Mafia Tampan Itu Suamiku

Mafia Tampan Itu Suamiku
S 2 : Who Are U ?


__ADS_3

seluruh anggota the black blood father's berkumpul di markas mereka


"katakan pada kami ada berita apa ?".tanya dominico


Adam dan Gabriel memberi beberapa Lampiran


pada dominico , Morgan ,Hector ,Edward dan Imran dan Archie


"apa apaan ini !".pekik Morgan melempar kertas


" seluruh perdagangan kita di sabotase !".pekik kelima pria itu bersamaan


"tidak sepenuhnya sisanya aman dan baik hanya sedikit saja yang di sabotase ".ucap Murat


"kurang ajar !".pekik domininico menghempaskan kertas ke meja cukup keras


"kami semua masih mencari tahu hal ini ".ucap Adam


"kalian tenang saja kami pasti bisa bantu kalian.dengan cepat ".ucap Stefan


pada saat perjualan dan pengiriman barang dagangan mereka berupa narkoba , senjata ilegal dan tanaman ganja serta uang ganda


ada beberapa orang yang menyabotase hasil dan penjualan perdagangan mereka lewat jalur laut untungnya beberapa masih bisa di selamatkan


"aku ingin kita semua kerja sama dalam hal ini aku yakin pasti dia saingan bisnis kita ".ucap Archie penuh penekanan


mereka semua setuju


"perlukah kita beritahu Hassan soal ini setidaknya untuk hati hati disana ?".tanya Edward


"aku takutnya ia mendapati ancaman atau bagaimana ?".tanya Hector


Murat dan Imran berfikir


"itu bagus ".ucap Murat


"aku rasa seperti itu dia mungkin tidak bisa ikut dalam hal ini tapi kita harus menyuruhnya untuk hati hati sebab bisa saja dia dan Ayla mendapatkan ancaman ".ucap Imran


semua setuju


•••


sementara itu seorang pria tersenyum smirk


"aku suka hasil rampokan kan dirimu ".ucap Tristan


Tristan menepuk bahu seseorang di depannya yang menunduk


"terima kasih sudah membantuku ".ucap Tristan kembali


Tristan adalah salah satu mafia terbesar dan paling di takuti di wilayah Romania dia punya masa lalu yang cukup di simpan rapat olehnya dirinya terkenal sangat misterius dan penuh dendam seluruh saingan bisnis mafianya sangat penasaran tentang dirinya selama menjadi mafia dia tidak menunjukkan diri


dia terkenal dengan grup mafianya yang bernama Wolfgang


"aku suka kerjamu ".ucap Tristan


dia berbalik menjauh menatap kolam renangnya perampok itu mengeluarkan pistol dari saku di jas nya


"terima kasih tuan ".ucap perampok itu


menodongkan pistol


DUARRRR


perampok itu di tembak dari belakang oleh anak anak buah Tristan hingga kepalanya pecah dan tewas di tempat


Tristan biasa saja


Tristan sengaja membunuh perampok itu karena dia tahu perampok itu akan membunuhnya karena suruhan saingan bisnis mafianya yang lain bernama The Bing yang sudah tahu tentang dirinya dan semua dagangan yang perampok itu berikan bukan yang ia minta dia tahu dia ingin di jebak


Tristan berbalik


"singkirkan dia bawa tubuhnya ke dalam karung dan bawa dia ke bosnya ! ". Perintah Tristan


anak anak buahnya mengganguk dan mengikuti perintahnya


di sampingnya ada meja kecil dan gelas serta botol wine dia mengisi gelas dengan wine dan meneggaknya


seorang wanita cantik menghampirinya dan ternyata anak buahnya


"boss menurut dari yang aku cari tahu dia sepertinya ingin mengadu dombamu dengan mafia bernama the black blood father's ".ucap anak buahnya yang perempuan bernama Luci

__ADS_1


Tristan tersenyum smirk


"aku suka cara mereka ingin mengadu domba antara aku dan the black blood father's serta ingin menjatuhkan aku ".ucap Tristan


Tristan menoleh pada Luci


"aku ingin kau cari tahu soal the black blood father's seperti apa mereka dan oh ya persiapkan dirimu kita akan Serang the Bing ".ucap Tristan


Luci mengangguk


"baik tuan ".ucap Luci


Luci pergi


seorang wanita menghampirinya


"sampai kapan kau seperti ini ?".tanya seorang wanita di sampingnya


"sampai aku jalankan wasiat ayah dan aku menemukanya ".ucap Tristan menegguk wine


"akan aku pastikan kau tidak bisa menemukanya ".gumam wanita di sampingnya


"aku tahu ibu tidak mau bicara soal hal itu ".ucap Tristan menoleh


ibunya menatapnya tajam dan pergi


Tristan menghembuskan nafasnya kasar


•••


kembali ke the black blood father's


mereka semua sedang mencari tahu di markas mereka dan sibuk mengotak Atik komputer


"menurut informasi yang aku dapatkan mereka sepertinya di suruh oleh seseorang yang bukan saingan kita maupun teman bisnis kita ".ucap Hector


Edward membalikkan komputer


"ada informasi dari anak buah kita yang aku tanya tadi dia yang menyelamatkan barang barang dagangan kita pada saat mereka merampok barang dagangan kita pasukan kita menyerang balik mereka dan mereka melihat Tato B di setiap urat nadi perampok kita ".ucap Morgan


•••


dia berjalan santai sambil makan permen kayak milkita


anak buahnya melakukan beladiri dan tembak menembak


2 orang menodong pistol dari samping kepalanya


dia melirik Santai dan tersenyum smirk


dengan sigap dia membalikan pelatuk pistol itu ke orang orang yang menodongkan pistol padanya tadi hingga orang orang itu menembak diri mereka sendiri hingga tewas


Tristan merebut pistol itu dan menembak seseorang di hadapannya dan sekelilingnya yang menodongkan pistol padanya dengan tepat hingga tewas


Chico Bing sudah berhasil di buat babak belur dan di bius lumpuh oleh anak anak buah Tristan di dia berada di kamarnya tidak bisa bicara dan bergerak


Tristan ke arahnya


"Chico Bing ".ucap Tristan


"lihat dirimu salah sendiri kau salah cari lawan ".ucap Tristan


Chico ingin bicara tapi tidak bisa


"kau ingin bilang apa tidak bisa ya ".sindir Tristan


"kau ingin mengadu domba ku dengan mafia lainnya yang berasal dari negara luar dan berasal dari Indonesia aku tidak takut justru aku terima kasih kau menambah beberapa koleksiku tapi kau justru ingin membunuhku setelah itu baiklah ".ucap Tristan


DUARRRRRR


dia menempak tenggorokan Chico hingga tewas dan berdarah


"akan aku kembalikan barang barang milik the black blood father's ".gumam Tristan


dia berfikir the black blood father's adalah mafia kecil jadi dia mengembalikkan nya


•••


"B?".ucap dominico bangkit dari kursinya


"kenapa kakak ?".tanya Adam

__ADS_1


"apa kau tahu sesuatu ?".tanya Gabriel


"katakan pada kami kalau kau tahu !".ucap Murat


"The Bing ".ucap Stefan


semua meliriknya


"entah apa tujuan mereka merampok kita ? ".ucap Archie


Imran mengotak Atik komputer


"aku dapat kabar baru dari artikel ".ucap Imran


semua melihatnya dan ke arahnya


"seorang kepala mafia besar dari kelompok bernama the Bing dan seluruh anak buahnya di temukan tak bernyawa karena di serang dan kemungkinan besar dia di bunuh oleh saingan bisnisnya .Artikel ini baru muncul dan aku periksa ini akurat Chico Bing merupakan kepala mafia dari the Bing yang ada di Romania dia terkenal sebagai mafia ".ucap Imran


"ini sangat aneh ?".ucap Murat


semua meliriknya


"the Bing mendapat Karma instan dengan mudah ".ucap Murat


"kita harus cari tahu itu siapa ?".ucap Adam


"siapa siapa ?".tanya Gabriel


semua menepuk jidat


"kita harus cari tahu siapa yang membantu kita memberi pelajaran pada the Bing ".ucap dominico


"oh ".ucap Gabriel


•••


sementara itu kelompok kodok tokcer di sekolah bagian komputer


"Hussein kau mau meretas ?".tanya aland


Hussein tersenyum dia ikutan


mereka bermain komputer meretas secara bersamaan perusahaan yang membuat korupsi hingga bangkrut


"astaga dia mengirim virus ".ucap esme


"ini kak ".ucap indah memberi banyak chip berisi virus lebih buatan para kodok tokcer


Daniel dan Nicolas serta Aland dan Hussein memakai chip virus itu dan melawan balik mereka


Diki datang


ceklek


"astaga apa yang kalian lakukan ?".panik Diki


"aduhh Diki daripada kau menonton ikut sini lihat ".ucap Hussein


Diki menonton ternyata sangat seru


dia datang membawa cemilan untuk kodok tokcer


dia menontonya sambil mengemil


Hussein bisa meretas karena Imran mengajarinya dan dia sebenarnya sudah bisa meretas sejak kecil karena sewaktu kecil dulu dia sangat bosan dan mulai melakukan retasan kecil


Tristan mendapat kabar perusahaan cabang dia di Indonesia di sadap dan di buat bangkrut 1 cabang


Pyarrrr


dia melempar gelas hingga bekingnya ke mana mana


"sialan segera lacak dia aku akan ke Indonesia !".perintah Tristan


dia kemudian pergi dengan amarah


...Tristan Al Rashid...



__ADS_1


__ADS_2