
"mama ".pekik Susan
PLAKKK
tamparan mendarat di pipi Susan
"kenapa mama tampar aku ?".tanya Susan
"baju apa yang kau pakai ini hah ?".bentak Susi
"ini baju biasa ma ".ucap Susan
"memang mama tidak tahu ini baju apa hah ".ucap Susie
"aku sudah tahu semuanya ".ucap Rita
datang dari arah pintu
bersama anak anaknya Hector Edward dan Monica serta Deborah Alyssa
"maafkan aku Rita aku tidak tahu ia berkepribadian ganda seperti ini ".ucap sesal Susie
"tidak apa Susie ".ucap Rita
"dan kamu Susan keterlaluan kamu kamu mau jebak Morgan dan pakai pakaian seperti ini hah ".ucap Susie
"mama apa maksud mama ?".ucap Susan
"mama sudah ceritakan semuanya pada Tante Rita dan mama juga tahu kamu sengaja gugurin kandungan kamu dan kamu juga kan yang buat susu anak Mario keracunan ".ucap Susie
"enggak mah itu bohong ".ucap Susan
"ini apa !".ucap Morgan
memperlihatkan tempelan kutek kuku palsu di plastik sampel
" ini kan yang kau pakai di jarimu kau tidak sadar ".ucap morgan
"dokter Miranda memberitahu kami dia menemukan racun bubuk pencahar bayi dan dia juga menemukan ini ".ucap Hector
tak bisa mengelak Susan mengaku
PLAKKK
bukan tamparan dari Susie melainkan. dari Morgan
"kau bermain main dengan amarahku ".ucap Morgan
"tapi aku menyukaimu !".bentak Susan
PLAKKK
tamparan dari Rita
"kau tidak pantas dan aku tidak Sudi mempunyai menantu seperti dirimu !".bentak Rita
sementara Susie hanya diam
Deborah dan Alyssa tersenyum smirk
Susie sangat malu dengan anaknya
"maafkan aku Rita aku akan bawa dia ".ucap Susie
ia menyeret Susan keluar dari mansion itu
Susan mengelak dan mendorong mamanya
anak buah keluarga Andrea datang
Monica menolong Susie
"terima kasih ".ucap Susie
"sama sama Bu ".ucap monica
"bagaimana kakak ?".ucap Edward pada Morgan
" untung saja kalian mengganti kopi buatanya kalau tidak aku bisa masuk jebakkanya ".ucap Morgan
indah dan esme datang
esme memeluk papanya
•••
keesokan harinya
anak anak sudah pada sekolah sementara para orang tua berkumpul
para pria dewasa memainkan permainan polo
sementara para wanita mengobrol
__ADS_1
"kapan kalian lahiran ?".tanya Isabella
"kami akan melahirkan sebentar lagi ".ucap Deborah dan Alyssa perut mereka sudah membesar
"Sofia kau sedang hamil kan ? ".ucap monica
Sofia tersenyum malu
semua mengucapkan selamat padanya
para pria selesai bermain polo dan istirahat serta makan bersama
"so stefan istrimu sedang hamil ?".tanya dominico
"ya Sofia sedang hamil saat ini ".ucap Stefan
"apa kau tetap main main ".ucap Gabriel
"apa kau tetap memiliki sifat nakalmu itu ?".tanya Adam mengedipkan sebelah matanya
( sialan mereka menanyai hal itu padaku di depan Archie .umpat Steve dalam hati )
archielleo melirik Stefan
Stefan menelan salivanya
Archie melilit leher Stefan dengan sikunya
"dia tidak bisa bermain main dengan Sofia bermain main dengan Sofia cari mati denganku jika dia menyakiti Sofia mungkin tombolnya akan lumpuh selamanya ".ucap archielleo
semua orang tertawa terbahak bahak
sementara Stefan keselak dan lansung minum
"dan kalian berdua Morgan dan Archie apa kalian masih ingin menduda ?".ucap dominico
" hmm kau tahu jawabannya aku ingin seperti Imran bersenang senang dulu ".ucap Archie
semua orang tertawa terbahak bahak
"enggak lah aku sangat mencintai istriku dan aku belum bisa melupakan dia ".ucap Morgan
semua orang tersenyum padanya
archielleo melihat Monica yang tengah bercadar tertawa lepas bersama para wanita
"adikmu cantik ".ucap archielleo
"jadi kau suka pada adikku ya hmmm ".ucap Hector melilit leher Archie dengan tangannya
Imran hanya diam saja
"kalau kau suka pada Monica bertobatlah dan kejar dia sebelum terlambat ".bisik Murat
"apelah kau ini ".bisik Imran
Murat tersenyum padanya
archielleo memandang Monica yang berjiwa ke ibuan memegang Mario
haya Lee datang
"maafkan saya tuan tuan menggangu ".ucap haya Lee membungkuk
"katakan ada apa ?".ucap Hassan
"saya hanya ingin memberi ini kita dapatkan kiriman ini tiba tiba di markas ".ucap haya Lee
Edward mengambilnya
"kita selesaikan makan dulu saja baru kita nyalakan file ini ".ucap Edward
mereka semua makan kemudian
Edward memasukkan file flashdisk ke dalam laptop semua berkerumun melihatnya
"apa isinya ?".tanya Imran
"aku sedang mencarinya ".ucap Edward
"buka bagian file pasti dia berikan sesuatu ".ucap Murat
Edward membuka file
terdapat dokumen memperlihatkan data data mereka dan website yang mencurigai mereka dalang dari pencurian berlian the enigma
"apa apaaan ini ?".pekik Murat
"aku rasa seseorang sengaja menjebak kita kita harus waspada ".ucap Hassan
"kita harus berpisah dulu sementara waktu agar tidak ada yang curiga ".ucap Stefan
"kita akan cari tahu dalang ini masing masing ".ucap Hector
__ADS_1
semua mengganguk setuju
untuk sementara waktu mereka berpencar dan terpisah sekaligus mencari dalang dari tuduhan yang dilimpahkan ke mereka
adegan beralih ke tangan seseorang yang sedang memegang berlian hitam enigma berlian paling berat dan terbesar sekaligus termahal dari berlian manapun
"pengalihan isu itu memang bagus bukan ".ucap seorang pria yang memegang batu berlian itu
•••
di mansion archielleo
"tugas kalian cari pria ini dapatkan dia hidup hidup !".ucap Archie pada anak anak buahnya
"baik tuan ".ucap anak anak buahnya
di mansion dominico
"mas sayang ada apa ?".tanya Isabella pada dominico
"tidak ada aku tidak apa apa ".ucap dominico
Isabella sebenarnya curiga pada dominico seperti ada yang disembunyikan
saat ini dominico tengah menimang anak perempuannya dellalita di ruang tamu
Adam dan Gabriel memilih terpisah dari dominico demi keselamatan mereka dan keluarga mereka dan saling berpencar
di mansion Adam
Adam tengah bermain bersama anak anak kembar tiga miliknya
"mas aku mau bicara ?".ucap mawar
"katakan ada apa ?".ucap Adam
para baby sitter mengambil triplets dan pergi membawa mereka
"sebenarnya ada apa sih kenapa kita jadi kayak gini ?".tanya mawar
adam menghembuskan nafas dan mendekati istrinya memegang pundak istrinya dan mendudukkannya di tepi kasur
"ada banyak hal yang harus aku ceritakan sama kamu tapi tidak sekarang ".ucap Adam menggenggam tangan mawar
"mas aku takut dan panik aku takut triplets juga terancam ".ucap mawar menangis
mawar selama ini khawatir dan takut kehilangan triplets
Adam menghapus air mata di pipi istrinya
"jangan takut dan khawatir aku takkan biarkan seseorangpun menyakiti kamu atau anak anak kita ".ucap Adam
mereka berpelukkan
di mansion Gabriel
Gabriel tengah bersama melati di tepi kolam renang merendam kaki mereka sementara anak anak mereka bersama baby sitter
"kenapa Mel ?".tanya Gabriel yang melihat wajah cantik istrinya murung
melati tersenyum
"enggak apa apa mas ".ucap melati
Gabriel mengangkat wajah istrinya
"lihat aku , kenapa, ada apa ?".ucap Gabriel
"mas aku ingin tanya padamu dan aku harap kau jangan marah ".ucap melati
Gabriel tersenyum
"ada apa ?".tanya Gabriel
"mas sebenarnya ada apa sih ?".ucap melati
"entah kenapa tiba aku merasa panik seperti ini ".ucap melati
Gabriel menenangkan dirinya dan memegang kedua pipi melati
"jangan panik melati tidak apa apa aku jamin akan hal itu ini hanya sebentar dan aku yakin perasaan khawatir akan hilang ".ucap Gabriel
mereka saling berpelukkan
dokter Miranda tengah melakukan pemeriksaan pada pasiennya setelah selesai ia berencana untuk pulang
tiba tiba brughhh
seseorang memukul kepalanya menggunakan tongkat baseball Miranda pingsan
sementara itu Atmajaya menghampiri 2 orang pria di restoran yang ternyata adalah dominico dan Ferhat ( Ron )
"selamat datang Atmajaya ".ucap dominico
__ADS_1