
Maafkan mimin authour yang telat update karena mimin authour sibuk ππβΊοΈπ€
β’β’β’
di mansion Salvatore
archielleo mengotak atik komputernya dia melacak nomor camille
"Camille Steawart sepertinya kau bukan orang biasa menarik ".ucap Archie tersenyum
di depan komputer dia mengelus dagunya
archie melihat foto katherine di mejanya
dia mengambilnya dan mengelusnya
"aku merindukan dirimu kathy ingin sekali kepalaku di pijat olehmu dan di layani olehmu ".ucap archie mengelus photo katherine dan memeluknya
di mansion Sommer
Duarrrr
Camille terbangun dari tidurnya
dia melihat dari luar kamarnya
beberapa pria tengah mencekik anak anak buahnya hingga tewas pria itu melirik ke arahnya
dia terkejut dan kabur
dia ke arah kamar ayah dan ibunya dengan cepat dan lansung mengunci puntu itu rapat
nafasnya terengah engah dia bersandar di belakang pintu
dia melihat orang tuanya
sudah hampir tak bernyawa karena ditikam dan di gorok lehernya dia menangis menutup mulutnya
pintu di ketuk dan di gebuk berkali kali
"ayah , ibu ".lirihnya
"camile ".lirih sommer
camille menghampirinya
"go away ".ucap rosie
dengan susah payah
sommer mengeluarkan sesuatu dari kantongnya berupa kunci
sommer dan rosie tewas kemudian
camille menahan tangisannya
dan pergi dari balkon dia melihat bulan
dan turun dengan seutas tali ke bawah dan kabur dari mansionnya dengan cepat sambil menangis
β’β’β’
di mansion andrea
monica membawa mario ke kamarnya dan tidur bersamanya rupanya senang rasanya menjadi ibu dia membelai pipi mario
"jika saja kau anakku aku ingin sekali selalu seperti ini ".bisik monica
dia teringat anaknya yang di gugurkan burhan dulu secara paksa dan sukarela
dia menangis tersedu sedu
"apa ada lelaki yang mau menerima masa laluku apa ada lelaki yang mau padaku setelah tahu betapa teganya aku secara tak wajar tak peduli atau menangis setelah keguguran apa ada lelaki baik di dunia ini ?".ucap batinnya
dia melihat sinar bulan purnama di jendela kamarnya ia ke balkon melihat bulan itu yang indah serta bintang bintang dia menutup mata dan meneteskan air mata
imran di masionnya
dia di balkon kamarnya melihat langit dan bintang malam serta bulan dia teringat monica dia menghembuskan nafasnya pelan dia menghadap ke atas langit dan kedua tangannya di tengkuknya
"rasanya aku ingin mengatakan ini , rasanya terasa penuh disini apa aku jatuh cinta padanya tuhan ?".batin imran memegang dadanya
hassan dan hussein melihatnya dari jauh
"kakak apa rencana kita bisa di mulai sekarang ?".tanya hussein
"kita mulai sekarang hussein ".ucap hassan
β’β’β’β’
Di panti
atmajaya bersama rita bersenda gurau di taman mereka duduk di bangku panjang taman
"kau tahu kau itu sangat baik ".puji atmajaya
rita tersenyum
"putrimu sangatlah baik dia pengertian dia berjiwa keibuaan itu sebabnya aku menyukainya ".ucap rita
atmajaya tersenyum
tangannya dan rita bertumpukkan
"kau itu sungguh bisa membuatku bahagia rita kau mau menerima anakku apa adanya dan ikhlas lapang dada dan aku tahu kisahmu kau sangatlah kuat dan sama seperti miranda ".ucap atmajaya
rita tersenyum padanya
"saat itu aku habis keguguran adik morgan ia meninggal ketika di lahirkan lalu tuhan menggantikannya dengan hector ketika aku melihat hector rasanya aku seperti melihat anakku sendiri yang meninggal dan aku menyayanginya ".ucap rita
"untuk monica justru aku merasa sedih karena aku tidak becus menjadi ibu bagi anak perempuanku satu satunya itu ".ucap sendu rita
atmajaya menenangkan rita
mereka berpelukkan
dari jauh ferhat dan luci mengamati pakai teropong
"ini sih udh kelihatan ".ucap luci
"apa ayah sudah tak mencintai ibu ?".tanya batin ferhat
ferhat menghampiri rita dan atmajaya
"ayah ".tegur ferhat
atmajaya menatapanya
"kalian sedang apa ?".tanya ferhat
__ADS_1
"kami tidak melakukan apa apa ".ucap keduanya
"kenapa anda menangis nyonya andrea ?".tanya ferhat
rita menghapus air matanya
"tidak apa apa ferhat aku hanya kelilipan saja ".ucap rita
ferhat membaca gerak gerik tubuh kedua orang itu
yang menyembunyikan sesuatu
β’β’β’
di mansion andrea
deborah tiduran di dada bidang hector di kursi panjang di balkon kamar
"aku penasaran bagaimana kabar ibu ?".tanya deborah
"aku juga tidak tahu kakak belum beri aku kabar apapun saat ini ".ucap hector
membelai rambut deborah
"kau tahu aku merasa terkadang beberapa hari ini kita mulai terpisah masing masing ".ucap deborah
hector mengernyit
"maksudmu sayang ?".tanya hector
deborah bangun dari sandarannya
dia melirik suaminya
"aku rasa kita sudah mulai terpisah dengan kehidupan masing masing permasalahan ibu , pekerjaan kalian dan monica ".ucap deborah
hector bangkit memegang tengkuk monica
"hei ada apa sepertinya kau ingin bicarakan sesuatu ?".tanya hector
"aku hanya merasa seperti itu saja entah kenapa perasaanku akhir akhir ini tidak enak soal keluarga kita ".ucap deborah
hector tersenyum dan menenangkan deborah ia memeluknya
"aku yakin tidak akan terjadi apapun aku yakin hal itu ".ucap hector membelai rambut panjang dan pirang deborah
deborah tersenyum
di tempat edward
edward bersama alyssa
dia memeluk alyssa dari belakang dan mencium ceruk lehernya
"apakah abraham sudah tidur ?".tanyanya
alyssa tersenyum
"sudah kenapa memangnya ?".tanya alyssa
dia membalik tubuhnya
dia dan edward tersenyum bersamaan
dan menempelkan kening dan hidung mereka
"for what ?".tanya edward
alyssa meliriknya
"karena membuat kamu terlihat takut seperti suami takut istri ".ucapnya
edward tersenyum memegang tengkuknya
"aku tidak takut dengan istriku aku hanya punya 1 ketakutan yaitu kehilangan istri yang paling aku cintai aku rela di marahi atau di cap pengecut asal alyssa ku bersama diriku ".ucap edward
alyssa tersenyum mereka kembali menempelkan kening dan hidung mereka
β’β’β’
diki sangat sedih dengan kematian keluarganya dia berada di kamarnya murung dan menekuk lutut di kasur tadi kelompok kodok tokcer kesini tapi diki tak mau menemui mereka dan ingin sendiri dan mengusirnya
pengasuh diki mendatanginya dan duduk disampingnya membawa mampan
"tuan muda makanlah dulu ".bujuk baby sitter diki
diki tak mau makan
"tuan tuan harus makan ".bujuk baby sitter diki
"aku tidak mau makan nanny aku hanya buruh orang tuaku ".ucap sendu diki
baby sitter diki menghela nafas pelan
"tuan tuan harus makan demi nanny ini adalah hari hari terakhir nanny ngurusin tuan muda ".ucap baby sitter diki
Diki berencana akan diambil kakek nenek serta paman bibinya ke china mereka sedang dalam perjalanan kemari untuk melihat jenasah Handoko dan istrinya serta mengambil Diki dan membawanya ke China
β’β’β’
di tempat tristan dan haya
mereka masih duduk dan merokok
"kenapa kau menangis ?".tanya haya meliriknya
"tidak aku tidak apa ".ucap tristan
tristan berdiri melepas kemeja dan celananya perlahan
"apa yang kau lakukan !".hardik haya
tristan tersenyum smirk
haya mengalihkan pandangan
tristan ke arah danau dan menyelam
Byurrr
percikkan airnya mengenai tubuh haya
"oh my god ".teriak haya
haya kesal dan menghampiri tristan
"kurang ajar kau ya awas kau !".tegas haya
tristan tersenyum smirk dan menarik tangan haya hingga badannya seluruhnya jatuh ke kolam
__ADS_1
"god. aku gak bawa baju ganti !".pekik haya
tristan tertawa dan memberinya percikkan air
haya membalasnya mereka sama sama tertawa terbahak bahak dengan bulan purnama yang menyinari mereka
β’β’β’
sementara itu pada saat pulang dari karnaval
suasana hujan dan macet
anak anak sudah tertidur di bagian mobil belakang miranda menyetir
"baiklah anak anak sudah tidur saatnya aku putar musik ".ucap miranda
morgan tersenyum smirk mendengarnya dia di sampingnya
miranda memutar lagu westlife
Season In The Sun
miranda menyanyi
Goodbye, Michelle, my little one
You gave me love and helped me find the sun
And every time that I was down
You would always come around
And get my feet back on the ground
Goodbye, Michelle, it's hard to die
When all the birds are singing in the sky
Now that the spring is in the air
With the flowers everywhere
I wish that we could both be there
We had joy, we had fun, we had seasons in the sun
But the hills that we climbed were just seasons out of time
We had joy, we had fun, we had seasons in the sun
But the wine and the song like the seasons have all gone
We had joy, we had fun, we had seasons in the sun
But the wine and the song like the seasons have all
morgan terkekeh
"kau punya bakat menyanyi rupanya ?".tanya nya
miranda tersenyum
"of course .dulu aku suka menyanyi ".ucapnya
morgan tersenyum padanya
miranda berbelok ke arah kanan
"kita akan putar jalan dan aku akan ke minimarket sebentar ".ucapnya
morgan tersenyum
mereka berhenti di supermarket hujan sudah reda mereka tak mengeluarkan payung
"papa kita sini saja ".ucap esme
morgan dan miranda keluar
mereka ke minimarket
"aku bayarkan ".ucap morgan
"bagus.apa kau ulang tahun ?".tanya miranda
melirik morgan di sampingnya
"tidak.tapi aku tidak tahu cara menghabisi uang ".ucap morgan
miranda tersenyum kecut
"sombong ".sindirnya pelan
morgan membuat annoying face
mereka membeli kopi latte
dan kembali ke mobil
hujan kembali morgan melepas jaketnya miranda memegang kopinya dia melindungi dirinya dan miranda dari hujan dan mereka ke mobil
esme melihatnya di mobil tersenyum
"sepertinya rencanaku berhasil ".ucap batinnya
β’β’β’
ferhat bersama luci berjalan bergandengan tangan
mereka di taman
"are u happy before ?".tanya ferhat berjalan dengan luci
mereka berhenti dan saling menatap
"honestly im not happy before because u cold to me i feel weird and i don't want you like that i want to know you and be closer to you deeper i don't want you like that anymore.ucap luci
ia memegang tengkuk ferhat
ferhat juga memegang tengkuknya
"i love u since i meet you ".ucap ferhat
"i love u back ".ucap luci
mereka tersenyum bersama dan berciuman lembut
di sinar bulan purnama itu ada beberapa orang yang merasakan cinta ,senang dan sedih dan kehilangan orang orang itu adalah
Archie , Camille , Imran , Monica dan Andrea Brothers serta luci , ferhat ,tristan dan haya
__ADS_1