Mafia Tampan Itu Suamiku

Mafia Tampan Itu Suamiku
S 2 : Rencana Demi Rencana


__ADS_3

keesokan harinya


di markas the black blood fathers


mereka semua berkumpul


"jadi bagaimana rencanamu ?".tanya Murat


"aku sudah suruh orang kesana dan hasilnya nihil ternyata pria ini juga cukup cerdas dia tidak meninggalkan petunjuk apapun disana ".ucap dominico


"dia bukan orang sembarangan ".ucap Hassan


"jadi kita harus apa ?".tanya Edward


"kita mencarinya saja sudah susah kakak ".ucap Gabriel


"kakak aku takut dia akan menjadi musuh baru kita ".ucap Adam


"tidak mudah mencarinya ".ucap Morgan


"kita harus utamakan keamanan anak anak kita dulu ".ucap Hector


"Korang tak perlu risau masalah tuh ".ucap Imran


"sepertinya hanya anak anak kita yang bisa mencari dia ".ucap Archie


semua meliriknya


"sebab anak anak lah yang melihat wajahnya ".ucap stefan


•••


Para Kodok Tokcer kembali berkumpul di mansion Andrea


menjenguk Esmeralda yang sakit


mereka di kamar esme dan indah


"kakak Esmeralda sedang sakit kalian jangan buat dia kesal ya !".perintah indah


semua berkata iya


indah membangunkan Esmeralda


"kalian kemari ?".ucap esme berusaha bangkit


"iya tentu kami kemari ".ucap Nicolas


"kau sakit apa kau tidak apa apa ".ucap Hussein


"aku baik baik saja jangan khawatiri aku ".ucap esme


"guys aku mau cerita deh ".ucap aland


semua meliriknya


"ada apa ?".tanya Diki sambil mengemil Snack


"kemarin aku dan alano waktu ke mall dan ke butik melihat pria itu ".ucap aland


"iya bener kak kita lihat bener itu dia persis ".ucap alano


"apa kalian memotretnya ?".tanya Daniel


aland memberikan ponselnya


"ini kemarin saat aku akan menyusul uncle Steve dan aunty Sofia ke restoran bersama Daddy aku melihat dia dari jauh lalu aku potret dia ".ucap aland


"kita harus lacak dia bedasarkan fotonya ".ucap Daniel


"kita akan ke markas ".ucap Nicolas


"aku akan ikut tapi permasalahanya bagaimana kita akan pergi ?".tanya esme


"kita pikirkan solusi ini sampai besok ".ucap Hussein


"wah sepertinya seru aku ikut ya ".ucap Diki


semua menepuk jidat


•••


sementara itu Deborah merapikan pakaian untuk bayinya bersama Rita


"ibu sewaktu kecil bagaimana rupa Hector ?".tanya Deborah melipat baju bayi


"sewaktu kecil dia sangat gemuk pipinya merah dan tembam seperti yang kau ketahui rambutnya pirang dia sangat sempurna dan mungkin anakmu juga akan berambut keriting seperti dirimu ".ucap Rita melipat baju bayi


dia menghembuskan nafas pelan


"kau tahu selimut ini aku buat sendiri untuk anakku saat itu tapi keguguran tapi sebagai gantinya Hector datang kemudian disusul oleh Monica dan Edward ".ucap Rita melipat selimut


Deborah mengerti


"aku salut sama ibu ibu ibu yang baik ".ucap Deborah


Rita tersenyum


"terima kasih sayang ".ucap Rita


acara melipat selesai Rita menaruh pakaian itu kedalam tas sebagian persiapan Deborah melahirkan


"oh ya dimana Alyssa ?".tanya Rita


"dia dibawah ibu menemani anak anak ".ucap Deborah bangkit dari sofa kamarnya ke ranjangnya


Ahhhhhh .ringis Deborah merasakan sakit di perutnya

__ADS_1


Rita panik dan kearahnya


"Deborah kau tidak apa apa ".ucap Rita


"ibu perutku sakit ini sakit sekali ahhhhhhhh ".teriak Deborah


Rita berteriak


anak anak buahnya datang


"cepat bawa dia ke mobil !".perintah Rita


Deborah di bawa ke mobil


"Alyssa aku titip anak anak jaga dirimu baik baik ya ".ucap Rita


Alyssa mengganguk


Morgan dan Hector serta Edward di kantor mereka Hector merasakan tidak enak pada hatinya


"kenapa sakit sekali ".gumam Hector bersedekap dada


"kau kenapa kak ?".tanya Edward menepuk pundaknya


"perasaanku tidak enak tiba tiba ".ucap Hector


Morgan datang ke ruangan


"Hector kau harus ke rumah sakit sekarang istrimu akan melahirkan ".ucap Morgan


Hector segera bangkit dan ke rumah sakit


Deborah berjuang melahirkan


Hector datang masuk ke ruangan


"bagaimana istri saya dok ?".panik dokter


"ketubannya sudah pecah tapi bayinya tidak mau keluar ".ucap dokter miranda


"lakukan yang terbaik dok selamatkan istri dan anak saya ".ucap Hector


Deborah mendorong perutnya


"Bu tahan ya Bu dorong Bu ".ucap dokter Miranda


Deborah terus mendorong bayinya agar keluar dan menjambak rambut Hector


Oekkkkkk


suara bayi menangis


Deborah dan Hector menangis


"selamat anak kalian laki laki ".ucap dokter Miranda


Miranda mengeluarkan Ari Ari dari tubuh Deborah dan membersihkannya


Deborah dipindahkan ke ruangan vvip


bayi Deborah diberikan pada Deborah dan Hector


Hector memberikan iqomat dan mengadzaninya sang bayi menangis


semua orang menjenguk Deborah dan Hector


"itu Adek aku lucu banget ".ucap indah


semua tertawa


"aku sudah siapkan nama untuk anakku ".ucap Hector


"Muhammad Haidar Ali ".ucap Hector


"seperti nama Mario yaitu Muhammad Mario Ali Andrea kami akan berikan nama yang sama Muhammad Haidar Ali Andrea ".ucap Deborah semua setuju


bayi Haidar terlihat sangat menggemaskan ketika tidur


Deborah perlu di rumah sakit selama 2 hari banyak penjaga dan Hector yang menjaga dia dan bayi mereka


kodok tokcer kembali bersekolah karena memaksa akhirnya mereka sekolah tapi dengan penjagaan yang ketat


" dengar salah satu ini kesempatan kita salah satu dari kita harus menarik perhatian guru agar tidak ada yang curiga kita pakai komputer sekolah ".ucap esme


"aku sudah retas cctv sekolah ini jadi kita aman ".ucap aland


"aku akan lakukan tugasku ".ucap alano


alano pura pura pingsan Diki membantunya dan memanggil guru alano di bawa ke UKS


Daniel dan Nicolas menyolokkan chip di komputer sekolah mereka dan chip itu buatan mereka yang bisa menganalisis seseorang dan data data mereka berdasarkan foto


Hussein mengirim gambar foto tristan yang sudah di perjelas olehnya


"kita perlu copy ini ".ucap Daniel


"biar aku ".ucap indah


indah mengcopy data data Tristan yang berada dari penyelidikkan foto dan chip buatan mereka


"nanti aku yang akan berikan ini pada ayahku " ucap esme


"kita harus pergi dari sini secepatnya ".ucap Hussein


mereka pergi dari ruangan komputer


•••

__ADS_1


Miranda bersama Morgan berjalan di koridor rumah sakit


"jadi kenapa Deborah harus di rawat di rumah sakit dok selama 2 hari ?".tanya Morgan


"saya sudah ucapkan sebelumnya pada tuan Hector akan lebih baik Deborah istirahat dulu disini sebab bayinya perlu di ingkubator juga Deborah butuh pemulihan total ".ucap Miranda


esme dan Rita melihatnya dari jauh


esme baru pulang sekolah menyusul ke rumah sakit bersama indah dan Morgan


"Oma pikirkan rencana agar menyatukan mereka berdua ".ucap esme


mereka saling berfikir


"aku ada ide ".ucap esme


esme bermain dengan anak anak lain di bangsal anak


Miranda kesana melihat esme bermain dengan anak anak lain ia bermain bola


"esme teman temanmu perlu istirahat kau juga ".ucap Miranda


"baik Tante dokter ".ucap esme


Morgan datang ingin menjemput esme


Dug


esme tak sengaja melempar bola basket mengenai pelipis Morgan


"upss sorry ".lirih esme


Morgan memegang pelipisnya yang lebam


"Esmeralda ".tegas Morgan


"padahal ini bukan rencanaku ".gumam esme


" tuan itu bukan salah dia mari saya obati lukanya tuan ".ucap Miranda


Miranda merasa kasihan pada esme pasti takut pada ayahnya


"anak anak bantu ibu ya ".ucap dokter Miranda


"tempat apa ini ?".gumam Morgan


"apa ini bangsal anak ?".tanya Morgan


"yeah ini bangsal anak tuan mereka berasal dari panti asuhan dan panti asuhan mereka terbakar mereka korbanya aku seorang sukarelawan juga disini ".ucap Miranda mengoleskan salap pada pelipis Morgan


Miranda mengobati luka Morgan dengan teliti Morgan melihatnya


"apa kau ayahnya esme ?".tanya seorang gadis kecil yang memiliki luka bakar di pipinya


Morgan menoleh


"iya aku ayahnya ".ucap Morgan


"dia sangat beruntung memiliki ayah dan kami senang berteman denganya ".ucap gadis itu


Morgan tersenyum


"lukamu sudah sembuh aku sarankan pakai bepathen ".ucap dokter Miranda


dia mencari esme


"dimana esme ?".tanya Morgan


"om dia udh pergi ".ucap salah satu anak disana


•••


Tristan mengingat perkataan haya Lee yang mengumpatinya dia duduk termenung di kursi ruangan kerjanya di mansion


"apa itu wis tua somplak ?" tanya Tristan


Luci sedang membereskan buku


"artinya sudah tua , dan bodoh tuan ".ucap Luci


"oh i understand ".ucap Tristan


"gadis itu mengumpati aku awas saja dia ".gumam Tristan


"kau sudah cari tahu apa yang aku mau ".ucap Tristan


"sudah tuan anda tinggal periksa saja ".ucap Luci


dia membuka laptonya dan membuka file


"Stefan Smith seorang pengusaha sukses dan awal mula kehidupanya dia terkenal bekerja sama dengan keluarga Alessio dan Abdullah serta Andrea dan keluarga Al Farooq dalam bisnis dia juga menikahi adik dari seorang yang terkaya pula keluarga Salvatore ".ucap Stefan


"menarik ".ucapnya kembali


"dia bagian dari the black blood fathers ".ucap Luci


"jadi dia yatim sejak kecil apa itu betul ?".tanya Tristan


"benar tuan itu akurat ".ucap Luci


"kau boleh keluar sekarang ".ucap Tristan


Luci keluar


Tristan mengotak Atik komputernya


dan membuka sebuah file

__ADS_1


"aku hanya punya 1 foto ini mudah mudahan ini benar dia ".gumam Tristan


__ADS_2