostitusi
"tuan adam apakah kau butuh bantuan aku lagi dalam misimu ?".ucap partner itu
"john misi kali ini akan mudah aku butuh hanya sedikit bantuanmu ".ucap adam
"begini kakak kami dominico sering kemari dan kau tahu jiwa cassanovanya aku ingin kau mencari tahu gadis yang sering bersama kakakku ! ".ucap gabriel
" rupanya kalian tidak tahu ya kalau kakak kalian berhubungan dengan anak seorang germo dan juga sewaaanku ".ucap jhon
mendengar itu adam dan gabriel hanya melirik
"namanya mathilda dominico selalu meminta agar dia saja yang menyentuhnya dia sudah lama berhubungan dengan dia sekitar hampir 2 tahunan dan oh iya 1 minggu yang lalu mathilda meminta putus padanya karena bangkrut aku tidak percaya saja kalian bangkrut dan aku menutupinya dari dia ".ucap jhon
"lalu apa yang terjadi ?".ucap gabriel
"setelah itu ada seorang pelanggan yang ingin di layani olehnya dan dalam 1 malam setahuku pemuda itu berambut pirang dan bermata biru ".ucap jhon
mendengar itu adam seperti kenal dengan ciri ciri pria yang menyewa mathilda itu
"aku seperti kenal dengan ciri ciri pria itu tapi itu tidak penting ".ucap adam
"sekarang apa kau punya foto mathilda ".ucap gabriel
jhon segera memberi foto mathilda adam dan gabriel yang melihat itu terkejut karena itu adalah gadis yang waktu itu mereka kasih uang atas perintah dominico
"oh iya adam gabriel kalau tidak salah dia dulu punya anak buah kau bisa mendapatkan informasi lebih darinya ".ucap jhon
"dimana anak buah mathilda sekarang ?".ucap adam
"dia berada disini sedang bermain dengan anak sewaanku yang lain ".ucap jhon sambil merokok
"baiklah beri tahu anak sewaanmu kami datang ke ruanganya ".ucap gabriel
mereka berdua segera pergi dari ruangan jhon dan menuju ke kamar anak buah mathilda diam diam saat anak buah mathilda sedang dipijit oleh anak sewaan jhon mereka segera menodongkan pistol ke kepala anak buah mathilda dan menyuruh anak sewaan jhon pergi diam diam tanpa suara
"kok berhenti ?".ucap anak buah mathilda dan segera menaikkan kepala namun dia seperti ada sesuatu di kepalanya
__ADS_1
"jangan gerak atau kepalamu akan pecah !".ucap adam sambil menodongkan pistol ke kepala anak buah mathilda