
"jangan bergerak atau kepalamu akan pecah !".ucap adam sambil menodongkan pistol kepala anak buah mathilda
"sekarang kau bangun dan duduklah ".ucap adam
sementara gabriel mengambil ponsel dan menaruhnya di meja untuk merekam hal tersebut terlihat anak buah mathilda ketakutan
"sekarang katakan padaku ada rahasia apa antara kau dan boss mu mathilda hah!".ucap adam sambil memperlihatkan pistol kearah anak buah mathilda
"tidak aku tidak akan memberi tahu !".ucap anak buah mathilda
adam dan gabriel geram dan mengeluarkan pisau lipat di kaki mereka melihat itu anak buah mathilda ketakutan
"katakan dengan cepat atau kau akan cacat !".ucap gabriel sambil membuka lipatan pisau itu
"baiklah akan aku katakan dulu saat ibu mathilda sedang bermalam di sebuah rumah mewah dia pernah membunuh seseorang remaja wanita hingga tewas dan aku diperintahkan meretas cctv rumah itu dan ada satu anak buah dia lagi tapi aku tidak tahu dimana dia sekarang ".ucap anak buah mathilda dengan gugup
mendengar itu adam dan gabriel terkejut
"katakan padaku kapan kejadian itu !".ucap adam dengan marah
"2 tahun yang lalu tuan ".ucap anak buah mathilda
adam dan gabriel segera menembaki anak buah mathilda bersamaan hingga tewas dan memberhentikan rekaman itu dan keluar ke ruangan klub tersebut dan menaiki mobil ke rumah mansion
di mansion dominico ayla tengah keluar dan layla bersama para pelayan mengobrol tiba tiba datanglah si ****** setan mathilda ke rumah mansion dan segera duduk santai di sofa
"maaf siapa kau tidak tahu etika !".ucap layla yang menghampiri mathilda
"kau bisa berfikir tidak aku ini yang akan menjadi nyonya rumah ini yang tidak punya etika itu kau sudah pelayan belagu lagi !".ucap
"kau memang gadis tidak tahu diri sepertinya orang tuamu tidak mendidikmu dengan benar !".ucap layla
"hei diam kau perempuan tua !".ucap mathilda mendorong layla yang hampir jatuh namun dengan cepat adam dan gabriel menangkap sang kakak
"hei lancip juga mulutmu yah kayak pisau dapur ".ucap adam
"berani sekali kau pada kakak kami !".ucap gabriel
mathilda tidak mengetahui siapa adam dan gabriel dia mengira adam dan gabriel itu asisten dominico
"hei kalian tuh yang berani cuman asisten dan pelayan aja belagu kalian sadar diri dong cuman numpang kalian itu cuman asisten dan pelayan saya ini nyonya dan saya lagi hamil pewaris dominico kalian lihat saja siapa yang akan dipercayai dominico ".ucap mathilda
mendengar itu adam dan gabriel geram mereka berusaha menyerang mathilda tapi di cegah oleh layla
__ADS_1
karena hamil
"sudahlah adik adikku memangnya siapa dia ?".ucap layla yang membawa adik adiknya menjauh
"dia wanita sewaan dominico selingkuhanya ".ucap gabriel dengan lantang
"pantas saja kelakuanya tidak terdidik ternyata perempuan rendahan!".ucap layla
layla geram dan menghampiri mathilda
"eh pelayan tua jelek ngapain lo deketin gw duh dandananya kampung banget sering sering liat sono fashion dandan gih bau tahu ".ucap mathilda
layla sangat geram
"udahlah ya aku males orang yang harga dirinya di obral itu harga diri atau harga gentong hah !".
"tobat kamu sana sampai mati sekalipun kamu disebut perempuan rendahan pelakor hina tau gak kamu tuh hina !".ucap layla
mendengar itu mathilda marah
"eh maksud lu ngomong sama calon majikan gitu hah gw jambak lu !".ucap mathilda yang menjadi tontonan pelayan adam dan gabriel dan anak buah disana dan menjambak rambut layla
"ayoo kita apa mau kau !".ucap layla yang juga menjambak rambut mathilda adam dan gabriel hanya diam menyaksikan kakaknya bertengkar
adam dan gabriel marah dan menarik layla menjauh
"baru 2 tahun kamu mengenal dom itupun jual diri udah meninggi ".ucap layla dengan lantang
tiba tiba dominico datang dan mathilda berakting menangis
FLASHBACK END
PLAAKK.itulah tamparan dominico untuk mathilda dia juga menjambak rambutnya
"masih untung aku menamparmu karena karena kau sedang hamil kau belum tah rasanya di dorong olehku bukan ".ucap dom
"sayang lepaskan aku sedang hamil kau justru membela pelayan dan anak anak buahmu yang tidak tahu diri ini?".ucap mathilda
dominico melepaskan jambakkanya
"kau mau tahu siapa mereka hah !".ucap dominico
"mereka saudara saudara kandungku !".ucap dominico dengan geram
__ADS_1
"Apa !".ucap mathilda
"lain kali kau belajarlah untuk sopan santun pada siapa saja kau ini sadar diri kau itu hanya perempuan yang aku sewa !".ucap dominic
"kau tidak bisa mengatai aku dominic karena aku sedang hamil anakmu dan kau harus bertanggung jawab padaku atau aku akan menjatuhkan dirimu !".ucap mathilda
mendengar itu gabriel dan adam tertawa
"kau tidak akan bisa menipunya memangnya kami tidak tahu anak yang kau kandung itu bukan anak dominic !".ucap adam dengan lantang
DEG
mathilda terkejut
"Apa buktimu hah !".ucap mathilda
" ini kau kenal dia hah jhon mucikarimu aku sudah merekam pembicaraanku denganya !".ucap adam dan memutar rekaman itu
"seminggu lalu dia disewa oleh seorang pria".ucap jhon
dominico yang mendengar rekaman itu marah
"dominic kalau dia hamil anakmu usia kandunganya pasti lama tapi kau cerita usia kandungnya 1 minggu aneh !".ucap layla yang menyindir mathilda
sekarang dominico mengerti bahwa mathilda menjebaknya
"kau berani menjebakku ! ".ucap dom
"dominico dengarkan penjelasanku !".ucap mathilda
"tidak ada yang perlu dijelaskan aku jijik denganmu ".ucap dominico
dia memanggil anak buanya untuk menyeret mathilda keluar dari mansion sebenarnya dari tadi di pintu satunya ayla tengah merekam dan mendengarkan dari jaih untuk koleksi dramanya
"wah kalo masuk lambe turah enak nih "...
dominico segera menuju ke saudaranya
"kakak apa kau tidak apa apa ?" ucap dom pada layla
"aku tidak apa apa karena ada 2 adik kembarku yang tampan ".ucap layla pada dominico
mendengar itu adam dan gabriel tersenyum adam dan gabriel memberi tahu dominico mengenai rencana mereka dan rekaman itu dominico sangat geram dan marah menyuruh anak buahnya untuk membuang mathilda ketempat prostitusi jhon yang jauh dengan penjagaan ketat dan jangan sampai kabur .
__ADS_1