Mafia Tampan Itu Suamiku

Mafia Tampan Itu Suamiku
rencana adam dan gabriel


__ADS_3

disisi lain dominico telah sampai di markasnya yang besar bersama adam dan gabriel dan langsung duduk di kursi ruangannya yang besar


"kau tahu aku tahu kalian merasa kasian pada perempuan sialan itu ".ucap dominico


"kau tahu kami masih punya perasaan daripada dirimu dom upss ".ucap gabriel


adam melototi gabriel dan memberikan senyum paksa


mendengar hal itu dominico menjadi geram dan hampir memberikan bogem mentah pada gabriel tapi dihalangi oleh adam


"kurang ajar kau aku sudah menyelamatkan nyawamu".ucap domininic sambil berdiri dari kursinya


"sudahlah kakak kita urus yang lain saja layla ** minggu depan katanya setelah bertahun tahun dia tak pernah kesini lagi ".ucap adam sambil mengganti topik


mendengar hal itu dominico menarik tanganya dari cengkraman adam


"lantas apa yang kau khawatirkan ".ucap dominico


" bagaimana kalau dia menanyakan tentang perempuan itu ketika bertemu denganya ?".


ucap gabriel

__ADS_1


"dan apakah perempuan itu akan memberi tahu kakaknya mengenai layla junior ? ".ucap adam


"aku akan ancam isabella bila ia berusaha memberi tahu kan kakaknya itu ".tegas dominic pada dua adiknya itu


( "layla ** hanya boleh tahu bahwa ibunya koma dan dia tidak boleh mengetahui ayahnya yang biadab itu ".batin dominico)


"ya sudah kakak kita pergi sebentar ada seseorang yang membuat masalah dengan kami".ucap gabriel


"pergilah dan urus urusan kalian itu!".ucap dominico sambil duduk di kursinya


adam pun menyeret gabriel dengan cara mencubit lenganya dan keluar dari ruangan dominic


"awww sakit bang ".ucap gabriel sambil melepaskan lengannya dari cubitan adam dan mengelusnya


"hehehe maaf bang gak sengaja ngomong".ucap gabriel


"kemari ada sesuatu yang perlu kita rencanakan".ucap adam sambil menyuruh gabriel keruanganya dan menutup rapat pintunya dan mematikan kamera ruanganya agar pembicaraan mereka tidak terdengar dominic


"begini apa kau ingat yang kakak dominic ceritakan soal kematian ayah".ucap adam


"iya tentu aku ingat bang memang ada apa?".ucap gabriel dengan wajah penuh tanya

__ADS_1


"menurutku itu janggal seperti ada yang tidak benar".ucap adam


"maksudmu kau membela gadis tersebut!".ucap gabriel pada adam


"astaga bukan begitu bodoh kau ingat kan dulu kak layla tak pernah dekat dengan ayah ayah justru menjauhinya dan tidak peduli terkadang setiap malam sewaktu aku ingin ke kamar mandi aku selalu mendengar kak layla nangis setiap malam dan sepertinya kakak dominic tidak tahu karena kakak dominico sedang mengumpat dan menjalankan bisnis di melbourne kalau tidak salah kak layla pernah terluka di pipinya seperti bekas pukulan pada saat kita habis pulang sekolah saat kita tanya dia bilang dia terpentok meja tapi aku melihat ayah keluar dari kamarnya .ucap adam


"kau benar kenapa aku baru ingat sekarang kalau gak salah dulu kak layla juga menangis hebat di kamarnya saat aku tanya ia selalu jawab tidak apa apa.ucap gabriel


"itu dia masalahnya maksudku ayah tak pernah peduli dengan kak layla tapi kenapa ayah menerobos rumah orang tua isabella dan murat?".ucap adam


"apakah kau merasakan seperti yang aku rasakan seperti janggal?".ucap gabriel


"ya benar sekali aku akan mencari tahu sendiri kau mau ikut ?".ucap adam sambil mengajak adiknya itu


"baiklah aku ikut".ucap gabriel


"ingat jangan sampai kakak kita dominic tahu mengenai ini !".perintah adam pada adiknya itu


"baiklah oh iya aku sudah mencari tahu mengenai plat mobil yang ingin menabrak kita ternyata dia anak orang kaya yang terkenal sombong".ucap gabriel


"baguslah lacak keberadaanya biar aku yang memberi dia pelajaran!".ucap adam

__ADS_1


"baiklah bang".ucap gabriel sambil pergi meninggalkan ruangan adam menuju ruanganya sendiri


__ADS_2