
"papa aku gak mau tau pokoknya aku ikut kemanapun papa pergi aku ikut !".pinta esme sambil menyilangkan tangan dan duduk di kasurnya
Morgan mengelus wajahnya dengan kedua tangannya bagaimana ia bisa menjelaskan kepada anaknya yang sangat keras kepala
"astaga sayang bagaimana sekolahmu ?".ucap Morgan
"papa kan ketua yayasan aku anak papa gak apa apa kan aku bolos ".ucap esme
Indah dan Hector datang mereka habis berbelanja
"lihat indah uncle Hector sayang padanya dan menuruti keinginannya aku ingin papa seperti uncle Hector sayang sama indah sementara papa setiap kali sama aku pasti kadang melamun dan tiba tiba sibuk coba mama masih hidup pasti papa enggak kayak gini kan coba Mario aja yang mati hari itu ! ".ucap esme
"Esme ".bentak Morgan hendak menampar anaknya Hector mencegat tangan kakaknya
indah menenangkan esme
"papa jahat !".bentak esme
"kak kak esme ".ucap indah mengejarnya
bukan tanpa alasan esme berubah dia menjadi marah akhir akhir ini dia iri semua temanya datang dan pergi dengan orang tua komplit dan temannya menceritakan soal orang tua masing masing belum lagi ada bocah bernama Nicole yang sekarang menjadi pengganti tatia musuhnya
"sabar kak dia masih anak anak ".ucap Hector
"kenapa dia seperti ini tiba tiba ?".ucap Morgan
"kau tenang saja aku akan meminta bantuan pada ibu dan Monica serta Deborah dan Alyssa ".ucap Hector
"kakak tunggu ".ujar indah mengejarnya
"benar kata Nicole aku ini udh gak punya ibu ibu aku udh meninggal aku enggak punya surga "no.ucap esme berjalan
esme menuruni tangga terburu buru hingga terpeleset dan tergelinding
"kakak !".teriak indah
AHHHHHHH......
semua menoleh ke arah teriakan anak anak
Monica melihat esme bergelindingan di tangga
"esme buka matamu esme ".ucap Monica menepuk pipi esme
Morgan melihat esme dia menuruni tangga dengan Hector
"ya Tuhan anakku ".ucap Morgan panik
dia mencoba membangunkan putrinya tapi tak sadar sadar
mereka membawa esme ke rumah sakit dan dokter segera menanganinya
"bagaimana putri saya dok ?".ucap Morgan
"lukanya ringan hanya memar di bagian kepala saya sarankan dia tidak boleh emosi terlebih dahulu ".ucap dokter
kemudian dokter pergi
"esme sayang ".ucap Rita mengelus kepala cucunya dia juga memegang tangan mungil esme
Morgan datang
dan mencium tangan putrinya
esme sadar
semua bersyukur
"papa aku dimana ?".tanya esme
"kamu dirumah sakit sayang ".ucap Morgan
Morgan menangis
"im sorry please forgive me kamu mau apa pasti papa turuti apapun itu indah dan aunty Monica sudah ceritakan pada papa maafkan papa kurang memperhatikan kamu ".ucap sendu Morgan
indah dan Monica menceritakanaya pada Morgan dan Hector tentang esme Morgan kini mengerti mengapa putrinya pemarah rupanya anaknya iri dengan teman temannya
"papa aku mau ikut papa aku mau sama papa ".lirih esme
Morgan tersenyum
"ok as u wish princess ".ucap Morgan
•••
di mansion Salvatore
"Sofia aku titip anak anak aku dan Stefan akan pergi berburu ".ucap Archie membawa senapan
"ya sudah biar aku jaga anak anak ".ucap Sofia
"kau jaga dirimu baik baik ya ".ucap Stefan memegang pipi Sofia
Archie mencium kening anak anaknya
dan pergi bersama Stefan
"dimana kakakmu ?".tanya Archie berjalan ke mobil
"dia bilang dia menyusul ".ucap Stefan sambil berjalan dan membawa senapan
mereka naik mobil dan pergi ke hutan
•••
di mansion Atmajaya
Atmajaya di balkon sedang menelpon
__ADS_1
...📞 : as you wish semuanya akan berjalan dengan baik .Atmajaya...
...📞 : yeah kita tinggal lihat saja bagaimana kita akan cocok .atmajaya...
anak anak Atmajaya melihat Atmajaya diam diam dan menguping pembicaraan atmajaya di balik tembok
"aku rasa ayah semakin bahagia ".ucap Ferhat
"diamlah kita sedang mendengarkan saat ini ".ucap Miranda
"kau kenapa diam saja dari tadi ?".ucap Ferhat pada haya
"aku sedang gondokkan bodoh ".ketus haya
Atmajaya berbalik anak anaknya pergi
Atmajaya menghampiri anak anaknya
"setelah lebaran setelah itu kita akan pergi menjadi sukarelawan dan sekaligus liburan ".ucap atmajaya
"ya ayah ".ucap anak anaknya
•••
Tristan dan Archie serta Stefan berpencar untuk berburu
Tristan melihat rusa dia menyiapkan senapanya
Duarrrrr
rusa itu mati Tristan mengambilnya
Stefan melihat kambing putih
dia menembak kambing itu tepat di kepalanya
dia mengambilnya
Archie dan Stefan serta Tristan berkumpul menyatukan kumpulan hewan buruan mereka
"aku dapat soank lumayan untuk lebaran ".ucap Archie
"iya aku rasa ini semua sudah cukup ".ucap Stefan
"ini lebih dari cukup untuk hiburanku kali ini sebelum aku pergi ".ucap Tristan
"baguslah daripada kau bermain wanita saja dan terkena penyakit kelamin atau kutukan lebih baik seperti ini ".ucap Archie
"kau bicara sekali lagi tentang hobiku aku akan menyebutmu duren kesepian di depan banyak orang ".ucap Tristan
Stefan tertawa lepas
mereka ke mobil dan pergi ke mansion Salvatore untuk buka bersama
•••
di mansion keluarga Andrea
semua di meja makan berbuka puasa
dan sharing makanan
"aunty cantik aku mau toast ".ucap indah
Monica mengambilkanya
" 3 hari lagi lebaran setelah itu ibu akan pergi menjadi sukarelawan ".ucap Rita sambil makan
semua tersenyum
"baik ibu ".ucap anak anak Rita
semua makan bersama
di rumah sakit
Ayla mengelus wajah suaminya dengan jempolnya
"saat lebaran nanti kau bisa pulang ".ucap Hassan
Ayla tersenyum
"aku pasti akan pulang kita juga sudah janji pada adikmu untuk membantunya ".ucap Ayla
Hassan tersenyum
" i love u ".ucapnya
"i love u too ".ucap Ayla
"and i love u more ".ucap Hassan
mereka tersenyum bersama
•••
di mansion Salvatore
semua sedang di meja makan berbuka
"Daddy tadi kita ke mall tahu ".ucap Alano
"oh ya puasanya batal enggak ?".tanya Archie
kedua anaknya menggeleng
"Daddy tadi pas kita ke mall aneh deh masa kita lihat perempuan kayak mommy ".ucap Aland
Archie terdiam sesaat
__ADS_1
"ia Daddy kita tadi kayak lihat mommy ".ucap Alano
"mungkin itu perasaan kalian saja ".ucap Sofia
"tapi benar aunty persis seperti mommy aku lihat dia berjalan bersama seorang pria paruh baya ".ucap Aland
Semua tertawa lepas kemudian
"aduh kau bilang apa tadi pria paruh baya ?".tanya Stefan tertawa kemudian
Tristan tertawa
"aku rasa kau salah lihat kalau kalian sudah besar kalian akan mengerti siapa perempuan itu ".ucap Tristan
"memangnya perempuan itu kayak gimana sih sebenarnya om ?".ucap aland dan alano
Archie melirik tajam Tristan
"jangan kau mengajarkan anakku yang tidak benar !".ucapnya
"aduh merinding bulu pantatku ".ucap pelan Tristan
semua tertawa lepas
"mungkin kau salah lihat sayang ".ucap Archie pada anak anaknya
semua makan bersama
•••
seorang wanita dengan pria paruh baya berbincang di sebuah mansion mewah wanita itu memiliki rupa persis dengan Katherine
"im glad u back ".ucap pria paruh baya pada wanita itu sambil membaca koran
dia melipat koran itu dan menghempaskanya ke meja
wanita itu melihat kabar berita dari koran itu dan tersenyum smirk
"im back because u dad ".ucap wanita itu tersenyum dan menghempaskan koran ke meja
"Camille".ucap pria paruh baya itu tersenyum
Camille memeluk ayahnya
banyak penjaga di sekeliling mereka
"bagaimana dengan rampokanku bagus kan ".ucap Camille
"kau memang putriku yang terbaik ".ucap Sommer ayah Camille
Camille tersenyum
"kau tidak pernah gagal dalam apapun ".ucap Sommer
"mereka pantas di rampok emas itu emas kita ".ucap Camille
keluarga Camille adalah seorang perampok handal yang kaya raya dan memiliki kesuksesan dalam bidang pekerjaan tambang emas di negeri mafia Sisilia
"mereka sudah curi emas kita kita ambil lagi apa yang menjadi kesuksesan kita ".ucap Camille
mereka sengaja ke Indonesia untuk merebut hak mereka yang telah di perjual belikan dan di buat benda di Indonesia
ibu Camille datang memakai tongkat
"mom".ucap Camille memeluk ibunya
"i Miss u so much my daughter ".ucap Rosie
Camille tersenyum
•••
3 Hari kemudian
lebaran datang
para the black blood fathers berkumpul silaturami dengan para keluarga mereka mereka makan bersama keluarga Atmajaya juga datang untuk silatuhrami di mansion Andrea
"selamat lebaran ya ".ucap Murat memeluk Morgan
"selamat lebaran juga untukmu ".ucap Morgan
Imran bertemu Monica
"Monica ".ucap Imran
Imran mengembalikkan gelang Monica
"gelang ini aku kira hilang ".ucapnya
"tidak aku selalu lupa memberikanya padamu gelangmu putus hari itu aku sudah perbaiki dan tambah manik maniknya ".ucap Imran
"kenapa kau tidak bilang ?".ucap Monica
"aku lupa ".ucap Imran
"mungkin faktor umur makanlah banyak minyak ikan ".ucap Monica
Imran dan Monica tertawa
"tapi terima kasih ".ucapnya
"sama sama ".ucap Imran tersenyum
Murat melihat temanya bersama Dominico di sampingnya dia melihat Imran dan Monica dari jauh
"aku rasa dia benar benar sudah tobat ".ucap Dominico
"ye lah mungkin dah nasibnya macam ni ".ucap Murat sambil minum
__ADS_1