Mafia Tampan Itu Suamiku

Mafia Tampan Itu Suamiku
S 2 : The Moonlight


__ADS_3

Maafkan mimin authour yang telat update karena mimin authour sibuk πŸ™πŸ™β˜ΊοΈπŸ€—


β€’β€’β€’


di mansion Salvatore


archielleo mengotak atik komputernya dia melacak nomor camille


"Camille Steawart sepertinya kau bukan orang biasa menarik ".ucap Archie tersenyum


di depan komputer dia mengelus dagunya


archie melihat foto katherine di mejanya


dia mengambilnya dan mengelusnya


"aku merindukan dirimu kathy ingin sekali kepalaku di pijat olehmu dan di layani olehmu ".ucap archie mengelus photo katherine dan memeluknya


di mansion Sommer


Duarrrr


Camille terbangun dari tidurnya


dia melihat dari luar kamarnya


beberapa pria tengah mencekik anak anak buahnya hingga tewas pria itu melirik ke arahnya


dia terkejut dan kabur


dia ke arah kamar ayah dan ibunya dengan cepat dan lansung mengunci puntu itu rapat


nafasnya terengah engah dia bersandar di belakang pintu


dia melihat orang tuanya


sudah hampir tak bernyawa karena ditikam dan di gorok lehernya dia menangis menutup mulutnya


pintu di ketuk dan di gebuk berkali kali


"ayah , ibu ".lirihnya


"camile ".lirih sommer


camille menghampirinya


"go away ".ucap rosie


dengan susah payah


sommer mengeluarkan sesuatu dari kantongnya berupa kunci


sommer dan rosie tewas kemudian


camille menahan tangisannya


dan pergi dari balkon dia melihat bulan


dan turun dengan seutas tali ke bawah dan kabur dari mansionnya dengan cepat sambil menangis


β€’β€’β€’


di mansion andrea


monica membawa mario ke kamarnya dan tidur bersamanya rupanya senang rasanya menjadi ibu dia membelai pipi mario


"jika saja kau anakku aku ingin sekali selalu seperti ini ".bisik monica


dia teringat anaknya yang di gugurkan burhan dulu secara paksa dan sukarela


dia menangis tersedu sedu


"apa ada lelaki yang mau menerima masa laluku apa ada lelaki yang mau padaku setelah tahu betapa teganya aku secara tak wajar tak peduli atau menangis setelah keguguran apa ada lelaki baik di dunia ini ?".ucap batinnya


dia melihat sinar bulan purnama di jendela kamarnya ia ke balkon melihat bulan itu yang indah serta bintang bintang dia menutup mata dan meneteskan air mata


imran di masionnya


dia di balkon kamarnya melihat langit dan bintang malam serta bulan dia teringat monica dia menghembuskan nafasnya pelan dia menghadap ke atas langit dan kedua tangannya di tengkuknya


"rasanya aku ingin mengatakan ini , rasanya terasa penuh disini apa aku jatuh cinta padanya tuhan ?".batin imran memegang dadanya


hassan dan hussein melihatnya dari jauh


"kakak apa rencana kita bisa di mulai sekarang ?".tanya hussein


"kita mulai sekarang hussein ".ucap hassan


β€’β€’β€’β€’


Di panti


atmajaya bersama rita bersenda gurau di taman mereka duduk di bangku panjang taman


"kau tahu kau itu sangat baik ".puji atmajaya


rita tersenyum


"putrimu sangatlah baik dia pengertian dia berjiwa keibuaan itu sebabnya aku menyukainya ".ucap rita


atmajaya tersenyum


tangannya dan rita bertumpukkan


"kau itu sungguh bisa membuatku bahagia rita kau mau menerima anakku apa adanya dan ikhlas lapang dada dan aku tahu kisahmu kau sangatlah kuat dan sama seperti miranda ".ucap atmajaya


rita tersenyum padanya


"saat itu aku habis keguguran adik morgan ia meninggal ketika di lahirkan lalu tuhan menggantikannya dengan hector ketika aku melihat hector rasanya aku seperti melihat anakku sendiri yang meninggal dan aku menyayanginya ".ucap rita


"untuk monica justru aku merasa sedih karena aku tidak becus menjadi ibu bagi anak perempuanku satu satunya itu ".ucap sendu rita


atmajaya menenangkan rita


mereka berpelukkan


dari jauh ferhat dan luci mengamati pakai teropong


"ini sih udh kelihatan ".ucap luci


"apa ayah sudah tak mencintai ibu ?".tanya batin ferhat


ferhat menghampiri rita dan atmajaya


"ayah ".tegur ferhat


atmajaya menatapanya


"kalian sedang apa ?".tanya ferhat

__ADS_1


"kami tidak melakukan apa apa ".ucap keduanya


"kenapa anda menangis nyonya andrea ?".tanya ferhat


rita menghapus air matanya


"tidak apa apa ferhat aku hanya kelilipan saja ".ucap rita


ferhat membaca gerak gerik tubuh kedua orang itu


yang menyembunyikan sesuatu


β€’β€’β€’


di mansion andrea


deborah tiduran di dada bidang hector di kursi panjang di balkon kamar


"aku penasaran bagaimana kabar ibu ?".tanya deborah


"aku juga tidak tahu kakak belum beri aku kabar apapun saat ini ".ucap hector


membelai rambut deborah


"kau tahu aku merasa terkadang beberapa hari ini kita mulai terpisah masing masing ".ucap deborah


hector mengernyit


"maksudmu sayang ?".tanya hector


deborah bangun dari sandarannya


dia melirik suaminya


"aku rasa kita sudah mulai terpisah dengan kehidupan masing masing permasalahan ibu , pekerjaan kalian dan monica ".ucap deborah


hector bangkit memegang tengkuk monica


"hei ada apa sepertinya kau ingin bicarakan sesuatu ?".tanya hector


"aku hanya merasa seperti itu saja entah kenapa perasaanku akhir akhir ini tidak enak soal keluarga kita ".ucap deborah


hector tersenyum dan menenangkan deborah ia memeluknya


"aku yakin tidak akan terjadi apapun aku yakin hal itu ".ucap hector membelai rambut panjang dan pirang deborah


deborah tersenyum


di tempat edward


edward bersama alyssa


dia memeluk alyssa dari belakang dan mencium ceruk lehernya


"apakah abraham sudah tidur ?".tanyanya


alyssa tersenyum


"sudah kenapa memangnya ?".tanya alyssa


dia membalik tubuhnya


dia dan edward tersenyum bersamaan


dan menempelkan kening dan hidung mereka


"for what ?".tanya edward


alyssa meliriknya


"karena membuat kamu terlihat takut seperti suami takut istri ".ucapnya


edward tersenyum memegang tengkuknya


"aku tidak takut dengan istriku aku hanya punya 1 ketakutan yaitu kehilangan istri yang paling aku cintai aku rela di marahi atau di cap pengecut asal alyssa ku bersama diriku ".ucap edward


alyssa tersenyum mereka kembali menempelkan kening dan hidung mereka


β€’β€’β€’


diki sangat sedih dengan kematian keluarganya dia berada di kamarnya murung dan menekuk lutut di kasur tadi kelompok kodok tokcer kesini tapi diki tak mau menemui mereka dan ingin sendiri dan mengusirnya


pengasuh diki mendatanginya dan duduk disampingnya membawa mampan


"tuan muda makanlah dulu ".bujuk baby sitter diki


diki tak mau makan


"tuan tuan harus makan ".bujuk baby sitter diki


"aku tidak mau makan nanny aku hanya buruh orang tuaku ".ucap sendu diki


baby sitter diki menghela nafas pelan


"tuan tuan harus makan demi nanny ini adalah hari hari terakhir nanny ngurusin tuan muda ".ucap baby sitter diki


Diki berencana akan diambil kakek nenek serta paman bibinya ke china mereka sedang dalam perjalanan kemari untuk melihat jenasah Handoko dan istrinya serta mengambil Diki dan membawanya ke China


β€’β€’β€’


di tempat tristan dan haya


mereka masih duduk dan merokok


"kenapa kau menangis ?".tanya haya meliriknya


"tidak aku tidak apa ".ucap tristan


tristan berdiri melepas kemeja dan celananya perlahan


"apa yang kau lakukan !".hardik haya


tristan tersenyum smirk


haya mengalihkan pandangan


tristan ke arah danau dan menyelam


Byurrr


percikkan airnya mengenai tubuh haya


"oh my god ".teriak haya


haya kesal dan menghampiri tristan


"kurang ajar kau ya awas kau !".tegas haya


tristan tersenyum smirk dan menarik tangan haya hingga badannya seluruhnya jatuh ke kolam

__ADS_1


"god. aku gak bawa baju ganti !".pekik haya


tristan tertawa dan memberinya percikkan air


haya membalasnya mereka sama sama tertawa terbahak bahak dengan bulan purnama yang menyinari mereka


β€’β€’β€’


sementara itu pada saat pulang dari karnaval


suasana hujan dan macet


anak anak sudah tertidur di bagian mobil belakang miranda menyetir


"baiklah anak anak sudah tidur saatnya aku putar musik ".ucap miranda


morgan tersenyum smirk mendengarnya dia di sampingnya


miranda memutar lagu westlife


Season In The Sun


miranda menyanyi


Goodbye, Michelle, my little one


You gave me love and helped me find the sun


And every time that I was down


You would always come around


And get my feet back on the ground


Goodbye, Michelle, it's hard to die


When all the birds are singing in the sky


Now that the spring is in the air


With the flowers everywhere


I wish that we could both be there


We had joy, we had fun, we had seasons in the sun


But the hills that we climbed were just seasons out of time


We had joy, we had fun, we had seasons in the sun


But the wine and the song like the seasons have all gone


We had joy, we had fun, we had seasons in the sun


But the wine and the song like the seasons have all


morgan terkekeh


"kau punya bakat menyanyi rupanya ?".tanya nya


miranda tersenyum


"of course .dulu aku suka menyanyi ".ucapnya


morgan tersenyum padanya


miranda berbelok ke arah kanan


"kita akan putar jalan dan aku akan ke minimarket sebentar ".ucapnya


morgan tersenyum


mereka berhenti di supermarket hujan sudah reda mereka tak mengeluarkan payung


"papa kita sini saja ".ucap esme


morgan dan miranda keluar


mereka ke minimarket


"aku bayarkan ".ucap morgan


"bagus.apa kau ulang tahun ?".tanya miranda


melirik morgan di sampingnya


"tidak.tapi aku tidak tahu cara menghabisi uang ".ucap morgan


miranda tersenyum kecut


"sombong ".sindirnya pelan


morgan membuat annoying face


mereka membeli kopi latte


dan kembali ke mobil


hujan kembali morgan melepas jaketnya miranda memegang kopinya dia melindungi dirinya dan miranda dari hujan dan mereka ke mobil


esme melihatnya di mobil tersenyum


"sepertinya rencanaku berhasil ".ucap batinnya


β€’β€’β€’


ferhat bersama luci berjalan bergandengan tangan


mereka di taman


"are u happy before ?".tanya ferhat berjalan dengan luci


mereka berhenti dan saling menatap


"honestly im not happy before because u cold to me i feel weird and i don't want you like that i want to know you and be closer to you deeper i don't want you like that anymore.ucap luci


ia memegang tengkuk ferhat


ferhat juga memegang tengkuknya


"i love u since i meet you ".ucap ferhat


"i love u back ".ucap luci


mereka tersenyum bersama dan berciuman lembut


di sinar bulan purnama itu ada beberapa orang yang merasakan cinta ,senang dan sedih dan kehilangan orang orang itu adalah


Archie , Camille , Imran , Monica dan Andrea Brothers serta luci , ferhat ,tristan dan haya

__ADS_1


__ADS_2