Mafia Tampan Itu Suamiku

Mafia Tampan Itu Suamiku
S 2 : Blood Brothers


__ADS_3

Di sebuah gang yang besar dan gelap terdapat sebuah bangunan besar bernuansa tua berpintu kayu keemasan tempat itu merupakan tempat pelacuran dan perjudian yang terkenal banyak para lelaki hidung belang dan para orang jahat disana daerah itu memang sangatlah rawan akan bahaya di tempat itu pula banyak gadis gadis yang di culik atau di jual untuk dijadikan budak pelacuran tempat itu seperti kelab malam


banyak orang mengantri di tempat itu kebanyakan pria untuk berjudi dan melakukan hubungan se•ks bebas


suasana saat itu dingin dan di malam hari


Hassan berjalan di gang itu sambil menghirup nikotin


2 orang pria menghadangnya


"apa anda tersesat tuan ?".tanya seorang pria padanya


Hassan tersenyum


"tidak ".ucap Hassan


Andrea Brothers


menyelinap masuk dari belakang saat penjaga depan menghadang Hassan mereka memukul dan mencekik anak buah yang ada di belakang hingga pingsan dan menyamar sebagai salah satu dari anak buah di gang itu untuk bisa masuk ke dalam


kembali ke Hassan


"Anda tidak bisa lewat sini tuan ".ucap pria lainnya


Hassan tersenyum


dia mengeluarkan uang dan sabu sabu dari sakunya


"apakah aku bisa masuk ?".ucap Hassan tersenyum smirk dan menaikkan sebelah alisnya


Hassan masuk ke dalam gedung itu


sementara itu Adam dan Gabriel meretas seluruh kamera di gedung itu dan mengendalikanya dari rooftop gedung lain


sekarang giliran Imran , Murat dan Dominico mereka dapat dengan mudah masuk tentu saja dengan suap menyuap seperti Hassan


mereka bertiga naik ke atas ke ruang bagian premium


suasana sangatlah bising


Hassan melihat sekeliling ternyata masih banyak juga para pemuda yang memakai narkoba dan memiliki se•ks bebas


dia melihat area perjudian kasino dia kesana


"can i coming ?".tanya Hassan


semua meliriknya dari atas sampai bawah


"yeah sure ".ucap salah 1 pria


Hassan duduk ikut main kasino


dia melihat pria yang satunya yang memiliki luka di bahunya


"are u hurt ?".tanya Hassan


pria yang melihat luka di bahunya itu menjawab


"just a little part of life and work ".ucap pria itu


Hassan tersenyum smirk


luka itu di dapatkan dari tembakkan Sofia

__ADS_1


kembali ke


Imran , Murat dan Dominico


mereka berpisah mencari keberadaan target mereka masing masing memakai headphone kecil di jas mereka


mereka membawa sampanye


beberapa orang mencegat mereka


"i am sorry sure u cant belong in here ".ucap para pria mendekati mereka dan menyembunyikan tangan satu mereka di punggung mereka


Murat , dominico dan Imran tahu kenapa pria yang ada di hadapan mereka menyembunyikan salah satu tangan pasti mereka sembunyikan senjata


"oh yeah ".ucap ketiganya


mereka memukul kepala pria di depan hadapan mereka dengan botol sampanye dengan keras


para pria itu berniat menikam mereka tapi mereka dengan cepat menghindar dan mencegat tangan para pria itu dan mengalungkan satu tangan mereka pada pria itu dan membalik tubuh pria itu lalu membuat para pria itu menggorok leher mereka sendiri hingga tewas


di bagian dapur


Edward memasak air mendidih


sementara Morgan memotong bahan masakan dan Hector memberi jus ke gelas


beberapa anak buah mendekati mereka setelah mengawasi mereka


"kenapa kalian bertiga memakai masker buka !".perintah seorang pria


ketiga saudara itu tersenyum smirk


"apa kalian anak baru ?".tanya anak buah yang lain


para anak buah itu saling melirik dan memasukkan tangan mereka ke dalam punggung


Andrea Brothers


berbalik dan menendang pria pria itu hingga tersungkur dan membuat pistol itu terlempar


pria pria itu bangkit dan ingin menyerang Andrea Brothers


Edward dengan sigap menyerang pria yang ingin menyerangnya dengan menyiramnya air mendidih ke wajahnya tepat hingga melepuh


Morgan menikam dada orang itu tepat di jantungnya


Hector memukul kepala orang yang ingin menyerangnya dengan botol miras hingga pecah mereka bertiga berkumpul dan keluar dari dapur


Hassan awalnya kalah dalam judi


"wah wah kalian sangat hebat bermain ini ".sindir Hassan


"kami memang sangat hebat dalam apapun ".ucap pria yang diperban bahunya


Hassan tersenyum smirk


dia menang dalam permainan casino yang berjumlah banyak


"terkadang kita harus kalah untuk menang ".ucap Hassan


disini para pria itu sudah mulai curiga dengan Hassan


anak buah datang dan berbisik pada pria itu

__ADS_1


lalu pergi


"kau sangat hebat dalam hal ini siapa kau ?".tanya pria yang lain dia menyembunyikan pistol di kolong meja


Hassan tersenyum smirk


Pria itu berdiri dari kursinya


DUARRRR


pria itu ditembak dari jauh dan darahnya terciprat di wajah Hassan


semua terkejut dan ketakutan melarikan diri


pria yang bahunya di perban itu bangkit dari kursinya untuk kabur Hassan dengan sigap berdiri dan menusuk tangan pria itu hingga pisaunya tembus sampai ke meja pria itu meringis dan tak bisa kabur


"bangsat kau !".umpat pria itu


dia mengambil pistol dari sakunya Hassan dengan sigap langsung membenturkan kepala pria itu ke meja dengan sangat keras berkali kali hingga pingsan


anggota the black blood fathers lain datang


"nak kau tak ape ?".panik Imran


"tak apa pip ".ucap Hassan


di sekeliling mereka banyak yang mengepung mereka tiba tiba dan menodongkan pistol


tiba tiba


Brakkkk


Adam dan Gabriel datang bersama anak buah mereka mengepung bersama polisi


archielleo , Tristan dan Atmajaya serta Ferhat datang


para the black blood fathers tersenyum


•••


para pemuda itu telah dikepung oleh anak buah Atmajaya dan polisi mereka di bawa naik mobil untuk di masukkan kedalam sel tahanan


"Atmajaya ".ucap dominico


"thanks for help ".ucap dominico menjabat tangan atmajaya


"it's okay u help me i help u ".ucap Atmajaya menepuk tangan dominico


para the black blood fathers bekerja sama dan membuat perjanjian dengan pemerintah dan polisi bahwa segala apapun yang berkaitan dengan the black blood fathers pemerintah atau siapapun tidak ada yang boleh menghalangi mereka the black blood fathers di bantu oleh Atmajaya pemerintah yang merasa terancam dan kepolisian juga merasa terancam akhirnya setuju membuat kesepakatan dengan the black blood fathers


mereka sengaja meminta bantuan polisi dan Atmajaya untuk ini karena menolong beberapa gadis yang sudah diculik dan diperbudakkan dan dijual dan menutup tempat ini


"sekarang saatnya ".ucap Archie


•••


Tristan mengendarai mobil sportnya dengan cepat menuju jalan raya dia marah dan menangis dia memukul setir dan berteriak sekeras mungkin


dia ke mansionnya melihat ibunya yang sedang tertawa lepas melihat berita di koran


"ibu ".panggil Tristan


Amora berbalik

__ADS_1


__ADS_2