
dengan berlinang air mata yang terus tumpah di pipinya isabella kini harus menjalani hidup penuh penyiksaan dan penderitaan dalam hidupnya dan sekarang hidupnya akan terus dikendalikan oleh dominico
"mas aku sudah tanda tangani surat ini sekarang tolong jangan sakiti anak anak panti ,bunda dan adik adikku dan tolong selamatkan kakakku aku tidak punya keluarga lagi selain dia !" .ucap isabella sambil bersujud memohon dan menangis di hadapan dominico
"kau pikir aku bodoh hah !".ucap dominic dengan tegas kemudian dominic dengan pistolnya segera menembak bunda ratna hingga tewas
mawar dan melati pun berteriak dan menangis memanggil ibunya itu tak disangka sangka anak buah murat segera datang dari malaisya bersama anak angkat murat yang bernama hassan yang ternyata salah satu mafia besar dan menyerang anak buah dominico dengan jurus bela diri dan senjata mereka berupa pistol yang berisi peluru beracun dominico pun segera membawa isabella dengan menggendongnya paksa layaknya karung beras dan berhasil membawanya kabur
"tolong kakak murat !".ucap isabella sambil memukul punggung dominico
"kakak isabella ! ". teriak mawar sambil mengejar
baru saja akan mendapat tangan isabella dominico segera berbalik badan dan menendang mawar hingga jatuh ke lantai
dan balik pergi
sementara anak buah murat dan hassan yang lain membawa tubuh murat ke mobil dan anak anak panti mawar dan melati namun tak berhasil menyelamatkan isabella dan membawa mereka ke tempat yang tidak pernah bisa dilacak
"murat bertahanlah kau kawan !".ucap imran
CEPAT !...ucap hassan pada anak buahnya
dengan cepat mereka sampai di rumah sakit milik imran di indonesia yang berada di jakarta dokter pun lansung mengoperasi murat dan mengeluarkan peluru di hati murat dan murat pun selamat karena peluru itu tak terlalu masuk kedalam hatinya hanya masuk bagian luarnya saja sebab ia sudah terbiasa seperti itu
sementara itu dominic segera membawa isabella ke mansionya yang baru dan tak pernah bisa dilacak oleh siapapun dia juga sudah mengabari Adam dan gabriel dan mengunci isabella di kamarnya
"hey lepaskan aku pembunuh!".teriak isabella sambil mendorong dominic
PLAKK..
__ADS_1
sebuah tamparan mengenai pipi issabella hingga berdarah
"DIAM KAU PELACUR RENDAHAN !".teriak dominic
isabella yang kesakitan terus memegang pipinya dan menangis
"cih kau pikir aku kasihan padamu hah !.teriak dominic sambil menjambak rambut panjang isabella
"tak kusangka kakakmu ternyata bisa bangkit lagi dan dia ternyata punya banyak mitra kerja yang banyak untuk menolongnya".ucap dominic
"mas sakit mas tolong lepas!".ucap isabella sambil memegang rambutnya
dominic pun lansung melempar isabella ke ranjang dan menjambak rambutnya lagi
"kau kata ini sakit bukan bagaimana dengan perlakuan kakakmu pada kakakku dan bagaimana perasaanmu jika melihat orang tuamu dibunuh oleh didepanmu hah!".teriak dominic pada isabella
"kau sudah menandatangani kontrak tersebut mulai sekarang kau hanya akan patuh padaku !".ucap dominic
tak lama seseorang mengetuk pintu kamar dominic itu adalah gabriel
TOK TOK TOK
"kakak semuanya tengah siap di bawah".ucap gabriel
"bagus aku akan segera kebawah".teriak dominic
dengan mencekram lengan isabella dan menyeretnya ia menyuruh isabella memakai gaun pengantin dan riasan dengan kasar dominic memakaikan gaun pada isabella dan menyuruh pelayanya masuk merias isabella hanya dengan tepuk tangan pelayan pun lansung datang merias isabella
"rias dia dengan baik jangan sampai lukanya terlihat sedikitpun atau jari kalian hilang !".ucap dominic
__ADS_1
"baik tuan .ucap pelayan dan lansung merias isabella sebaik mungkin
isabella mencoba menangis namun ia rasanya tak dapat menangis sebab ia lelah dengan langkah pelan isabella turun dari tangga dan duduk di pelaminan ia termenung tak bersura hanya batin nya yang bicara
("apakah ini adalah nasibku tuhan bukan pernikahan ini yang aku dambakan dari aku kecil menikah dengan orang tidak pernah mencintaiku dan tidak pernah aku cintai aku berharap keluargaku dan bunda ratna ada di sampingku saat menikah dan bahagia bersamaku bukan ini tuhan !".batin isabella )
"baiklah saudara dominico saya nikahkan engkau dengan isabella abdullah binti hakan abdullah dengan emas 2 kilogram dan uang 1 miliar rupiah dibayar tunai".ucap penghulu
"saya terima nikah dan kawin nya isabella abdullah binti hakan abdullah dengan emas 2 kilogram dan uang 1 miliar dibayar tunai".ucap dominico
"alhamdulilah dengan ini saya nyatakan kalian suami istri sekarang " .ucap penghulu
isabella pun segera bersalaman dengan dominic dan dominic segera mencium keningnya dan dominic mencekram lengan isabella dari bawah
"saya pamit dulu ".ucap penghulu
"sekarang patuhi perintahku dan jangan melawan atau saudara saudaramu meninggalkan dunia ini.bisik dan ancam dominico
"jadi ini gadis pembuat kita jadi yatim".ucap gabriel
"iya benar kakaknya pembuat kita jadi yatim.ucap dominico
"apa maksudmu "ucap isabella
"biar kuceritakan kakakmu merusak hidup kakak kami dia mencampakanya saat hamil dan membunuh ayah kami hingga membuat ibu kami stress berkepanjangan dan juga meninggalkan kami.ucap adam sambil tersenyum pada isabella
tak lama isabella diseret dari kursinya dan lenganya di cenkram kuat oleh dominico.
"AHHHHH sakit mas" .teriak isabella sambil mengerang kesakitan
__ADS_1